Tag Archives: Eunhyuk

Fanfiction : “I Love you, Donghae…” [part 1]

10 Mei

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Lee Donghae
– Gao Xuan mi (Go Hyun Mi)
– Yesung
etc…

Genre :
Romance

Disclaimer : Gadis biasa yg awalnya menjadi bahan taruhan Donghae dan Yesung, malah membuat dua namja ini jatuh cinta padanya. Bahkan, Donghae sang playboy bisa merasakan cinta lewat gadis polos ini.

 

*****

 

[Xuanmi POV]

Yesung… Yesung… Wo Ai Ni~

Ah! Yesung! Aku lupa menegur Yesung!!! Dengan cepat, Aku langsung bangun dari tidur nyenyakku dan membuka laptop kecilku. Ku ‘search’ nama ‘@shfly3424’ dan langsung mention padanya.

@Xuan_13: @shfly3424 Koko Yi Xing~ Ni Hao Ma~??^^ Wo Ai Ni~! ^^ Jia you~

Kira2 begitulah mention singkatku pada Yesung. Kalian tahu kenapa aku memanggilnya ‘Yi Xing’ ? Ya, karena aku adalah ELF cina, tepatnya dari Shanghai. Aku terlalu bersemangat karena ini hampir waktunya. Waktu dimana Super Junior tampil di Shanghai^^ Aku ingin sekali melihat wajah Yesung secara dekat.

Oh, Ya~ perkenalkan, aku Gao Xuan Mi. ELF Shanghai berumur 20 tahun. Biasku Yesung Oppa, and off course I’m Clouds~ ^^ Teman2 twitterku kebanyakan berasal dari Korea. Yep, karena aku juga sangat fasih dalam hangugeo. Dan mereka juga memanggilku ‘Go Hyun Mi’, karena itu memang namaku dalam bahasa korea.

Aku beruntung sekali pernah mengenal 13 Oppadeul ini, terutama dengan Yesung dan manis dan imut itu. Ah~ senyumannya terlalu manis…

*****

Aku melangkahkan kakiku berjalan kekelas. Aku kuliah di kampus Chung Zhao *kampus apaan ini? Karangan gileee…* Rata2, angkatanku tahu Super Junior. Enaknya, setiap istirahat kami selalu membicarakan idola kami, dan jika malam hari, kami suka twitteran gaje bareng2. Seru kan punya teman ELF ? ^^

“Xuanmi, lihat foto apa yang aku punya~” panggil Song Zhi padaku.

Aku dan teman2 lainnya terbelalak melihat foto yang sangat jelas dari kamera hp Song Zhi sendiri.
“Kau berfoto ria dengan Sungmin ??” tnyaku heran.

“bagaimana bisa?” tnya Cheng Ahn salah satu biasnya Kyuhyun.

Song Zhi tersenyum evil dan memamerkan foto itu lagi.
“Ini aku ambil kemarin sore dibandara saat menjemput papa-ku. Awalnya aku berpapasan dengan Sungmin lalu cuek2an. Tapi, lama2 aku terpesona dan mengajaknya berfoto. Gadis2 disekitar itu juga baru nyadar kalo pria itu Sungmin Super Junior yang baru datang dari Korea. mreka pun berebutan tanda tangan dan berfoto dengan Sungmin. Yaa~ memang bnyak yg bilang Sungmin dan Siwon datang lebih awal dari member lain. Aku sangat beruntung~” jelas Song Zhi.

“Wow~ benarkah? Ah~ kau sangat beruntung. Sungmin tersenyum sangat manis disini…” kata Cheng Ahn terus2an memperhatikan foto yg bagus itu.

“ahhh~ aku rasa aku menyukai Sungmin~~~” gumam Song Zhi senyum2 sendiri.

Aku menjitak Song Zhi.
“hey, Song Zhi! Bias-mu kan Eunhyuk! Kenapa lari ke Sungmin??? Sungmin itu bias-nya Xin Hui~” tegurku emosi.

Song Zhi hanya manyun dan menatapku sinis.
“Apa salahnya jika kita ngefans dgn Member lain~?? Mereka kan patut mendapatkannya~ mereka patut diidolakan, tidak peduli siapa kita~ kita hanya fans! Kenapa kau membela Xin Hui seakan-akan Xin Hui itu istri-nya Sungmin? Xuan Mi, sadarlah~! Kita hanya ELF biasa! Hanya fans!” jelas Song Zhi emosi.

“Tapi~ bukankah kita berjanji akan tetap pada idola kita masing2 ? aku saja setia pada Yesung~” ucapku pelan.

Song Zhi tersenyum dan merangkulku.
“Hey~ no problem, dear~ Kalau kau sudah bosan dengan Yesung, kau boleh ambil Eunhyuk~” kata Song Zhi lagi dan pergi meninggalkanku dan Cheng Ahn.

