Tag Archives: fanfiction

K-POP Fanfiction : “내가 널 사랑 알았어요” [oneshoot]

22 Jan

Judul   : “Okay I Love you / 내가 널 사랑 알았어요”
Author : leesungminworld
Genre   : Romance

Annyeonghaseyo, saiia JESSICA CHOI GO HYUL, yang baik hati nge-post ff lagi^^

mian, kalo bnyak ff yg blum kelar==

FF ini buat eonn gw, and ff ini terinspirasi dari MV Lee Seung Gi, dan gua lupa jdulx 😦

So, happy reading dah^^

Cast :

– Shin Min Jung

– Cho Kyuhyun.. and other

Genre :

Romance & Gaje

——–

“SHIN MIN JUNG!!! Ini ke-13 kali.x kamu dapat nilai rendah! Mau jadi apa kamu dengan nilai segini??” teriak Pak Choi di dpn kelas, memarahi Shin Min Jung.

Ya, Shin Min Jung gadis biasa yg cuek-bebek dengan tugas sekolah. Selalu membuat ulah di sekolah, dan sering mndpat teguran dari sekolah. Bisa dibilang, Minjung juga seorang preman. Teman2nya kbanyakan anak2 geng dari tmpt yg misterius dan Minjung juga jago kelahi.

“SHIN MIN JUNG!!!” kali ini Pak Choi melempar buku ke meja, membuat serempak siswa2 satu kelas kaget terutama Minjung.”Kamu dengar saiia bilang apa??!?” tnya Pak Choi lagi dengan nada kasar.

“Gag usah teriak2 kali, Pak~ saya msih bisa mndengar dengan jelas,” jwab Minjung ketus.

“Kamu ini! memang susah dibilangin~ ya udah… terserah kamu aja, dasar cwek jalang,”

Minjung menatap Pak Choi tajam.

“Bapak bilang apa barusan??” Pak Choi brbalik menatap Minjung.

“CEWEK JALANG! kurang paham kmu??”

Minjung mengambil pensil runcing dan mengarahkannya ke wajah Pak Choi.

“bapak mau, pensil ini nancep di mata bapak!??” satu kelas kaget terutama Pak Choi. Lalu, Pak Choi hnya mnggeleng.

“kalo ngomong dijaga!” kata Minjung lagi dan kembali ke tmpt duduknya.

Saat istirahat, semua siswa membicarakan tntang tragedi Min Jung dan Pak Choi di pelajaran pertama.

Yah, begitulah~ setiap Minjung berbuat sesuatu yg heboh~ pasti akan langsung tersebar di sekolah itu.

“Yah, Minjung itu ngeri juga~ masa ktax dia ngancem Pak Choi pake pensil runcing~”

“wah~ parah tuh… bner2 preman bgt yah, Minjung eonni tuh?”

“gua dnger, dia tuh ksepian~ gag pnya tmen cwek sma sekali~ hnya geng2 cwok yg gajelas…”

bgitulah comment2 anak2 sekolahan setiap harinya.

Dan, setiap Minjung lewat, anak2 sekolahan itu pasti diam dan membungkuk. Biar cwek maupun cwok. Minjung sdh sperti dihormati di sekolah itu.

****

Istirahat berlalu, pelajaran jam ke-2 dimulai.

“Nah, anak2~ sekarang keluarkan PR kalian. PR sejarah! Klo tidak, saya akan pukul betis kalian sampai memerah,” jelas Pak Choi lagi membuat semua siswa bergegas mengeluarkan bukunya.

MinJung yg terlihat santai saja, tiba2 ditegur oleh cwok di sampingnya.

“Minjung-sshi, kmu pasti blum ngerjain PR?” tnya cwok itu pelan.

Minjung menoleh.

“Memangnya kenapa?”

Cwok itu perlahan memberikan buku sejarahnya.

“Ini buku milikku. Kau pakai saja dulu. Nanti biar aku yang maju kedepan,”

Minjung terbelalak kaget.

“Tapi, hey~ tunggu…” belum sempat Minjung menghentikan, cwok itu sdh maju ke depan.

“Apa2an cwok itu, berani juga dia membantuku?” gumam Minjung dlam hati.

Tiba2 Pak Choi trheran2 dan menatap ke arah cwok itu.

“Cho Kyuhyun!? kmu blum ngerjain PR ?? Biasanya kamu yg paling rajin ??” tnya Pak Choi krna heran, hnya Kyuhyun yg tdk mngerjakan PR.

“Saya bner2 blum ngerjakan, Pak~” jwab Kyuhyun pelan.

Pak Choi mnghela napas.

“Kamu memang murid kesayangan saya, tapi untk sekarang~ maafkan Bapak, Kyuhyun,” Pak Choi memukul betis Kyuhyun berkali2, sedangkan murid2 di kelas itu hnya bisa terdiam melihat Kyuhyun yg kesakitan.

“Argghh!!!!” Kyuhyun mnjerit keras saat betisnya dipukul yg ke-20 kalinya.

“Sudah. Kembali ke tmpt dudukmu, Kyuhyun~ kita lanjutkan pelajaran,” kata Pak Choi lagi mlanjutkan plajaran.

Dengan betis yg bengkak dan memerah, juga bibir yg keluar darah, Kyuhyun menahan rasa sakitnya dan kembali duduk di tmpt duduknya. Di samping Minjung. Minjung tetap menatap Kyuhyun tajam. Kyuhyun hnya bisa menunduk.

“kenapa kau lakukan ini?” tnya Minjung langsung.

“Karena aku tdk mau kau terluka,” jwab Kyuhyun pelan.

“aku tidak butuh bantuan,” balas Minjung lalu mengembalikan buku Kyuhyun dgn kasar, sampai2 buku itu jatuh.

Kyuhyun mengambil buku yg jatuh itu dan meminta maaf pada Minjung,

“Jeosonghamnida,” kata Kyuhyun sambil membungkuk dan kembali mengikuti pelajaran.

*****

Pulang sekolah, Minjung lbih dlu menunggu jemputannya di dpn gerbang. Sperti biasa, Minjung pasti dijemput lebih lama dari murid2 lain. Tiba2 Minjung tertuju pada satu namja yg berjalan dengan pincang2.

“Kyuhyun??” tegur Minjung saat melihat Kyuhyun memegangi kakinya.

“ah, Minjung-sshi~ kau sedang apa dsini?” tnya Kyuhyun.

“aku yg seharusnya tanya, kenapa kau blum pulang? aku memang sudah biasa dijemput lama begini, kenapa kau msih dsini??” tnya Minjung balik.

“oh, itu~ aku … ermm… ini…” kyuhyun tdk bisa mnjelaskan, Kyuhyun takut dimarahi lagi dgn Minjung.

Minjung trsenyum.

“Sudahlah, sini aku bantu~” kata Minjung lalu membantu Kyuhyun berdiri.

“AAKKH!!!” Kyuhyun mnjerit.

“Ah, maaf Kyuhyun-ah~ mana yg sakit??” Minjung mulai perhatian dgn Kyuhyun.

“Anni… Gwaenchana~” jwab Kyuhyun trsenyum.

Minjung mnjitak kepala Kyuhyun.

“Adaww!!” Kyuhyun ksakitan lagi.

“Kmu nih ditnya malah senyam-senyum, udah~ kita jalan sampai di taman itu saja, nanti aku nyari obatnya~” jawab Minjung tegas.

Kyuhyun trdiam. Kyuhyun tdk mnyangka Minjung akan baik padanya.

“Gomawoyo~” balas Kyuhyun lagi dan trsenyum.

Minjung hnya melihat Kyuhyun dgn tatapan “dasar-cowok-aneh-daritadi-senyum-melulu”.

****

Di taman.

Kyuhyun bersandar di pohon rindang yg sejuk. sedangkan Minjung pergi mencari obat di tmpt trdekat.

beberapa menit kemudian…

“Kyuhyun-ah! aku dapat obatnya,” kata Minjung semangat dan langsung mengobati betis Kyuhyun.

“Aduduhh… akhh…” Kyuhyun terus2an mnjerit.

“Yah! kmu tuh cowok kan?? Ditahan dong, daritadi teriak2 melulu, nanti orng2 mikir kita ada apa2~ bbabo!” jngkel Minjung dan memperkuat gerakan tangannya.

“AKHHH!!!! IYA!!!! AKKKHHH!!!!! JONGMAL MIANHAE!!!!” teriak Kyuhyun saat betisnya bner2 di pijat dgn Minjung.

Minjung trtawa kecil.

“satu lagi..” Minjung mndekati wajah Kyuhyun. Kyuhyun sontak kaget dan terjatuh.

Jadilah posisi Minjung diatas dan Kyuhyun dibwah. Mreka bertatapan sbntar lalu Minjung bangun lagi dan memukul Kyuhyun.

“kenapa kau bergerak?? aku mau membersihkan darah di bibirmu,” kata Minjung jengkel.

“ah, mianhae~ tadi aku kaget…”

Minjung mndekati Kyuhyun lagi, dan mmbrsihkan luka di bibir Kyuhyun.

“heh, Babo~ udh gua obatin~ makanya, lain kali jangan sok jagoan, mau nolongin gw dari Pak Choi~ guru kyak gitu sih, enakx di-sate~ ahhahaa” kata Minjung trtawa.

Kyuhyun mmperhatikan Minjung baik2. Kyuhyun pun mulai terlena dan trtawa2 sendiri.

“oh, ya~ ngomong2, kenapa tadi kau mau bntuin aku?” tnya Minjung,

“Owh~ pertnyaan itu lagi??”

“JAWAB!!”

“mmm… aku cuma gag mau kmu trluka, Minjung-sshi~ sorry kalo aku lancang, tpi aku malah yg gag tega klo kmu yg pincang2 nantinya~” jwab Kyuhyun pelan.

minjung tersenyum lagi, lalu mengacak2 rambut Kyuhyun.

“Kmu ini memang cwok yg baik, Kyuhyun-ah,” kata Minjung trsenyum.

Pipi Kyuhyun memerah. Ia tdk mnyangka akan mndapat pujian dari cwek yg ia sukai. *hahahah!!! Mutiia eonn pasti ngakak dah*

“eh, ini buku apa??” tnya Minjung saat mnemukan kliping kecil bertuliskan ‘HAN SARAM MANEUL’.

Kyuhyun trkejut.

“MWO?? Jangan!!! itu buku-” blum sempat Kyuhyun mnjelaskan, Minjung sdh membuka isi buku itu.

Dan ternyata isinya adalahh….

bersambung minggu depan.

#diBom Mutia Eonn#

haha~ kagak..

mksudnya..

isinya adalah sekumpulan foto2 Shin Min Jung. Mulai dari Minjung kelas 1 SMA sampai skrng dia kls 3 SMA. ada Foto2 Minjung yg kena marah kakak OSIS, saat minjung ngikat tali sepatu, dan lain2.

Minjung trdiam. Kmudian minjung menatap Kyuhyun. Kyuhyun masih menunduk.

“Han Saram Maneul ?? Ini alasannya kau menolongku, Kyuhyun-ah?” tnya Minjung tdk prcya.

“Minjung-sshi~ aku bisa jelaskan…”

“Kyuhyun, kmu suka sm aku???” tnya Minjung to the point.

Kyuhyun mematung di depan Minjung. Minjung mmberi tatapan tdk prcya pada Kyuhyun.

“N… Ne~” jwab Kyuhyun trbata2.

Minjung kembali melihat foto2 itu. Sesekali Minjung trsenyum mengingat kejadian2 yg jarang ia ingat.

“aku memang tertarik padamu sejak kelas 1. Sejak kau membuat masalah, itu selalu mmbuatku tertawa dan tersenyum. Caramu menghajar orng2 tawuran sperti seorang preman, membuatku makin kagum padamu. Tapi, aku berharap, Suatu hari nanti aku dan menolongmu, melindungimu, dan menjagamu. Aku tidak mau kau-” baru saja Kyuhyun ingin mnjelaskan lebih panjang, Minjung sdh mncium bibir Kyuhyun dgn lembut.

Kyuhyun trdiam seribu kata. sedangkan Minjung mengelus pipi Kyuhyun.

“Kau tdk perlu berjuang keras, Kyuhyun-ah~ kau yg sekarang, sdh sempurna bagiku,” Minjung tersenyum, Kyuhyun juga trsenyum.

“Lagipula, kau bisa mmbantu dan mnjagaku dengan mmberikan PR-mu setiap hari, kan???” goda Minjung sinis.

Kyuhyun panik.

“Aigo? tiap hari??? kmu mau lihat aku ke sekolah dengan kursi roda, Minjung-sshi???” tnya Kyuhyun yg ketakutan dan hampir menangis.

Minjung memeluk pinggang Kyuhyun.

“Andwaeya~ aku rasa kau sdh mncuri hatiku, Kyuhyun-ah…” gumam Minjung di dekapan Kyuhyun.

Kyuhyun trsenyum, “chonmaneyo,” balas Kyuhyun singkat.

Itulah kisah Kyuhyun dan Minjung yg awalnya masih judes2an mnjadi percintaan yg tak terduga.

Well~ ini namanya Happy Ending, kan???

Iklan

K-POP Fanfiction : “Jealous For Nothing” [one shoot]

22 Jan

Annyeong haseyo ~~~ ^^ ~~~

hai~ hai~ readers… kali ini, gue, SIWON *halah* menciptakan FanFiction baru, dengan alur F.T ISLAND ^^

Ini sih, gue tulis khusus buat tmen gw, “Baya Prims Fnc” ^^ *betapa baikx saiia, hehe*

Langsung baca aja deh, berhubung ini FF prtama aku mngenai F.T Island, mhon di maklumi hehe~~

 

=======

 

Pagi itu burung tetangga bernyanyi sangat nyaring. Min Hwan yg terlihat malas2an memaksakan matanya untuk terbuka. Dilihatx member lain msih tertidur pulas. Lebih lucu lagi saat melihat Hongki yg tinggal bberapa senti lagi, bakal jatuh ke lantai. dan…

 

BRUKHHH !!!! ~~~

 

“Aissshhh!!! Argghh~~~” Benar saja. Hongki terjatuh dari ranjangx. Hongki mengeluh sambil memegang sikux ksakitan.

 

“Yah, Hyung~ kau memang kocak~” Minhwan tersenyum kecil dan mulai merapikan tempat tidurnya.

 

“ga ada yg lucu..??” kta Hongki singkat.

 

MinHwan hnya mnunduk mendengar prkataan Hongki dan membangunkan member laen.

“Hyungnim~ hyung~~” Minhwan menggoyang2kan badan Jong Hoon.

Lalu, Minhwan juga membangunkan Jaejin, dan Seung Hyun. Lalu, menyuruh mereka ke dapur untuk memasak sarapan pagi bersama.

 

****

 

Di Dapur…

 

“eh~ chicken.. gw lapar~ masakin mkanan, dong~” pinta Jaejin ngrasa ga ada dosa.

 

“ne, hyung~ mau ayam goreng atau ayam kecap?” tnya Minhwan gokil.

 

“GA DUA-DUANYA~!! bisa ga sehari tnpa ayam??” Seung hyun yg dari tadi menguap mulai mengintrogasi Minhwan.

 

Minhwan menunduk. ayam yg baru akan digorengnya, langsung ia masukan ke dalam kulkas.

 

“waeyo, Min Hwan??” Junghoon menegur Minhwan yg mulai berlinang air mata. *haha… lebay*

 

“ga ada hyung yg mau ayam goreng buatanku…” tutur minhwan.

 

“pasti seunghyun~” junghoon menatap Seung Hyun tajam.

 

“wae !!??? apa slahku? aku emang bosan, apa itu slah~” seunghyun nyari alasan.

 

“kalo ga mau ya udh~ buat mkananmu sndiri..” balas Junghoon lagi sadis.

 

SeungHyun terdiam dan mencibir pada Minhwan. Minhwan hnya ikutan tertawa kecil dan  memulai aksinya memasak ayam goreng.

 

 

 

*** 1 jam kmudian… ***

 

“TARAAAA~~ Ini… ayam goreng ala CHOI MINHWAN !!” Minhwan menebarkan pesona sambil memamerkan satu gentong ayam gorengnya.

 

“Eee… buset! lu pake jurus apa, Chicken?? satu jam satu gentong ??? Gila… busettt~~” Jaejin menggeleng2 tak percya.

 

“Yang penting makan!! hahaha~ slmt makan~~” seung Hyun mengambil sendok dan piring krna lapar. *pdhal ni anak ikutan mojokin Minhwan…=.=*

 

Minhwan kembali tersenyum melihat member laen yang menikmati makanan buatannya. kecuali… Hongki.

Hongki duduk di ujung meja sambil meminum es jeruk sndirian. kemudian pergi keluar teras. Minhwan dengan polosnya mengikuti Hongki.

 

 

******

 

Di teras…

 

“Oyy!! Hyung~” sapa MinHwan mantap.

Hongki masih diam.

 

“Hyung~ kau marah? mianhae~” Minhwan duduk di samping Hongki. sedangkan Hongki hnya mencabut2 rumput di dpn teras.

 

“aku ga mrah, chicken~ hnya saja….” Hongki mulai berbicara.

“APA Pedulimu !??! pergi sana!!!” Hongki langsung membentak Minhwan dan masuk ke dalam. MinHwan hnya terdiam dan menatap punggung Hongki sampai benar2 hilang.

 

 

******

 

Siang Hari …

 

“euhhh~ trnyata udh siang~ cepat sekali…” JaeJin mulai make-up di dpn cermin.

 

“lu mau kmna?” tnya Hongki yg bermain PS3 dengan Jong Hoon.

 

“ada deh~ ini urusan orng cakep…” dengan narsisnya, Jaejin meninggalkan tmpt itu dan tancap gas entah kemana.

 

“dia pkir ge ga cakep apa? sok narsis~” Hongki menggerutu kesal, merasa di sepelekan oleh Jaejin.

 

“Tapi.. bagiku,Lee Hongki-hyung is the best!!” Suara Minhwan mengangetkan Jonghoon.

 

“Masya allah~ MINHWAN CHICKEN LITTLE ~ !! Lu ngagetin gw, tau!!” bentak Jonghoon sambil ngelus2 dadanya.

