Tag Archives: Kyuhyun

Fanfiction : “One Side Of Love” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Jung Jessica
– Lee Donghae
– Kim Taeyeon

Genre :
Romance

*****

[Jessica POV]
Pria itu… Selalu menatap kearah jendela. Dia selalu duduk di kursi yang sama. Setiap aku menjaga perpustakaan, dia selalu disana. Tatapannya ke jendela lebih banyak daripada ke buku dihadapannya. Benar-benar pria yang menarik perhatianku.
“Jessica!” pekik Taeyeon menghampiriku.
“ah, Taeyeon~ ada apa?” tnyaku sambil menuju perpustakaan.
“Oh ya! Kau jaga perpustakaan lagi… ini kan hari kamis…” ujar Taeyeon lesu.
“Ada apa?” tnyaku lagi heran.
“aku ingin mengajakmu ke toko buku… Tapi, kau bakalan pulang jam 3. Aku juga ada latihan tenis di lapangan sampai jam 2. Kau mau kutunggu?” tawar Taeyeon trsenyum.
Aku trsenyum dan meraih pundak kecilnya.
“jangan~ kau akan sangat kelelahan,”
“Kau juga lelah kan, jess?”
“Ah~ Tapi, ada orang yang membuatku bersemangat akhir2 ini…”
“Hah? Siapa??”
“hahhaa~ Lupakan. Nah~ ayo pergi ke lapangan sana! Sampai jumpa besok~!”

*****
Aku kembali duduk di meja penjaga perpus. Tugasku sebagai kesiswaan di OSIS memang sangat padat. Setiap pulang sekolah hari senin-jumat, aku pasti akan menjaga perpustakaan. Aku memang suka membaca dan nyaman dengan hal yang tenang, makanya aku menyukai pekerjaan ini. Lagipula, memang ada yang menarik perhatianku akhir2 ini. Ya, pria yang duduk di samping jendela itu. Siapa dia?
Matanya coklat, hidungnya sempurna, dia terlihat seperti orang yang tidak suka menghabiskan waktu di perpustakaan. Terkadang kuperhatikan buku di mejanya terus berganti tiap hari. Apa mungkin dia bisa membacanya dengan cepat hanya dalam waktu 2 jam? Bukankah buku2 yang dia baca itu Novel dengan halaman berlipat2 ?
SIING~
Pria itu menundukkan kepalanya. Sepertinya cahaya matahari sangat menyilaukan. Ah, lebih baik kututup sebagian jendela.
Omo! Dia menatapku tajam! Apa dia marah???
“eh~ tenang saja! Jendela itu tidak kututup semua!” kataku gugup. Dia benar2 menatapku.
“Tapi, apa cahaya matahari tidak terlalu silau?” tnyaku memastikan. Habisnya, ia serius sekali.
“Iya. Silau. Tapi, aku bisa melihatnya dengan jelas dari sini,” kata pria itu lagi lalu merapikan rambutnya yang acak2an.
Aku menatap satu arah dengan arah pandangannya. Dia menatap luar jendela. Kearah lapangan tenis.
“Kau menyukai seseorang di klub tenis sekolah kita ya?” tnyaku cepat.
Pria itu menoleh cepat. Dia menatapku seperti tatapan tidak percaya. Mampus! Aku salah bicara ya?
“Maaf! Bukan itu maksudku!! Maaf! Habisnya, kau seperti sedang memerhatikan orang yang penting,” kataku cepat-cepat dan membungkuk berkali2.
Pria itu semakin blushing dan menutupi wajahnya dengan jaket coklatnya. Dia benar2 lucu saat blushing^^
“aneh ya?” tnya pria itu menatap jendela lagi.
“…….”
“Apa aneh kalau hanya menatapnya dari sini?”
“Ah! Tidak kok! Jarang2 ada yang diperhatikan seperti itu. Menurutku kau benar2 menganggapnya istimewa. Andaikan ada pria yang menatapku seperti itu. Aku iri dengan orang yang kau sukai,” jelasku asal. OMO! Kenapa aku jujur banget T___T Babo!
Pria itu menatapku dan tersenyum lebar. Dia manis sekali. Tiba2 ia mengulurkan tangannya dan berdiri.
“Aku Donghae. Lee Donghae,” katanya dengan tersenyum lagi.
Aku tersenyum ramah dan menjabat tangannya. Kulitnya mulus…
“Aku Jessica Jung. Salam kenal,”
*****

Hari-hari di perpustakaan tidak kulalui sendirian. Sekarang ada Donghae yang selalu bersamaku. Kami tertawa, bercanda, dan membaca buku bersama. Dia orang yang perhatian. Kuakui itu.
“Aduh!” pekikku kesakitan. Buku yang ingin kurapikan malah jatuh menimpa kepalaku karena tmpt itu terlalu tinggi.
“Jessica! Kau tidak apa2 ?” tnya Donghae cepat dan menghampiriku. Aku spontan menatapnya dan dia semakin dekat. Dia tampan.
“duh~ kalo begini kasihan kamu juga, kan? Sini aku bantu,” kata Donghae dan sigap mengambil buku yang ada ditanganku.
“Eh, tapi…”
“Kalau begini lebih cepat kan?”
“….. gomawo,”
Donghae membantuku dengan cepat. Aku lega buku2 itu sudah berada di tempat asalnya. Dasar anak kelas 1! Mereka minjem buku tapi tdk dikembalikan di tempatnya. Ya~ setidaknya, aku bisa berduaan lagi dengan Donghae^^
“Donghaeya, cewek yang kamu suka itu… seperti apa sih?” tnyaku. Waduh! Aku keceplosan! Baboya! ><
“……….” Donghae hanya diam menatapku heran.
“Sorry! Itu memang bukan urusanku, lupakan saja, hehe…”
“Dia anak kelas 3-C,”
Ah, Donghae menjawab pertanyaanku dengan santai. Tunggu dulu, kelas 3-C ? itu kan kelasku? Dan satu2nya wanita yang ikut klub tenis, itu kan hanya Taeyeon? Ah, ternyata Donghae suka dengan Taeyeon. Aku akan membantu kalian^^

****

“Aku benar2 lelah…” jelas Taeyeon saat duduk di kantin bersamaku.
“Wah~ minggu depan pertandingan antar-sekolah?” tnyaku sambil memakan kue ditanganku.
“Ne. benar2 melelahkan… Tapi, usai pertandingan Kyuhyun janji akan mengajakku jalan-jalan!” jelas Taeyeon senang. Apa? Kyuhyun? Siapa dia?
“Kyuhyun… siapa dia?” tnyaku heran.
“Oh! Dia itu pacarku dari Incheon. Kami memang jarang bertemu, makanya aku juga jarang menceritakannya padamu. Hehe… sudah lama kami tidak jalan bersama,” jelas Taeyeon dan tersenyum sumrigah.

Jadi, Taeyeon sudah punya pacar? Bagaimana dengan Donghae? Kalau Donghae tahu nanti, dia pasti bakalan sedih. Donghae harus tahu secepatnya!

****

Aku datang ke Perpustakaan secepat mungkin. Dan… ternyata Donghae tidak ada. Dimana dia? Biasanya dia duduk di kursi itu. Hmm… Aku lelah… aku merasa ngantuk…

……

“Sudah bangun?” tnya sebuah suara yang tidak asing.
“Donghae??” tnyaku bingung. Sejak kapan dia didepanku?
“maaf aku telat. Tadi ada ulangan mendadak dikelasku,” jelasnya sedikit terlihat menyesal.
Aku tertawa kecil.
“Telat? Haha~ memangnya kau kesini suatu kewajiban?” tnyaku menyindir kata2nya barusan.
“Tentu saja.” Jwab Donghae santai dan kembali membaca buku dihadapannya.
Aku mengangguk tidak mengerti. Jawaban macam apa itu?

****

“Sudah kuduga dia akan mengira begitu… Habisnya, dia jarang menelponku…” kata taeyeon di telpon.
“Lho? Kalian putus?” tnyaku tidak percaya.
“Ne… Kyuhyun tidak mengakui hubungan kami lagi. Karena aku jarang menelpon atau sms dia. Yah~ memang aku yang salah sih… hehe”
Taeyeon putus dengan Kyuhyun? Kenapa hatiku seperti tidak bahagia. Tapi, bukan karena Kyuhyun… Perasaan ini lain. Aku seperti merasa, aku ingin memberikan Taeyeon dan Donghae kesempatan untuk bertemu. Tapi, itulah letak kesakitan dihatiku. Aku kenapa?
“Yah! Jessica! Kau dengar tidak?”
“Ah, iya iya~ aku dengar.”
“Ya sudahlah. Aku tunggu kau di tempat biasa besok. Sampai jumpa, Ice Princess,”
“Ne. Sampai jumpa, Hot Princess,”

*****
Aku melirik ke arah jendela perpustakaan. Ini hari sabtu. Sepertinya, dia tidak akan datang.
“Kau tidak bertugas hari ini?” tnya sebuah suara dibelakangku.
“Dong…Donghae?” aku terlalu panic menghadapinya. Ya, Tuhan~ aku ini kenapa?
“Jessica, aku berpikir… sepertinya aku tidak akan kesini lagi. Aku akan berangkat ke Singapur untuk pertukaran pelajar 2011. Untuk itu, aku akan segera menyatakan perasaanku pada orang yang kusukai,” jelas Donghae menundukkan kepalanya.
Aku menggigit bibir bawahku dan menatap donghae lekat-lekat.
“Kau pikir perasaanmu akan terbalas? Kau kan hanya memandangnya dari jauh! Apa kau pikir dia akan luluh dan menerimamu???” teriakku spontan membuat Donghae terbelalak kaget.
Astaga! Apa yang kukatakan!? Aku malah menghalangi pintu hati Donghae untuk Taeyeon! Kenapa aku ini???
“Oh, begitu…” Donghae tersenyum simpul dan membungkuk kecil.
“Maaf mengganggu. Aku pulang dulu,” Donghae berjalan pergi.
Apa-apaan aku ini? Alasan bodoh apa yang aku buat sampai Donghae mengurungkan niatnya. Walau dia hanya melihat dari jauh, aku juga sama kan? Aku hanya melihat Donghae dari jauh. Aku egois! Aku tidak menerima kenyataan bahwa Donghae mencintai Taeyeon! Kenapa? Aku ini bodoh! Aku jahat! Aku tidak seharusnya begitu! Donghae begitu tulus, Taeyeon juga tidak tahu apa-apa. Ini tidak benar!
TAP… TAP…
Kukejar Donghae secepat yang kubisa. Akhirnya! Kutemukan sosok Donghae yang baru saja menuruni tangga.
“DONGHAE! TUNGGU SEBENTAR!” teriakku membuatnya menoleh heran.
“Maafkan aku… hosh…” pintaku dengan sedikit kecapekan.
“Aku bohong! Gadis itu pasti akan menerimamu! Dia pasti akan membalas perasaanmu! Aku tahu itu! Donghae kau pasti akan mendapatkan hatinya!”
SET! Donghae berlari dan memelukku. Aigo~ kenapa dia?
“Gadis yang kusukai itu… Adalah kau JESSICA!” jelas Donghae ditengah pelukan mesra ini.
Aku terbelalak heran. Apa maksud semua ini? Donghae bercanda atau apa?
“Aku tidak mengerti… kenapa bisa?” tnyaku heran.
“Aku tahu semua aktivitasmu, Jessica. Dan, Karena aku tahu kau menjaga perpustakaan tiap pulang sekolah, kuputuskan selalu datang di perpustakaan. Ya, hanya untuk melihatmu,” jelas Donghae melepaskan pelukan kami.
“Tapi, aku benci diriku sendiri. Aku tidak berani ngobrol atau menyapamu. Yang kubisa hanya memandangimu… Itu benar aku selalu memperhatikanmu. Dan, Aku senang saat kau bilang kau iri pada gadis yang selalu kuperhatikan. Itu menandakan bahwa kau tidak meremehkan sikapku yang hanya bisa memantau dari kejauhan,” sambung Donghae lagi dan tersenyum.
Kugeleng2kan kepalaku.
“Aku tidak mengerti! Tapi, bukankah yang kau sukai itu Taeyeon?”
“Taeyeon? Siapa dia?”
“Anak klub tenis… yang selalu kau perhatikan dari jendela…”
“Klub tenis? Aku benci tenis! Siapa juga Taeyeon? Gak kenal tuh…”
“Lalu, yang selama ini kau pandangi?”
“Hmm… jelas saja kau salah paham…” donghae menarikku dengan cepat ke perpustakaan.