“Hey! Tunggu kami~!” pekikku yg baru sadar ditinggalkan.

*****

Hari ini, tepat hari dimana Konser SS3 di Shanghai sisa akan dimulai. Tiga hari yg lalu, Aku dengar Super Junior ada dibandara. Yah~ aku ingin ikut tmen2ku mnjemput Super Junior di bandara saat itu~ sayangnya aku tidak diijinkan oleh orang tua-ku =_=” Padahal, itu kesempatan untuk melihat si ganteng Yesung dihari pertama.

Eh… ada mention masuk~

@SongBlacksmile : “@mimi_13 hey, Xuan Mi~! cepatlah datang~! Konser akan dimulai. Jika kau terlambat, akan kuberikan tiket ini pada Xin Hui~”

Ah~ mentionnya pedas sekali. Ternyata Song Zhi… dia mengganti user name-nya, dari @SongForSilver menjadi @SongBlacksmile . Uh~ dasar pengkhianat! Lihat~ betapa setianya aku pada Ye Sung ~^o^~ksmile “k~

ihanan siap ke stadiun or di bandara~ sayangnya aku tidak diijinkan oleh orang tua-ku =_=”or, mreka pun bere

@mimi_13 : “@SongBlacksmile Shi~ Song Zhi~”

Aku mnjawabnya dengan singkat dan bersiap pergi ke tmpt konser Super Junior.

*****

Sesampainya di tmpt tujuan, aku benar2 takjub. Banyaknya ELF dari luar negeri berdatangan. Seperti Thailand, Indonesia, dan banyak lagi. Aku terpesona sesaat karena dari luar, stadiun bola itu berubah menjadi pemandangan biru sapphire yg menyejukkan mata^^

Aku bertemu dengan banyak ELF asing dan berbincang banyak dengan mereka. Walaupun kami menggunakan bahasa Inggris, tapi jalinan ELF itu tetap terasa…

“XUAN MI~!” teriak suara yg tdk asing ditelingaku. Aku menoleh pelan dan itu Cheng Ahn.

“shen ma?” tnyaku langsung.

“Kau dapat tiket deretan ELFishy~” gumam Cheng Ahn ngos2an.

“MWO!!??” teriakku dan langsung keluar logat korea-nya.

“Maafkan aku, Xuan Mi~ tadi aku melamunin sungmin~” tambah Song Zhi yg baru datang.

Aku hanya frustasi dan mendesah berat di depan mereka.
“Bagaimana dong? Masa aku harus ikut barisan ELFishy ? Aku kan minta tiket untuk barisan Clouds supaya bisa mnta tanda tangan Yesung~ masa aku dapat tanda tangan Donghae? Itu tidak nyambung banget…” ujarku bertubi-tubi. Sekarang antara marah dan emosi, aku bner2 tidak mood nonton SS3. *mending ksih aku aja, Xuan Mi… #plak*

Song Zhi dan Cheng Ahn hanya bungguk2 minta maaf padaku. Yesungdahlah~ bukan salah mereka. Tunggu~ itu memang salah mereka!!! ><”
Aishh~ aku mnyesal mnta tolong pada gadis2 bodoh ini.

“Sudahlah~ kita nnton saja konsernya. Yang penting, aku masih bisa melihat Yesung saat konser~” kataku pasrah.

Song Zhi dan Cheng Ahn hanya tersenyum takut dan mengikuti langkahku memasuki ruangan biru itu.

*****

“Wah~! Banyak sekali~~” pekikku saat memasuki deretan kursi yang penuh dengan balon dan light stick berwarna biru Sapphire.

“Indah~” gumam Cheng Ahn.

“Hey~ ayo kita cari tempat duduk! Nanti kita kehabisan tempat~” tegur Song Zhi dan kami pun mencari tmpt duduk.

Tempat dudukku memang tidak dekat dengan panggung. Aku envy melihat gadis2 yang duduk sangat dekat dgn panggung. Aku hanya bisa menonton SuJu Oppa dari kejauhan dan merekam wajah mereka sebisa mungkin. Tapi… Aish~ banyak balon dan tangan2 gadis aneh didepanku. Mereka fanatic sekali, sama sepertiku, hehe~^^

“Gui Xian~ Kyuhyunnie~!!!!” teriak Cheng Ahn sangat keras.

“Cheng Min~ Sungminnie!!!!” teriak Song Zhi juga.

Aku hanya tersenyum melihat kedua temanku. Aku pun tidak mau kalah. Kulihat Yesung Oppa melambai2 pada deretan kursi kami. Aku pun berdiri diatas kursi dan mengangkat balon biru-ku.

“YI XING~!!!! YESUNGIE OPPAAAAAA~~!!!!” teriakku kencang dan lumayan lama.