 

“Mianhae~ tp, aku mngatakan yg sbenarnya…” Minhwan berusaha santai, pdhal dia ingin meminta maaf pada Hongki. *sbenarx minhwan ga slah apa2 lho, hhehe*

 

Hongki malah menatap Minhwan cuek dan meninggalkan tmpt itu.

“Kenapa dia..??” Minhwan balik bertanya pda Jonghoon.

“entahlah~ kau mau main denganku…???” Jonghoon malah menodorkan stick PS3 ke Minhwan.

“Annio~ komawoyo~~” Minhwan menolak baik2 dan kembali menyusul Hongki.

 

 

 

******

 

Minhwan melihat Hongki duduk2 di ayunan. Hongki terlihat cemberut dan terus mengayunkan ayunannya.

‘aku harus bisa.. aku tidak boleh berdiam2 gini terus dengan Hongki-hyung…’ batin Minhwan dan memberanikan diri menyusul Hongki.

 

“Hyung~” sapa Minhwan lagi.

 

“Yah! Kau lagi…!?? Mau apa ??” Hongki masih terlihat dingin pada Minhwan.

 

“Hyung, apa kau marah denganku ??? tapi.. kenapa ??” Minhwan memasang wajah polosnya.

 

“Memangnya kau peduli apa ?? kau tdk prnah peduli padaku… kau sombong sekali setelah acara Star King tempo hari. Hanya krna para anak2 Suju, SHINee, SNSD, Big Bang, dll memuji kehebatanmu dalam bidang masak.. Terutama Han Geng dan Ryeowook.. mreka kan jago masak juga…” jelas Hongki dan membuang muka pada Minhwan.

 

“Yah~ Hyung~ kau cemburu ??” Minwhan berusaha menangkap kata2 Hongki.

wajah Hongki memerah.

 

“ANNIO ~~ !! Jangan asal menuduh~ untuk apa cmburu dengan orng spertimu?? cih~” Hongki beranjak dari ayunan itu dan pergi.

 

Minhwan kembali menatap punggung Hongki. “Apa benar kau sombong?? Tp, knpa hanya dia yg beranggap bgtu pdhal member lain biasa aja…” Minhwan kembali merenungkan kata2 Hongki.

 

 

 

******

 

===MIN HWAN POV===

 

Sampai sore hari, Jaejin belum juga pulang dari alam khayalannya (dibaca: jalan2 keluyuran, hehee~).

aku yg termasuk dongsaeng yg prhatian *widih~ pasti si Baya seneng tuh~* langsung mengirimkan sms pada Jaejin…

 

~ Send to : Jaejin My Sexy

“Hyung~ kau dmna?? smua member mengkhawatirkanmu…” *pdhal, hanya Minhwan… member laen mah, kgak peduli… fine-fine aja, wwkkwkwkw*

 

===JAE JIN POV===

 

Aku sedang berpesta dengan Siwon dan Kibum member suju. wah~ mereka baik sekali padaku…

“Jaejin~ mau nambah lagi burasnya?” tnya Kibum sambil memakan ketoprak bareng Siwon.

 

“Aniio, ~ gw udh kenyang… Siwon nawarin Gado-Gado korea, hmm~ enak bgt~~ *emang ada, ya?* ” kataku mulai kekenyangan.

 

“hahaa~ ya udh~ minum aja dlu, nih~” Siwon nawarin gw alkohol. *omona! siwon, macam2 kau sama anak orng!!*

 

“Drrtt…. drrrtt… drttt….”Handphone Jaejin bergetar, membuat paha Jaejin geli.

“Uh~ apaan ini ??” Jaejin membuka pesan masuk.

“ah~ Minhwan toh~” Jaejin membalas pesan dari Minhwan… isinya…

 

~ Send to : MinHwan Cutie ^^

“Ah, elu… kyak gw ga tau aja~ member laen psti Happy gw kgak ada di rumah.. tiap hari juga bgtu… ya udh, ntar gw pulang~ jgn nangis, Chicken~ keke~”

 

 

===MINHWAN POV===

 

“Ah! pesan masuk!!” Minhwan terlihat makin stress stelah membaca sms dari Jaejin. ternyata, percuma saja dia mengkhawatirkan JaeJin.

 

(author : ksihan lu, minhwan~ mending lu mikirin gimana si Hongki..)

(minhwan: ah, iye juga~ ksihan dia… gw cabut dlu ya, cuy..)

(author : yo’i, mamen~~)

 

 

*****

 

Waktu menunjukkan pukul 21.15 ..

Minhwan melihat Hongki yang sedang mndengarkan musik sambil chattingan twitter bareng heechul. *Heechul’x di twitter lho, bukan dikamar bareng hongki…*

 

Minhwan masuk dan ingin meyapa, tetapi saat Minhwan ingin kabur, Hongki sudah melihatnya duluan.

 

“Minhwan…?”

 

Minhwan hnya menatap Hongki dan diam. Minhwan bingung ingin mengatakan apa.

 

“Yah~ kau ngapain disitu ??” Hongki masih menatap Minhwan dalam.

 

“A..Annio~ tidak ada apa-apa, hyung~” Minhwan kembali menunduk dan berjalan mundur dari kamar Hongki.

 

 

****

 

Minhwan kembali duduk di kamarnya. Ditatapnya, foto saat dia dan Hongki saat sbelum debut *hehe* ~

Minhwan meneteskan air mata dan terus bertnya pada dirinya.

‘Oh, sesange~ aku slah apa? knpa Hongki-hyung selalu menyalahkan diriku ?? pdhal bukan mksudku membuat dia menjadi tersingkir dimata publik. Lagipula, fans Hongki itu bnyak~ bejibun.. sedangkan aku?? hnya sdikit sperti jumlah ayam di tetangga sbelah *huh?* ‘ Minhwan terus menyalahkan dirinya.

 

****

 

 

Smentara di ruang tamu …

 

“Jaejin, dmna laptop ku??” tnya Junghoon kebingungan.

 

“itu disana…” jwab Jaejin, tp masih memperhatikan TV.

 

“Disana mana?? yang jelas dong!” JungHoon mulai siap2 sendal di tangannya.

 

“…” Jaejin menoleh.

“itu… dikamar Minhwan. Tadi, aku pake download lagu SNSD…” jwab Jaejin jujur, krna takut di cabik sama JungHoon.

 

JungHoon melempar sendal ke samping Seung Hyun.

“Laen kali ditnya langsung jawab~” lalu JungHoon meninggalkan Jae dan Seung diruang tamu, mnyusul ke Minhwan.

 

“hmm~ aku kan ga slah apa-apa…” ucap seung hyun ketus.

 

****

 

Dikamar Minhwan, JungHoon menemukan Minhwan nangis sambil memegang foto kecil.

 

“Minhwan..?? kau knpa?” JungHoon langsung menegur Minhwan.

 

Dengan refleks Minhwan mengusap air matanya dan kembali menatap JungHoon.

“Ne, hyung ?? aku baik2 saja~ ada apa kemari ??”

 

“kau menangis ?? waeyo?” JungHoon mendekati Minhwan.

 

Minhwan kembali mengangkat kepalanya untk menahan air mata yg akan keluar.

“entahlah..” Minhwan mulai berbicara.

“aku rasa… Hongki marah padaku.. dan aku tidak tau knapa dia bisa berpikir, kalo aku akan mengambil smua kepopuleran-nya di dunia entertainment… dia sangat membenciku, hyung~” Minhwan kembali menangis dan mengusapnya lagi.

 

“Ah~ uri dongsaeng… Minhwan, kau tau kn Hongki itu bagaimana ?? Mungkin Hongki sedang bnyk pkiran, mkax dia marah2.. nti, kita cari wktu yg tepat untk membicarakan ini dengan Hongki. Ok?” Junghoon mengusap2 kpala Minhwan lembut.

“Jangan nangis lagi..” kmudian JungHoon mengambil laptopnya dan pergi keluar.

 

Minhwan hnya menatap foto itu kembali dan berkata.. “aku tidak akan menyerah sampai hyung memaafkanku~”

 

 

 

*****

 

Di ruang tamu (lagi) ..

JungHoon lngsung maen laptop dpn Jaejin dan SeungHyun.

 

“Yah~ hyung, kau berusaha menganggu kami..??” Jaejin mnegur JungHoon.

“annio~ klian nih, ga prnah pduli ma uri magnae !” Junghoon berteriak.

“mwo? apa mksud hyung?” Seunghyun lebih heran lagi.

“Tuh kan.. bahkan kalian ga tau kalo Minhwan lagi sedih dan butuh bantuan~” ledek JungHoon lagi.

 

Jaejin dan SeungHyun hnya menatap satu sama lain. JungHoon hnya geleng2 kepala dan sdikit kecewa.

“Mian, hyung~ kita kan sibuk… bnyak acara SBS yg hrus kami hadiri~” kata Seunghyun nyari alasan.

 

“Iya~ tapi, masa kalian sama sekali tidak memperhatikan Minhwan? hello~~ dia sedang ksepian~” tegur JungHoon lagi.

“Lalu kami harus apa??” Jaejin semakin gemas dengan leader mreka itu.

“setidaknya, kalian bisa mngerti Minhwan. Tapi, spertix satu dari kalian ga ada yg memahami prasaan Minhwan. SeungHyun, Hongki, dan kau…” JungHoon menatap Jaejin.

 

“Baik! ku akui, aku memang keras padanya.. Tapi, Hongki lebih keras padanya… aku heran. apa mau anak itu…” jaejin kembali melempar masalah pada Hongki.

“Iya~ aku rasa bgtu… sbenarx… ada apa dengan Hongki~” Seunghyun ikutan gaje.

“apa sharusnya kita bicara pada mreka ??” Jaejin mngusulkan ide.

 

“Jangan!” teriak JungHoon.

“Biarkan Minhwan mnyelesaikan masalahnya..” tambah JungHoon lagi.

 

“Tapi,…. Minhwan itu…” belum sempat jaejin berbicara, Minhwan lewat di depan mereka.

Terlihat dari wajah Minhwan yg pnasaran, Minhwan menunggu kata2 keluar dari mulut Jaejin.

 

“… Minhwan itu…” Jaejin mnjadi panik.

“Minhwan itu imut, lucu, baek, pintar masak.,.. dan segalanya… hehe” tambah Jaejin sambil nepuk2 punggung SeungHyun.

 

Minhwan yg seketika itu trsenyum hnya mengabaikan dan pergi ke kamar Hongki.

Junghoon dan Seunghyun melirik pada Jaejin.

“apa ?? aku panik tau!” Jaejin kemali cemberut.

 

 

****

 

Di kamar Hongki…

Hongki sudah berbaring di ranjangnya. Hongki masih menutup mata, tp terlihat dari headset-nya, dia sedang mendengarkan lagu.

Minhwan berjalan jinjit ke ranjang Hongki dan melompat ..

 

HUP !

 

Minhwan memeluk Hongki dengan senyuman cute-nya.

“Hyung~”

 

“KAU LAGI !?!?!!” Hongki terlepas dari pelukan Minhwan dan jatuh ke lantai.

 

Minhwan yg berada di atas ranjang menatap Hongki heran.

“Hyung~ apa sampai segitunya kau kaget, hingga terjatuh dari kasur..???”

“sok polos !! ngapain dsini..??” Hongki duduk di lantai dan mlepaskan headset-nya.

“aku mau minta maaf…”

“Maaf untuk apa, ha’ ?? ga usah sok ngeluarin image imut mu itu!! kau sudah mengeluarkan image itu untk mnejatuhkanku~ lebih baik kau keluar skarang !!” Hongki semakin melotot pada Minhwan.

 

Minhwan menahan air mata (lagi???!! cengeng amat lu, minhwan…).

Kali ini Minhwan bner2 di bentak habis2an sm Hongki. Kmudian Minhwan keluar dari kamar Hongki.

 

BRAAAKKK !!!!

 

Hongki membanting pintu kamarx kasar. Membuat Minhwan kecewa dan menangis di dpn kamar Hongki, sampai akhirnya tertidur.

 

 

****

 

Pagi hari dikamar Hongki…

 

“Ah~ Thank Godness… aku bisa bngun hari ini~ pngen tweet ke heenim dlu..”

 

(inilah percakapan mreka…..)

Tweet:

 

@skullhong : “@Heedictator Morning, sob~ dah bangun blum nehh?? ke gereja hari ni, yuk~”

 

@Heedictator: “@skullhong apaan sih, lu~ gw masih ngantuk tau..”

 

@skullhong : “@Heedictator jdi, lu ga ke gereja bareng gw hri ini ??”

 

@Heedictator: “@skullhong annio~ gw kan ga punya agama… gmna sih, lu ?!??”

 

@skullhong: “@Heedictator ya udh.. gw ngajak @siwon407 aja…”

 

@siwon407: “@skullhong @Heedictator ada apa nih? mention pagi-pagi ??”

 

@Heedictator: “@siwon407 heh, siwon~ kita cuma jarak tiga senti aja, lu ngapain ikutan ol ?”

 

@siwon407: “@Heedictator gw kan dimention ma @skullhong ..”

 

@Heedictator: “@siwon407 dia mention u.name lu aja! ga ngajak chatting tau!”

 

@siwon407: “@Heedictator ya udh~ gw off… @skullhong kita lanjut di sms aja, ok?”

 

@skullhong: “@siwon407 ne^^ ”

 

@Heedictator: “@skullhong ganggu aja dia.. ya udh~ lu pergi aja sndiri… gw mau tdur.. bye, bro~”

 

@skullhong: “@Heedictator yee~ ikutan off juga lu~ ya udh, bye~”

 

—–TWITTERAN SELESAI—-

 

“Aisshh~~ pulsa gw sisa 2456 !! gara2 Heechul dan siwon panjang lebar ~ =.= ” Hongki mnyesali prbuatanx *hahah^^*

 

akhirnya, Hongki keluar dari kamarnya. Tapi…

Yang ditemukannya adalah Minhwan yg tertidur di samping kamarnya. Minhwan bersandar di dinding.

 

“hh… Minhwan…” Hongki menatap Minhwan sedikit kasian.

 

Tapi, mata Hongki tertuju pada secarik kertas berwarna biru. Isinya :

 

“Hongki hyung… ini aku Choi Minhwan. aku ga tau knp hyung marah2 sama aku. tapi, andai aku tau alasan hyung membenciku, aku tidak akan mendatangi hyung setiap hari. malahan… aku akan meminta maaf jika ada salah.. Hyung, ini bulan ramadhan.. masa hyung ga mau maafin aku? maafin Minhwan, kalo Minhwan ada salah, ya~ Hyung… Lee Hongki Hyung, Saranghaeyo^^ “

 

Hongki tersenyum membaca surat kecil Minhwan. Hongki ikutan duduk disamping Minhwan yg masih tertidur. Hongki membelai rambut Minhwan lembut.

 

“ternyata, aku sangat jahat padamu. Aku cuek dan judes padamu hnya karena aku jealous, kau terlalu keren dariku. Padahal, aku bangga memiliki dongsaeng yg berbakat spertimu… Minhwan….” Hongki menjitak kepala Minhwan membuat Minhwan terbangun.

 

“Argghh~~ sakit !!” Minhwan mengusap kepalanya.

 

“Bangunlah, ini sudah pagi… Chicken Choi~” Hongki tersenyum sinis dan berdiri.

 

Minhwan yg takjub Hongki disampingnya ikutan berdiri dan menghentikan Hongki.

“Hyung~ kau menegurku…” Minhwan trsenyum berbinar2 pada Hongki.

“Ne, dongsaeng.. aku minta maaf…sbenarnya, aku yg egois. tidak memperhatikanmu dan mendengarkan penjelasanmu… aku yg terlalu jealous padamu…. mianhae~ tp, gw bangga sama loe. Tnpa lu, F.T Island tidak akan berirama.. ” Hongki merangkul Minhwan dengan bangga.

“Hyung~ Thanks… aku juga bangga pada Hyung.. keke~” Minhwan tersenyum manis pada Hongki.

“ok~ lain kali masak buat ku~ ayam goreng yg lezat…”

“Tapi, hyung~ kau kan sangat membencinya??”

“Bukan aku.. tapi Seunghyun…”

“ahahhaa~ iya.. ayo kita ke dapur…”

“ne…”

 

 

 

===THE=END===

 

Nah~~

selesai juga akhirnya~~~~~ ^^

smoga kalian puas dengan penutupnya… *walau gw udh kehabisan ide* =.=

Mohon comment and THUMB-nya ~ keke~

komapsumnida ^^

K-Pop Fanfict : “True Friendship/진정한 우정” [Part 2]

22 Jan

Annyeonghaseyoooo~~~ ><

Ah, hari ini gua smngat bgt! pagi2 buka facebook, udh dpat dkungan dari chingudeul tntang ff ini~

baiklah, saiia akan berusaha menuntaskan ff ini! >< moga kalian puas, yah~ ^^

Happy Reading !

 

Cast :

– Yoon Shi Yoon

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin … and others.

 

Genre :

Friendship, and romance (mungkin 20% aja, haha)

 

 

*****

 

[Kyuhyun POV]

 

Sesampainya di dorm, aku menggengdong Shiyoon yang stengah babak belur itu ke ruang tamu. Kulihat Eunhyuk sdg menonton bola. Ini kan jam 1 malam, dia masih ada bergadang.

Dia menoleh.

 

“Nugunde?” tnyanya heran.

 

Leeteuk pun muncul.

“Ah, siapa itu Kyuhyun!!!?? Kau habis mmbantai orng!??” Leeteuk ada-ada saja.

 

Aku menggeleng dan trsenyum.

“nanti kujelaskan,” Lalu aku naik ke atas dan membaringkan Shiyoon di kamar belakang.

 

Kudengar suara kaki melangkah. Aku yg menoleh.

“eh~ Eunhyuk, ada apa?” tnyaku.

 

“Sharusnya aku yang tanya. Ada apa ini? Kenapa kau membawa orng tak dikenal ke dorm ini? Jika dia tahu kita siapa, dia akan mnyebarkan luaskan betapa beruntungnya dia tinggal di dorm Super Junior,” jwab Eunhyuk judes.

 

aku menggeleng dan mengambir air untk mmbersihkan badan Shiyoon.

“Annia…” ktaku, lalu menatap Eunhyuk. “Dia bukan orng sperti itu, percaya padaku,” Eunhyuk hnya geleng2 dan turun kebawah.