****

Donghae menarikku ke bangku yang biasa ia duduki di samping jendela.
“Duduk disini….” Pinta Donghae.
Lalu Donghae pergi menjauh dan duduk di bangku yang biasa kududuki.
“Katakan padaku, apa yang kau lihat dari jendela itu…” suruh Donghae cepat dan mataku langsung tertuju pada jendela dihadapanku.
Tiba2, Aku tersenyum. Aku tidak menyangka… Jadi, ini dia yang selama ini Donghae perhatikan. Ini yang membuat Donghae lebih nyaman menatap jendela daripada buku dihadapannya? Sekarang aku mengerti. Kita sama Donghae^^ Aku juga hanya bisa menatap dari kejauhan. Ternyata cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan. Dan aku bahagia saat menyadari pada kenyataan bahwa aku mencintaimu.

-=-=-=-=-=-=-=-
Okay! Readers!
Terimakasih mau membaca fanfict singkat dan klasik ini. Well, ini kisah cinta anak SMA banget. Dan jujur, kalau mau disuruh milih antara Horor, No Children, atau Romance… aku lebih milih ROMANCE!
Aku memang suka genre itu^^ alurnya juga anak remaja gimanaaaaaa gtu. Jadinya, kalo kita bca gag bosen, malahan ikut2an ngebayangin kalau itu akan terjadi pada kita. Hahaha! MIMPI KALEEE~~
Oh, ya…
Gomawo untk yg udah baca^^ ane tunggu comment anda sekalian… terutama istri2 bang ikan! Kkk~
GBU^^ Saranghae~~ (?)

Iklan

Super Junior FF-NC : 내가 젊은 남자와 결혼 [chapter 2]

23 Mar

*****

“Park jinhee eonni!??” Jiyeon lngsung menutupi badannya dgn jaketnya.
“Chagiya~~” tegur youngmin dgn wjah tak berslah.

“kalian!!!????” Jinhee mnjatuhkan tasnya dilantai dan menutupi mulutnya.

“eonni… bisa kujelaskan!!” kata Jiyeon mndekati Jinhee.

****

>>>> [Flash Back] <<<<

[Youngmin POV]
“ahhh… ahhh…. Oppaaa….” Dia msih mndesah. Aku harus melakukan lebih.
Aku mulai mengangkat roknya yg besar itu, aku malas membukanya lagi. Akupun langsung tertuju pada CD-nya yg berwarna biru sapphire. Hey? Sapphire? Itu mengingatkanku pada suju… dan …. Ah! Lupakan. Skrng jiyeon adlah milikku.
“oppa…. Ahhh…. Kau mau apaahh..?” tnyanya dgn suarax yg aegyo krna desahan olehku.
“kau diam saja! Syapa suruh menggoda namja yg lbih tua…” tegurku sinis.
Dia msih terus mndesah. Spertinya jiyeon blum prnah dilayani sperti ini.
ah, aku langsung melepas CD jiyeon. Jiyeon terlihat kaget tapi aku langsung menjilat lehernya dan mmberikan kiss mark spaya dia tdk tegang. “ahhhhhhhh…. Ahhhh….” Desahan-desahan dan desahan, dia memang masih pemula.
Aku memasukkan jariku langsung di vagina-nya yg tdk tertutup CD lagi.
“akkkhhhh!!!!!! Oppaaaaa……. Huaahhhhhhhh…” desahanx lucu untk orng pemula yg merasakan ksakitan krna jariku.
Aku pun mulai menggerakkan jariku dgn cepat did lam vaginanya. Kulakukan ini dari belakang, jadi posisiku ini sperti memeluk jiyeon. Haha~ lumayan.
“oppaa…. Hentikann…. Ahhhh….” Dia msih mndesah. Tp aku ingin merasakan payudaranya. Daritadi aku hnya mnyentuhnya saja.
Aku pun menyandarkannya di sofa, dan aku skrng berada tepat di depannya. Dan langsung kulumat payudara yg montok dan seksi itu. “ahhhh … ahhhhh” teruslah mndesah jiyeon. Kau milikku!! ^0^
tiba2 cairan vagina jiyeon keluar. Sudah kuduga, untk pemula, mungkin tdk bisa menahan cairan itu keluar. Berarti aku orng prtama yg merebut keperawanan jiyeon. “ahhhh…. Cairan ini… ahhhhhh…..” dia spertinya mngerti tntang cairan ini, dan aku langsung memasukan jariku yg penuh cairan jiyeon kedalam mulutku. Jiyeon terlihat jijik dan ingin muntah. Tp, aku lngsung mencium bibirnya dan memasukkan lidahku yg sdh basah krna cairannya. Dia terlihat shock tapi dia mndesah juga disela-sela ciuman kami.
Skrng aku membuka celanaku. Dan jiyeon bisa melihat juniorku yg menegang sejak aku membuka tali bra-nya tadi. “oppa… kau??” dia terlihat bingung dan aku kembali menjilati payudaranya sambil memasukkan jariku kedalam vaginanya.
“ahhhhhh…. Oppaaaaa,, sakitttt~~” aku tdk mndengarkan keluhannya. Yg ada hnya N-A-F-S-U.

=FLASH-BACK E.N.D=

Jinhee terdiam mendengar penjelasan JiYeon. Ternyata, Youngmin memang lelaki buaya darat.

PLAK!!

Jinhee menampar Youngmin.
“KAU TEGA YOUNGMIN OPPA!!! Kenapa kau tidak blng klu aku terlalu tua untkmu, bagimu aku ini hnya perawan tua yg bisa dipermainkan, iya kan!??” Jinhee meneteskan air matanya.

“Jinhee, mianhamnida…” Youngmin mencoba minta maaf, dan kembali mendapat tamparan dari Jinhee.

“Ternyata, kau juga yg ingin melakukan ini semua, kan!??? Saking kegatelan.nya, kau tergoda dengan JiYeon!!???!? TUNANGAN MACAM APA KAU!!!??!?” Jinhee mengusap air matanya.
sedangkan Jiyeon msih terdiam sambil memakai bajunya kembali.

“Dan kau Jiyeon, tidak usah berlagak sok lugu depan semua orang, kau itu sudah tdk perawan, kau sudah KOTOR!!!” teriak Jinhee kasar.
“eonni… hikss… hikssss…” Jiyeon menangis dan keluar dari apertemen itu.
“ini…” Jinhee kembali menatap Youngmin sinis dan melemparkan cincin pertunangan mreka.
“aku tidak sudi menikah dgn bajingan spertimu, Kim Youngmin~ selamat tinggal…” jinhee keluar dari apertemen itu dgn hati yg hancur.

****

Jinhee duduk di sebuah Taman sambil mengingat kejadian Youngmin dan Jiyeon di apertemen tadi. Sekilas saja Jinhee teringat saat dia melakukan itu dengan Kyuhyun. Tentu saja dia sama bersalahnya dgn Youngmin.

Jinhee langsung menelpon Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah…”

*****

Di Malam yg dingin dan semakin larut itu, Kyuhyun pun dtg ke taman yg dulu dia jalan2 dgn Jinhee saat subuh tempo hari. Sesuai permintaan Jinhee saat menelpon Kyuhyun, Kyuhyun dtg juga ke tmpt itu. Tmpt yg sangat sepi dan trdengar suara tangisan dari seorang yeoja di tngah taman.
“Jinhee..?? Jinhee Noona!!” Kyuhyun langsung berlari mndekati yeoja yg menangis itu.
kyuhyun spontan memeluk Jinhee dan memberikan Jinhee kecupan kecil di dahi Jinhee.
“Jinhee knapa kau menangis? Siapa yg menyakitimu?? Beritahu aku!” Kyuhyun stengah emosi.
“kyuhyun-ah, aku sudah menyakiti diriku sendiri…” jwab Jinhee didlam dekapan Kyuhyun.
“wae…” Kyuhyun heran.
“aku mau bertunangan dengan orng yg tidak mencintaiku spenuh hatinya… menyiksa diriku sendiri karena tidak mengatakan perasaanku padamu sejak pertama kali menyukaimu,” jwab Jinhee tersedu-sedu. “Mianhae…” sambung Jinhee lagi.
“Omona… Noona, kau ini kenapa? Aku akan selalu mencintaimu apapun yg terjadi. Pegang saja kata2ku…” kata kyu sambil memegang tngan Jinhee erat.
Jinhee tersenyum manis.
“kau ini… hehe~ ini sifat yg kusukai darimu…” Jinhee menatap Kyuhyun dalam.
“aku semakin mencintaimu hari ini Kyuhyun-ah…” tegas Jinhee.
Kyuhyun menghapus air mata jinhee.
“heh, kau ini bner2 mirip ahjumma, ya? Masa kau tidak tau, syapa sih yg tidak bisa mencintaiku sehari saja?” kata Kyuhyun dan kemudian tertawa brsama dgn Jinhee.