Kulihat beberapa orang melihatku dan tertawa. Yesung juga melihatku dan berjalan menghampiri kursiku, dia menyanyikan bagiannya dihadapanku. Well~ saat ini Super Junior menyanyikan lagu ‘My All Is In You’, dan sekarang bagian Yesung. Omo~ dia menyanyi sambil melihatku dan tersenyum. Beberapa ELF disekitarku mulai berebutan menyalami tangannya. Ada juga yang mengangkat Polaroid-nya supaya Yesung memakainya untk Selca.

Yesung tersenyum lagi lalu membungkuk saat lagunya selesai. Dia kembali ke panggung dan menyanyikan lagu ‘Dancing Out’ bersama member lainnya. Aku rasa aku akan mati karena Yesung benar2 membuatku tergila2.

Ah, lagu ini sudah lama sekali. Aku tertawa girang melihat mereka seperti kembali ke jaman Don’t Don. Aku kembali bernyanyi bersama ELF lain dan KyuMin couple kembali membuat heboh. Mereka bermesraan di depan ELF ! Chinjja~ bner2 suka nyari perhatian =.=”

Eh… tiba2 ada salah satu member yg berjalan kearah deretan kursi kami. Dia lumayan manis dan memiliki rambut pirang yang cerah. Aku rasa itu… Lee Donghae ?

[Donghae POV]

I can’t leave without you, My All is In you~

Aku senang sekali. ELF Shanghai benar2 menerima cinta kami, atau kami yg menerima cinta mereka? Kkk~ aku selalu senang disetiap SuShow. Itu membuatku bersemangat.

Saat perform lagu ‘My All Is In You’, kenapa ada wanita kecil yg berdiri diatas kursi dan berteriak nama Yesung. Oh~ kenapa dia manis sekali ? Yesung terlihat senang dan menghampiri gadis itu. Yah! Kijil sekali !!! aku emosi. Ah~ sepertinya aku cemburu. MWO? Cemburu? Kenal saja tidak ><” dasar gila~~ ah, spertinya aku sudah stress =.=”

Yesung kembali bernyanyi bersama kami di panggung. Dia tersenyum sinis padaku.

“Mwo?” tnyaku saat part Kyuhyun bernyanyi.

“Kau lihat gadis itu? Dia manis,” kata yesung tersenyum menatap kearah kursi gadis itu.

“Yah! Aku juga menyukainya~!” pekikku keras. Untung suara Kyuhyun di mic lebih besar.

Yesung hanya tersenyum dan merangkulku.
“Ayo bertaruh~ siapa yang bisa mendapatkan hati gadis cina itu~” tawar yesung.

Aku hanya menatapnya sinis dan kembali merangkulnya. Membuat ELF didepan kami histeris. Kemudian aku tersenyum dan mencium pipi yesung.
“Siapa takut ? Ayo~ kita mulai dari sekarang,” bisikku saat bibirku selesai mencium pipi yesung.

ELF semakin histeris dan merekam/memotret kami. Yesung kembali tersenyum dan menatapku tajam.
“Dasar  ikan nakal~” kata Yesung cepat dan kembali menghampiri Ryeowook lalu bernyanyi bersamanya. Aku memang tidak mendengar jelas suaranya. ELF berisik sekali. Tapi, aku yakin mulutnya berkata seperti itu. Kau pikir aku takut? Aku kan Charming Prince di Super Junior. Gadis manapun bisa kubuat klepek2 bahkan sampai bunuh diri karena karismaku. *alay gile*

Aku memulai aksiku. Aku berjalan dengan murah senyum melewati ELF Shanghai yang banyak ajigile ini. Kuhampiri gadis manis itu dan melemparnya dengan handuk biru-ku. Dia terlihat bingung dan aku hanya tersenyum padanya. Teman disebelahnya malah mengambil handuk itu. Argh! Lagi2 gagal. Kulihat yesung tersenyum licik dari kejauhan. Ah! Aku tidak akan menyerah.

*****

Konser sudah berakhir. Sekarang waktunya member tanda tangan kepada 100 ELF yg mendafta pertama. Jika dihitung2, tiap member mendapat 100 tiket kan? Aaa~ jadinya… mm… kalo aku 100, Kyuhyun 100, Siwon 100, Leeteuk 100, Heenim 100, Yesung 100, Ryeowook 100. Eunhyukkie 100, Shindong 100, dan Sungmin 100, berarti ada 1000 ELF Shanghai yg beruntung mendapat tanda tangan dari kami. Berarti aku akan olahraga jari-jemari sekarang! Kkk~

Kami duduk di meja panjang yang berwarna biru Sapphire. Banyak ELF yg mulai masuk dan berbaris rapi di depan kami. Mereka mengeluarkan CD, DVD, Poster, Majalah, dan banyak lagi barang yg berhubungan dgn kami. Aku hanya tersenyum sambil memberikan tanda tangan kepada ELF Shanghai ini. Bahkan Kyuhyun mendapat cubitan gratis dari ELF nakal yg lumayan gendut sih~ #plak hhahaa~ ksihannya dirimu, Magnae~

“Permisi, bisa tanda tangan DVD Sorry Sorry ini ?” tnya sebuah suara yg lembut ditelingaku.