 

“Ah, Tidak!!! Aishhhh!!!!! Kenapa bgtu!!??” kudengar suara Leeteuk berteriak2 mnonton bola.

“YAh~ Indonesia kalah, hyung~ pdhal udah telak 3-1 tuh~”

“udahlah, Hyukkie~ kita tidur saja, sayang banget Indonesia kalah~”

Lalu kedua EunTeuk itu masuk ke kamarnya.

 

Aku hnya trtawa gajelas mlihat mreka yang fanatic bgt dengan Indonesia. Kmudian aku kmbali kedalam kamar lagi dan melihat keadaan Shiyoon.

 

Shiyoon msih tertidur dengan memar di pipinya.

“ah~ bagaimana kau akan main film jika wjahmu sperti ini?” gumamku pelan.

Aku pun duduk2 di sofa dan ketiduran sndiri.

 

 

****

 

[Author POV]

 

Pagi hari pun tiba. Shi Yoon trbangun dari tidurnya yang nyenyak.

 

“Aduduh!” Shiyoon mnjerit saat mngetahui msih ada bgian tbuhnya yang memar.

 

Kyuhyun trbangun. Kyuhyun spontan senang melihat Shiyoon sadar dan memeluknya.

“Goo-Hyung!!!!” pekik Kyuhyun dan memeluk Shiyoon.

 

“ADAW!!!”

 

Sungmin yang kbetulan lewat dikamar kecil itu, mndengar suara Kyuhyun dan seorang namja.

“akhhh!!”

 

“eh, maaf~”

 

“sakit, Kyuhyun-ah~”

 

“Maafkan aku, biar aku lakukan posisi ini,”

 

“Ah~ sama aja, ttep sakit~”

 

Sungmin trbelalak kaget. Pikiran Sungmin mulai negative. *ah, dasar umin==*

‘Apa yang terjadi, kenapa aku mndengar suara aneh2 didalam?’ gumam Sungmin.

Krna tdk tahan lagi, Sungmin langsung mendobrak pintu kamar itu.

 

Betapa kagetnya sungmin mnemukan Yoon Shi Yoon dikamarnya bersama Kyuhyun. Posisi mreka itu, Kyuhyun memeluk dibagian pinggang Shiyoon, membuat Sungmin emosi dan berlari meninggalkan mreka.

 

“Sungmin!!” teriak Kyuhyun dan berlari mngejar Sungmin.

 

Shiyoon mematung sndiri dikamar itu.

“Knapa dengan Sungmin-sshi??”

 

 

*****

 

Di teras dorm…

Kyuhyun berhasil mngejar Sungmin dan menangkapnya (read: dipeluk dari blkng) (akhirnya, KyuMin berAKSI!).

 

“Lepaskan!” pinta Sungmin.

 

“Kau kenapa, Sungmin-ah?” heran Kyuhyun dan membalikkan badan Sungmin.

 

Sungmin menunduk.

“Aku tidak mau kau melupakanku,” jwab Sungmin msih mnunduk.

 

“Apa mksudmu?” tnya Kyuhyun.

 

“Aku takut, jika kau brtemu dengan Shi Yoon, kau akan terus brsamanya dan melupakanku,” jelas Sungmin lagi.

 

Kyuhyun trsenyum kecil.

“Ah~ Baby Min cmburu yah?” Kyuhyun pun memeluk Sungmin lagi.

 

“Sudahlah~ kita kan partner. Aku gag mungkin setega itu meninggalkanmu. Kau dan Shiyoon shbat terbaikku. Okay? Don’t make me dissaponted,” kata Kyuhyun lagi dan memeluk Sungmin semakin erat.

 

Sungmin trsenyum dan mmbalas pelukan Kyuhyun, “Ne, arasseo~”

 

Shiyoon yang sedari tadi di atas memandangin mreka hnya brkata, “trnyata Kyuhyun pcaran sama Sungmin? Tidak kusangka, kabar burung yg mngatakan mreka gay itu benar!” Shiyoon pun geleng2 tidak prcya.

 

 

*****

 

2 jam kmudian…

 

“Dong Goo, aku akan mngantarmu pulang,” kata Kyuhyun.

“oh, aku hampir lupa~ aku ambil kuncinya dulu,” kata Kyuhyun lagi dan bergegas naik ke lanatai 2.

 

Sungmin menghampiri Shiyoon yg sedang memakai sepatu.

“bisa juga kau menemukan Kyuhyun, nekat bgt,” kata Sungmin ketus.

 

Shiyoon mntap Sungmin bingung, *tatapan imut lho, bukan sangar*

 

 

“ada apa Sungmin?” tnya Shiyoon heran.

 

“panggil aku HYUNG, aku ini lbih tua drimu,” jwab Sungmin.

 

Shiyoon manyun.

“Kita kan hnya beda bberapa bulan?”

 

“tetep saja, tidak sopan~”

 

Shiyoon brdiri dan menatap Sungmin tajam.

“eh~ trnyata kau itu tidak se-manis yang kukira. Di depan publik kau terlihat baik dan manis. Tapi, ternyata sifat cmburumu masih sperti anak-anak~”

 

Sungmin trsinggung.

“apa mksudmu?”

 

“ya~ kau cmburu kan, karena aku lebih lama mngenal Kyuhyun darimu. Makanya, saat aku meminta bantuan padamu untk mmberikan nmor hp-ku pada Kyuhyun, kau tidak mau. Itu mnunjukkan kau egois dan cmburuan, Sungmin-hyung,” jelas Shiyoon santai.

 

Sungmin menunduk.

“oh~ mianhae,” kata Sungmin pelan.

 

Shiyoon trsenyum dan memegang bahu Sungmin.

“Tenang~ aku dan Kyuhyun hnya teman biasa. Kau bisa memilikinya seutuh yang kau mau,” Shiyoon trsenyum lagi. *hobi bgt ngeliat Shiyoon snyum ><*

 

Sungmin mntap Shiyoon sinis.

“Hey~ aku dan Kyuhyun juga hnya teman. KAu pikir apa? Pcaran??”

 

Shiyoon trdiam.

“Haha! iya, aku pikir bgitu~” aku Shiyoon malu2.

 

“dsar babo~”

 

“Ayo, Shiyoon! kita berangkat! ^^” ajak Kyuhyun langsung.

“Eh, Sungmin gag ikut?” tnya Kyu.

 

Sungmin menggeleng.

“Annia… apa yang harus kukhawatirkan? kalian akan baik2 saja,” kata Sungmin lagi dan menatap Shiyoon dgn trsenyum.

 

‘tatapan macam apa itu?! mnakutkan…’ gumam Shiyoon dlm hati.

 

“Ayo~” ajak Kyuhyun lagi menarik Shiyoon keluar.

 

“Hati-hati!!” teriak Sungmin dari dalam.

 

Kyuhyun trsenyum didalam mobil dan langsung tancap gas pergi.

 

Sungmin msih mematung di teras rumahnya. Kmudian snyum2 sndiri.

“shiyoon itu baik juga, manis lagi~ kkk~” ujar Sungmin kyak orng yang bangga-ketemu-orng-cakep.

 

 

****

 

dlam mobil.

 

“Hyung~ Sungmin itu orngnya lucu, ya?” celetuk Shiyoon lngsung.

 

“Mwo? yang sperti itu dibilang lucu. Dia itu Jealous Holic,” jwab Kyuhyun.

 

“Haha! aku tahu~ ketauan bgt dari sikapnya ke aku~”

 

“Ne~ gag usah dipikirin lah… Toh, kita udh ktemu skrng,”

 

“ahhaha~ Ne, Matjayo~”

 

Kyuhyun pun brhenti disuatu tempat.

 

“Mwo?? ini bukan apertemenku!” pekik Shiyoon kaget.

 

“Ne~ ini SM Entertainment,” jwab Kyu singkat dan turun dari mobil.

 

Shiyoon juga turun dan memandangi gedung besar itu.

“Ah~ SM ~” gumam Shiyoon trsenyum kecil.

 

“ayo masuk~” Ajak Kyuhyun langsung.

 

 

*****

 

Kyuhyun dan Shiyoon masuk ke sebuah ruangan, sperti kantor utama di gedung itu.

 

“Permisi Pak Lee, ini Yoon Shi Yoon,” kata Kyuhyun pada Ahjusshi tua yang duduk di depan jendela itu.

 

Dan saat bapak itu menoleh…

“Hah!!?? Lee Soo Man Songsaengnim??” pekik Shiyoon kaget.

 

“Hahhaa~” Pak Sooman trtawa.

“Yoon Shi Yoon, kau bner2 lucu dan … dan tinggi, ya? Langsung to the point, aku sudah mndengar mslahmu dengan Taxi Entertainment,” ujar Pak Sooman. Shiyoon mntap Pak Sooman pnuh keyakinan.

 

“Apa kau mau masuk di SM Entertainment ?” tnya Pak Soo Man.

 

“MWO!!??” teriak Shiyoon tdk prcya.

 

“Terima saja,” ajak Kyuhyun ikutan senang.

 

“Wah~ aku tidak… tapi, apa boleh?” kata Shiyoon dgn tatapan tdk prcya.

 

Pak Sooman trsenyum.

“ah, aku tau mslah itu mnyangkut keluargamu. Dan mslah itu sudah selesai tadi, Presdir Taxi Entertainment sudah mncabut tuntutatnya pada keluargamu. Jadi, kau bisa keluar dan bebas melakukan apa saja,” belum mengucapkan terimakasih, Shiyoon sudah membungkuk pada Pak Sooman.

 

“Kamsahamnida! Jongmal Kamsahamnida, Lee Soo Man Songsaengnim!” kata Shiyoon lagi senang.

 

“ah~ Kyuhyun, lbih baik kau bawa dia keluar untk refreshing, spertinya dia shock~ nanti aku hubungi lagi,” printah Pak Sooman dan mndpat anggukan dari Kyuhyun.

 

“Ayo kita turun,” ajak Kyuhyun pelan.

 

 

*****

 

Di taman …

Kyuhyun dan Shiyoon duduk2 di taman itu.

 

“Dong Goo-ah, apa kau senang sekarang??” tnya Kyuhyun trsenyum.

 

“Bagaimana tidak senang, aku ditawarkan msuk di SM Entertainment!! Itu keren, hyung!”

 

Kyuhyun mengacak2 rambut Shiyoon.

“weh~ ternyata kau msih kekanak2an. SIkapmu sperti anak kecil yg mndapat permen, ahhaha~” sindir Kyuhyun.

 

“Aish~ aku kan bangga, mslahku sudh kelar, sekarang aku masuk SM Entertainment, kkk~”

 

“huh~ dasar,” kata Kyuhyun.

 

 

*****

 

Sore harinya, Shiyoon pulang ke apertemenx. Dengan perasaan bangga, Shiyoon melangkahkan kakinya berjalan di kompleks itu. Tiba2 Shiyoon melihat seseorang berdiri di samping pintu kamarnya. Lebih tepatnya seorang gadis.

 

“Manajer Kang?” pekik Shiyoon.

 

Hyesun terlihat membawa plastik dan berjalan ke arah Shiyoon.

“Ini makanan untkmu, selamat merayakan kau yang baru di SM Entertainment,” kata Hyesun cepat dan bergegas pergi. Shiyoon memegang tangan Hyesun.

 

“Tunggu…” Shiyoon menatap Hyesun.

 

 

*****

 

ah~

Lanjutannya nanti yah >< Met bca dah, msih separoh ^^
jgn lupa koman-komen, yoyoi~ mamen! hahaa~ #gaje

 

Fanfict : “Dear, Cho Ahra…”

20 Jan

[][][][][][]

Handphone Ahra berdering. Dengan sigap Ahra mengangkatnya.

“Yoboseyo?”

“Ahra…”

“Kyuhyun?”

“Saengil chukhae…”

TUT~ TUT~ TUT~

****


Ini hari yang menyenangkan dalam hidup Kyuhyun. Kyuhyun melihat Ahra masih terlelap dalam dunianya. Padahal ini msih jam 3.15 sore. Seperti inilah ahra jika tidur siang. Kyuhyun pun berjinjit masuk ke kamarnya dan mengecup keningnya.
“Selamat pagi…” kata Kyuhyun pelan.

Ahra menggeliat geli saat kutiup telinganya. Dia bangun dan tertawa kecil.

“Haha~ babo, ini sudah sore dan ini hari Rabu! Ulang tahunku besok,” kata Ahra.

Kyuhyun trsnyum evil.
“Memangnya siapa yg mau ngucapin Ulang Tahun ke Noona?” jwab Kyuhyun asal dan turun dari ranjang Ahra.

Itu salah satu sikap yg membuat Ahra, Sang Kakak, gemas pada satu dongsaeng kecilnya ini. Ahra trsnyum angel dan turun mengikuti Kyuhyun.

“Yah, kau mau kerja ya?” tnya ahra sambil memberikan tas kecil Kyuhyun.

“Ne,” jwab Kyuhyun singkat.

“makan dulu… tempat kerjamu jauh sekali. Datang kesana saja, membutuhkan waktu 5 jam, kan? Lebih baik makan dulu,” perintah Ahra.

“Tenang saja. Aku sudah makan tadi dan sudah siap membawa bekal, hehee… lagipula aku Cuma kerja dimalam hari, Noona tidak perlu khawatir,” jelas Kyuhyun yg masih mengikat tali sepatunya.

Ahra mndekati Kyuhyun dan duduk disampingnya.

“Ya, aku tidak mau, jika kau tidak pulang besok. Pokoknya, kau harus datang kerumah, karena appa dan Eomma juga akan datang dari Eropa untk ulang tahunku yang ke-26 ini, kkk…” bangga Ahra dengan tawa kecilnya.

Kyuhyun manyun meremehkan sang Kakak.

“Ya, kau sombong sekali! Aku saja baru 24 tahun, tapi tidak pernah kedatangan Appa-Eomma sperti hari besar saja,” kata Kyuhyun.

“Tenang, kan tiap tahun ada Noona,” jwab Ahra dan mengacak2 rambut Kyuhyun.

Kyuhyun trsnyum lagi dan memeluk Noona-nya itu.
“Gomawoyo,” kata Kyuhyun singkat dan bergegas pergi dengan sepedanya.

“Aku pergi dulu, Noona!” teriak Kyuhyun melambai2kan tangannya pada ahra.

Ahra trtawa kecil dan ikut melambaikan tangan.
“Iya, Kapten Cho! Hati-hati!!!”

[Ahra POV]

Dia semangat sekali, Si Kyuhyun kecilku sudah besar sekarang. Dia senang sekali sewaktu dia bebas dari kontrak SM Entertainment dan tinggal denganku di ujung pulau Incheon *si author ngarang abis!*
Mungkin blum banyak yang tahu kalau Kyuhyun sudah memberikan surat pengunduran diri dari SM. Mengundurkan diri dari boyband popular, Super Junior. Tapi, Kyuhyun masih terlihat manggung bersama hyungdeul lainnya di SS3. Yap, sekarang Kyuhyun  sudah resmi keluar dari SuJu. Dia hanya ikut bersama sekali2. Itu karena Kyuhyun tidak mau fans-nya kecewa dan nyerbu kantor SM sperti tragedy Hangeng oppa waktu itu.

Aku sampai lupa, sekarang Kyuhyun bekerja di kantor yang-tidak-kuketahui-apa. Dia sudah bekerja selama 2 bulan, dan hari ini adalah tanggal pembagian gaji. Dia berjanji akan menggunakan uangnya untuk jalan2 kepasar malam bersamaku besok, untuk merayakan ulang tahunku yang ke-26. Ah, aku sangat tua ^^
aku berharap perjuangan Kyuhyun tidak sia-sia.

[POV-END]
“SORRY SORRY SORRY SORRY~~”

Handphone Ahra berdering. Dengan sigap Ahra mengangkatnya.

“Yoboseyo?”

“Ahra…”

“Kyuhyun?”

“Saengil chukhae…”

TUT~ TUT~ TUT~

“Apa-apaan itu?” heran Ahra pelan dan belum menutup telponnya.

Tiba-tiba handphone itu bersuara lagi.
“Ahra!”

“Ah, Eomma?” Ahra tersadar itu suara Eomma-nya.

“Eomma akan sampai 1 jam lagi, kau jangan kemana2, ok?”

“Ne, arasseo,”

“Ok, sampai jumpa, saranghae…” kata eomma lagi dan menutup telponnya.

Ahra trsnyum kecil sesaat dan snyuman itu langsung hilang. Ahra mengingat lagi kejadian singkat yang ia alami.

“Kenapa tadi aku berhalusinasi Kyuhyun menelponku? Dan itu… dia mengucapkan Ulang Tahun dengan suara setengah2. Ya Tuhan, Ada apa dengan Kyuhyun?” tnya ahra pada dirinya sendiri dengan firasat yang aneh.

[Kyuhyun POV]

Woohooo!!! Aku bebas!
sekarang aku bisa bebas kemana saja di desa kecil ini. Well, tidak banyak orang mengenaliku. Aku hnya bisa berteriak gaje sperti orang tak dikenal. Biasanya jika aku keluar sebentar saja, ELF sudah berdatangan dan mnta tanda tangan. Sekarang, aku bisa bebas berjalan2 dengan tenang tanpa teriakan disana-sini. Malahan, aku mendapat senyuman dari orang2 yg ramah disini.

“Kyuhyun!!!” teriak seseorang padaku.
Dan saat aku menoleh, gigi putihnya yang sehat mengawali penglihatanku padanya.

“Ah, Gohyun! Kau cepat sekali datang kesini. Biasanya aku sempat sampai kerumahmu dulu,” jwabku nyengir.

“Yah! Aku bisa lebih cepat hari ini, soalnya hari ini pembagian gaji!” balas Gohyun tidak kalah mantapnya.

Aku tertawa dan mengacak2 rambut coklatnya.
“Misun, kau ini yeoja aneh,” gumamku dan mengayuh sepedaku lagi.

“Yah! Sudah kubilang aku ini namja dan namaku Nam Gohyun!”

“Kau yeoja dan namamu Choi Misun!”

“Tapi, kita sudah sepakat kau tidak memanggilku Misun lagi dan menganggapku namja!” teriakannya semakin keras. Spertinya dia marah.

Dia berhenti di jembatan dan aku berhenti disampingnya.

“aku lebih suka kau sebagai yeoja, Misun-ah,” kataku sambil memegang pipinya yang mulus.