“percaya diri sekali kau, Kyuhyun. Uhmm… btw, ada yg ingin kubicarakan denganmu..” ujar Jinhee.
“aku tdk jadi tunangan dengan youngmin, krna ada ksalhan besar yg kami perbuat..” sambung Jinhee lagi.
“Mwo..?? wae…??? Apa karena aku?? Aku minta ma-“
“annia, bukan salahmu, Kyuhyun-ah. Ini krna ksalahan kami, itu saja,”
“jadi… bgaimana dengan rencana pernikahanmu yg sdh kau damba2kan?”
“gmna klo aku menikah dgn orng yg sudah merebut keperawananku saja? Itu lebih dipatuhi hukum, tau!” kata Jinhee menyinggung Kyuhyun, kemudian berlari kecil ke bangku di dpn mreka.
“eh!!?? Awas kau Jinhee!!” Kyuhyun mengejar Jinhee.
“hahaa… Kyuhyun, berjanjilah kau akan menjagaku dan mencintaiku setulus hatimu… Promise?” pinta Jinhee memeluk Kyuhyun.
“I’m promise…” kata Kyuhyun mngeluarkan snyum evil.nya dan menarik Jinhee dalam dekapannya yg lebih dalam lalu mencium lembut bibir Jinhee.
Aksi Kyuhyun semakin ganas dan langsung memainkan rambut Jinhee untk merangsang Jinhee. Jinhee terlihat melemah karena kyuhyun yg udh bernafsu duluan. Jinhee memutuskan untk pasrah dan menikmati pelayanan Kyuhyun.
Kyuhyun yg merasa menguasai permainan, mulai memasukan lidahnya kedalam bibir Jinhee.
“mhmm…” Jinhee mendesah kecil, Kyuhyun terus2an menautkan lidahnya diatas lidah jinhee.
Kyuhyun kembali merangsang Jinhee dengan menjilati leher Jinhee yang mulus,
“ahhh… ahh… kyuuuu…” desahan jinhee membuat kyu bersemangat.
Kyuhyun memberikan bnyak kissmark untk Jinhee. Kyuhyun sampai berkeringat melakukan hal itu. Malam yg dingin tetap tdk berpengaruh untk suasana Kyu-Jin skrng.
Kyuhyun mulai memasukan tngannya di dalam kemeja Jinhee yg tipis, berusaha mencari2 dua buah gundukan yg montok menggantung di dada Jinhee. “kyuu… ahh…ahhhhhh….” Jinhee terus mndesah saat Kyuhyun meremas payudaranya dgn kasar. Kyuhyun terus2an melumat bibir Jinhee sambil meremas2 payudaranya.
“Jinhee… hah… tolong bukakan… sshhh… ” pinta Kyuhyun dgn mndesah pada Jinhee sambil menggigit kancing baju Jinhee.
“MWO!!!?? Annia.. ini di tmpt umum, Kyuhyun-ah! Ini di taman kota…” teriak Jinhee lagi.
“Tapi, ini sepi…. Ayolah… jebal… ahh… ahhh…” Kyuhyun terus2an meremas payudara Jinhee memohon agar jinhee mau membukakan kancing bajunya supaya Kyu bisa menikmati payudaranya lebih.
“ahhhhh….ahhhh…. nde! Arasseo…” Jinhee langsung membukakan kancing bajunya satu-persatu membuat mata Kyuhyun membulat dan tertuju pada satu tujuan.
“asshhhhh….aaaaahhhhhh…..” Jinhee mulai mndesah krna Kyuhyun sudah menjilati payudara jinhee yg tepat berada di dpn mata Kyuhyun.
Kyuhyun terus2an mnjilati payudara Jinhee, menyapukan air liurnya di setiap inci payudara Jinhee. *author udh dag-dig-dug*

“Hentikan!!!” teriak Jinhee lagi dan menjauh dari Kyuhyun yang sudah termakan nafsu.
“Kita seharunya tidak melakukan ini di tmpt umum,” kata Jinhee sambil kembali mengancingi kemeja tipisnya.
Kyuhyun terduduk lemah dan mengeluarkan baby face-nya.
“Mianhae… bukan bgtu maksudku. Aku hnya trlalu bernafsu karena kau begitu cantik dan menawan, dan aku juga-”
“Stop!” Jinhee menghentikan Ucapan Kyuhyun dengan jari telunjuknya.

——–

Segitu saja yah~? wakakakak~
hayooo… yg Silent Readers cpetan comment spya mngetahui perkembangan Kyuhyun dan Jinhee (?) ~ #plak
comment yauw~ ^^

K-Pop Fanfict : “True Friendship/진정한 우정” [Part 3]

11 Feb

Annyeonghaseyo ^^

sneng deh gw dnger comment2 kalian di ‘Jinjunghan Ujeong‘ part 2 ^^

bner2 mmbuat saiia trsenyum #alay bgt deh#

langsung lanjut baca part 3 ini, yah^^ di ff ini, kbnyakan romance-nya. maklumi, ya? gw kan lagi dilema Shiyoon~~ ^^
sneng deh, gw bisa buat part ini sambil dngerin lagu Kyuhyun, OST King Of Baking, Kim Tak Goo ^o^ Smoga pada suka, deh~

 

Cast :

– Yoon Shi Yoon

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin

– Kang Hye Sun.. and others^^

 

Genre:

Friendship, Romance, and Gaje ^^ kkk~

*****

 

Hyesun membalikkan badannya.

 

“Mwo?” tnya Hyesun ketus.

 

Shiyoon trsenyum.

“Mau makan bersamaku di tepi pantai? Ayolah~ kita rayakan berdua,” pinta Shiyoon dengan baby face-nya.

 

Hyesun tdk bisa menolak.

“Nde~” jwab Hyesun dan mngikuti Shiyoon.

 

 

@di warung tepi pantai..

 

Shiyoon dan Hyesun mnjalani hari itu dengan pnuh tawa. Wlaupun Hyesun hnya trpisah sbgai manajer, tpi bagi Hyesun itu hal yang sakit.

Stelah makan sampai kenyang, mreka berjalan2 di tepi pantai, tempat favorit Shiyoon.

 

“Kau bner2 akan pergi dari Taxi Entertainment?” tnya Hyesun tiba2.

 

Shiyoon menoleh kaget.

“Knpa? ada yang salah?”

 

“anni… itu bagus,” jwab Hyesun pelan.

 

Shiyoon menatap Hyesun lekat.

“Ah! aku tidak akan melupakanmu, Manajer Kang. Eh~ maksudku Hyesun-ah,” kata Shiyoon trsenyum.

 

Hyesun hnya trsenyum senang mndengarnya.

 

“hyesun-ah…” panggil Shiyoon.

 

Hyesun menoleh.

“ada apa?”

 

Shiyoon trsenyum dan memeluk Hyesun.

“Terima kasih sudah bersabar mnjadi manajerku. Mianhae, kalo aku bnyak salah padamu,” kata Shiyoon mempererat pelukannya.

 

Hyesun menahan air matanya krna trharu.

“Chonmaneyo,” lalu Hyesun membalas pelukan Shiyoon.

 

 

*****

 

 

Shiyoon kembali ke apertemennya dan duduk di sofa-nya.

“aku tdk menyangka akan memeluk Hyesun tadi… ah! Babo!!!” gumam Shiyoon frustasi.

 

Shiyoon membuka kotak bekal pemberian Hyesun. Kemudian Shiyoon menutupnya lagi.

“besok saja deh dimakan, aku kenyang juga tadi,” Shiyoon pun mengganti baju-nya dan telponan ama Kyuhyun. ^3^”

 

 

…..

 

Esok Paginya, Shiyoon terjatuh dari tempat tidurnya…

 

BUKKH!!!

 

“Aw!!! Sakit!!!” Shiyoon trbelalak kaget melihat bekal pemberian Hyesun jatuh. Semua kue2nya tercecer dmna2.

 

“Omo!! kue-nya Hyesun!”

 

Tapi, saat Shiyoon sedang mengambil kue-kue itu, Shiyoon melihat di belakang kotak bekal itu, ada secarik kertas bertuliskan;

“Dong Goo-ah, mungkin ini makanan pertama dan terakhir yang pernah kuberikan padamu. Ini hnya kenang2an, muda2han kita bisa brtemu lagi. hehe~ ini hanya kue kecil yang kubuat dengan tanganku sendiri. Semoga kau suka. Aku juga akan berangkat ke Busan besok pagi. Kontrakku di Taxi Entertainment telah dicabut karena kau pindah agency. Semoga kita masih bisa brtemu^^ I’ll miss you, Dong Goo-ah! Fighting untk karir baru-mu!”

 

Tanpa Shiyoon sadari, air matanya sudah jatuh membasahi kertas itu, tepat di kata-kata ‘From: Kang Hye Sun’ . Shiyoon meremas kertas itu dan berlari sekencang2nya ke rumah Hyesun.

 

“ini masih jam 6, mungkin masih bisa kukejar!!” gumam Shiyoon selama mengendarai mobilnya.

 

 

@dirumah Hyesun…

 

Shiyoon dtg dan dikejutkan oleh sepupu Hye Sun…

 

“Ah, Park Ji Young! Hyesun-nya ada ??” tnya Shiyoon cepat.

 

“Lho, Hyesun udh berangkat ke bandara daritadi..” jwab Jiyoung.

 

“Mwo??? dimna??,”

 

“Dibandara Soekarno Hatta,” jwab Jiyoung lagi. *mian, gw gag tau nama bandara di Seoul, hahaa*

 

Shiyoon membungkuk.

“Kamsahamnida!!” Shiyoon pun nyetir dgn cepat ke bandara itu.

 

 

(Nah, di bagian ini, setel lagunya Kyuhyun ya^^ apa saja dah~ yang OST King Of Baking juga boleh…. biar lebih dapet feel-nya^^)

 

 

Shiyoon mengelilingi bandara itu dan sesekali bertanya pada orng2. Dan beberapa kali bnyak yeoja yang berteriak histeris krna melihat artis papan atas itu berkeliaran di Bandara.

 

“Hyesun-ah, kau dmna…” Shiyoon hampir menangis tidak mnemukan Hyesun.

 

Tiba-tiba, dari kejauhan shiyoon melihat seorang gadis dengan syal merah muda. Syal yang tidak asing dimata Shiyoon.

“Syal itu~ itu syal yang aku rajut dengan Hyesun saat musim dingin… hah! HYESUN-ah!!!!!!!” teriak Shiyoon dan membuat orng2 di sekitarnya melihat ke arahnya. Kecuali Hyesun. Hyesun tidak mndengarnya karena trlalu jauh. Jadi, Hyesun melanjutkan langkahnya memasuki tmpt pembayaran tiket.

 

Shiyoon mngejar Hyesun dengan cepat. Tapi, kecepatannya harus di hadang dengan security yang menahannya.

 

“Maaf, apa anda sudah membeli tiket tujuan ke Busan?” tnya Security itu.

 

“Itu Hyesun!! Hey, lepaskan aku!!! Lepaskann!!!” teriak Shiyoon berusaha memanggil Hyesun. Hyesun tetap tidak mndengar karena ia semakin mndekati Pesawat yang akan ditumpangi.

 

Shiyoon hnya bisa menangis dan melepaskan pegangan Security itu dan membalikkan badannya pergi.

 

“eh~ itu Yoon Shi Yoon, kan?”

“kok dia nangis?”

“ah~ lagi syuting film kali…”

“tpi, gag ada kamera…”

“Kamera trsembunyi tuh…”

 

Shiyoon melirik orng2 yang mengkritiknya, dan trsenyum.

“aku tidak berakting,” kata Shiyoon dan kembali pulang.

 

cwek2 disitu hnya teriak2 gaje krna ditegur oleh Shi Yoon.

 

 

*****

 

Shiyoon kembali ke apertemen dan melihat sisa kue yang tercecer di bawah kasurnya. Shiyoon kembali menangis dan duduk di tepi kasurnya. Shiyoon mengambil kue itu dan menatapnya se-akan2 itu Hyesun.

“Aku tidak sempat menegurmu. Dan mengucapkan ‘annyeong’, aku memang babo!” Shiyoon memakan kue itu dan tangisannya semakin deras.

 

“Dong Goo??? kau kenapa??” tegur seorang namja yang tiba2 muncul di depan Shiyoon.

 

“Kyuhyun-hyung…” Shiyoon menundukkan kepalanya.

 

Kyuhyun duduk disampingnya.

“Kau kenapa? apa2an kau menangis dengan pintu terbuka lebar begitu?? orng2 bisa membuat gosip kalo yoon Shi Yoon itu cengeng sperti Ryeowook Suju,” kata Kyuhyun asal.