“Ah?” aku baru cengo.
“Maaf, aku tadi melamun~ eung, siapa namamu ??” tnyaku saat melihat gadis ini. Alangkah terkejutnya aku, ternyata gadis ini adalah gadis manis itu. Sekilas dia melihatku dan dia tersenyum. Aku juga tersenyum. Sepertinya ini hari keberuntunganku.

“Siapa namamu?” tnyaku lagi lebih mengeluarkan sisi gentle-ku.

“Gao Xuan Mi.” jwabnya singkat dan melihat tanganku.

“Berarti Go Hyunmi, ya?” tnyaku dengan bahasa cina seadanya. Dia tertawa dan dia benar2 manis. Aku jujur, kali ini dia benar2 membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama. *halah~ alay gile lu, oppa~ #plak*

“Kenapa tertawa?” tnyaku heran.

“Bu Shi~” jwabnya pelan. Dia menahan tawanya. Ah~ come on~ you look cute when laughing, girl [=_=]” Apa aku sangat imut saat berbicara bahasa mandarin, ya? Haha~ molla 😛 aku memang selalu imut setiap waktu. *narsis, bo!*

Setelah memberi tanda tangan aku kembali tersenyum padanya. Dia membungkuk dan menghilang dari hadapanku. Akan kudapatkan kau, Go Hyunmi.

*****

[Xuanmi POV]

Kenapa Donghae baik sekali ya? Atau itu Cuma perasaanku saja? Super Junior memang harus bersikap sopan pada fans.nya. Tapi, aku merasa kalau Donghae sangat baik malahan~ haha~ aku tetap senang karena Yesung memperhatikanku ^^

“Xuanmi, sudah selesai ?” tnya Song Zhi yang menungguku di kursi tmpt kami duduk tadi.

“hnnn~” jawabku pelan.

“Ayo pulang~” ajak Cheng Ahn.

Tiba2 kami didatangi seorang kru SM yang membawa boneka Sunflower yg lucu.

“Ada apa?” tnyaku pada orng itu.

“Ini bunga untuk Nona~” kata pria itu sopan dan memberiku boneka bunga matahari itu.

“Tapi, ini dari siapa? Aku tidak pergi bersama teman2 lain selain mereka…” tnyaku polos.

Pria itu mendesah pelan dan memegang pundakku.
“Bunga itu dari member Super Junior, Lee Donghae,” jawab pria itu dengan bahasa mandarin yg fasih. Tidak hanya aku, Song Zhi dan Cheng Ahn terlihat bingung dan merasa ini acara tipuan semata seperti yg pernah kutonton di Channel Indonesia, namanya ‘Upss! Salah!’. Kira2 itu judulnya =_= aku tidak akan tertipu.

“Geotjimal~” balasku dgn hangul.

“Bu Shi~!” balasnya lagi dgn mandarin.

“Sudahlah, Xuanmi~ ambil saja. Tidak ada salahnya menerima bunga itu. Lagipula, aku pernah lihat Heechul memegang bunga semacam ini,” suruh Song Zhi padaku.

Aku mendesah berat dan mengambil bunga itu dengan senyuman kecil.

“Gomawo~” kataku singkat.

“ternyata Nona benar2 manis. Pantas saja Donghae rela member bunga ini ke Nona~” gumam pria itu dengan hangul. Tentu saja aku mengerti artinya. Dia kira aku bodoh? Haha~
Pria itu melangkah pergi dan menghilang dari hadapan kami.

“Aku buang saja ya? Aku tidak terlalu suka Lee Donghae~” kataku saat kami berjalan menuju mobil.

“Heh~! Jangan! Jarang2 ada artis tampan memberimu bunga~!” tegur Cheng Ahn mengambil boneka itu dari tanganku.

“Sudahlah~ aku capek. Besok aku mau update status di twitter dan upload beberapa foto dan video SS3 hari ini. Biasa lah… aku kan admin salah satu fanbase Super Junior Official di Shanghai~” kataku sedikit sombong.

“Huuu~! Gayamu~” tegur Cheng Ahn lagi mmbuatku tersenyum kecil.

Song Zhi pun menjalankan mobilnya dan kami diantar pun pulang.

*****

[Donghae POV]

Apa aku berhasil? Belum. Yesung terlihat tersenyum sinis padaku. Senyum apaan itu?

“Yah, Lee Donghae! Kau pulang satu mobil bersama Sungmin dan Yesung. Aku akan ikut mobil Siwon,” tegur Eunhyuk dan berjalan pulang.