Dia terlihat gugup. Ya, Ya! Aku menang!

“Hahaha! Mau mengerjaiku lagi, evil kyu?” tnyanya sinis dan membalapku.

“Aisshhh!! Aku bukan Evil Kyu lagi! Aku Cho Kyuhyun!” teriakku berusaha membalapnya.

“Ne, aku tahu, Kyuhyun-ah,” jwabnya pelan.

Belum kuceritakan? Temanku yang cerewet dan tomboy ini adalah Choi Misun, atau orang2 biasa memanggilnya Gohyun, Nam Gohyun. Bisa dibilang itu namanya sebagai namja. Sebenarnya, dia gadis yang cantik dan manis. Tapi, sejak dia sering bertingkah layaknya pria, bnyak yeoja yang suka padanya. Haha, aneh juga.
Ah, Dia bekerja di Pabrik kue yang sama denganku. Tugas kami sama2 di malam hari, makanya kami sangat dekat. Kalau aku tugasnya menjaga gerbang, semacam satpam gitu. Nah, Misun bertugas memeriksa kue yang ada di dalam pabrik. Tiap 2 bulan begitu. Makanya aku juga mulai sayang padanya seperti adikku sendiri. Tidak mungkin aku memacarinya, karena aku yang mencomblanginya dengan temanku sendiri, Lee Sungmin. Sengaja kucomblangi, supaya Sungmin bisa terlihat lebih lelaki jika bersama si tomboy Gohyun ini. Sebenarnya aku menyesal melakukan itu. Tapi, aku harus berusaha trsenyum di depan mereka. Lagipula, Misun juga menyukai sungmin, sama sperti Sungmin…

“Kyuhyun, Ahra Eonni besok ulang tahun, ya?” tnyanya ditengah perjalanan, membuyarkan lamunanku.

“Mwo? Tahu darimana?”

“Sungmin Oppa, hehe…” dia tertawa. Giginya mirip Sungmin.

“waeya? Kau tidak suka?” tnyanya lagi.

Aku menggeleng dan trsnyum.

“Annia… hehe,” aku melanjutkan perjalanan lagi.

“Yah, kau namja aneh!” teriaknya gag nyambung.

***

“wah indahnya!” pekikku keras.

Aku berhenti di lapangan luas dan dipenuhi bunga matahari yang sudah mekar. Sungguh indah!

“Kau baru pertama kali kesini?” tnya Misun heran.

“Ne, biasanya aku lewat jalan besar kalau ke Pabrik. Tapi, sekarang saat aku lewat gang ini, aku melihat pemandangan indah sepanjang masa!” jelasku agak lebai.

Misun tertawa.
“Haha! Ini toko bunga pamanku, kau mau singgah sebentar? Mungkin melihat2 untuk hadiah Ahra eonni?” usul Misun padaku.

Mataku berbinar-binar menatap Misun. Aku tersenyum dan memeluknya.
“Terimakasih Misun!” ucapku langsung. Misun trlihat senyum dan trtawa juga.

“Kalau begitu, khajja~” ajak Misun dan duluan mengayuh sepeda birunya.
aku mengikutinya dari belakang.

****

“Paman Choi,” panggil Misun saat masuk di toko sederhana itu.

Baru masuk saja, aku sudah melihat banyak keragaman bunga disitu. Ada Mawar Merah, Mawar Putih, Bougenvil, Anggrek, Melati, Tulip, dan lain-lain. Ternyata, lebih banyak bunga Matahari, hehe.

“Ah, Misun! Lama tidak main kesini,” sapa seorang ahjusshi yang kuyakini itu Paman Choi.

“Iya, Paman. Yah! Aku ini Gohyun tau!” balas Misun rada ngambek. Dasar yeoja jadi-jadian ==”

“ah, Ne! Paman lupa. Wah, ini siapa pacarmu??” tnya Paman Choi yang sukses membuat pipiku merah.

“Andwae! Pacarku itu member Super Junior, ini temannya, namanya Cho Kyuhyun! Namja yang paling baik sepanjang masa!” jwab Misun ikut2an lebai sepertiku tadi.

“Oh, Kyuhyun-sshi, aku Choi Hwang Jun, Pamannya Misun… eh! Maksud Paman, Gohyun. Kkk~”

“Aissh! Paman ini!”

Aku hnya trtawa kecil melihat tingkah Paman-Ponakan itu.

“Kyuhyun, kau mencari bunga apa?” tnya Misun yang tiba2 berada disampingku.

“Aku… ini…” aku kebingungan sendiri. Ahra suka bunga apa?

Misun tersenyum padaku dan memeberikanku bunga kecil berwarna putih. Eh, itu tidak ada mahkotanya, itu sperti benang sari, kalau ditiup benang2 sari itu bisa terbang (?)
*Sumpah! Gue lupa itu bunga apa. Yang pasti itu bunga pernah muncul di MV Hangeng-Holding an Umbrella ^^ semoga ngerti, kkk*

“aku tahu kau bingung dengan pilihanmu. Berikan saja ini pada Ahra, dia pasti suka. Bunga ini, mewakili perasaan seorang yg bahagia. Jika Ahra trsenyum saat melihatnya berarti dia senang dengan pemberianmu, dan jika dia berusaha meniup benang sari putih ini, berarti kau sukses membuatnya bahagia, Kyuhyun-ah,” jelas Misun trsnyum.

Aku menerima se-ikat bunga putih kecil itu. Melihatnya saja aku sudah tersenyum.
“Terima kasih, Misun-ah. Spertinya kau tahu bnyak mengenai bunga, ya?”

“ahahaa, biasa saja!” balasnya dengan menggaruk2 kepalanya yang tidak gatal itu.

“Paman Choi, kami pamit, ya! Mau pergi kerja dulu, annyeong!”
“Annyeong, Choi Ahjusshi!”

“annyeong! Hati-hati, kalian!”

****

“Bunga ini indah sekali,” kataku sedikit berteriak pada Misun, habisnya dia mengayuh terlalu kencang.

“Ne! Aku tahu, itu salah satu bunga favoritku,” jwabnya yang bisa kudengar jelas.

Sambil mengayuh sepeda, aku terus memperhatikan bunga itu. Sudah kubayangkan bagaimana ekspresi Ahra saat menerima bunga ini dan menaruhnya di meja yang berada tepat ditengah antara tempat tidurku dan tempat tidurnya. Aku tidak sabar pulang kerumah ^^

“KYUHYUN!!! AWASS!!!”

Teriakan Misun yang agak nyaring itu membuatku kelabakan memegang bunga itu dan…

BRAK!!!!

Aku terbaring didepan bis itu.

Misun terlihat panik dan mengayuh sepedanya dengan cepat ke arah seterusnya.

Aku berusaha bangun dan menopang badanku untuk berdiri.

“Bis Babo! Kenapa nabrak gag bilang2! Ah, untung aku tidak apa-apa,” gumamku sedikit jengkel dan berusaha mengangkat sepedaku.

Kulihat bunga untuk Ahra masih utuh dengan ikatan pita ungu yang lucu itu.

“Lain kali hati-hati,” Ucapku pada pengemudi yang tidak kulihat siapa.
Whatever… Yang penting bunga untuk Ahra masih utuh.

*****

Hari mulai gelap. Sudah kuduga, pasti aku sampai di pabrik tepat jam 9 malam. Aku turun dari sepeda dan memakirkannya di samping rumah kecil untuk satpam tuh #PLAK.

Aku trsenyum melihat topiku yang bertuliskan “LITTLE KYU” yang dirajut oleh Misun. Tapi, aku kaget saat melihat seorang yeoja yang duduk dipinggir gerbang menangis.

“Misun?” tegurku.

Tapi tidak digubris olehnya. Dia menangis semakin keras.
“Kyuhyun! Kenapa begini?” ucapnya pelan, tapi aku bisa mendengarnya.

“Misun, kau kenapa? Aku kenapa?” tnyaku heran.

Dia berdiri dan menaiki sepedanya lalu pergi pulang. Tunggu dulu, dia sama sekali tidak menyadari aku disini dan pergi begitu saja? Ada apa dengan Misun?

“GUK!!! GUK…GUKK!!!” kudengar suara anjing menggonggongiku.

“Wah, Bada!” pekikku senang.

Itu anjing penjaga di pabrik ini. Aku senang sekali bisa bermain dengannya.
aku membuka bekal yang ada di tas-ku dan memakannya bersama Bada. Aku terus2an memberikannya tulang sapi yang kudapat dirumah tetanggaku. Ya, Tulang sapi adalah camilan favorit untuk anjing sperti Bada.

“Kau tidak mengantuk?”

“Guk! Guk!!!”

“Ya, aku juga… kau mau main?”

“Guk!!!”

“bagus!”

Aku mengambil tulang dari ekor Bada dan melemparnya jauh. Dengan lihai, Bada berlari lincah dan mengambilnya lalu berlari lagi kearahku.

“Anjing pintar! Aku semakin sayang padamu, tepatnya pada orng2 didesa ini, duh~ kau lucu sekali, Bada!” teriakku gaje sperti orng gila.

Beberapa waktu terlewati, kulihat Bada sudah tertidur dibawah kursiku. Padahal ini masih jam 2 subuh. Aku trsenyum melihatnya. Aku pun duduk dan mengambil pulpen juga secarik kertas. Aku mulai menulis isi hatiku tentang desa ini dan perasaanku. Mulai dari tinggal di Incheon bersama Ahra, kerja di Pabrik Roti, bertemu Bada dan Misun, sampai2 tinta pulpenku habis. Ah, Sial! Padahal isinya masih banyak? Mungkin macet. Uah, aku bersandar di kursi itu dan mengambil bunga untuk Ahra. Bunganya mulai layu, kuharap tidak sampai besok.

[POV-End]

****

[Author POV]

Pagi jam 05.00, Kyuhyun bangun dari tidurnya yang hanya berbaring di meja. Kyuhyun berdiri lagi dan menguap besar.

“GUk!!!! GUKK!!!!” Bada sudah menyapa Kyuhyun.

“Hahaa, selamat pagi, Bada~ oh, ya, aku harus pulang. Sperti biasa, hehe~ bye!” ucap Kyuhyun dan bergegas mengayuh sepedanya pulang.

Tentu saja ini hari yang membahagiakan untuk Kyuhyun. Karena kakak perempuannya, atau lebih enak dalam korea dibilang Noona, yaitu Cho Ahra, berulang tahun yang ke-26. Kyuhyun melihat bunga mungil itu msih terlihat utuh walaupun beberapa tangkainya mulai layu, Kyuhyun mempercepat gerakan kakinya untuk cepat sampai dirumah.

Sesampainya di rumah kecil dan sederhana itu, banyak orang yang mengerumuni rumah Kyuhyun. Kyuhyun yang terlihat bingung, mulai tersenyum kecil.

“Noona, kau memulai acara tanpaku yah? Kkk…” gumam Kyuhyun dan memarkirkan sepedanya di sembarang tempat.

Namun, Kyuhyun melihat wajah orang2 ditmpt itu bukan senang, melainkan terlihat berduka cita. Ada beberapa yang terlihat kecewa dan ada yang menangis.

Kyuhyun melihat ibunya dan ayahnya menangis berpelukan. Misun terlihat menangis tersedu-sedu dan Sungmin ada di sampingnya untk menghiburnya.

“Ada apa ini, Sungmin-ah?” tnya Kyuhyun pada Sungmin. Tapi Sungmin tidak menjawabnya. Sungmin terlihat ikutan menangis dan memeluk Misun.

Kyuhyun mndengar suara ahra memanggilnya.
“Kyuhyun…”

Kyuhyun semakin mndekat pada sumber suara itu, Sampai akhirnya menemuka ahra sedang menangis dan memeluk jasad seorang namja yang berdarah2 dan terlihat tak bernyawa.
Kyuhyun memfokuskan pandangannya dan berusaha menopang kakinya untk berdiri.

“yang dipeluk Ahra itu… itu aku!!???” gumam Kyuhyun seakan berteriak, tapi sekali lagi, tidak ada yang mendengarnya.

“Kyuhyun! Kau berjanji akan pulang kan?? Tapi, kenapa kau pulang seperti ini!!??” teriak ahra pada jasad Kyuhyun yang pucat.

Kyuhyun melihat wajahnya yang pucat, dengan kening yang berdarah, bibir memar, dan badan yang terlihat dilumuri darah dari kepala.

“Kyuhyun, ini terlalu cepat~ ELF bahkan sudah menunggu kita untuk SS3 di Indonesia. Sial,” gumam Sungmin pelan, tapi didengar jelas oleh arwah Kyuhyun yang sedang menangis.

“Maafkan aku, Sungmin-ah,” jwab Kyuhyun tapi seakan berbicara dengan tembok.

Semua orang disitu merasa kehilangan terutama Sang Kakak, Cho Ahra.

[][][][][][]

3 bulan berlalu, aktivitas kembali seperti biasa. Hari ini adalah hari tepat SS3 di Indonesia dimulai, ahra mulai menyalakan TV-nya.

“…saat ini, saya reporter Choi berada di Balai Sarbini, Jakarta, tempat dimana idola kita Super Junior mengadakan konser tanpa seorang Cho Kyuhyun. Disini hujan sangat lebat, dan ELF sungguh terkejut mendapat kabar duka dari Leeteuk sang Leader yang dengan tegas mengatakan Cho Kyuhyun meninggal dunia. Terlihat juga, Super Junior member sedang menangisi kepergian sang Magnae. Kembalinya Kibum, Kangin, dan Hangeng di Super Junior, tetap tidak bisa mengobati rasa sakit yang dialami ELF di Indonesia dan diseluruh dunia. Semoga dengan ini, Kyuhyun bisa mndengar ELF memanggilnya dan kita doakan yang terbaik untuknya. Cho Kyuhyun Oppa, Saranghaeyo! Saya, Choi Misun, dari Jakarta, kembali pada Mnet TV,…”

TES… TES… TES…

Hujan di Indonesia turun beriringan dengan air mata Ahra. Selama 3 bulan ini, Ahra terus2an menangis meratapi kepergian sang adik. Ahra benar2 kehilangan.

TOK…TOK!

Terdengar suara jendela kamar Ahra diketok seseorang. Dengan cepat Ahra mendekati sumber suara itu. Betapa terkejutnya Ahra menemukan tulisan, “SAENGIL CHUKHAE, SARANGHAE~” yang ditulis tangan dari air hujan yang mengalir.
Air mata Ahra semakin deras dan Ahra hanya bisa berusaha tersenyum melihat peristiwa itu.

“Kyuhyun~ dasar Evil,” gumam Ahra dan trsnyum dalam tangisnya.

Tidak ada lagi yang melihat update twitter dari @GaemGyu itu…

Tidak ada yang tahu bagaimana rupa wajah Cho Kyuhyun sekarang…

Atau pun siapa yang Kyuhyun sayangi…

Sekarang, Kyuhyun hanyalah bayang2 yang pergi selama-lamanya.
Tapi, asal kalian tahu saja, ELF tetap mencintainya.

-END-

Ini fanfict terinspirasi dari MV Hangeng – Holding An Umbrella *mian kalo salah judul*
Tapi, gw ubah dengan versi gua sendiri~ ho ho ho! ^^
Mianhae kalo jelek atau gajelas gtu alurnya, haha~ semoga kalian suka deh 😀

P.S : saya kangen ma Hangeng TT_TT #gaAdaYangTanya!PLAK#

oh, ya…

fanfict ini juga pernah dipublish di –> http://www.superjuniorff2010.wordpress.com

K-Pop Fanfict : “True Friendship/진정한 우정” [Part 1]

15 Jan

Annyeonghaseyo, nae chingudeul~ ^^

saiia Choi Mi Sun (gnti nama korea lgi, hehe) pngen buatin chingudeul sekalian ff lagi, ^^

starringx siapa hayooo~~???

♥ YOON SHI YOON !!! ♥ *smngat 45*

kan jarang2 ada fanfiction yg muncul Yoon Shi Yoon~ #PLAK

hoho~ saiia lgi ngontrak dia di drama ff gw yg terbaru ini. haha~
met baca aja smuanye… ^^

Cast :

– Yoon Shi Yoon

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin… and others.

Genre :

Friendship

****

[ShiYoon POV]

Ini sudah jam 3 pagi. Huwa~ aku bangun untk merapikan meja kantorku, haha~ sbenarnya, hnya meja kecil kesayanganku dengan shabatku dlu. Eh~ modemku msih nyantol di laptop. Udah ah, ksempatan online sbentar, hehehe^^

aku mulai iseng2 membuka google dan searching nama “Super Junior”. Wah~ ternyata shabatku mulai populer sekarang. Aku trsenyum bangga. Dulu kami berharap bisa menjadi master game bersama. Ternyata takdir mengatakan lain. Aku yang sekarang, beda dengannya yg sekarang. Kami terpisah jauh. Walaupun, sekarang aku mulai terkenal dan menjadi bnyak pujaan hati para yeoja. Tapi, yah~ dia selalu mengingatkanku dengan satu hal, “jangan sombong jika kau berada diatas, sewaktu2 kau akan malu jika berada dibawah,”

haa~ kata2 itu selalu teriang dikepalaku. Wlaupun anaknya agak bodoh, tapi dia pintar juga sih~

~~[FLASH.BACK]~~ saat Shi-Kyu berumur (sekitar) 16thun~

[Author POV]

“Kyu-Hyung, kenapa kau lama sekali? aku sudah menunggumu untk bermain starcraft bersama..” desah Shi Yoon manja pada shabatnya, Kyuhyun.

Kyuhyun manyun.

“Yah, Goo-hyung~ kau itu yang lebih kakak dariku, kenapa kau selalu memanggil ‘hyung’ pada namaku?” jengkel Kyuhyun karena di anggap tua.

“udahlah~ gag udah marah… orang2 juga bilang kita ini sperti kkak-adik. mreka bilang kau yang kkak dan aku adiknya. Well~ wjahku memang lbih cute dan manis, sedangkan kau, sperti ahjusshi yang gag laku, hahhaaa~” tawa Shiyoon dan merangkul Kyuhyun yg tengah manyun.

“YAH, YAH! kau memang imut, tapi mlutmu pedas…” sindir Kyuhyun mrah.

“Hahaha~ gtu aja mrah~ ntar gag keliatan sperti kakak, lho~”

“aku gag pduli~” Kyuhyun manyun lagi.