 

Shiyoon membaringkan badannya dan memeluk gulingnya.

“Hyesun-ah!!!!!” teriak Shiyoon dengan isakan tangis.

 

Kyuhyun menggeleng dan bergumam, “Dong Goo bner2 mrip bocah~ baru saja dilema cinta, udh nangis gaje gini,”

Kyuhyun mengambil guling putih itu dari pelukan Shiyoon.

 

“Yah! Bangunlah dan hadapi hidup baru. Siapapun Hyesun itu, kau harus bisa tegar! Kau itu artis trkenal, kau bisa mndapatkan yeoja yang lebih baik,” kata Kyuhyun ketus.

 

Shiyoon langsung bangun dan menatap Kyuhyun.

“yah! Dia bukan sembarang yeoja! Dia teman baikku sebelum aku trkenal sperti ini! Dia sama spertimu, dia peduli denganku, dia baik denganku, tapi kenapa dia meninggalkanku tanpa pamit?!??”

 

“Dia tidak mau kau memikirkannya,” jwab Kyuhyun.

 

Shiyoon merubah raut wajahnya.

“mksudmu?”

 

“Molla. Mungkin dia suka padamu. Buktinya dia bersikap misterius padamu, iya kan?”

 

“Lho, hyung tau darimana?”

 

“dikasih tau ma authornya tadi, gw baca naskah,,” #PLAK!!

 

(back to story..)

 

“Jadi, apa yang harus kulakukan untk Hyesun?” tnya Shiyoon msih dengan berlinang air mata.

 

Kyuhyun menjitak Shiyoon.

“Yah, kau itu cowok! sharusnya kau bisa mnjadi lelaki sejati kalo mau Hyesun kembali padamu,” kata Kyu lagi memperjelas.

 

Kyuhyun pun berdiri dan memakan kue yang ada di atas meja.

“Wow~ kue-nya kok rasanya aneh?”

 

Shiyoon trtawa.

“itu kan bekas mulutku tadi,” jwab Shiyoon.

 

“UWEEKK!!!!” Kyuhyun berlari ke WC.

 

Shiyoon hnya trtawa gaje ngeliat Kyuhyun.

 

 

*****

 

 

“Klo gtu aku pulang, yah~ udah sore~” kata Kyuhyun pamit.

 

“Ya udah~ bsok kita sama2 ke kantor SM, yah? aku mau join Super Junior kalo boleh…” kta Shiyoon.

 

“Yah~ tnya Leeteuk dlu… kkk~ ya udah, annyeong~”

 

“Ne, annyeong~”

 

[Kyuhyun POV]

 

Sungguh hari yang melelahkan. Padahal aku datang ke rumah Dong Goo untk mndapat inspirasi. Aku kan mau nulis lagu untk album baruku. Tapi, kenapa dia malah curhat gaje sama gw? haha~ gpp deh, demi sahabat. Lagipula, aku udh dapat bnyak inspirasi dari curhatan cintanya.

 

BUKHHH!!!

 

ah, sial! aku menabrak seorang yeoja dan menjatukan berkas2nya…

 

“mianhae…” aku tertegun saat melihat wajahnya. Dia…

 

 

——–

 

sampe sini dlu, yooo~~~^^

comment, comment!!!

“For The Hottest Baby, Cho Kyuhyun”

22 Jan

Lagi boring~~
mkanya gw buat postingan gaje lagi, kkk~ skrng gw lgi buat PUISI CINTA untk Kyuhyun^o^ #JIAHHH
Soalnya, saiia lgi demam Kyuhyun~ hoho~
Di puisi ini, aku cuma mau nulis perasaan aku ke Kyuhyun… bisa dibilang mewakili perasaan Spar_kyu~ #jiaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh~

jadi, yg merasa SPAR-KYU, ayo ikut saiia comment-comment puisi gaje ini~ hahaaa~

jangan lupa!
backsound-nya, lagu Hangeng – Holding an Umbrella ^____^ okay?? *supaya FEEL-nya dapet! biasanya manjur, lhoo~*

Listen…..

“KYUHYUN-AH, LISTEN…”

 

Tatapan jutek yang menyebalkan…
Kau berusaha cuek padaku…
Sial.

Setiap melihatmu, hatiku tetap saja luluh…
Betapa BABO-nya aku slalu mengagumimu….
Cowok yang bahkan aku-tidak-tahu tinggal dimana…

 

Tapi, aku benci kau!
Kau yang membuatku tidak fokus belajar!
Kau yang membuatku tidak tidur kalau tidak melihat fotomu!

Dan….

Kau yang membuatku tidak bisa lupa siapa kau… ><”

E V I L
Yap! itu kata yang cocok untukmu!

Kau mnyebarkan virus yang membuat ELF tergila-gila…
Kau selalu tebar pesona disetiap kamera…
tapi….

Kau tidak bertanggung jawab kepada kami yang sudah terjangkit SPAR-KYU~

 

Jujur ~

kalau dipikir-pikir, kau tidak terlalu tampan…
#diserbuELFsedunia#

Tapi, yaaaa itu!
kenapa aku bisa suka denganmu!!!??

Memang, sih~
Wajahmu tidak setampan Han Geng

Kulitmu tidak semulus Donghae atau Heechul

Wajahmu tidak manis seperti Kibum

Gerakanmu tidak selincah Eunhyuk

Badanmu tidak sebanding dengan Siwon

Wajahmu lebih terlihat tua daripada Sungmin

Suaramu masih kalah dengan lead-vocal sperti Yesung

 

Tapi . . .

 

Ada satu yang membuatku memperhatikanmu….

 

Senyuman EVIL itu…

Aisshh!!! Chinjja!
Itu yang membuatku bingung!

Sumpah~

Sbenarnya aku sudah lama pngen BERHENTI menyukaimu!

 

Tapi….

Aishh!!!!!!!!!!!

Tell Me Why?????

 

 

Oh, ya~ kau ingat saat ELF tidak menerima kehadiranmu di Super Junior?
Mereka terus2an mem-bashingmu ??
Menuntut untuk Super Junior tetap 12, bukan 13 ?

aku ingat itu…

Tapi, satu sifat yang membuatku kagum…

Kau tidak membalas perkataan kasar mereka….

Kau hanya diam dan tersenyum di media….

Tersenyum seakan-akan kau bebas dari semua itu…

 

That’s awesome, oppa~

 

Tapi, sekarang kau lihat ???

Fans-mu berjuta2 dari seluruh pelosok dunia…

Mulai dari Asia sampai negara Paman Sam~

Kau sadar itu ???

 

Sebagai ELF, terus terang kami bangga~ #pastinya!
Tidak banyak boyband yg memiliki member dengan kepribadian unik sepertimu….

 

 

Sekarang hampir 6 tahun Super Junior berdiri…

walaupun hanya tersisa 10 member…

Kau masih kuat ?

Pasti.

 

Bagus ^^

Tetap tersenyum seperti itu

Tersenyum walau yang kau derita sakit #sayaMaksaSekali#

 

Kau benar-benar mirip dengan idolaku…
Idolaku yang sangat kukagumi…

ah! wait a minute!

Kaulah idolaku,

Cho Kyuhyun.

 

 

=SELESAI=

ho ho ho!
gmna??? gaje banget kan??? wkwkwkwk~
eh, ga semua yg aku tulis itu bener~ itu kan cuma curahan hati saja, untk orng lain, bukan Kyuhyun!!! saiia cinta mati sama magnae ini~ Don’t get me wrong, guys~ *bertekuk lutut*
kalo ada yg mau comment, comment aja~
mau comment gaje, kasar, lembut, pujian, bashing, hinaan,…

saya tunggu~ ^^ ok?

ThanKYU!

K-POP Fanfiction : “내가 널 사랑 알았어요” [oneshoot]

22 Jan

Judul   : “Okay I Love you / 내가 널 사랑 알았어요”
Author : leesungminworld
Genre   : Romance

Annyeonghaseyo, saiia JESSICA CHOI GO HYUL, yang baik hati nge-post ff lagi^^

mian, kalo bnyak ff yg blum kelar==

FF ini buat eonn gw, and ff ini terinspirasi dari MV Lee Seung Gi, dan gua lupa jdulx 😦

So, happy reading dah^^

Cast :

– Shin Min Jung

– Cho Kyuhyun.. and other

Genre :

Romance & Gaje

——–

“SHIN MIN JUNG!!! Ini ke-13 kali.x kamu dapat nilai rendah! Mau jadi apa kamu dengan nilai segini??” teriak Pak Choi di dpn kelas, memarahi Shin Min Jung.

Ya, Shin Min Jung gadis biasa yg cuek-bebek dengan tugas sekolah. Selalu membuat ulah di sekolah, dan sering mndpat teguran dari sekolah. Bisa dibilang, Minjung juga seorang preman. Teman2nya kbanyakan anak2 geng dari tmpt yg misterius dan Minjung juga jago kelahi.

“SHIN MIN JUNG!!!” kali ini Pak Choi melempar buku ke meja, membuat serempak siswa2 satu kelas kaget terutama Minjung.”Kamu dengar saiia bilang apa??!?” tnya Pak Choi lagi dengan nada kasar.

“Gag usah teriak2 kali, Pak~ saya msih bisa mndengar dengan jelas,” jwab Minjung ketus.

“Kamu ini! memang susah dibilangin~ ya udah… terserah kamu aja, dasar cwek jalang,”

Minjung menatap Pak Choi tajam.

“Bapak bilang apa barusan??” Pak Choi brbalik menatap Minjung.

“CEWEK JALANG! kurang paham kmu??”

Minjung mengambil pensil runcing dan mengarahkannya ke wajah Pak Choi.

“bapak mau, pensil ini nancep di mata bapak!??” satu kelas kaget terutama Pak Choi. Lalu, Pak Choi hnya mnggeleng.

“kalo ngomong dijaga!” kata Minjung lagi dan kembali ke tmpt duduknya.

Saat istirahat, semua siswa membicarakan tntang tragedi Min Jung dan Pak Choi di pelajaran pertama.

Yah, begitulah~ setiap Minjung berbuat sesuatu yg heboh~ pasti akan langsung tersebar di sekolah itu.

“Yah, Minjung itu ngeri juga~ masa ktax dia ngancem Pak Choi pake pensil runcing~”

“wah~ parah tuh… bner2 preman bgt yah, Minjung eonni tuh?”

“gua dnger, dia tuh ksepian~ gag pnya tmen cwek sma sekali~ hnya geng2 cwok yg gajelas…”

bgitulah comment2 anak2 sekolahan setiap harinya.

Dan, setiap Minjung lewat, anak2 sekolahan itu pasti diam dan membungkuk. Biar cwek maupun cwok. Minjung sdh sperti dihormati di sekolah itu.

****

Istirahat berlalu, pelajaran jam ke-2 dimulai.

“Nah, anak2~ sekarang keluarkan PR kalian. PR sejarah! Klo tidak, saya akan pukul betis kalian sampai memerah,” jelas Pak Choi lagi membuat semua siswa bergegas mengeluarkan bukunya.

MinJung yg terlihat santai saja, tiba2 ditegur oleh cwok di sampingnya.

“Minjung-sshi, kmu pasti blum ngerjain PR?” tnya cwok itu pelan.

Minjung menoleh.

“Memangnya kenapa?”

Cwok itu perlahan memberikan buku sejarahnya.