“Ne,” jwabku malas. Aigo~ kenapa harus satu mobil dengan Ddangkoma Lovers itu =_=”

*****

“Ah, melelahkan~” gumam Sungmin dan duduk ditengah2 antara aku dan Yesung.

Aku hanya diam menatap jendela. Sedangkan Yesung terlihat memainkan iPhone-nya. Sungmin malah senyum2 sendiri kayak orng gila. Di mobil ini ada aku, Yesung, Sungmin, Pak Manajer Jung dan supir langganan kami (?). Aku benar2 diam membeku. Entahlah~ aku benci bertatapan wajah dengan Yesung sekarang.

“Ah~ kalian sudah makan?” tnya Sungmin pada kami.

“Anni~” jawabku dan Yesung bersamaan.

“Ah, arasseo! Ayo kita makan bersama~!” ajak Sungmin dan menghentikan kami di restoran favoritnya.

*****

Sepulangnya dari makan2 itu, aku langsung masuk kekamarku sedangkan Yesung ga tau dah kemana. Sungmin kembali bermesraan dgn Kyuhyun sambil cipok2an segala. Aku muak melihatnya. Tapi, lebih muak melihat Yesung.

“Donghaeya~ kau kenapa? Akhir2 ini marah2 mulu~?” tnya Eunhyuk menegurku.

“Annia~ aku lagi bad mood dgn Yesung~” jwabku polos.

Eunhyuk memiringkan kepalanya heran dan duduk disampingku.
“Wae??? Masalah cwek ya?”

“Kok tau ?”

“Eunhyuk gitu loh~”

Aku kembali manyun dan berbaring di ranjang putih kami.
“Aku bertaruh dengan Yesung. Siapa yg bisa mendapatkan hati seorang ELF dari Shanghai itu~”

“Ah, gadis yg kemarin? Yang dua kali kalian godai ?”

“Ne~”

“Bwahahaha! Gadis itu beruntung juga menjadi taruhan kalian~ jika berhasil mendapatkan hatinya, kau apakan gadis itu?”

“Mau ku-apakan ya~? Ku-perkosa saja dia, hahaha~!”

PLAK.

“Wadaw~! Sakit, Monyet~!”

“Kau ini~! Kasihan ELF itu, Ikan dodol~! Kalo dia jadi ANTI FANS gmna? Kita yg salah dong~”

“Tapi, siapa juga yg tidak mau diperkosa gratis olehku ? Ah~ kau ini Hyukkie~ seperti tidak tahu siapa aku~ aku kan Charming Playboy Prince di Super Junior,”

“Ah~ bahasa inggris kacau gtu aja pngen jadi playboy~ huh~” Eunhyuk meninggalkanku setelah percakapan panjang kami.

Aku kembali termenung. Jujur yah, aku menyukai gadis itu. Tapi, Yesung seperti menantangku dengan tatapan ‘akan kurebut gadis itu darimu~ hahahaha!’ lalu dia tertawa EVIL! Yah~ itu Kyuhyun yg bisa tertawa evil. Tapi, Yesung juga ngeri kalo tertawa jahat seperti itu. Aigo~ Ottoke? :(((((

*****

[Xuanmi POV]

Sesampainya dirumah, aku masih menatap boneka bunga itu heran. Apa benar seorang Lee Donghae naksir padaku yg gadis biasa ini? Well~ aku memang pernah dengar Donghae dan Leeteuk ingin menikah dgn ELF, tapi kalo Donghae sulit dipercaya. Dia seorang playboy kelas berat!

SREK.

AH~ ada kertas jatuh.

“Kertas apa ini?” gumamku heran. Spertinya terjatuh dari mahkota bunga matahari ini.

Annyeonghaseyo.
Ni hao ma! Wo Shi Li Dong Hai ^^ nice to meet you. Hey~ mandarinku tidak terlalu jelek, kan? Hehe~ ah iya. Salam kenal, ya^^
p.s: hubungi aku! Ini nomorku : 0852xxxxx (?)
*yaoloohh~ author bneran ga tau korea itu pake nmor Simpati juga gak ya? #PLAK*

Eh? Beneran ini surat dari Lee Donghae? Omonaaa~ ini pasti bercanda. Aku masih tidak percaya.

Aku memberanikan mengambil ponselku dan menelpon nmor yg tertera jelas itu.

******

[Donghae POV]

“Naneunyo… Oppaga…. Joheungeol~ Ottohke…”

“Donghae!!! Hape-mu berdering lagi~!!!” teriak Kyuhyun yg mulai bosan dgn lagu itu.

TUK!

Donghae memukul Kyuhyun dengan sendalnya. Kyuhyun menoleh dan mengusap2 kepalanya.

“Sakit~!” pekik Kyuhyun telat.

“Kau ini~! Sopan dikit sama yg lebih tua. Dasar Evil maknae~” kata Donghae ketus dan mengambil hape-nya.