“Ayo kita main starcraft, aku yang bayar~ jangan mrah ya, hyung~” rayu Shiyoon trpksa.Kyuhyun trsenyum.

“AYO!!”

Bgitulah persahabatan Shi Yoon dan Kyuhyun. Dua orng shabat yang sekarang tengah berada di atas kepopuleran mreka. Sahabat yang dulu bercita2 mnjadi master game, tpi berjalan di jalan yang berbeda…

~~[FLASH BACK. -END-]~~

[ShiYoon POV]

Arghhh!! kenapa tiba2 aku ingat dengan masa indahku saat bersama Kyuhyun. Ah! Tidak! Dia itu masa lalu… Dia bahkan tidak pernah kontak lagi denganku. Pdhal, saat bertemu di SBS Strong Heart tempo hari yg lalu, aku sudah mmberikan nmor telponku dengan temannya, Lee Sungmin. Tapi, kenapa dia belum menelponku juga?

“Eonjena bami jina gago tto bami jina gago

tto bami jina na giogik himiejodyo,”

handphoneku brdering, langsung kuangkat..

“Kyuhyun-ah??” sahutku langsung.

“Dong Goo? ini aku Kang Hye Sun,”

“owh!” aku menunduk.

“Mian, HyeSun-ah~ mm.. ada apa?”

“kita ada rapat untk drama terbarumu,”

“Baiklah aku kesana,”

aku mnutup tlponku. ternyata Manajer Kang. Haa~ kapan Kyuhyun menelpon!??

****

Aku sampai di kantor Taxi Entertainment, tempat dimana aku memulai talentaku sebagai seorang aktor.

“Shi Yoon! kau datang juga,” kata Manajer Kang padaku.

“ada apa?” tnyaku langsung.

“Pak Presdir ingin menawarkanmu drama baru. Stelah drama ‘King of baking, Kim Tak Goo’ itu sukses, spertinya kau akan ditawarkan drama baru,” jelas Hyesun padaku.

Aku tersenyum.

“ok, gomawo Hyesun-ah,” lalu aku pergi menuju ruangan Presdir.

Sesampainya disana, aku melihat Pak Presdir membaca suatu berkas. Mungkin itu file untk drama terbarunya.

“ah, Yoon Shi Yoon aktor favoritku! Kau datang juga…” sapanya sok suci.

“…….” aku hanya diam.

[Author POV]

*pertama2 para readers, mian kalo gw buat agak alay dan mrip2 drama Roti itu yah~ krna aku memang suka akting Shiyoon sbgai orng yg ceria, pendendam, dan jago kelahi ^^

So~ nikmati saja alur ceritanya~ ^^*

“namaku Yoon Dong Goo!” pekik Shiyoon tegas.

“Apa2an kau? nama itu sudah pasaran! Lbih baik kau gunakan nama Yoon Shi Yoon. Nama ini membuatmu tenar dan terkenal, iya kan? Nah~ ayo sekarang kita bicarakan drama terbarumu..” ajak Presdir.

“Aku tidak mau!!” bantah Shiyoon.

Presdir nganga.

“kau kenapa? kau msih marah karena aku tidak mmberikan bagian yang cukup untkmu dan tmen2mu di drama Roti itu??”

Shiyoon menghela nafas. Emosinya melunjak.

“Kau… Presdir macam apa kau??? Memegang entertainment sperti ini dan mengambil untung,” ujar Shiyoon pelan.

“Kau masih marah dengan kejadian itu trnyata,” Presdir duduk di bangkunya.

“Maaafkan aku, ShiYoon… itulah bisnis. Kau tidak pernah tahu, bagaimana cara untuk tetap berdiri dan menghancurkan entertainment lain,” Presdir mengubah raut wajahnya. “Terutama SM entertainment… Ya, dia sudah banyak mengambil untung dariku… Lihat saja mreka,”

Shiyoon terbelalak kaget.

“Kau mau apa dengan SM ??” tnya Shiyoon pnasaran.

“haha~ kau lihat saja nanti. Lagipula untk apa bocah spertimu tahu?” Presdir menyerahkan kertas2 pada Shiyoon.

“ambil… ini surat pnyetujuan untk drama barumu,” jelas Presdir.

Shiyoon mntap Presdir tajam.

“aku bilang, aku tidak mau menerima tawaran apa pun darimu!” bantah Shiyoon lagi dan pergi meninggalkan Presdir di ruangannya.

Presdir mnghela nafas pnjang.

“anak itu~ haa… spertinya msih mnyimpan dendam padaku,”

****

ShiYoon jalan sampai ke parkiran Taxi Entertainment yg cukup luas dan duduk di salah satu bangku.

“Haaaaaa!!!!! Mnyebalkan! sampai kpan aku harus trjebak dalam entertainment gila ini!” kata Shi yoon mrah2.

“kau harus bersabar,”

Shiyoon kaget saat seorang wanita mnegurnya.

“Hye… Hye sun???”

Hyesun dduk disamping Shiyoon.

“Shi Yoon, kau itu pria yang tegar. Mirip sekali dengan watak Kim Tak Goo. Orng yg ceria, penuh semangat, dan penuh percaya diri. Hadapilah masalahmu sperti apa yang Tak Goo lakukan,” nasehat Hyesun.

“aku mirip Tak Goo?” heran Shi Yoon.

“Ne~ dari caramu berbicara, bersikap, tertawa… ya, tentu saja. kau kan pmeran Kim Tak Goo~ kau juga manis, dan..”

“Apa? Manis?”

Hyesun keceplosan.

“eng~ Shiyoon, aku pergi dlu, ada urusan~ bye~” Dengan buru2 ia meninggalkan shiyoon yang kebingungan.

“manis?” ujar Shiyoon trsenyum.

****

Mlam harinya,

[ShiYoon POV]

Ah~ akhirnya aku berada dsini. Di tepi pantai yang sejuk dan dingin. Ini tempat saat aku dan Kyuhyun memakan mangga dari hasil curian kami. Hehe~ bisa kuakui, kami dulu pencuri kecil disekitar blok di rumah kami yang dulu. Entah sekarang, dia masih ingat atau tidak.

Owh~ aku sangat lelah. Aku ingin duduk di suatu tempat. Tapi, disini ramai sekali.

Ah~ Mataku tertuju pada bangku panjang yang diduduki seseorang disamping pohon. Aku langsung mendatanginya karena kupikir cukup beruda untkku ^^

“Permisi, boleh aku duduk dsini?” tnyaku ramah.

“Ne~” jwab orng itu singkat. AH, orng yg cuek sekali. Dia menggunakan jaket warna hitam panjang sampai lutut, celana tissu warna hitam, dalaman biru sapphire, kacamata hitam, memakai topi dengan angka 13, dan mndengarkan iPod sambil menunduk membaca buku. Tapi, bukan sembarang buku, itu rumus matematika.

Gila aja. masih ada orng yg memikirkan hal sperti itu di pantai yang santai sperti ini… =3= masih mending aku yang hnya mnggunakan kacamata hitam, hnya supaya orng tidak mngenaliku.

[Author POV]

Kyuhyun dan Shiyoon berdiam sangat lama sampai akhirnya shiyoon bersuara.

“Aku ingat dulu bersama sahabatku disini… kami suka melakukan apa pun di tmpt ini, tepat dikursi ini, kami pasti mengambil kelapa di atas pohon itu dan meminumnya bersama, ha~ sungguh kenangan indah bersamanya,” jelas Shiyoon trsenyum memandang lautan biru yang menyilaukan krna cahaya bulan.

Kyuhyun pun menutup bukunya dan ikut memandangi lautan.

“aku juga bgtu. Dia sahabat baikku. Aku ingin bertemu dengannya. Aku rindu masa2 indah bersamanya,” ujar Kyuhyun ikut terlarut bersama Shiyoon dengan kenangan mreka sendiri2.

“Eonjena bami jina gago tto bami jina gago

tto bami jina na giogik himiejodyo,”

Kyu langsung menoleh ke arah Shiyoon.

“hallo?” Shiyoon mengangkat telponnya.

“Ah~ iya…. baiklah…. Ne, arasseo…,” Shiyoon langsung berdiri dan membungkuk pada pria disampingnya.

“Chingu, aku pergi dulu~ sampai jumpa,” kata Shiyoon pada Kyuhyun dan berlari pergi.

Kyu hnya heran mmperhatikan Shiyoon. Lalu Kyu trsenyum.

“hh~ dia itu namja yang aneh. Tp, dia menggunakan lagu Listen To You sebagai ringtone-nya. Wah~ spertinya dia k-pop lovers juga. btw, Sikapnya sopan sekali. Caranya berbicara, mengingatkanku pada seseorang… Ah, sudahlah~ mungkin hanya mirip,” kata Kyuhyun lagi dan melanjutkan membaca buku matematika.

****

Suju dorm.

[Kyuhyun POV]

Akhirnya nyampe dirumah. Ah~ aku bner2 senang menghiruo udara bebas tanpa diketahui seorang pun tadi. Mungkin aku pikir namja tadi fansku, dan bermaksud minta tanda tangan. Tapi, gak mungkin lah~ tempat itu hanya aku dan sahabatku yang tahu. Apa mungkin, namja tadi adalah~

“Kyuhyun-ah!” pekik Sungmin padaku.

“Owh~ SUngmin, ada apa?”

“Kenapa kau lama sekali pulang.? Aku dan Ryeowook sudah menyiapkan mkan mlam untkmu,”

“Ah, Mianhae Sungmin-ah~ aku hnya pergi jlan2 sbentar,”

“Okeh~ kalo mau mkan, ambil saja di dapur, aku mau tdur dluan~ annyeonghi jumuseyo~”

“Ne~ Annyeonghi jumuseyodu,” balasku dan sungmin pergi dluan ke kamar kami.

Haa~ kuakui Sungmin mmberikanku perhatian lebih akhir2 ini. Dia jadi sering mengajakku keluar dan menyiapkan apa pun yg kubutuhkan. Bner2 sperti kkak sndiri.

Selesai makan dan ganti baju, aku langsung mnyusul Sungmin dikamarnya. Saat aku membuka pintu, aku mndapati sesuatu yg jatuh dari saku jaket Sungmin.

itu secarik kertas yang bertuliskan,

“Kyuhyun-ah, ini aku Yoon Dong Goo! Hubungi aku setelah acara ini,”

Lalu dibelakang kertas itu terdapat nmor telepon.

“Yoon… Yoon Dong Goo ??!??” pekikku agak keras sehingga membngunkan Sungmin.

“mhmm… ayam goreng,, hmmm….” ternyata sungmin mengigau.

“Fuhh~~ hampir saja,” aku berjalan perlahan keluar dari kamar itu dan menuju balkon dorm kami.

TUT…TUT…

Aku mencoba menghubungi nmor itu, siapa tau itu Dong Goo, shabat lamaku.

“Heh~ siapa ini?” suara seorang ahjusshi.

“………..” aku blum mnjwab.

“heh~ kau salah sambung, ya?”

“maaf, bisa bicara dengan Yoon Dong Goo?” tnyaku.

“Ah~ mau bicara dengan bocah tengik itu?” eh, kenapa suara ahjusshi ini sperti menantang?

“Bicaralah padanya,” kata ahjusshi itu lagi.

“Uhuukkk… ohoekkk…” Aku hnya mndengar suara batuk2.

“Hey! Dmna Yoon Dong Goo?!” tnyaku lagi.

“memangnya kau siapa, hh? penggangu,” dia langsung mematikan telponnya.

“Mwo!? Yoboseyo!! Yah, jwab aku!! Aisshh!!!” aku pun frustasi dan langsung mengambil jaketku dan pergi keluar lagi.

Tadi aku mndengar suara pantai. Aku yakin ada Dong Goo dsana. Tunggu aku Dong Goo !

——-

[Shi Yoon POV]

Aku berlari meninggalkan pantai yang sejuk itu dengan senyuman. Well~ bnyak orng yg bilang aku ini orng yg murah senyum. Tidak juga, sih~

Eh, tiba2 aku di hadang oleh mobil BMW berwarna hitam.

“Siapa kalian??” tnyaku langsung.

Tiba2 seorang ahjusshi keluar dari mobil itu.

“kau mau masuk, Yoon-Shi Yoon-Shi ??” tnyanya.

“KAU! Pak Presdir…” tanganku sudah mngepal.

“Ayo masuk~ aku yakin kau mau mempertimbangkan lagi tentang..”

“SEKALI TIDAK TETAP TIDAK! Kau pikir kau siapa? Berani mengancam sperti itu? Dasar ahjusshi tua!” bantahku lagi padanya.

Dia terlihat marah.

“Bner2 nyari mati,” kata Presdir singkat. “Hajar dia,” katanya lagi.

Otomatis aku langsung berlari, tapi pengawalnya banyak sekali. Belum sempat berkata2, aku sudah di tonjok dan di gebukin habis2an.

“akhhh….” aku mndesah ksakitan.

“hnya itu… hh~ hnya itu kmampuan klian!?!!” tantangku lagi.

Baru ingin membalas satu pukulan, mreka sudah menendang perutku.

RAsanya perih, perutku sperti di goncang hebat, sperti mau muntah~

“Eonjena bami jina gago tto bami jina gago

tto bami jina na giogik himiejodyo,”

handphone-ku berdering lagi. Ah, sial~ Presdir mengambilnya.

“Ughh!!!” aku dihajar lagi. Sialan! Andai aku mmbawa geng-ku yang lain.

“bicaralah padanya…” tiba2 Presdir menempelkan handphone-ku di telingaku.

“Uhukkk~” aku hanya batuk2 ingin mengisi tenaga yang aku punya untk berbicara.

AH! Damn! Dia langsung menariknya dari telingaku dan memaki orng di hp itu. Kemudian mematikannya dan melempar hp-ku di dpn mataku.

“EH! KADAL RAKSASA, ITU HP PEMBERIAN TEMANKU!!! SIALAN KAU!!” aku berusaha menonjoknya.

“SINI KALO BERANI, HADAPI AKU SENDIRIAN!!! KADAL GILA!!!”

PLAKKK!

satu tamparan melayang di pipiku.

Presdir menatapku dengan marah dan menarik rambutku agar kepalaku sejajar dengan wjahnya.

“Heh, bocah tengik~ siapa yang mengajarimu bicara kasar sperti itu?? NUgunde!!?? Bner2 tidak berpendidikan!” Presdir melepaskanku sperti melempar bola basket ke tanah, sehingga aku jatuh dan masih menatapnya dengan nafas setengah2.

[Author POV]

Mobil Kyuhyun melaju dengan cepat di gang dekat pantai itu.

“DAPAT!” gumam Kyuhyun senang.

Presdir dan anak buahnya langsung naik ke mobil dan cabut. Mreka mengira bahwa Mobil Kyuhyun adlah polisi.

Kyuhyun memakirkan mobilnya tidak jauh dari tmpt Shiyoon tergeletak. Kyuhyun pun menyusul Shiyoon.

“Dong Goo!! Dong Goo-ah!” pekik Kyuhyun panik krna mndapati tmennya stengah sadar di jlanan itu.

“Dong Goo, lihat aku! astagaa~ kenapa kau babak belur begini, Dong Goo???” Kyuhyun terus2an menyadarkan Shiyoon.

SHiyoon mnatap Kyuhyun.

“Hey~ Hyungnim, apakah itu kau?? ughh…” Shiyoon msih dlam ksadarannya.

“Ya~ ini aku, Tak Goo~” jwab Kyuhyun brcnda.

Shiyoon trtawa.

“Jangan panggil aku bgtu~ aku benci nama itu, namaku Yoon Dong Goo~” jwab Shiyoon ketus.

“aku tahu,” jwab Kyuhyun lalu menggendong Shi yoon ke dalam mobil.

“Kyuhyun~” panggil Shiyoon saat Kyuhyun ingin menjalankan mobilnya.

“Ne?”

“aku senang brtemu denganmu~”

Kyuhyun trsenyum, “Ne, aku tahu,”

Shiyoon trsenyum sekilas dan langsung tak sadarkan diri. (read: pingsan)

Kyuhyun trtawa kecil melihat Shiyoon.

“Kkk~ wajah Dong Goo ttep baby face aja,” gumam Kyuhyun dan mnjalankan mobilnya.

======

segini aja dlu~ gw JANJI lanjutin kalo klian suka >_<

Comment! ^^

Super Junior FF-NC : 내가 젊은 남자와 결혼 [chapter 1]

16 Des

 

Annyeong haseeeyyyyyooooooooooooooo >o<

saiia admin gaje di website ini mau ngasih fanfict NC buat para pembaca yg berjumlah sekitar 7.000 jiwa alias 7 orng ^^
terutama bwt tmen gua si “JUNG JI HWA” yg demen bgt ama NC-an, (karena saiia yg ngajarin sesat, hahaha!), jadi gw posting NC gw yg belum-juga-selesai ^o^
So, berhubung udh mau natal, bonusnya adaaaalaaaaahhhhhhhh……..
GAG PAKE PASSWORD! YEyy~~~~ ^^
(penggila NC lompat2) admin lagi baik nih,, kalo yg comment dikit, admin langsung CIAT-CIATT!! ngasih PW ke setiap NC… gmana!!?? mumpung gua ge males make PW… #maksa!#
heheee…. jadii, met baca aje, ELF ^^

Cast :
– Park Jin Hee
– Cho Kyuhyun + Super Junior member

 

Cameo :
-Lee Soo Man
-Kim Young Min
-Park Ji Yeon

Kategori : Chapter, NC-21, Romance, Comedy

 

 

*****

“ASISTEN SUPER JUNIOR …?!?!??” teriakku di depan Sooman ahjusshi.

“Haduuhh~~ jangan teriak2, JinHee !!” Sooman ahjusshi kmbali teriak padaku.

Aku menunduk. Habis, siapa juga yang tdk kaget mndengar kalau aku yg bisa dibilang sudah ahjuma ini harus mnjadi asisten SUPER JUNIOR..?? Boyband yg mnurutku, memberx bocah2 gaje semua ==”

“ayolah~ Jinhee~~ kau kan lbih tua dri mreka, mungkin kau bisa mnjadi Noona yg baik.??” Tawar Sooman lagi padaku.

“Ne~~” jawabku lagi agak malas.