“Ini buku milikku. Kau pakai saja dulu. Nanti biar aku yang maju kedepan,”

Minjung terbelalak kaget.

“Tapi, hey~ tunggu…” belum sempat Minjung menghentikan, cwok itu sdh maju ke depan.

“Apa2an cwok itu, berani juga dia membantuku?” gumam Minjung dlam hati.

Tiba2 Pak Choi trheran2 dan menatap ke arah cwok itu.

“Cho Kyuhyun!? kmu blum ngerjain PR ?? Biasanya kamu yg paling rajin ??” tnya Pak Choi krna heran, hnya Kyuhyun yg tdk mngerjakan PR.

“Saya bner2 blum ngerjakan, Pak~” jwab Kyuhyun pelan.

Pak Choi mnghela napas.

“Kamu memang murid kesayangan saya, tapi untk sekarang~ maafkan Bapak, Kyuhyun,” Pak Choi memukul betis Kyuhyun berkali2, sedangkan murid2 di kelas itu hnya bisa terdiam melihat Kyuhyun yg kesakitan.

“Argghh!!!!” Kyuhyun mnjerit keras saat betisnya dipukul yg ke-20 kalinya.

“Sudah. Kembali ke tmpt dudukmu, Kyuhyun~ kita lanjutkan pelajaran,” kata Pak Choi lagi mlanjutkan plajaran.

Dengan betis yg bengkak dan memerah, juga bibir yg keluar darah, Kyuhyun menahan rasa sakitnya dan kembali duduk di tmpt duduknya. Di samping Minjung. Minjung tetap menatap Kyuhyun tajam. Kyuhyun hnya bisa menunduk.

“kenapa kau lakukan ini?” tnya Minjung langsung.

“Karena aku tdk mau kau terluka,” jwab Kyuhyun pelan.

“aku tidak butuh bantuan,” balas Minjung lalu mengembalikan buku Kyuhyun dgn kasar, sampai2 buku itu jatuh.

Kyuhyun mengambil buku yg jatuh itu dan meminta maaf pada Minjung,

“Jeosonghamnida,” kata Kyuhyun sambil membungkuk dan kembali mengikuti pelajaran.

*****

Pulang sekolah, Minjung lbih dlu menunggu jemputannya di dpn gerbang. Sperti biasa, Minjung pasti dijemput lebih lama dari murid2 lain. Tiba2 Minjung tertuju pada satu namja yg berjalan dengan pincang2.

“Kyuhyun??” tegur Minjung saat melihat Kyuhyun memegangi kakinya.

“ah, Minjung-sshi~ kau sedang apa dsini?” tnya Kyuhyun.

“aku yg seharusnya tanya, kenapa kau blum pulang? aku memang sudah biasa dijemput lama begini, kenapa kau msih dsini??” tnya Minjung balik.

“oh, itu~ aku … ermm… ini…” kyuhyun tdk bisa mnjelaskan, Kyuhyun takut dimarahi lagi dgn Minjung.

Minjung trsenyum.

“Sudahlah, sini aku bantu~” kata Minjung lalu membantu Kyuhyun berdiri.

“AAKKH!!!” Kyuhyun mnjerit.

“Ah, maaf Kyuhyun-ah~ mana yg sakit??” Minjung mulai perhatian dgn Kyuhyun.

“Anni… Gwaenchana~” jwab Kyuhyun trsenyum.

Minjung mnjitak kepala Kyuhyun.

“Adaww!!” Kyuhyun ksakitan lagi.

“Kmu nih ditnya malah senyam-senyum, udah~ kita jalan sampai di taman itu saja, nanti aku nyari obatnya~” jawab Minjung tegas.

Kyuhyun trdiam. Kyuhyun tdk mnyangka Minjung akan baik padanya.

“Gomawoyo~” balas Kyuhyun lagi dan trsenyum.

Minjung hnya melihat Kyuhyun dgn tatapan “dasar-cowok-aneh-daritadi-senyum-melulu”.

****

Di taman.

Kyuhyun bersandar di pohon rindang yg sejuk. sedangkan Minjung pergi mencari obat di tmpt trdekat.

beberapa menit kemudian…

“Kyuhyun-ah! aku dapat obatnya,” kata Minjung semangat dan langsung mengobati betis Kyuhyun.

“Aduduhh… akhh…” Kyuhyun terus2an mnjerit.

“Yah! kmu tuh cowok kan?? Ditahan dong, daritadi teriak2 melulu, nanti orng2 mikir kita ada apa2~ bbabo!” jngkel Minjung dan memperkuat gerakan tangannya.

“AKHHH!!!! IYA!!!! AKKKHHH!!!!! JONGMAL MIANHAE!!!!” teriak Kyuhyun saat betisnya bner2 di pijat dgn Minjung.

Minjung trtawa kecil.

“satu lagi..” Minjung mndekati wajah Kyuhyun. Kyuhyun sontak kaget dan terjatuh.

Jadilah posisi Minjung diatas dan Kyuhyun dibwah. Mreka bertatapan sbntar lalu Minjung bangun lagi dan memukul Kyuhyun.

“kenapa kau bergerak?? aku mau membersihkan darah di bibirmu,” kata Minjung jengkel.

“ah, mianhae~ tadi aku kaget…”

Minjung mndekati Kyuhyun lagi, dan mmbrsihkan luka di bibir Kyuhyun.

“heh, Babo~ udh gua obatin~ makanya, lain kali jangan sok jagoan, mau nolongin gw dari Pak Choi~ guru kyak gitu sih, enakx di-sate~ ahhahaa” kata Minjung trtawa.

Kyuhyun mmperhatikan Minjung baik2. Kyuhyun pun mulai terlena dan trtawa2 sendiri.

“oh, ya~ ngomong2, kenapa tadi kau mau bntuin aku?” tnya Minjung,

“Owh~ pertnyaan itu lagi??”

“JAWAB!!”

“mmm… aku cuma gag mau kmu trluka, Minjung-sshi~ sorry kalo aku lancang, tpi aku malah yg gag tega klo kmu yg pincang2 nantinya~” jwab Kyuhyun pelan.

minjung tersenyum lagi, lalu mengacak2 rambut Kyuhyun.

“Kmu ini memang cwok yg baik, Kyuhyun-ah,” kata Minjung trsenyum.

Pipi Kyuhyun memerah. Ia tdk mnyangka akan mndapat pujian dari cwek yg ia sukai. *hahahah!!! Mutiia eonn pasti ngakak dah*

“eh, ini buku apa??” tnya Minjung saat mnemukan kliping kecil bertuliskan ‘HAN SARAM MANEUL’.

Kyuhyun trkejut.

“MWO?? Jangan!!! itu buku-” blum sempat Kyuhyun mnjelaskan, Minjung sdh membuka isi buku itu.

Dan ternyata isinya adalahh….

bersambung minggu depan.

#diBom Mutia Eonn#

haha~ kagak..

mksudnya..

isinya adalah sekumpulan foto2 Shin Min Jung. Mulai dari Minjung kelas 1 SMA sampai skrng dia kls 3 SMA. ada Foto2 Minjung yg kena marah kakak OSIS, saat minjung ngikat tali sepatu, dan lain2.

Minjung trdiam. Kmudian minjung menatap Kyuhyun. Kyuhyun masih menunduk.

“Han Saram Maneul ?? Ini alasannya kau menolongku, Kyuhyun-ah?” tnya Minjung tdk prcya.

“Minjung-sshi~ aku bisa jelaskan…”

“Kyuhyun, kmu suka sm aku???” tnya Minjung to the point.

Kyuhyun mematung di depan Minjung. Minjung mmberi tatapan tdk prcya pada Kyuhyun.

“N… Ne~” jwab Kyuhyun trbata2.

Minjung kembali melihat foto2 itu. Sesekali Minjung trsenyum mengingat kejadian2 yg jarang ia ingat.

“aku memang tertarik padamu sejak kelas 1. Sejak kau membuat masalah, itu selalu mmbuatku tertawa dan tersenyum. Caramu menghajar orng2 tawuran sperti seorang preman, membuatku makin kagum padamu. Tapi, aku berharap, Suatu hari nanti aku dan menolongmu, melindungimu, dan menjagamu. Aku tidak mau kau-” baru saja Kyuhyun ingin mnjelaskan lebih panjang, Minjung sdh mncium bibir Kyuhyun dgn lembut.

Kyuhyun trdiam seribu kata. sedangkan Minjung mengelus pipi Kyuhyun.

“Kau tdk perlu berjuang keras, Kyuhyun-ah~ kau yg sekarang, sdh sempurna bagiku,” Minjung tersenyum, Kyuhyun juga trsenyum.

“Lagipula, kau bisa mmbantu dan mnjagaku dengan mmberikan PR-mu setiap hari, kan???” goda Minjung sinis.

Kyuhyun panik.

“Aigo? tiap hari??? kmu mau lihat aku ke sekolah dengan kursi roda, Minjung-sshi???” tnya Kyuhyun yg ketakutan dan hampir menangis.

Minjung memeluk pinggang Kyuhyun.

“Andwaeya~ aku rasa kau sdh mncuri hatiku, Kyuhyun-ah…” gumam Minjung di dekapan Kyuhyun.

Kyuhyun trsenyum, “chonmaneyo,” balas Kyuhyun singkat.

Itulah kisah Kyuhyun dan Minjung yg awalnya masih judes2an mnjadi percintaan yg tak terduga.

Well~ ini namanya Happy Ending, kan???

K-Pop Fanfict : “True Friendship/진정한 우정” [Part 2]

22 Jan

Annyeonghaseyoooo~~~ ><

Ah, hari ini gua smngat bgt! pagi2 buka facebook, udh dpat dkungan dari chingudeul tntang ff ini~

baiklah, saiia akan berusaha menuntaskan ff ini! >< moga kalian puas, yah~ ^^

Happy Reading !

 

Cast :

– Yoon Shi Yoon

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin … and others.

 

Genre :

Friendship, and romance (mungkin 20% aja, haha)

 

 

*****

 

[Kyuhyun POV]

 

Sesampainya di dorm, aku menggengdong Shiyoon yang stengah babak belur itu ke ruang tamu. Kulihat Eunhyuk sdg menonton bola. Ini kan jam 1 malam, dia masih ada bergadang.

Dia menoleh.

 

“Nugunde?” tnyanya heran.

 

Leeteuk pun muncul.

“Ah, siapa itu Kyuhyun!!!?? Kau habis mmbantai orng!??” Leeteuk ada-ada saja.

 

Aku menggeleng dan trsenyum.

“nanti kujelaskan,” Lalu aku naik ke atas dan membaringkan Shiyoon di kamar belakang.

 

Kudengar suara kaki melangkah. Aku yg menoleh.

“eh~ Eunhyuk, ada apa?” tnyaku.

 

“Sharusnya aku yang tanya. Ada apa ini? Kenapa kau membawa orng tak dikenal ke dorm ini? Jika dia tahu kita siapa, dia akan mnyebarkan luaskan betapa beruntungnya dia tinggal di dorm Super Junior,” jwab Eunhyuk judes.

 

aku menggeleng dan mengambir air untk mmbersihkan badan Shiyoon.

“Annia…” ktaku, lalu menatap Eunhyuk. “Dia bukan orng sperti itu, percaya padaku,” Eunhyuk hnya geleng2 dan turun kebawah.