“Ne, yoboseyo?” jwabku menganggkat telfon itu malas.

“Ni hao ma, Donghai ?” suara ini…

“Ah! Xuan Mi ??”

“…eung… apa kau benar, Lee Donghae Super Junior?” tnya suara itu gemetar.

“Shi. Wo shi Li Dong Hai~” jwabku tersenyum. Tapi hanya Kyuhyun yg melihatnya.

“Ah, untuk boneka ini… kamsahamnida~” kata gadis itu lagi. Aku kembali tersenyum.

“You’re Welcome. Ah, Hyunmi… hangul-mu lancar juga. Belajar dimana?” tnyaku basa-basi sambil duduk dimeja makan.

“Aku privat dengan teman Ibuku. Korea tidak terlalu sulit,” jwabnya lagi dan trdengar suara tawa kecil. Aigo~ aku ingin bertemu dengannya.

“Hyunmi-ah, bolehkah aku menjadi temanmu?” tnyaku pelan.

“Ne. Why Not? Haha~ senang berteman denganmu, Donghae Oppa,” jwabnya ramah. Rasanya rencanaku berhasil sejauh ini.

“Xie Xie.” Jwabku cepat.
“Hyunmi, nanti kutelpon lagi. Aku harus pergi. Gwaenchana?” sambungku yg hendak menutup telpon.

“Ne, gwaenchana,”

“Arasseo. Sampai jumpa! Bye!”

“Bye!”

Akhirnya, pembicaraan kami selesai. Aku tidak benar2 ingin pergi, hanya mencari alasan agar aku bisa bernapas sekarang. Grogi? Ne! aku grogi berhadapan dengan wanita ini. Walaupun aku terkenal sebagai seorang playboy, tapi utnk Hyunmi… aku menyerah. Hyunmi-ah… saranghae.

******

[XuanMi POV]

Astaga. Itu beneran Donghae? Suaranya mirip. Itu beneran mau kenalan sama aku? Huweee~ mimpi apa aku semalam.

Drrrt….. drrrrt….

“Ah! Siapa yg sms malam2 begini?” gumamku heran sambil membuka pesan dari handphone flip-ku.

From : Li Donghai
Hai, Hyunmi^^ Bisakah kita bertemu mlam ini? Aku yang jemput saja. Beritahu aku dimana rumahmu~

Sepertinya aku akan mati sekarang. Seorang Lee Donghae, penyanyi terkenal dan famous itu mengajakku keluar?  ini benar2 diluar perkiraanku. Sepertinya aku akan pindah biased ke Donghae. Tapi, Yesung juga cinta pertamaku di Super Junior.

To : Li Donghai
Baiklah Oppa. Aku akan menelponmu saat aku siap^^

————

[Author POV]

Hyunmi menunggu Donghae yg lumayan lama itu. Tiba2 mobil BMW hitam muncul didepannya. Tapi itu bukan Donghae, melainkan Yesung.

“Hai~” sapa Yesung trsenyum ramah.

Hyunmi menjadi gugup dan kaku. Yesung adalah pria idamannya dan berharap bisa berbicara dgnnya. Ternyata, mimpi itu terjadi.

“Oppa~ Yesung Oppa?” tnya Hyunmi trsenyum bahagia.

“Nde~ kau sedang menunggu Donghae ya?” tnya Yesung.

“…..” Hyunmi hanya mengangguk.

“Oh~ dia bilang, dia tidak bisa datang. Jadi, aku hanya ingin memberi tahumu itu. Bao Qian~” kata Yesung membuat Hyunmi menunduk sedih.
“Keunde, aku bisa menemanimu jalan2 di kota Shanghai ini kalau kau mau. Ya~ supaya kau bisa tersenyum lagi. Kau manis saat tersenyum,” jelas Yesung tersenyum lagi, membuat Hyunmi mati rasa didepannya.

‘aku ingin teriak, tapi sepertinya tidak mungkin. Ini seperti mimpi, aku bahkan tidak bisa menjelaskannya dengan kata2! Aku sangat bahagia!’ batin Hyunmi senang.

“Ne, aku mau~” jwab Hyunmi pelan lalu masuk di mobil BMW Yesung. Yesung hanya tersenyum licik(?) dan menjalankan mobilnya.

******
Yesung dan Hyunmi berhenti di pantai yg luas dan indah. Hyunmi mengajak yesung turun Karena Yesung tidak terlalu tahu daerah pantai di Shanghai. (Emang ada pantai di shanghai? #plak).
“Indah kan?” tnya Hyunmi.

“Nde… so beautiful like you~” jwab Yesung membuat semburat merah muncul di wajah Hyunmi. Yesung tersenyum lagi.

“Hey, Hyunmi-ah~ apa yg Donghae katakan padamu? Apa dia bilang dia mnyukaimu?” tnya Yesung lagi.