“Bagus!! Sore ini kau harus ke dorm mreka! Selamat bekerja, Park Jin Hee^^” kata Sooman lagi dan pergi meninggalkanku di kantor SM Ent.

Hauh~~ bakal jadi minggu yang menyibukkan! Oh, ya~ sampai lupa..

Prkenalkan! Aku Park Jin Hee, umurku 32 tahun, baru2 dua bulan ini mnjadi entertainer di SM Ent. Bagi yg blum tau siapa aku, bisa langsung search di google^^ atau sebagai intinya, aku sempat terkenal di drama trbaru 2010, “Still Marry Me”! Yup! Aku adalah pmeran utama wanita, Lee Shin Young~^^ Sudah tau kn siapa aku??? Kekeke 😛

Ah~ iya! Sore ini aku harus ke dorm Suju. Fyuh~~ aku mulai membereskan berkas-berkasku di kantor. Tiba-Tiba saja kecupan hangat mendarat di keningku.

“aishh~ YoungMin!” teriakku di dpn YoungMin. Ne, tepatnya Kim YoungMin, calon tunanganku. Pengganti Lee Sooman sbgai manajer SM. Krna, Sooman-ahjusshi akan pensiun dan berangkat ke Singapura. Oh, ya~ youngmin adlah orang yang kucintai selama bekerja di SM Ent. Dia sgt baik dan perhatian padaku. Aku beruntung, Tuhan telah mempertemukan kami.

“Mau kemana, chagiya~?” tanyanya padaku. Aihh~~ orng ini perhatian skali ><

“ke dorm Suju~ aku akan jadi asisten mreka slama 2 minggu~” jawabku pelan.

“Aigooo~ dua minggu..?? lama sekali~ kau menginap disana.??” Tnya YoungMin lagi.

“Begitulah~” jwabku pasrah. “eh, apa kau sudah makan?” tnyaku pada Youngmin.

Tp, kulihat Youngmin malah melirik pada seorang yeoja yg sdg dduk di lobi.

“Youngmin-oppa?” panggilku lagi.

“ah? Oh, iya~ ayo kita makan…” kata Youngmin agak gagap. Siapa wanita itu? Knapa Youngmin terlihat menyukainya?

SETS!

Youngmin memelukku.

“kerja yg bagus ya, jgn ngelirik namja lain~” kata Youngmin padaku.

Aku tersenyum. Tentu saja aku tidak akan selingkuh. Namja di Suju kan dongsaeng ingusan semua. *Jinhee~~!!! Belum prnah ditabok ELF, ya!!!!* ><

****

Akhirnya, sore pun tiba. Aku baru sampai di dorm suju stelah diantar Youngmin tentunya. Dari luar, dorm Suju terlihat bersih. Spertinya, suasana di dalam juga.

Aku pun melangkahkan kakiku masuk ke dorm mreka. Dan apa yg kutemukan….!!????

WUSSSHHHHH~~~~!!!!!!!

PRANG …~>~>>!?!?!?

Sebuah piring melayang di depan ruang tamu. Aku melihat Eunhyuk dan satu orng yang tidak kuingat, mreka bermain2 di ruang tamu sambil melempar2 piring dapur. Mwo ?!?

“STOP !!” teriakku pada mreka.

Mreka berhenti. Ah~ aku berhasil^^

“Siapa kau.?” Tnya orng yg kulupa ini.

“Aku… aku PARK JIN HEE~~!! Asisten kalian mulai hari ini sampai 2minggu kedepan!” teriakku keras.

“hh~ orang aneh~” kudengar suara kecil itu menyindirku, dan itu adalah si UNHYUK! Bad dongsaeng!

PLETAK!

Aku mlemparnya dengan piring dan dia terlihat kesakitan. Temannya yang aku-lupa-siapa-dia juga membantu eunhyuk ke kamar. Huh~ ruangan ini berantakan. Langsung kubersihkan saja daripada nanggung.

2 jam kemudian…

“ahh~~ selesai juga~~” kataku lagi sambil bersandar di sofa.

Daritadi, aku hanya ditemani oleh Sungmin yg baik hati. Dia membantuku membersihkan dorm. Sedangkan Ryeowook memberiku dan Sungmin minum dan snack kecil.

“Jadi, Noona akan menjadi asisten kami? Wah~~ akhirnya, kami punya eomma baru~~!!” teriak Ryeowook lalu dijitak Sungmin. Haha~ mreka dongsaeng yang lucu. Kepolosan Ryeowook juga membuatku semakin gemas melihatnya.

“Noona, kau boleh tidur dikamarku. Aku akan tidur dikamar Leeteuk hyung~ kau kan tamu istimewa, kami harus sopan pdamu,” kata Sungmin pdaku.

“Chinjja?? Boleh~? Gomawo, Sungmin-ah~” kataku lalu membungkuk kecil padanya. Ah~ ternyata, Sungmin orng yang bijaksana.

DRAP .. DRAP .. DRAP ..

Kudengar suara kaki melangkah dari tangga.

“NOONAAAAAAAA~~~~~~~~~~~~” teriak suara yg tidak asing bagiku.

“Ahahhaa~” aku tertawa, ternyata dia dongsaeng temanku yg paling narsis.
“Heechul-ah~ apa kabar? Wah~ kmu makin keliatan cowok, ya.??” Tegurku dan langsung ia balas dengan pelukan hangat.

“Noona~ aku kangen~~” Heechul msih manja sperti dulu.

Satu-persatu kulihat member Suju mulai berdatangan ke ruang tamu. Mulai dari sang leader, Teuki, sampai si magnae, Kyuhyun. Kyuhyun terlihat tampan, ya? *heii~~ beranix kau ngelirik suami para SparKYU, Jinhee!! Kau sdh pnya YoungMin~*

“Selamat datang, JinHee noona~” kata Leeteuk padaku. Aisshh~ aku merasa tua sekali. Leeteuk yg leader saja memanggilku Noona ==”

“Noona~? Ah~ bisa perkenalkan dirimu.??” pinta Siwon padaku.

“ah, iya~ Annyeong modeun, chonun Park JinHee imnida. SM Entertainer,” kataku singkat.

“Noona? Berapa umurmu? Apa lebih tua dari Leeteuk? Mengapa leeteuk hyung memanggilmu Noona?” tnya Yesung.

“apa umurmu 29 ?” tnya Shindong.

“atau kau ditahun yg sama, tapi beda bulan dengan Leeteuk…??” tnya si Yesung lagi.

“UMURKU 32 tahun!!” teriakku sambil menutup mataku. Dan saat kubuka mataku lagi, member suju udh nganga. Haduuhh~~ apa aku sngat tua..?? ><”

“tiga puluh berapa..??” Yesung tnya lagi. Bner2 mnyebalkan!

Heechul lngsung duduk disampingku dan merangkulku, “sudahlah semuanya~~” Heechul menatap member lain satu-persatu, “Dia ini, Park JinHee, teman dari Noona-ku, Kim Heejin, mreka sahabatan dari kecil, tapi~~ JinHee msih kliatan cantik, kn??” Heechul membuatku meleleh, dia sngat hot dengan kata2 itu.

Member lain masih melongo. Dan ada beberapa sudah kembali ke fase normal.

“Ah~ kalo tadi tdk diberitahu, mungkin aku mngira JinHee noona berumur 24, dia msih terlihat muda dan cantik,” ucap Sungmin pelan dan pipinya memerah.

“Sungmin ~” aku tersnyum kecil pada Sungmin dan Sungmin hnya memeluk Kyuhyun. Ah~ spertinya dia gengsi atau grogi padaku. Huh, dsar KyuMin couple. Tp, aku sdikit cmburu melihatnya. Ah! Apa yg kupikirkan? Kyuhyun itu hnya magnae, bahkan, Leeteuk tidak mungkin kupacarin. Aihh~~ jujur, sbenarx Suju itu BB fave aku. Tp, krna mreka msih sngat muda, aku tidak berani mengatakan kalau aku…

“Noona! Ayo kita beli perlengkapan masak!” teriak Ryeowook dan langsung menarikku keluar dorm. Sungguh wookie yg polos \(^o^)/

*****

Akhirnya, kami pulang dan waktu menunjukkan pukul 20.00 malam. Ah~ ternyata, lama juga perjalanan dari dorm ke pasar ==”

“Noona~ mau masak apa?” tnya Kyuhyun padaku.

“mmhm~ aku bingung. Maunya apa?” tnyaku kembali.

“aku maunya ini~~” Kyu lngsung mencium bibirku. Aku langsung mundur dan menepis tangannya yg hampir memegang payudaraku.

“APA-APAAN KAU, CHO KYUHYUN…!!!!??!?!??” tnyaku kasar.

“Kyuhyun-ah, kau knpa.??” Tnya Ryeowook pada Kyuhyun, Wookie terlihat mmbelaku.

Kyuhyun mengabaikan Ryeowook dan langsung memelukku dan melumat bibirku. Aku melihat Ryeowook berusaha memanggil member lain, tapi aku malu jika mereka melihatku dicium paksa oleh Kyuhyun.

“kau suka ??” tnya Kyuhyun dan langsung meremas payudaraku.

“aaahhh…ahhhh~~~”desahku dan menahan rasa sakit nikmat oleh kyu.

kyu mengusap2 bokongku. Apa-apaan dia?? Dsar, magnae Aneh! Eh~ tiba2 kyu membuka kancing bajuku.

“kyuu~ ahhh… kau… ahhh ngapain, hah..??” tnyaku dengan desahan kecil.

“ingin melakukan ini denganku??” tnya kyu lagi, dan membuka bajuku ke sembarang tempat.

Payudaraku tepat dihadapan matanya dan kyu langsung melumatnya.

“Ahhhhhhh~~HH” aku berteriak keras.

“Shhh!!! Bisa diam, gak..???” kata Siwon yang kulihat jelas didepan mataku.

Ah~ Siwon di kamarku? Dan Siwon terlihat memegang es batu yg di bungkus oleh kain, lalu meletakkannya di kepalaku. Aku sakit? Tapi.. sejak kapan ??

“Noona~ mianhae~” kata Ryeowook yg muncul dibelakang Siwon.

“Mian? Untuk apa, Wookie~?” spertinya, hnya aku yg tdk tau apa2 dsini ==”

Kulihat Leeteuk dtg dan membawakan teh hangat.

“Jinhee-sshi, tadi saat berjalan keluar dorm, kata ryeowook kau terpeleset dan jatuh lalu pingsan. Dia langsung teriak mnta bantuan krna tdk bisa mengangkatmu. Jd, Siwon yg menggendongmu kesini,” jelas Leeteuk dan membuat wjahku memerah.

Ah! Memalukan!! Dihari pertama bekerja, aku malah pingsan.? Memalukan! Tapi, Tunggu dlu! Berarti, kejadian Kyuhyun yang menciumku itu hanya mimpi…?? Syukurlah~ ^^

“Terima kasih, Siwon-ah~” ucapku pelan krna kepalaku masih sakit.

“Sama-sama noona~ jgn bnyak pikiran, dan diminum tehnya,. Aku tinggal dlu ya,” pamit Siwon dan keluar dari kamarku. Dia sngat perhatian.

Ryeowook msih mematung di dpn pintu.

“Ada apa, Wookie~?” tnyaku pelan.

“mianhae, noona~ jeongmal mianhae~” kata Ryeowook dan kali ini mendekatiku. Aku tersnyum kecil.

“Gwaenchanayo, Wookie-ah~” saat aku ingin tidur, wookie langsung mencium dahiku. Dan dia langsung lari keluar secepat2nya. Aku hnya tertawa kecil melihat tingkahnya.

‘anak polos yang aneh’ batinku dan melanjutkan tidurku.

*****

Mm…

Jam berapa ini ?? ah~ sudah jam 9 malam rupanya. Aku ingin mengubah posisi tidurku. Tapi~~??

Kenapa ada seseorang yg tidur di sampingku ?? diaa…

“KYUHY~~” jeritku, tapi aku langsung menutup mulutku sendiri.

Yang benar saja !! sedang apa dia dsini ??? Eh, dia membuka matanya. Serius~ dia sangat… aegyooo~~~ ><

Kyuhyun mengucek matanya dan melihatku. Gayanya itu lho, KYUHYUN BANGET! Eh, Dia memperhatikanku baik-baik. Lalu dia bangun lagi dan mengambil jaketnya. Merasa diabaikan, aku melempar bantal ke arahnya. Langsung tepat mengenai kepalanya.

“akh!!?? Apa2an kau noona??” katanya agak kasar. Mungkin aku yg terlalu keras melemparnya.

“mian~ la-lagi-pula.. kau s-sedang a-a-apa dsini..??” tnyaku agak terbata2. Entah ini gugup karena panic atau gugup karena orng yg ku idam2kan ada di depan mataku.

Kyuhyun memandangku tajam. Aku kembali menatapnya. Kemudian Kyuhyun terlihat duduk di depan kasur untuk memakai sandal pink. mungkin milik Sungmin. Ah~ Tapi, aku berdiri dan berniat berjalan keluar.

Entah knapa, kakiku menabrak sesuatu dan aku langsung terjatuh di kasur! Yah! Tepatnya langsung jatuh di paha Kyuhyun. OMO~~ >< dia menatapku. Sepertinya dia kaget ? ah~ tp, kenapa tatapannya begitu menggoda.

“M-M-mianhae~~” ucapku lagi dan brdiri di depan Kyuhyun lalu membungkuk.

“heh~ kau suka padaku?” tnya Kyu lngsung.

“Ah!??” aku jadi salting. Sial.

“Annio~ aku hnya terjatuh tadi~” kataku mencari alasan. Huh~ lagipula, knapa aku harus gugup? Aku kan lbih kakak darinya. Dan aku juga bner2 terjatuh tadi!! Aneh2 saja.

SETS!

Tiba-tiba saja Kyuhyun menarikku dan mendorongku ke dinding. Dia memegang tanganku dan menempelkan kedua tanganku di dinding. Apa yang~~?

“Noona~ neomu yeppeo~~” kata Kyu.

“itu.. lagu SHINee, kan?” jwabku untk tidak mengurangi grogi.

Tapi, Kyuhyun tidak berkutik. Dia malah mendekati wajahku dan menutup matanya. Perlahan aku bisa merasakan nafasnya di keningku. Apa dia akan menciumku? Namun, aku langsung reflex dan menutup mataku.

Dan …

BUKHH….!!!

“aww~” aku meringis kesakitan. Ternyata Kyuhyun kembali melemparku dengan bantal saat aku menutup mataku. Lalu ia lari ke luar kamar tanpa ijin, dan tertawa terbahak2 !!!? WTH ~~!!??

*****

Pagi harinya, aku bangun hnya dengan hot pants dan kemeja putih yang agak besar. Pakaianku hari ini memang sgt casual. Rambutku yang coklat ku ikat sebelah kiri saja. Aku juga menyisakan sedikit rambutku untuk tergerai. Aku merasa sperti 5 thun lbih muda. Entah kenapa aku ingin berpakaian sperti ini. Apa karena aku ingin menarik perhatian Kyuhyun? Annio~ aku sdh memiliki YoungMin Oppa^^

“Park Jin-Hee! WOW~~ kau sgt cantik hari ini!~” puji Siwon yg sdg memakan sarapannya.

“Gomawo~” jwabku singkat. Jujur, sbenarx aku malu berpakaian seksi sperti ini. Tp, krna aku lbih tua dari mreka, aku sih cuek-bebek aja.

Kulihat member lain pada berdatangan ke ruang makan. Tapi, kenapa saat Kyuhyun yg datang, aku gemetar begini..?

“Jinhee noona! Wahh~~ kau ingin menggoda kami semua,?” tnya Heechul yg membuat pipiku memerah.

“hahahh~ Noona, kau slah tmpt!” kata seseorang-yg-tidak-kuingat itu.

“hey~ sbenarx siapa namamu? Kau siapa?” tnyaku penasaran padanya, si orang-yg-tidak-kukenal.

“Omo~ noona kau tidak tau Donghae~??” tnya Leeteuk padaku.

Aku menggeleng se-imut-mungkin.

“noona~ aku Lee Donghae. Member terimut di SuJu~” kata seseorang-yg-tdk-kuingat dan langsung kuingat saat itu.

“AH! LEE DONGHAE-SSHI~~” aku memeluknya. “Mianhaeyo~ aku tdk tau~~ aku lupa~” Donghae mempererat pelukan kami.

“Gwaenchana, noona~” aku hnya trsenyum gaje karena (akhirnya) bisa mengenali mreka smua.

******

Hari semakin sore. Skrng member suju sdg berada di Sukira Radio. Yang sdg menyiar adalah Eunhyuk, Leeteuk, Heechul, Yesung, Sungmin, Ryeowook, Siwon, dan Donghae. Dan yang di rumah adalah aku, Shindong, dan Kyuhyun. Ternyata ada Kyu lagi ==” hebatnya dunia ini~ (=3=)~

“Noona~ apa kau lapar.??” Tnya Shindong padaku.

“mmhm… iya~ ada apa DongHee ??” tnyaku pelan.

“aku~ aku mau beli mkanan kau mau titip …??” tnya Shindong lagi.

Aku mengangguk. Karena aku memang lapar.

“Belikan aku ayam goreng ya, gak pake bakso,” kataku sedikit melawak.

“hahah~ baiklah noona… Kau kyuhyun? Mau makan apa??” tnya Shindong pada Kyu. Kyu terlihat focus pada PSP-nya.

“aku mengerti~ pasti kau mau minuman wine aja~ klo bgtu aku pergi yah~ annyeong~” kata Shindong lalu pergi keluar rumah.

Wah~ ternyata, semua member tau kebiasaan si magnae on the top ini. Keren^^ baiklah~ aku juga akan berusaha memahami dia! Fighting!

TUNG !

“Eh~?” aku menoleh ke arah Kyuhyun saat kudengar suata botol jatuh.

Ah, minuman wine kyu rupanya. Entah kenapa, aku lngsung reflek membantunya mengelap lantai yg basah karena air wine itu.

“Biar Kubantu,” kataku cepat sambil mengambil kain mengelap air bekas minuman wine kyu.

“nggak usah~” kata kyu. Tp, aku tdk melihat wajahnya.

Dan, saat aku melihat kyu, mata kyu tertuju pada payudaraku yang dapat ia liat dgn puas krna aku memakai kemeja yg longgar dan besar.