 

“Ah, Tidak!!! Aishhhh!!!!! Kenapa bgtu!!??” kudengar suara Leeteuk berteriak2 mnonton bola.

“YAh~ Indonesia kalah, hyung~ pdhal udah telak 3-1 tuh~”

“udahlah, Hyukkie~ kita tidur saja, sayang banget Indonesia kalah~”

Lalu kedua EunTeuk itu masuk ke kamarnya.

 

Aku hnya trtawa gajelas mlihat mreka yang fanatic bgt dengan Indonesia. Kmudian aku kmbali kedalam kamar lagi dan melihat keadaan Shiyoon.

 

Shiyoon msih tertidur dengan memar di pipinya.

“ah~ bagaimana kau akan main film jika wjahmu sperti ini?” gumamku pelan.

Aku pun duduk2 di sofa dan ketiduran sndiri.

 

 

****

 

[Author POV]

 

Pagi hari pun tiba. Shi Yoon trbangun dari tidurnya yang nyenyak.

 

“Aduduh!” Shiyoon mnjerit saat mngetahui msih ada bgian tbuhnya yang memar.

 

Kyuhyun trbangun. Kyuhyun spontan senang melihat Shiyoon sadar dan memeluknya.

“Goo-Hyung!!!!” pekik Kyuhyun dan memeluk Shiyoon.

 

“ADAW!!!”

 

Sungmin yang kbetulan lewat dikamar kecil itu, mndengar suara Kyuhyun dan seorang namja.

“akhhh!!”

 

“eh, maaf~”

 

“sakit, Kyuhyun-ah~”

 

“Maafkan aku, biar aku lakukan posisi ini,”

 

“Ah~ sama aja, ttep sakit~”

 

Sungmin trbelalak kaget. Pikiran Sungmin mulai negative. *ah, dasar umin==*

‘Apa yang terjadi, kenapa aku mndengar suara aneh2 didalam?’ gumam Sungmin.

Krna tdk tahan lagi, Sungmin langsung mendobrak pintu kamar itu.

 

Betapa kagetnya sungmin mnemukan Yoon Shi Yoon dikamarnya bersama Kyuhyun. Posisi mreka itu, Kyuhyun memeluk dibagian pinggang Shiyoon, membuat Sungmin emosi dan berlari meninggalkan mreka.

 

“Sungmin!!” teriak Kyuhyun dan berlari mngejar Sungmin.

 

Shiyoon mematung sndiri dikamar itu.

“Knapa dengan Sungmin-sshi??”

 

 

*****

 

Di teras dorm…

Kyuhyun berhasil mngejar Sungmin dan menangkapnya (read: dipeluk dari blkng) (akhirnya, KyuMin berAKSI!).

 

“Lepaskan!” pinta Sungmin.

 

“Kau kenapa, Sungmin-ah?” heran Kyuhyun dan membalikkan badan Sungmin.

 

Sungmin menunduk.

“Aku tidak mau kau melupakanku,” jwab Sungmin msih mnunduk.

 

“Apa mksudmu?” tnya Kyuhyun.

 

“Aku takut, jika kau brtemu dengan Shi Yoon, kau akan terus brsamanya dan melupakanku,” jelas Sungmin lagi.

 

Kyuhyun trsenyum kecil.

“Ah~ Baby Min cmburu yah?” Kyuhyun pun memeluk Sungmin lagi.

 

“Sudahlah~ kita kan partner. Aku gag mungkin setega itu meninggalkanmu. Kau dan Shiyoon shbat terbaikku. Okay? Don’t make me dissaponted,” kata Kyuhyun lagi dan memeluk Sungmin semakin erat.

 

Sungmin trsenyum dan mmbalas pelukan Kyuhyun, “Ne, arasseo~”

 

Shiyoon yang sedari tadi di atas memandangin mreka hnya brkata, “trnyata Kyuhyun pcaran sama Sungmin? Tidak kusangka, kabar burung yg mngatakan mreka gay itu benar!” Shiyoon pun geleng2 tidak prcya.

 

 

*****

 

2 jam kmudian…

 

“Dong Goo, aku akan mngantarmu pulang,” kata Kyuhyun.

“oh, aku hampir lupa~ aku ambil kuncinya dulu,” kata Kyuhyun lagi dan bergegas naik ke lanatai 2.

 

Sungmin menghampiri Shiyoon yg sedang memakai sepatu.

“bisa juga kau menemukan Kyuhyun, nekat bgt,” kata Sungmin ketus.

 

Shiyoon mntap Sungmin bingung, *tatapan imut lho, bukan sangar*

 

 

“ada apa Sungmin?” tnya Shiyoon heran.

 

“panggil aku HYUNG, aku ini lbih tua drimu,” jwab Sungmin.

 

Shiyoon manyun.

“Kita kan hnya beda bberapa bulan?”

 

“tetep saja, tidak sopan~”

 

Shiyoon brdiri dan menatap Sungmin tajam.

“eh~ trnyata kau itu tidak se-manis yang kukira. Di depan publik kau terlihat baik dan manis. Tapi, ternyata sifat cmburumu masih sperti anak-anak~”

 

Sungmin trsinggung.

“apa mksudmu?”

 

“ya~ kau cmburu kan, karena aku lebih lama mngenal Kyuhyun darimu. Makanya, saat aku meminta bantuan padamu untk mmberikan nmor hp-ku pada Kyuhyun, kau tidak mau. Itu mnunjukkan kau egois dan cmburuan, Sungmin-hyung,” jelas Shiyoon santai.

 

Sungmin menunduk.

“oh~ mianhae,” kata Sungmin pelan.

 

Shiyoon trsenyum dan memegang bahu Sungmin.

“Tenang~ aku dan Kyuhyun hnya teman biasa. Kau bisa memilikinya seutuh yang kau mau,” Shiyoon trsenyum lagi. *hobi bgt ngeliat Shiyoon snyum ><*

 

Sungmin mntap Shiyoon sinis.

“Hey~ aku dan Kyuhyun juga hnya teman. KAu pikir apa? Pcaran??”

 

Shiyoon trdiam.

“Haha! iya, aku pikir bgitu~” aku Shiyoon malu2.

 

“dsar babo~”

 

“Ayo, Shiyoon! kita berangkat! ^^” ajak Kyuhyun langsung.

“Eh, Sungmin gag ikut?” tnya Kyu.

 

Sungmin menggeleng.

“Annia… apa yang harus kukhawatirkan? kalian akan baik2 saja,” kata Sungmin lagi dan menatap Shiyoon dgn trsenyum.

 

‘tatapan macam apa itu?! mnakutkan…’ gumam Shiyoon dlm hati.

 

“Ayo~” ajak Kyuhyun lagi menarik Shiyoon keluar.

 

“Hati-hati!!” teriak Sungmin dari dalam.

 

Kyuhyun trsenyum didalam mobil dan langsung tancap gas pergi.

 

Sungmin msih mematung di teras rumahnya. Kmudian snyum2 sndiri.

“shiyoon itu baik juga, manis lagi~ kkk~” ujar Sungmin kyak orng yang bangga-ketemu-orng-cakep.

 

 

****

 

dlam mobil.

 

“Hyung~ Sungmin itu orngnya lucu, ya?” celetuk Shiyoon lngsung.

 

“Mwo? yang sperti itu dibilang lucu. Dia itu Jealous Holic,” jwab Kyuhyun.

 

“Haha! aku tahu~ ketauan bgt dari sikapnya ke aku~”

 

“Ne~ gag usah dipikirin lah… Toh, kita udh ktemu skrng,”

 

“ahhaha~ Ne, Matjayo~”

 

Kyuhyun pun brhenti disuatu tempat.

 

“Mwo?? ini bukan apertemenku!” pekik Shiyoon kaget.

 

“Ne~ ini SM Entertainment,” jwab Kyu singkat dan turun dari mobil.

 

Shiyoon juga turun dan memandangi gedung besar itu.

“Ah~ SM ~” gumam Shiyoon trsenyum kecil.

 

“ayo masuk~” Ajak Kyuhyun langsung.

 

 

*****

 

Kyuhyun dan Shiyoon masuk ke sebuah ruangan, sperti kantor utama di gedung itu.

 

“Permisi Pak Lee, ini Yoon Shi Yoon,” kata Kyuhyun pada Ahjusshi tua yang duduk di depan jendela itu.

 

Dan saat bapak itu menoleh…

“Hah!!?? Lee Soo Man Songsaengnim??” pekik Shiyoon kaget.

 

“Hahhaa~” Pak Sooman trtawa.

“Yoon Shi Yoon, kau bner2 lucu dan … dan tinggi, ya? Langsung to the point, aku sudah mndengar mslahmu dengan Taxi Entertainment,” ujar Pak Sooman. Shiyoon mntap Pak Sooman pnuh keyakinan.

 

“Apa kau mau masuk di SM Entertainment ?” tnya Pak Soo Man.

 

“MWO!!??” teriak Shiyoon tdk prcya.

 

“Terima saja,” ajak Kyuhyun ikutan senang.

 

“Wah~ aku tidak… tapi, apa boleh?” kata Shiyoon dgn tatapan tdk prcya.

 

Pak Sooman trsenyum.

“ah, aku tau mslah itu mnyangkut keluargamu. Dan mslah itu sudah selesai tadi, Presdir Taxi Entertainment sudah mncabut tuntutatnya pada keluargamu. Jadi, kau bisa keluar dan bebas melakukan apa saja,” belum mengucapkan terimakasih, Shiyoon sudah membungkuk pada Pak Sooman.

 

“Kamsahamnida! Jongmal Kamsahamnida, Lee Soo Man Songsaengnim!” kata Shiyoon lagi senang.

 

“ah~ Kyuhyun, lbih baik kau bawa dia keluar untk refreshing, spertinya dia shock~ nanti aku hubungi lagi,” printah Pak Sooman dan mndpat anggukan dari Kyuhyun.

 

“Ayo kita turun,” ajak Kyuhyun pelan.

 

 

*****

 

Di taman …

Kyuhyun dan Shiyoon duduk2 di taman itu.

 

“Dong Goo-ah, apa kau senang sekarang??” tnya Kyuhyun trsenyum.

 

“Bagaimana tidak senang, aku ditawarkan msuk di SM Entertainment!! Itu keren, hyung!”

 

Kyuhyun mengacak2 rambut Shiyoon.

“weh~ ternyata kau msih kekanak2an. SIkapmu sperti anak kecil yg mndapat permen, ahhaha~” sindir Kyuhyun.

 

“Aish~ aku kan bangga, mslahku sudh kelar, sekarang aku masuk SM Entertainment, kkk~”

 

“huh~ dasar,” kata Kyuhyun.

 

 

*****

 

Sore harinya, Shiyoon pulang ke apertemenx. Dengan perasaan bangga, Shiyoon melangkahkan kakinya berjalan di kompleks itu. Tiba2 Shiyoon melihat seseorang berdiri di samping pintu kamarnya. Lebih tepatnya seorang gadis.

 

“Manajer Kang?” pekik Shiyoon.

 

Hyesun terlihat membawa plastik dan berjalan ke arah Shiyoon.

“Ini makanan untkmu, selamat merayakan kau yang baru di SM Entertainment,” kata Hyesun cepat dan bergegas pergi. Shiyoon memegang tangan Hyesun.

 

“Tunggu…” Shiyoon menatap Hyesun.