“Andwae~ dia hanya ingin berkenalan denganku~” jwab Hyunmi pelan.

“Hyunmi-ah, bolehkah aku mengatakan sesuatu?”

“……”

“wo ai ni,”

Hyunmi hanya terdiam mndengar pengakuan mendadak itu. Ditatapnya Yesung tidak percaya. Tapi, Yesung terlihat serius membuat Hyunmi hampir jantungan.

“Oppa~ Chinjja?” tnya Hyunmi memastikan.

Yesung mencubit nipple Hyunmi dan tersenyum kecil.
“ini bukan mimpi. Aku benar2 menyukaimu~! Saranghae~” jelas Yesung lagi dan menahan tawanya.
‘tentu saja aku tidak menyukaimu. Kau trlalu muda dan tidak seksi. Kau jelek, haha~ ini hanya permainan saja. Agar aku menang dari Donghae yg benar2 mencintaimu~ kkk! LOL~’ gumam Yesung yg sangat evil. [Kyu: Heh! Author daritadi yesung dijadiin peran evil mulu! #plak]

“Kyaaaa!!!!!! Oppa~!!!!!” Hyunmi menyilangkan dadanya dgn dua tangannya.

“Kenapa kau berani menyentuh dadaku???” tnya Hyunmi malu.

“Aku hanya ingin menyadarkanmu kalo ini bukan mimpi dan gue beneran cinta sama loe!” jelas Yesung. *halah, jadi orng jkarta dia -.-*

Hyunmi terlihat berpikir sebentar dan tersenyum kecil dan memeluk Yesung.
‘dasar gadis polos dan bodoh!’ batin yesung senang.

Hyunmi melepaskan pelukannya dan tersenyum kecil. Yesung yg juga sedang senang itu hanya tersenyum bahagia sambil melirik2 Hyunmi dgn tatapan yes-aku-berhasil. *eh… dasar playboy aneh yg tampan* (?)

Tiba2 saja, Yesung mendekat pada wajah Hyunmi. Yesung memegang tengkuk leher Hyunmi dan menariknya semakin dekat pada wajah Yesung sndiri. Hyunmi yg masih terpesona hanya diam dan pasrah(?).

“……….” Yesung berhasil mencium bibir gadis polos itu. Terukir senyuman khas di wajah imutnya.

“my first kiss…” gumam Hyunmi cepat saat Yesung melepaskan ciumannya.

“Chinjja?” tnya Yesung dgn snyuman aegyo-nya.
Yesung mndekat lagi, “……..” Yesung kembali mencium bibir Hyunmi yg belum pernah dicium oleh siapapun. Yesung teringat taruhannya dgn Donghae, lalu Yesung trsenyum lagi.

“Hyunmi~ ayo kita pulang. Ini semakin larut,” kata Yesung melepaskan ciumannya. Hyunmi mengelap bibirnya yg basah sedangkan yesung hanya tersenyum, sebentar lagi rencananya berhasil.
******

[Yesung POV]
Dasar gadis bodoh! Dengan mudahnya dia tertipu dgn wajah manisku ini. Aku memang terlihat cuek-cuek di depan media. Tapi, kalo soal TARUHAN, mau TARUHAN apa pun itu akan kulakukan! Hanya untuk MENANG!
Yah, Masa dia tidak sadar juga kenapa aku membawanya ke Hotel. Saking nge-fansnya, dia sampe lupa pada dirinya sndiri. Haha~ ternyata mendapatkan hatimu mudah juga, Go Hyunmi.

“Hotel?” pekiknya trdengar takut.

“Gwaenchana. Temani aku sebentar, ada barangku yg tertinggal di hotel ini. Ok?” pintaku dgn snyuman manisku lagi. Hyunmi hanya mengangguk dan tersenyum. Polosnya! dasar babo 😛
Sesampainya kamar, kukunci pintu hotel itu perlahan. Hyunmi yg melihatku hanya terdiam tanpa kata. Ditatapnya aku kebingungan. Aku hanya tersenyum dan melempar kunci itu ke lantai. Lalu berjalan mendekatinya. Hyunmi masih menatapku ngeri, seprti ingin berontak tapi tidak bisa. Why? Karena aku idolanya! Dan dia pasti tidak berani melawanku~ ^o^

“waegurae? Kenapa kau kunci pintunya? Kau bilang kau mau ambil sesuatu?” tnyanya gugup.

Aku kembali trsenyum dan langsung melumat bibir tipisnya. Hyunmi masih terdiam tapi terus2an mendesah nikmat. Tidak sampai disana, aku juga meremas dadanya yg masih tertutup mantelnya yg tidak terlalu tebal.

“eung….”

“hmmmhnnhmm~”

“……..”