Aku pun langsung mundur dan ngesot ke ujung sofa.

“APA YANG KAU LIHAT ??!?!” teriakku kasar.

“apa? Kau pikir aku akan memegang benjolan besar bulat, lunak, dan menggantung itu??” kata Kyu cepat.

“OMO~ ngomong apa kau!?!? Dsar bocah tdk tau aturan!!!!” kataku, lalu kulempar dia dengan gelas disekitarku.

“Akh!!” Kyu meringis lagi. Kedua kalinya kulempar dia untk hari ini. Karena dia sdh dua kali membuatku gugup, grogi, dan merasa t-e-r-l-e-c-e-h-k-a-n ><

Tapi, kali ini Kyuhyun tdk berkutik. Dia memejamkan matanya dan memegang kepalanya. Sepertinya dia kesakitan.

“Kyu~ gwaenchana?” tnyaku mulai panik. Spertinya, kali ini seriyus.

“eugh~~ kpalaku~~~” Kyu msih meringis. Haduh!! Park Jin Hee! Betapa bbabo-nya dirimu! ><

“umm… aku tadi hny-“ kata2ku terputus. Kali ini kyu menciumku.

HAH!? Tnggu dlu, M-E-N-C-I-U-M-K-U ??!?!??!!!!! OMONAAAA ~~~~ \[>///<]/

“Ugh!!” aku mendorong Kyu dengan cepat.

“Bocah gila! Knapa menciumku! Kau ingat berapa perbedaan umur kita ??!?” tnyaku berusaha jual mahal. Sbenarnya aku suka.

“Bocah? Apa aku terlihat sperti bocah di matamu??” tnya Kyu judes. Dia mengelap bibirnya, sama spertiku.

Aku merasa jijik mengingat kejadian tadi. Tapi, kenapa aku ingin meminta lebih?? Ah, tidak! Aku sdh mmpunyai YoungMin. Aisshh!! JinHee lupakan si MagnaeKyu itu ==”

Aku berjalan ke kmar mandi. Aku lngsung mencuci mulutku. Tp, terdengar langkah sesorang. Hentakannya semakin dekat dan orng itu masuk ke kamar mandi yg sm denganku.

“K-K-KYU…KYUH-KYUHYUN….!!???” Mtaku terbelalak melihat Kyuhyun dibelakangku.

Dia mengunci pintunya. Apa-apaan ini ???!?? ><

“Kyu~ ada apa denganmu??” tnyaku berusaha ttep dlam kesadaranku.

“aku~ hnya berusaha menyukaimu, noona~” kata kyu.

“uhmm!!?? Jwaban mcam apa itu!?” tnyaku emosi.

“Noona~ aku tau, kau sbenarnya mnyukaiku. Tdk usah bohong~” jwab kyu.

“Tapi~ aku…” blum slesai bicara, Kyuhyun membungkam bibirku lagi.

Sial! Pdhal, aku blum slesai brbicara.

“Kyu~ hentikan~” aku berusaha menjaga akal sehatku.

“hmm~~hmmhmhh…” kyuhyun menjilat sekitar leherku. Ah~ youngmin belum prnah menyentuhku sperti ini.

“kyu~ hentikan~~~ uahhhh… ah.. ahhh….” Aku terus mndesah. Kenikmatan yg dashyat.

“mhmm…. Ahhh ahhh~ noona, neomu yeppeo~~” kata Kyu berbisik ditelingaku.

“mwo?? Aaahhh~~ Apa… ahh~ mksudmu, hah~??” tnyaku msih heran.

Kyuhyun tersenyum dan menciumku lagi. Ciuman penuh napsu untuk anak seumuran dia.

[Kyuhyun POV]

Jinhee noona mngatakan aku bocah? Jujur, hatiku sakit mndengarnya. Apa dia tidak tau klo dia adlah aktris fave aku dri SMA ??? atau lbih tepatnya, WANITA fave aku!?? Dsar noona tua! Tp, dia msih mnis sperti wktu pertama aku mlihatnya di SMA HyunDae. Aku ingat sekali, dlu JinHee adlah guru fisika kami. Dia adlah guru yg paling suka kujahili. Tentang cicak di tasnya, permen karet dirambutnya, dan bnyak lagi kesalahan yg sengaja kubuat agar bisa selalu bersamanya. Dan, skrng saat kami bertemu lagi, dia belum mnyadari perasaanku?? Noona, Geudae Saranghaeyo~~ L !

Namun, kali ini aku sengaja menciumnya tiba-tiba dan memberinya rangsangan tepat di lehernya!

Jujur, aku belum pernah melakukan ini, aku mengikuti naluriku saat semalam aku menonton bokep dari laptop Eunhyuk. Aku menonton video bokep dari Indonesia mungkin, jdulnya, “Bokep Alun” atau Ariel dan Luna. Mreka juga artis fave gw, sih^^ Video Ariel_Luna itu membuatku berniat melakukannya dengan JinHee Noona. Tp, aku bukanlah cwok brengsek yg tega mengotori keperawanan wanita yg kusukai. Btw, pikiran gw dewasa juga skrng^^ hehe~

Back to topic, srkng aku sedang menjilati leher jinhee. Dia sangat wangi dan menarik perhatianku smpe skrng.

“ahhh~ kyuhyun~~ ahhh…ahhh… brhentii, aahhhh~” dia mendesah saat ku elus punggungnya.

PLAK !!!

Pipiku sakit. Ternyata oh, ternyata, Jinhee menamparku. Sakittt~~~ L

“Kyuhyun!! Kalau kau tdk bisa mnjaga sikapmu, aku akan berhenti mnjadi asisten SuJu! Aku tdk suka diperlakukan sperti ini! Aku benci kau, bocah gila!!!” teriak Jinhee depan wjahku, lalu ia pergi meninggalkanku di kmar mandi. Aku memang slah. Mianhae, saranghaenun noona~

[JinHee POV]

Aku menamparnya? Tentu saja. Mana ada noona yg rela dicium paksa oleh bocah yg lebih muda darinya. Klaupun ada, itu mah noona kijil yg lanji dan murahan. Sedangkan saat Kim sangBum ingin menciumku, aku meminta peran pengganti, yaitu wanita yg mrip denganku dan lbih muda dri Kim SangBum itu. Bner2 pngalaman buruk casting ciuman sperti itu. Tp, skrng? Aku bner2 brciuman, asli, dengan Kyuhyun? Inikah my first kiss ??? -_-“ Btw, Apakah pipinya sakit ?? Kyuhyun, Mianhae~ L

“Aku pulang~~” terdengar suara Heechul, lalu diselingi suara member lain. Ah~ yang dari stasiun radio udh pulang.

“Annyeong~” sapaku pada mreka.

“ah~ Noona, kau dsini,,” kata Siwon yg terlihat membawa kardus besar dengan Sungmin.

“itu apa?” tnyaku inconecct.

“ini mkanan untk mlam. Noona sdh mkan??” tnya Ryeowook.
“uhm… sbenarnya, Shindong tadi membeli mkanan tapi dia blum pulang juga,” jwabku pelan.

“aku dsini noona!” trdengar suara Shindong dari mobil.

“Shin dong-hee..??” aku melongo heran.
“Tadi kami menemukannya di warung. Ternyata, dia membeli mkanan di tmpt kami ingin membeli mkanan untk mkan malam. Jd, akhirnya kami brtemu  dan pulang bersama,” jelas Heechul trsnyum. Aku ikut angguk-angguk meng-iya-kan saja.

“Ayo~ semua ke ruang tamu, kita makan sekarang,” ajak Leeteuk.

Aku ikut masuk bersama mreka. Sbenarnya aku takut menghadapi Kyuhyun, aku takut dia kumat lagi sperti tadi.

“Ayo, selamat makaaaannnn~~~~” teriak ShinDong dan otomatis membuat smua member tertawa.

Kami makan dengan sngat akur. Stiap Sungmin ingin nambah, Heechul psti memarahinya. Akhirnya, Eunhyuk yg rakus itu membagikan sebagian mkanannya pada Sungmin. Ryeowook juga ikut2an menyuapi Yesung makan. Siwon dan Leeteuk rebutan buah apel yg sisa satu, dan akhirnya, aku yg memakannya, haha^^

Hari semakin larut. Skrng sudah jam 10.25 malam. Semua member sudah tidur. Besok mereka akan menghadiri MBC Good Morning. Sbenarnya, aku diajak ikut, tapi spertinya aku akan sibuk mencuci piring besok. Jadi, malam yg dingin ini, aku duduk diteras dorm sndirian, menatap bulan purnama yg luar-biasa sgt gede!

SYUT~ tiba-tiba jaket wrna pink mendarat di punggungku. Aku menoleh.

“Kau??” aku menunjuk Kyuhyun dengan telunjukku. Sedikit shock tapi Kyuhyun memberi isyarat untk diam.

“Noona~ aku mau mnta maaf, aku bner2 kehilangan kendali tadi sore,” ucapnya yg langsung duduk disampingku.

“aku juga mnta maaf krna menamparmu, Kyuhyun-ah,” aku ikutan mnta maaf di dpnnya. Rasanya lega juga.

“Noona, knapa tidak tdur~?” tnya Kyu pdaku dengan lmbut.

“mmhm… aku tdk mngantuk. Knapa?” tnyaku kembali.

Kyuhyun langsung menarik tnganku. “ayo kita ke taman disekitar sini,” katanya dengan riang. Wah~ skrng dia bukan sosok kyuhyun judes, dia mnjadi kyuhyun yg cocok dgn genre-nya, yaitu “young” alias “muda” ^^ #apaSih..GajeBgtdeh ==”

*****

-di taman-

“Wah~ tman ini sepi juga,” kataku mengawali pembicaraan saat smpai di taman.

Kyuhyun memegang tnganku erat, tngannya dingin. Aku bisa merasakannya. Kami berdua tidak mengenakan sarung tangan. Benar2 malam yg romantis.

“Noona, dorong aku!” teriak Kyu dan dia langsung duduk di ayunan anak2.

“iya~~” jwabku malas dan mendrongnya bebrapa kali.

“umm.. Noona, apa kau merasa senang hari ini ?” tnya Kyu padaku.

“lumayan.. hari ini aku makan jjinbang lagi, ehhe~” aku trtawa kecil.

“haha~ jjinbang… itu mkanan favorite Heechul dan kkaknya, Heejin, kan?? Kalian memang trio jjinbang sejati,” kata Kyu lagi dengan tawa kecil. Aku trsenyum simpul. Dia sangat cepat mengerti diriku.

Kami berjalan2 mengelilingi kompleks itu, dan akhirnya kami berhenti dan duduk.

“Noona, sdh jam 11 mlam. Kau mau pulang?” tnyanya polos. Wjahnya inconnect ><” unyuuuu~~

“ahahahaha~~ tidak, khekhekhekheee~~” aku trtawa saat mlihatnya.

“ada apa noona?” tnyanya lagi. Sngat aegyoooooo >///<  #JinheeCerewet :-{
“Kyu~ brhenti memanggilku Noona! Aku memang tua, tapi kita sdh sperti teman. Panggil sja aku JinHee,” kataku lagi dengan snyuman andalanku.

“ah~ mianhaeyo, Jinhee,” jwabnya pelan. “jinhee, apa kau sdh pnya pcar?” tnya Kyuhyun pelan.
“annio~” aku menunduk. “Tapi, aku punya tunangan,! Namanya Kim YoungMin. Kau tau kan? Manajer baru di SM Ent.? YoungMin oppa itu tunanganku,” jwabku sdikit trsnyum, krna aku tdk tega melihat wjah kyu. Aku sperti trtawa diatas penderitaan orng lain.

“oh~” jwabnya pendek. Lalu dia berjalan pergi meninggalkanku. Lho?
“Kyuhyun~~!! Kau mau kmana???” panggilku lalu mengejarnya.
“kau knapa kyu~?” tnyaku kasar saat aku gagal mngejarnya, dia terus cuek padaku.

“Jinhee~” dia berbalik. Eh? Matanya merah. Dia menangis? Kyu… kenapa?

“Jinhee, Park JinHee noona, aku … aku menyukai mu! Neomu saranghae!!” teriaknya depanku membuat mataku terbelalak, lebih shock dripada saat dia menciumku tadi.

“mwo??” tnyaku lagi.

“Jinhee~ tidakkah kau tau bahwa aku mnyukaimu?? Yah, aku tau YoungMin-hyung akan tunangan… tapi, kenapa harus denganmu, Jinhee???” Kyuhyun mengusap air matanya.
“jinhee.. ingatkah kau, aku tercatat sbgai siswa pembuat mslh di SMA HyunDae?? suka mengganggumu, membuatmu resah, dan membuatmu jengkel padaku? Ingatkah noona saat aku tabrakan motor sepulang sekolah, di dpn matamu, dan kau membawaku ke Rumah Sakit? Dan kau ingat saat aku menciummu secara paksa!?!?!!! Itu karena… aku mnyukaimu! Aku mncintaimu, Jinhee-sshi~~ aku melakukan itu, agar kau mnyukaiku juga… tolong balas perasaanku ini…” jelas Kyuhyun. Dia menunduk, spertinya menangis. Mungkin dia kecewa krna aku akan bertunangan.

“Kyuhyun…” aku ingin menegurnya..

“Jinhee, hatiku sakit saat mndengarmu punya tunangan. Kenapa bukan aku??!!! Memangnya aku terlalu dongsaeng bagimu?? Terlalu bocah???? Kenapa kau tidak pernah memperhatikanku, hah~!?!?? Waeya!!??” tnya Kyu lagi, dan sekarang dia menangis didepanku. Air matanya menetes. Sungguh kyuhyun yg cengeng.

“Kyu~” aku menyeka air matanya. Dia menangis terisak-isak. Aku tidak sanggup melihatnya begini.
“Kyuhyun, aku juga mnyayangimu…” skrng aku yg memeluknya. Dia terlihat kaget.

“Jinhee~ chinjja?” Kyuhyun kmbali menangis.

“hey~ knapa kau nangis lagi?” tnyaku sekilas.

“Kyu~ jujur, aku sgt mengagumimu sejak musimnya SuJu debut. Aku melihat aura mu menghipnotisku. Aku bner2 mnyukaimu, kyuhyun-ah.. aku berharap, aku 10tahun lbih muda, pasti aku akan mngejarmu layaknya fans2 yg lain… Don’t get me wrong, kyuhyun~” jelasku sejujur2nya dan menunduk. Akhirnya, perasaan yg sdh lama kupendam, kukeluarkan juga.

“hehheee…” kyu trtawa.
“wae?” tnyaku.
“Don’t get me wrong, hehe… itu kn kata2 di Super Junior Full House, hehehee,” tawanya makin keras.
“ahahaaa…” aku ikut2an ktawa, dia msih ingat episode itu.

“Noona~” Kyuhyun tersenyum. Dia mengecup keningku.

“Saranghaeyo~~” katanya lembut. Aku tersnyum, “Nado, Kyuhyun-ah,” aku memeluknya erat. Dia pun begitu. Dan kami pun pulang ke dorm brsama.

*****

Aku membuka mataku. Ah~ sudah pagi. Kulihat kyuhyun tertidur di sofa, dia merangkulku. Aku tersenyum mlihat wjah inconnect-nya. Aku lngsung bangun dan membuatkan sarapan untuk member laen.

“Noona~~” panggil Wookie yg msih stengah sadar di dapur.

“Ne~ waeyo?” tnyaku pelan.

“aku mnta masak mie goreng, yah~” pintanya pelan.

“ne~ wookie-ah… kmu tnggu aja. Klo msih ngantuk, tdur aja lagi~” kataku lagi lalu mengusap2 rambut ryeowook. Ryeowook pun kmbali tidur dikmarnya.

“Noona~~” kali ini kyuhyun yg memanggilku sambil memeluk pinggangku.

“apa-apan kau, bocah tengik!.. akkhh!!!” aku berteriak saat dia menekan vagina-ku.

“hehheee~” tawanya keluar.

“dasar bocah aneh~~” gerutuku lalu kmbali memasak untk Wookie.

Kyuhyun mencium leherku. “aishhh~~ apa lagi seka-“ kyu membekap mulutku. Ciuman pnuh hasrat, ciuman yg aku inginkan. Tapi tidak sekarang!

“kyuuu~~” aku terus menolak keinginannya.

[Kyuhyun POV]

Kenapa Jinhee terus menolak, Bukankah dia menyukaiku juga? Apa dia maunya di kamar saja biar seru?

“Noona, ambilkan aku bantal di kamar dong, aku ngantuk,” ucapku sdikit lembut agar dia mnurutiku.

“ne~” dia meninggalkan masakannya. Aku lngsung mematikan kompornya, krna aku tau, Jinhee akan bersamaku dikamar untk wktu yg lama.

*****

-dikmar-

Jinhee terlihat mengambilkanku bantal. Aku pun langsung masuk dikamarku.

“Nah~ kau sdh dsini. Kau tdur dsini aja, Kyu~” katanya. Spertinya dia mau pergi.

Aku lnsgung memeluknya dan menciuminya. Jinhee terlihat meronta dan kaget. Spertinya jika dipaksa lebih enak.

Kulanjutkan dengan mengelus bkongnya. Dia terlihat merem-melek saat kulakukan itu. Lalu, tanganku naik ke atas bajunya, mengusap2 punggungnya. Dia bner2 merem-melek karena diriku, hahay! Nikmatilah, noona~ ❤

“ahh~~ ahh…. Kyuhyun-ahhhh~~” Jinhee memanggil namaku dengan cara yg seksi. I like it!

Kulanjutkan terus menciuminya sampai liur kami membasahi bibir kami berdua. Jinhee melepas ciuman kami. Apa aku terlalu kasar ?

Jinhee membelakangiku. Spertinya dia mengelap bibirnya.

“Kyu~ kau terlalu bernapsu~~” kata Jinhee padaku.

Karena tidak tahan dengan caranya melihatku membuatku bergairah, aku langsung menciuminya dari belakang. Kucium bagian lehernya secara paksa. “ahhh….aahhh…..” jinhee terus mendesah. Kupeluk dia dri belakang dan otomatis kuremas payudaranya. Ah~ ternyata, untk ukuran 32th, payudaranya msih kencang.

“kyu~~ ahhh…. Aaahhhh….. aku tdk tahan… ahhhh~” desahannya terdengar jelas padaku.