 

 

*****

 

ah~

Lanjutannya nanti yah >< Met bca dah, msih separoh ^^
jgn lupa koman-komen, yoyoi~ mamen! hahaa~ #gaje

 

Fanfict : “Dear, Cho Ahra…”

20 Jan

[][][][][][]

Handphone Ahra berdering. Dengan sigap Ahra mengangkatnya.

“Yoboseyo?”

“Ahra…”

“Kyuhyun?”

“Saengil chukhae…”

TUT~ TUT~ TUT~

****


Ini hari yang menyenangkan dalam hidup Kyuhyun. Kyuhyun melihat Ahra masih terlelap dalam dunianya. Padahal ini msih jam 3.15 sore. Seperti inilah ahra jika tidur siang. Kyuhyun pun berjinjit masuk ke kamarnya dan mengecup keningnya.
“Selamat pagi…” kata Kyuhyun pelan.

Ahra menggeliat geli saat kutiup telinganya. Dia bangun dan tertawa kecil.

“Haha~ babo, ini sudah sore dan ini hari Rabu! Ulang tahunku besok,” kata Ahra.

Kyuhyun trsnyum evil.
“Memangnya siapa yg mau ngucapin Ulang Tahun ke Noona?” jwab Kyuhyun asal dan turun dari ranjang Ahra.

Itu salah satu sikap yg membuat Ahra, Sang Kakak, gemas pada satu dongsaeng kecilnya ini. Ahra trsnyum angel dan turun mengikuti Kyuhyun.

“Yah, kau mau kerja ya?” tnya ahra sambil memberikan tas kecil Kyuhyun.

“Ne,” jwab Kyuhyun singkat.

“makan dulu… tempat kerjamu jauh sekali. Datang kesana saja, membutuhkan waktu 5 jam, kan? Lebih baik makan dulu,” perintah Ahra.

“Tenang saja. Aku sudah makan tadi dan sudah siap membawa bekal, hehee… lagipula aku Cuma kerja dimalam hari, Noona tidak perlu khawatir,” jelas Kyuhyun yg masih mengikat tali sepatunya.

Ahra mndekati Kyuhyun dan duduk disampingnya.

“Ya, aku tidak mau, jika kau tidak pulang besok. Pokoknya, kau harus datang kerumah, karena appa dan Eomma juga akan datang dari Eropa untk ulang tahunku yang ke-26 ini, kkk…” bangga Ahra dengan tawa kecilnya.

Kyuhyun manyun meremehkan sang Kakak.

“Ya, kau sombong sekali! Aku saja baru 24 tahun, tapi tidak pernah kedatangan Appa-Eomma sperti hari besar saja,” kata Kyuhyun.

“Tenang, kan tiap tahun ada Noona,” jwab Ahra dan mengacak2 rambut Kyuhyun.

Kyuhyun trsnyum lagi dan memeluk Noona-nya itu.
“Gomawoyo,” kata Kyuhyun singkat dan bergegas pergi dengan sepedanya.

“Aku pergi dulu, Noona!” teriak Kyuhyun melambai2kan tangannya pada ahra.

Ahra trtawa kecil dan ikut melambaikan tangan.
“Iya, Kapten Cho! Hati-hati!!!”

[Ahra POV]

Dia semangat sekali, Si Kyuhyun kecilku sudah besar sekarang. Dia senang sekali sewaktu dia bebas dari kontrak SM Entertainment dan tinggal denganku di ujung pulau Incheon *si author ngarang abis!*
Mungkin blum banyak yang tahu kalau Kyuhyun sudah memberikan surat pengunduran diri dari SM. Mengundurkan diri dari boyband popular, Super Junior. Tapi, Kyuhyun masih terlihat manggung bersama hyungdeul lainnya di SS3. Yap, sekarang Kyuhyun  sudah resmi keluar dari SuJu. Dia hanya ikut bersama sekali2. Itu karena Kyuhyun tidak mau fans-nya kecewa dan nyerbu kantor SM sperti tragedy Hangeng oppa waktu itu.

Aku sampai lupa, sekarang Kyuhyun bekerja di kantor yang-tidak-kuketahui-apa. Dia sudah bekerja selama 2 bulan, dan hari ini adalah tanggal pembagian gaji. Dia berjanji akan menggunakan uangnya untuk jalan2 kepasar malam bersamaku besok, untuk merayakan ulang tahunku yang ke-26. Ah, aku sangat tua ^^
aku berharap perjuangan Kyuhyun tidak sia-sia.

[POV-END]
“SORRY SORRY SORRY SORRY~~”

Handphone Ahra berdering. Dengan sigap Ahra mengangkatnya.

“Yoboseyo?”

“Ahra…”

“Kyuhyun?”

“Saengil chukhae…”

TUT~ TUT~ TUT~

“Apa-apaan itu?” heran Ahra pelan dan belum menutup telponnya.

Tiba-tiba handphone itu bersuara lagi.
“Ahra!”

“Ah, Eomma?” Ahra tersadar itu suara Eomma-nya.

“Eomma akan sampai 1 jam lagi, kau jangan kemana2, ok?”

“Ne, arasseo,”

“Ok, sampai jumpa, saranghae…” kata eomma lagi dan menutup telponnya.

Ahra trsnyum kecil sesaat dan snyuman itu langsung hilang. Ahra mengingat lagi kejadian singkat yang ia alami.

“Kenapa tadi aku berhalusinasi Kyuhyun menelponku? Dan itu… dia mengucapkan Ulang Tahun dengan suara setengah2. Ya Tuhan, Ada apa dengan Kyuhyun?” tnya ahra pada dirinya sendiri dengan firasat yang aneh.

[Kyuhyun POV]

Woohooo!!! Aku bebas!
sekarang aku bisa bebas kemana saja di desa kecil ini. Well, tidak banyak orang mengenaliku. Aku hnya bisa berteriak gaje sperti orang tak dikenal. Biasanya jika aku keluar sebentar saja, ELF sudah berdatangan dan mnta tanda tangan. Sekarang, aku bisa bebas berjalan2 dengan tenang tanpa teriakan disana-sini. Malahan, aku mendapat senyuman dari orang2 yg ramah disini.

“Kyuhyun!!!” teriak seseorang padaku.
Dan saat aku menoleh, gigi putihnya yang sehat mengawali penglihatanku padanya.

“Ah, Gohyun! Kau cepat sekali datang kesini. Biasanya aku sempat sampai kerumahmu dulu,” jwabku nyengir.

“Yah! Aku bisa lebih cepat hari ini, soalnya hari ini pembagian gaji!” balas Gohyun tidak kalah mantapnya.

Aku tertawa dan mengacak2 rambut coklatnya.
“Misun, kau ini yeoja aneh,” gumamku dan mengayuh sepedaku lagi.

“Yah! Sudah kubilang aku ini namja dan namaku Nam Gohyun!”

“Kau yeoja dan namamu Choi Misun!”

“Tapi, kita sudah sepakat kau tidak memanggilku Misun lagi dan menganggapku namja!” teriakannya semakin keras. Spertinya dia marah.

Dia berhenti di jembatan dan aku berhenti disampingnya.

“aku lebih suka kau sebagai yeoja, Misun-ah,” kataku sambil memegang pipinya yang mulus.

Dia terlihat gugup. Ya, Ya! Aku menang!

“Hahaha! Mau mengerjaiku lagi, evil kyu?” tnyanya sinis dan membalapku.

“Aisshhh!! Aku bukan Evil Kyu lagi! Aku Cho Kyuhyun!” teriakku berusaha membalapnya.

“Ne, aku tahu, Kyuhyun-ah,” jwabnya pelan.

Belum kuceritakan? Temanku yang cerewet dan tomboy ini adalah Choi Misun, atau orang2 biasa memanggilnya Gohyun, Nam Gohyun. Bisa dibilang itu namanya sebagai namja. Sebenarnya, dia gadis yang cantik dan manis. Tapi, sejak dia sering bertingkah layaknya pria, bnyak yeoja yang suka padanya. Haha, aneh juga.
Ah, Dia bekerja di Pabrik kue yang sama denganku. Tugas kami sama2 di malam hari, makanya kami sangat dekat. Kalau aku tugasnya menjaga gerbang, semacam satpam gitu. Nah, Misun bertugas memeriksa kue yang ada di dalam pabrik. Tiap 2 bulan begitu. Makanya aku juga mulai sayang padanya seperti adikku sendiri. Tidak mungkin aku memacarinya, karena aku yang mencomblanginya dengan temanku sendiri, Lee Sungmin. Sengaja kucomblangi, supaya Sungmin bisa terlihat lebih lelaki jika bersama si tomboy Gohyun ini. Sebenarnya aku menyesal melakukan itu. Tapi, aku harus berusaha trsenyum di depan mereka. Lagipula, Misun juga menyukai sungmin, sama sperti Sungmin…

“Kyuhyun, Ahra Eonni besok ulang tahun, ya?” tnyanya ditengah perjalanan, membuyarkan lamunanku.

“Mwo? Tahu darimana?”

“Sungmin Oppa, hehe…” dia tertawa. Giginya mirip Sungmin.

“waeya? Kau tidak suka?” tnyanya lagi.

Aku menggeleng dan trsnyum.

“Annia… hehe,” aku melanjutkan perjalanan lagi.

“Yah, kau namja aneh!” teriaknya gag nyambung.

***

“wah indahnya!” pekikku keras.

Aku berhenti di lapangan luas dan dipenuhi bunga matahari yang sudah mekar. Sungguh indah!

“Kau baru pertama kali kesini?” tnya Misun heran.

“Ne, biasanya aku lewat jalan besar kalau ke Pabrik. Tapi, sekarang saat aku lewat gang ini, aku melihat pemandangan indah sepanjang masa!” jelasku agak lebai.

Misun tertawa.
“Haha! Ini toko bunga pamanku, kau mau singgah sebentar? Mungkin melihat2 untuk hadiah Ahra eonni?” usul Misun padaku.

Mataku berbinar-binar menatap Misun. Aku tersenyum dan memeluknya.
“Terimakasih Misun!” ucapku langsung. Misun trlihat senyum dan trtawa juga.

“Kalau begitu, khajja~” ajak Misun dan duluan mengayuh sepeda birunya.
aku mengikutinya dari belakang.

****

“Paman Choi,” panggil Misun saat masuk di toko sederhana itu.

Baru masuk saja, aku sudah melihat banyak keragaman bunga disitu. Ada Mawar Merah, Mawar Putih, Bougenvil, Anggrek, Melati, Tulip, dan lain-lain. Ternyata, lebih banyak bunga Matahari, hehe.

“Ah, Misun! Lama tidak main kesini,” sapa seorang ahjusshi yang kuyakini itu Paman Choi.

“Iya, Paman. Yah! Aku ini Gohyun tau!” balas Misun rada ngambek. Dasar yeoja jadi-jadian ==”

“ah, Ne! Paman lupa. Wah, ini siapa pacarmu??” tnya Paman Choi yang sukses membuat pipiku merah.

“Andwae! Pacarku itu member Super Junior, ini temannya, namanya Cho Kyuhyun! Namja yang paling baik sepanjang masa!” jwab Misun ikut2an lebai sepertiku tadi.

“Oh, Kyuhyun-sshi, aku Choi Hwang Jun, Pamannya Misun… eh! Maksud Paman, Gohyun. Kkk~”

“Aissh! Paman ini!”