Aku terus meremas payudaranya, sekalian kubuka kancing bajunya. Dia terlihat takut.
“Apakah melakukan hal ini dgn wanita yg lbih tua itu tdk aneh?” tnya Jinhee tiba-tiba.
“mm… cuphmmumm… annio… cuphhmmm…” aku terus menciumi lehernya sambil membuka kancing bajunya.

Dan saat terlepas… WoW..!! ini adalah pemandangan terbaik dalam hidupku. Kudorong Jinhee ke tempat tidur. Langsung kuremas dan kuciumi payudaranya, “kyuhyun~ hahh,…ahhh….ahhh….. aahhhhh~~~” desahannya makin terdengar seksi. Saranghaeyo, jinhee~~~ ><”

Srkng aku melepas celanaku didpn matanya. Jinhee terlihat menutupi matanya dengan tangannya.
“waeyo? kau pikir punyaku tdk besar???” tnyaku langsung, aku mrasa dikucilkan.
“annio, kyu-ah~ aku malu, aku blum prnah melakukan ini sbelumnya. Dan aku takut melihat junior pria…” jwabnya polos. Aishh~ sungguh sifat yg kusukai darinya.

Aku melumat bibir seksi noona satu ini lagi. Dan kali ini aku melepaskan pakaianku.

“Hmmph!!” Jinhee terkejut.
“what?” tnyaku mulai heran.
“trnyata, bekas luka kecelakaan tahun 2007 itu, masih…” belum slesai Jinhee berbicara, aku sdh membekap bibirnya dengan bibirku. Kugigit bibir bagian atas dan bawahnya bergantian. Jinhee jadi merem-melek olehku. Kyuhyun, kau sungguh hebat! Aku bangga pada diriku ^o^

Tapi, aku yakin Jinhee pasti melihat bekas jahitan di daerah dadaku. Memang aku jarang membuka baju didepan publik, itu karena bekas luka saat kecelakaan tahun 2007 itu msih ada. Sungguh luka yg sangat membekas didadaku. Tpi, sekarang Jinhee bisa mengobatinya hnya dengan melayaniku malam ini. Hehe~ btw, pikiranku memang udh dewasa, bukan? ^^

[Jinhee POV]

Apa yang tadi kulihat ? bekas luka itu…?? Aku pikir Kyuhyun telah melakukan oplas untk menutupinya? Sungguh Kyu yg malang. Klu bgtu, aku akan memberikan malam terbaik untuknya. Park Jinhee Fighting!!! >////<

“Jinhee, bolehkah aku~” Kyuhyun menanyakan sswatu sambil menunjuk2 vagina-ku!? Omo~ apa ini tdk trlalu cepat..?

“mm… tapi, aku dnger rasanya sakit…” jwabku asal2an.

“aku denger juga gtu~ tp, kata mreka stelahnya itu nikmat,” jwab Kyu mantap.

Tanpa menunggu aba2 dariku, Kyu lngsung melepaskan celanaku yg tipis itu. Lalu kyu mengusap2 daerah vagina-ku dgn lembut. “ahh….ahhhhh….” aku mndesah lagi. Kyu trsenyum. Dia langsung memasukan jarinya vaginaku, membuatku mendesah hebat.

“ahhh~ hhhh…. Sshhhh~~~” aku terus mendesah.

“cmhpmcphmcp….” Kyuhyun menjilati vaginaku. Dia magnae yg hebat!

Tiba2 kyuhyun berdiri dengan posisi yang biasa cwok lkukan untk memasukan junior. Untuk ukuran magnae, junior Kyu besar juga.

“Noona~ aku masukan, ya??” kyuhyun memamerkan snyum evilnya.

aku hnya tersenyum dengan snyuman biasa yg kuberikan pada Kim SangBum. Hey! Kenapa aku mengingat sangbum lagi ?? ==”

“AKKHHH~~~!!!! Hoshh… hoshh…. Kyuhyunnn!!!! Ahhhh~~~” aku mndesah hebat. Kyuhyun terus2an memasuk-keluarkan juniornya dgn lancar di vaginaku. Kyuhyun juga mremas payudaraku, mungkin krna menganggur di dpn mtanya.

“leibh… aisshh… lbih cepat~~ ppali!! Ahhh~ ahh~~” aku terus2an mndesah. Mungkin memalukan, tapi aku tdk peduli, skrng yg ada dipikiranku hnya nafsu.

“hhah… ahhh… Noona~ kau sngat bernafsu! I like it~~ untk ukuran yeoja tua, vaginamu sempit juga… ahhh… ahhh… haaahhhh….” Kyuhyun ikutan mndesah dan memujiku. Desahan seksi Kyuhyun membuatku semakin terangsang.
Kami pun melakukan hal itu sampai larut malam. Kyuhyun yg ada syuting drama musical harus tdur dluan. dan, Aku pun ikut tdur bersamanya.. disampingnya.

*****

-pagi hari-

[Kyuhyun POV]

Hangat ………… ada tangan yg melingkari pinggangku……. JinHee…… ah, dia sangat manis walau sedang tertidur. Oh! Aku lupa, aku ada jadwal syuting hari ini. Lebih baik aku segera bangun. Tapi, kasihan Jinhee.. dia msih telanjang bulat. Pasti akan kedinginan jika pagi hari bgini hnya memakai selimut. Apa sebaiknya aku memakaikannya pakaian? ok.

aku pun mengambil kemeja sungmin-hyung yg ada dilemari. Mumpung JinHee msih nyenyak, aku akan memakaikan pakaian ini, walau hanya kemeja dan celana saja.
Tapi, saat aku ingin memakaikannya kemeja, payudara milik JinHee mengalihkan perhatianku. Aisshh~ masa aku hrus menjilatinya lagi untk memenuhi hasratku?? Oh, God! Ya sudahlah, lagipula kami saling mencintai. Apa slahnya?

aku langsung meremas kedua payudara Jinhee. Lalu kujilati nipplenya bergantian. Kulihat Jinhee menggeliat, tapi dia msih tertidur dgn snyuman yg manis. Aku pun mulai memasukkan jariku di vagina Jinhee. Kukocok jariku di vaginanya, Jinhee mulai terbangun.

[Author POV]

Jinhee mulai terbangun dari tdurnya yg nyenyak.
“aishh~ sudah pagi ya? Kyuhyun… Kyuhyun… eh, kenapa vaginaku sakit sekali? Apakah ini pengaruh semalam??” Jinhee terus bertnya2 dlam mimpinya, sampai akhirnya ia membuka matanya.

“Kyu~~~” Jinhee terbelalak melihat Kyuhyun yg sdg dlam aksi menjilati nippelsnya sambil mengaduk2an jari-jemarinya didlm vaginanya.
“AHH…. Hahhh…. Kyu….ahhh…….” jinhee malah terlarut dalam nafsunya.

****

Sementara itu member Suju yg lain mndengar desahan dahsyat Jinhee.

“itu~ suara….” Donghae mendelik.

“Jinhee noona?” heechul ikut2an pnasaran.

“dia mendesah, seakan2 mrasakan kenikmatan akan sesuatu…” tambah Sungmin.

“asalnya dari kamar Kyumin. Ayo kesana!” printah Siwon dan langsung diikuti member lain.

****

smentara di kamar Kyu…..

“Ahhhh~~ ahhhh….. ahhhhhh…… lbih cepat …..ahhhh….” jinhee berteriak asyik krna kyu yg mulai memaju-mundurkan junior di dlm vagina.
“hhhahh… hahhh… iya, chagi~~ aaahhh….” jwab Kyu sambil meremas payudara Jinhee.

BRAK !!!

Pintu kamar terbuka. Dan…

“OMO!” teriak member suju (kecuali kyu^^)

“ah! Hyungdeul!” kyu lngsung shock krna member suju lain mlihatnya dlam posisi meremas payudara jinhee dan berada tepat diatas menindih jinhee. Sedangkan jinhee dlam posisi tepat dibawah kyu, dan sdg menjilat cairan dari junior kyuhyun.

“o…ooppadeul….” Jinhee mengelap bibirnya yang basah.

Kyuhyun langsung melepas juniornya dan diiringi teriakan jinhee. Tp, kyu langsung menutupi badan jinhee dengan selimutnya.

“hyung~ aku bisa jelaskan…” kata kyu tp langsung dipotong oleh leeteuk.
“KYUHYUN!!! KAU MAU MATI, hah!!??!!! Kau itu masih 23, beraninya kau melakukan … mela… melakukan hal sperti ini!!?? Bahkan, Siwon dan Heechul saja belum prnah melakukan ini!!! Dan, Jinhee itu sudah punya tunangan! Kau sadar gak sihh!!???…” Leeteuk semakin berapi2.

“Kyuhyun~ kau…” Sungmin ikutan bersuara.

“baiklah! Aku akan bertanggung jawab padanya! Tapi, tolong jangan bawa2 Jinhee dalam msalah ini. Aku yang memaksanya melakukan ini.. itu krna kami saling mencintai, suka sama suka!” teriak Kyu yg hmpir menangis.

“kyuhyun, sudahlah~” Jinhee memeluk Kyu dlm dekapannya.

Leeteuk geleng2 pasrah pada Kyu-Jin couple.
“ya sudah~ mslah ini, anggap sja tdk prnah terjadi… kyu, aku harap kau bisa menyelesaikan mslah ini, sbelum orng lain tau. Terutama elf dan youngmin-hyung, arasseo?” Leeteuk trsenyum kcil pada Kyu, lalu mninggalkan kyu-jin duluan.

Member lain msih di dlm kmar. Mreka mmperhatikan tubuh jinhee ( >0< annio!).

“wah~ badan jinhee…” celetuk Eunhyuk.
“mulus ya?” sambung Donghae.
“Kulitnya bersih… muluss….” Kata Chullie smbil membandingkannya dengan kulitnya.
“Payudaranya juga kencang…” kata Siwon.

“Wae!!?? Jangan liat2 !!” kyu melemparkan member lain dengan sandal, bantal, sapu, dll. Sehingga member lain kabur dgn ketawa kecil.

“kyu~” panggil jinhee saat kyuhyun akan menutup pintu kamarnya.

“waeyo?” tnya kyu.

“apa kau serius akan tanggung jawab? Apa tidak lebih baik, kau meneruskan kuliahmu dan tetap berkarir menjadi penyanyi ?” tnya Jinhee meyakinkan.

“aku serius sgt serius… saat aku memutuskan suatu plihan, maka pilihan itu akan mnjadi tanggung jawabku. Biarpun akan ada tantangan lebih parah dripada ini, itu sudah jadi tanggung jwabku, krna aku yg memilih jlan ini…” jwab Kyu lancar.

DEP !

Kyu menarik Jinhee dlam plukannya dan berbisik kecil, “Saranghae..”
Jinhee pun trsenyum dan mnjwab, “nado” lalu mencium bibir kyuhyun dgn lembut.

*****

10 hari berlalu, hari ini hari dimana Jinhee bisa pulang. Jinhee pulang lebih cepat dari jadwal yg diterapkan. Dan, Tidak ada lagi yg mengingat tragedy dikamar saat kyu-jin melakukan seks malam itu. Terkadang heechul dan eunhyuk yg suka menggoda jinhee dgn menirukan posisi kyu-jin saat malam itu, dan langsung mendapar lemparan piring dari kyuhyun. Tapi, hbungan mreka tetap baik smpai sekarang.

“Aku rasa inilah waktunya,” kata Jinhee saat Akan pamitan dengan member super junior.

“Noona~ jaga drimu…” kta Heechul trsenyum.

“Noona ~ aku Akan mrindukan saat2 dmna aku menggendongmu tempo hari yg lalu,” kata Siwon dan langsung ditatap evil dgn kyu. Mmbuat smua mmber trtawa.

“Jinhee~” skrng Kyu yg berbicara.
“Jaga dirimu. Jangan terlalu capek. Jika kau rindu pada kami, atau aku… kau bisa kesini kpan saja,” lalu kyu mendekat dan mencium pipi jinhee.
“Saranghaeyo…” dan kyu trsenyum lagi.

Jinhee memegang pipinya dan trsenyum malu.

“Ehem…ehemmmm…!’ “Ciyeehhhh…. Heheee” ejek member suju lain.

“Ahaha~ baiklah, aku pulang dulu. Terimakasih untk semuanya. Gomawo~~ Annyeonghi kaseyo…” pamit Jinhee dan melangkahkan kakinya keluar dorm.

Member suju pun melambaikan tangan, sdngkan kyu bersiap2 kehilangan jinhee (?)

*****

Jinhee pulang saat hari semakin sore. Jinhee menuju apertemen biasa ia tinggal dgn Youngmin. Dan saat jinhee mendekat ke kamarnya… Jinhee mndengar sbuah desahan di dlm kmarnya.

“ahhhhh….ahhhhhh~~~ youngmin-sshi, hentikan….!!! Ahh~~” Jinhee semakin pnasaran dan melihat lewat cermin di dpn pintunya. Dan itu adlah youngmin sdg menjilati tubuh wanita. Wanita yg terlihat msih sgt muda. Wanita itu stengah telanjang, mungkin krna dibuka paksa oleh youngmin. Wanita kecil itu adalah PARK JI YEON!

BRAKK!!!

Jinhee mendobrak pintu rumah dgn mata memerah krna kecewa. Tunangannya ternyata…

 

 

 

******

 

sampe sini dulu…

ntar kalo lanjut, kagak ada yg comment, gw yg rugi dah~ ^^

Gomawo kalo dah baca and mau comment ^^
*bungguk2*

KyuMin FanPICS ^^

2 Nov

Hai~ Hai~~

ELF indonesia ^^ gw buat fanfict nih, pake pics, jadix fanpics,, kekeke~^o^

tntang KyuMin sihh~~ ^^ehehheh~~ *lagi-lagi….*

Happy Reading !

*****

…. Kyuhyun dan Sungmin ikut berpartisipasi dalam perginya Kangin ke wamil. Kalian tau kn gmna Kyuhyun itu ?? Ya. dia orngx suka menggangu para hyungnya, terutama couplex satu ini~~

Kyuhyun : “Hyung~ lagi ngapaen?”

SungMin : “ssshh… diam,”

Kyuhyun : “hyung~ beli minum yuk! Panasss~~”

Sungmin : “bisa diam gak seh!!?”

Kyuhyun : (manyun) (kepikiran ganggu Min lagi) “hmm… hyung~ aku bosan…”

Sungmin : (pura2 kagak dengar..)

Akhirnya, si Kyu kena telak~ *hahah~ makax jgn gangguin umin* 😛

Kyuhyun pun mulai berolahraga atau bahasa kerennya ‘nyari-kesibukan-sendiri’, hehe~

kyumin~

Kyuhyun : “huh~ bete~ minniehyung kagak ngerespon gua~~~ serasa bicara ma batu ah~”

Sungmin : (berbisik) “eh~ bbabo~ mslhx skrng, Kangin hyung lagi pidato. hormati dkit dong, kyu…”

Kyuhyun : (dketin telinga ke Sungmin) “hyung ngomong opo?? gak kdengaran…”

Sungmin : (merasa dikacangin) “gak jadi!” (mnjauhi kyuhyun) ==”

Nah~ si Kyuhyun mulai ‘kepanasan’ lagi tuh~ skrng dia malah tambah menganggu Sungmin ==” *dsar magnae aneh*

Kyuhyun : (serius mndengarkan Kangin pidato)

Kangin : “maka dari itu, saiia sbgai member paling cute tidak akan mninggalkan fans2ku~~ saranghamnida~~ ^^ dan oleh karena itu, untuk menjunjung prestasi yang blhablahblhablahlahba…  (penonton : prok,prok,.prok)

Kyuhyun : “what ? member pling apa..??”

Sungmin : (menyambung kata-kata Kyu) “member cute…”

Kyuhyun : “isshhh~~ Kangin hyung kn member paling ganas di suju~”

Sungmin : (jitak Kyuhyun) “ssttt!! Kangin itu couple aku juga tau~!”

Kyuhyun : (kcewa)” mm… mianhaeyo…”

skrng si Kyuhyun malah terdiam karena kena TELAK dari Sungmin ==

tpi~ spertinya dia tidak mau mnyerah!!?

Kyuhyun : (deketin Sungmin) “hyung~ tadi liat gak Yesung hyung ngapain?”

Sungmin : (geleng) “knapa dia.?”

Kyuhyun : “dia…. hmmphh~~ keke~~ (nahan ketawa) kkkkkkk~~~ tadi dia… ngupil~~~ hehehhehheeeeekkkekekekkkkkk~~”

Sungmin : “eh~ suaramu ! kdengaran sampe Bogor tau~”

Kyuhyun : “ah~ hyung lebai~ haha~” (cubit sungmin)

Siwon : “hush! KyuMin diam!!”

Kyuhyun : “hmpmpmphpmp…” (nutup mulut, tp ttep ktawa)

Sungmin : (memaklumi si Kyu..)

Nah~ blum juga slesai penderitaan sungmin~

Kyuhyun msih menyerangnya…

Kyuhyun : “hyung~ skrng boleh pulang kagak.?? makin sore nih~”

Sungmin : “Siapa suruh kau ikut, huh.?? mendingan kao maen game aja tdii, babo!~”

Kyuhyun : “Kyuhyun gtu lho~ kalo gak babo, bukan kyuhyun namax…”

Sungmin : “hmm… iya lha tuh~~” (nyerah)

Kyuhyun : “hyungnim, aku-“

Sungmin : “kyu! bisa gak diam sbentar aja smpe pulang…!??? daritadi ngoceh terusss~~”

Kyuhyun : (cuek bebek) “gak bisa! emangnya hyung bisa apa, heh.?? kekeke~”

Sungmin : (merasa ditantang, lngsung ngedeketin kyu, cium pipi kyu) :-*

Kyuhyun : (terdiam) (megang pipi) “h-h-hyung..???”

Sungmin : (pura2 ngeliat arah laen) 🙂

Kyuhyun : (makin salting) “em.. Sungmin hyung, apa kabar.??” (salting gaje ==)

Akhirnya, Pidato Kangin slesai dan Kyuhyun bisa diam di detik-detik kepergian Kangin.

– END –

NAh~ udh slesai deh~ RCL, yah^^

ini fanpics pertama gw~~ hehe.. … ditunggu part.2 yah~~ kekeke^^