Aku hnya trtawa kecil melihat tingkah Paman-Ponakan itu.

“Kyuhyun, kau mencari bunga apa?” tnya Misun yang tiba2 berada disampingku.

“Aku… ini…” aku kebingungan sendiri. Ahra suka bunga apa?

Misun tersenyum padaku dan memeberikanku bunga kecil berwarna putih. Eh, itu tidak ada mahkotanya, itu sperti benang sari, kalau ditiup benang2 sari itu bisa terbang (?)
*Sumpah! Gue lupa itu bunga apa. Yang pasti itu bunga pernah muncul di MV Hangeng-Holding an Umbrella ^^ semoga ngerti, kkk*

“aku tahu kau bingung dengan pilihanmu. Berikan saja ini pada Ahra, dia pasti suka. Bunga ini, mewakili perasaan seorang yg bahagia. Jika Ahra trsenyum saat melihatnya berarti dia senang dengan pemberianmu, dan jika dia berusaha meniup benang sari putih ini, berarti kau sukses membuatnya bahagia, Kyuhyun-ah,” jelas Misun trsnyum.

Aku menerima se-ikat bunga putih kecil itu. Melihatnya saja aku sudah tersenyum.
“Terima kasih, Misun-ah. Spertinya kau tahu bnyak mengenai bunga, ya?”

“ahahaa, biasa saja!” balasnya dengan menggaruk2 kepalanya yang tidak gatal itu.

“Paman Choi, kami pamit, ya! Mau pergi kerja dulu, annyeong!”
“Annyeong, Choi Ahjusshi!”

“annyeong! Hati-hati, kalian!”

****

“Bunga ini indah sekali,” kataku sedikit berteriak pada Misun, habisnya dia mengayuh terlalu kencang.

“Ne! Aku tahu, itu salah satu bunga favoritku,” jwabnya yang bisa kudengar jelas.

Sambil mengayuh sepeda, aku terus memperhatikan bunga itu. Sudah kubayangkan bagaimana ekspresi Ahra saat menerima bunga ini dan menaruhnya di meja yang berada tepat ditengah antara tempat tidurku dan tempat tidurnya. Aku tidak sabar pulang kerumah ^^

“KYUHYUN!!! AWASS!!!”

Teriakan Misun yang agak nyaring itu membuatku kelabakan memegang bunga itu dan…

BRAK!!!!

Aku terbaring didepan bis itu.

Misun terlihat panik dan mengayuh sepedanya dengan cepat ke arah seterusnya.

Aku berusaha bangun dan menopang badanku untuk berdiri.

“Bis Babo! Kenapa nabrak gag bilang2! Ah, untung aku tidak apa-apa,” gumamku sedikit jengkel dan berusaha mengangkat sepedaku.

Kulihat bunga untuk Ahra masih utuh dengan ikatan pita ungu yang lucu itu.

“Lain kali hati-hati,” Ucapku pada pengemudi yang tidak kulihat siapa.
Whatever… Yang penting bunga untuk Ahra masih utuh.

*****

Hari mulai gelap. Sudah kuduga, pasti aku sampai di pabrik tepat jam 9 malam. Aku turun dari sepeda dan memakirkannya di samping rumah kecil untuk satpam tuh #PLAK.

Aku trsenyum melihat topiku yang bertuliskan “LITTLE KYU” yang dirajut oleh Misun. Tapi, aku kaget saat melihat seorang yeoja yang duduk dipinggir gerbang menangis.

“Misun?” tegurku.

Tapi tidak digubris olehnya. Dia menangis semakin keras.
“Kyuhyun! Kenapa begini?” ucapnya pelan, tapi aku bisa mendengarnya.

“Misun, kau kenapa? Aku kenapa?” tnyaku heran.

Dia berdiri dan menaiki sepedanya lalu pergi pulang. Tunggu dulu, dia sama sekali tidak menyadari aku disini dan pergi begitu saja? Ada apa dengan Misun?

“GUK!!! GUK…GUKK!!!” kudengar suara anjing menggonggongiku.

“Wah, Bada!” pekikku senang.

Itu anjing penjaga di pabrik ini. Aku senang sekali bisa bermain dengannya.
aku membuka bekal yang ada di tas-ku dan memakannya bersama Bada. Aku terus2an memberikannya tulang sapi yang kudapat dirumah tetanggaku. Ya, Tulang sapi adalah camilan favorit untuk anjing sperti Bada.

“Kau tidak mengantuk?”

“Guk! Guk!!!”

“Ya, aku juga… kau mau main?”

“Guk!!!”

“bagus!”

Aku mengambil tulang dari ekor Bada dan melemparnya jauh. Dengan lihai, Bada berlari lincah dan mengambilnya lalu berlari lagi kearahku.

“Anjing pintar! Aku semakin sayang padamu, tepatnya pada orng2 didesa ini, duh~ kau lucu sekali, Bada!” teriakku gaje sperti orng gila.

Beberapa waktu terlewati, kulihat Bada sudah tertidur dibawah kursiku. Padahal ini masih jam 2 subuh. Aku trsenyum melihatnya. Aku pun duduk dan mengambil pulpen juga secarik kertas. Aku mulai menulis isi hatiku tentang desa ini dan perasaanku. Mulai dari tinggal di Incheon bersama Ahra, kerja di Pabrik Roti, bertemu Bada dan Misun, sampai2 tinta pulpenku habis. Ah, Sial! Padahal isinya masih banyak? Mungkin macet. Uah, aku bersandar di kursi itu dan mengambil bunga untuk Ahra. Bunganya mulai layu, kuharap tidak sampai besok.

[POV-End]

****

[Author POV]

Pagi jam 05.00, Kyuhyun bangun dari tidurnya yang hanya berbaring di meja. Kyuhyun berdiri lagi dan menguap besar.

“GUk!!!! GUKK!!!!” Bada sudah menyapa Kyuhyun.

“Hahaa, selamat pagi, Bada~ oh, ya, aku harus pulang. Sperti biasa, hehe~ bye!” ucap Kyuhyun dan bergegas mengayuh sepedanya pulang.

Tentu saja ini hari yang membahagiakan untuk Kyuhyun. Karena kakak perempuannya, atau lebih enak dalam korea dibilang Noona, yaitu Cho Ahra, berulang tahun yang ke-26. Kyuhyun melihat bunga mungil itu msih terlihat utuh walaupun beberapa tangkainya mulai layu, Kyuhyun mempercepat gerakan kakinya untuk cepat sampai dirumah.

Sesampainya di rumah kecil dan sederhana itu, banyak orang yang mengerumuni rumah Kyuhyun. Kyuhyun yang terlihat bingung, mulai tersenyum kecil.

“Noona, kau memulai acara tanpaku yah? Kkk…” gumam Kyuhyun dan memarkirkan sepedanya di sembarang tempat.

Namun, Kyuhyun melihat wajah orang2 ditmpt itu bukan senang, melainkan terlihat berduka cita. Ada beberapa yang terlihat kecewa dan ada yang menangis.

Kyuhyun melihat ibunya dan ayahnya menangis berpelukan. Misun terlihat menangis tersedu-sedu dan Sungmin ada di sampingnya untk menghiburnya.

“Ada apa ini, Sungmin-ah?” tnya Kyuhyun pada Sungmin. Tapi Sungmin tidak menjawabnya. Sungmin terlihat ikutan menangis dan memeluk Misun.

Kyuhyun mndengar suara ahra memanggilnya.
“Kyuhyun…”

Kyuhyun semakin mndekat pada sumber suara itu, Sampai akhirnya menemuka ahra sedang menangis dan memeluk jasad seorang namja yang berdarah2 dan terlihat tak bernyawa.
Kyuhyun memfokuskan pandangannya dan berusaha menopang kakinya untk berdiri.

“yang dipeluk Ahra itu… itu aku!!???” gumam Kyuhyun seakan berteriak, tapi sekali lagi, tidak ada yang mendengarnya.

“Kyuhyun! Kau berjanji akan pulang kan?? Tapi, kenapa kau pulang seperti ini!!??” teriak ahra pada jasad Kyuhyun yang pucat.

Kyuhyun melihat wajahnya yang pucat, dengan kening yang berdarah, bibir memar, dan badan yang terlihat dilumuri darah dari kepala.

“Kyuhyun, ini terlalu cepat~ ELF bahkan sudah menunggu kita untuk SS3 di Indonesia. Sial,” gumam Sungmin pelan, tapi didengar jelas oleh arwah Kyuhyun yang sedang menangis.

“Maafkan aku, Sungmin-ah,” jwab Kyuhyun tapi seakan berbicara dengan tembok.

Semua orang disitu merasa kehilangan terutama Sang Kakak, Cho Ahra.

[][][][][][]

3 bulan berlalu, aktivitas kembali seperti biasa. Hari ini adalah hari tepat SS3 di Indonesia dimulai, ahra mulai menyalakan TV-nya.

“…saat ini, saya reporter Choi berada di Balai Sarbini, Jakarta, tempat dimana idola kita Super Junior mengadakan konser tanpa seorang Cho Kyuhyun. Disini hujan sangat lebat, dan ELF sungguh terkejut mendapat kabar duka dari Leeteuk sang Leader yang dengan tegas mengatakan Cho Kyuhyun meninggal dunia. Terlihat juga, Super Junior member sedang menangisi kepergian sang Magnae. Kembalinya Kibum, Kangin, dan Hangeng di Super Junior, tetap tidak bisa mengobati rasa sakit yang dialami ELF di Indonesia dan diseluruh dunia. Semoga dengan ini, Kyuhyun bisa mndengar ELF memanggilnya dan kita doakan yang terbaik untuknya. Cho Kyuhyun Oppa, Saranghaeyo! Saya, Choi Misun, dari Jakarta, kembali pada Mnet TV,…”

TES… TES… TES…

Hujan di Indonesia turun beriringan dengan air mata Ahra. Selama 3 bulan ini, Ahra terus2an menangis meratapi kepergian sang adik. Ahra benar2 kehilangan.

TOK…TOK!

Terdengar suara jendela kamar Ahra diketok seseorang. Dengan cepat Ahra mendekati sumber suara itu. Betapa terkejutnya Ahra menemukan tulisan, “SAENGIL CHUKHAE, SARANGHAE~” yang ditulis tangan dari air hujan yang mengalir.
Air mata Ahra semakin deras dan Ahra hanya bisa berusaha tersenyum melihat peristiwa itu.

“Kyuhyun~ dasar Evil,” gumam Ahra dan trsnyum dalam tangisnya.

Tidak ada lagi yang melihat update twitter dari @GaemGyu itu…

Tidak ada yang tahu bagaimana rupa wajah Cho Kyuhyun sekarang…

Atau pun siapa yang Kyuhyun sayangi…

Sekarang, Kyuhyun hanyalah bayang2 yang pergi selama-lamanya.
Tapi, asal kalian tahu saja, ELF tetap mencintainya.

-END-

Ini fanfict terinspirasi dari MV Hangeng – Holding An Umbrella *mian kalo salah judul*
Tapi, gw ubah dengan versi gua sendiri~ ho ho ho! ^^
Mianhae kalo jelek atau gajelas gtu alurnya, haha~ semoga kalian suka deh 😀

P.S : saya kangen ma Hangeng TT_TT #gaAdaYangTanya!PLAK#

oh, ya…

fanfict ini juga pernah dipublish di –> http://www.superjuniorff2010.wordpress.com