“ahhh…! Ahhh…!” Hyunmi bendesah kesakitan karena remasan tanganku semakin keras. Jujur, aku sudah terbiasa melakukan ini. Jadi, aku tahu sisi sensitive seorang wanita. Apalagi yang polos2 sperti Hyunmi. Itu paling enak di nikmati (?).

“Oppa~~ ahhh… hentikan…. Ahhhh~” Hyunmi memukul2 pundakku sedangkan aku masih menyedot lehernya yg putih dan wangi.

Aku melepaskan mantel tebal yg masih melekat itu dengan paksa. Ku jilati semua lehernya sehingga dia lemas dan tak berdaya.

“Jadilah milikku~” ucapku kmudian. Hyunmi masih menahan tanganku, berusaha mempertahankan tubuhnya yg hanya menggunakan bra hitam.

“Jangan Oppa~ kumohon~” pinta Hyunmi dengan wajah aegyo-nya.

“Ah, mianhae~ tapi kau benar2 merangsangku, Hyunmi~” ucapku lagi lalu menyedot payudara montok dan lumayan besar itu.

“aaahh…. Ssshhh…. Ahhhhh…. Oppppaaaaaaaaaaa~~~~ ahh ahhh ahh” dia mendesah terus. Membuat juniorku kejung dan berdiri sempurna. Tapi, ini msih awal permainan. Aku msih ingin memanjakan gadis ini.

Kuelus2 vagina Hyunmi yang masih terbalut celana jeans itu. Perlahan ku buka ikat pinggangnya. Tapi, pertama2 ku permainkan dulu anak ini agar merasakan nikmatnya bercinta dengan KIM JONG WOON! Wahahaha! #plak #ditabokIstriYesung
Kumasukan tanganku kedalam celana jeans Hyunmi sambil meremas2 payudara-nya yang masih tertutup bra. Kalian tahu? Anak ini benar2 polos. Baru awal permainan udah lelah gtu -.- Selera Donghae emang payah~ Dia seharusnya nyari pcar yg lebih agresif sperti Sulli, Suzy, Geun Young, atau Jessica~ #plakplakplak

Oppa~ ahhh… Oppa jangan~~” pinta Hyunmi dengan desahan2 kecil. Ah~ kenapa kau semakin seksi disaat polos, Hyunminnie~

Kuelus2 luar vagina Hyunmi yg masih tertutup CD berwarna ungu. Yep~ setidaknya, tanganku sudah masuk dan dia tidak berani berontak. Karena aku adalah….. ok, kalian sudah tau^^

“Ahhhhh…. Oppa~~ geli… ahhh ahh ahhh~~” Hyunmi menarik2 rambutku untk berhenti. Sebenarnya aku tidak merasa kesakitan, karena semakin kumanjakan dia, semakin lemas juga tubuhnya. Jadi gerakan jari-jemarinya juga lemas ^o^

“Ah~ kau senang skrng?” tnyaku memperlihatkan snyum manisku.

“………..” Hyunmi hanya menutup matanya. Bergairah. Sepertinya dia merasakan kenikmatan skrng. LOL! 😛

Skrng aku merangkak ke depan vagina Hyunmi. Skrng Hyunmi hanya menggunakan bra hitam dgn celana jeans yg melorot ke lututnya, sdg kuusahakan membukanya! Dan CD ungu itu, masih menempel di selangkangan Hyunmi. Yahahhaa! Let’s Show Begin~!

“aaaaahhhhh….. ahhh…. Ahhh ahhh ahhh~” Hyunmi mendesah lagi. Well, krna skrng aku sudah mengocok2kan jari telunjukku di dalam vaginanya. Uh~ sempit itu enak. Aku terus2an mengocok2an jariku sampai cairan bening dan darah segar keluar dari vaginanya.

“Oppaaaaaaaaa…………”

<─o─o─o─o─>

Hhehee~ mian baru segini. Otak bneran buntu, bingung mau diapain ni ff =_=”

Ntar deh nyari2 ide dulu~ haha^^ comment, yaaa~ 😀 Saranghae! (?)

Iklan

FF NC Yaoi : “Because Of Love” [one shoot]

6 Mei

WARNING !!!
This is YAOI fanfiction!
Don’t like? Don’t read then…

Kyumin


Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Cho Kyuhyun
– Lee Sungmin
– Zhoumi
– Choi Siwon
and other SJM member

Genre :
Yaoi, Yadong, NC-17, Romance^^

Ringkasan :
Cinta sejati antara Kyuhyun dan Sungmin. Juga perjuangan Kyuhyun yang diwarnai sedih dan senang.

* * *

Aku cinta padanya. Aku tau ini terdengar aneh. Tapi, perasaan ini beda….


[Kyuhyun POV]

“Kemana pria bodoh itu!” gumam Eunhyuk seperti cacing kepanasan.

“Padahal, kita mau latihan… tapi, si tertua malah lama banget datangnya,” sambung Donghae tidak kalah nyaring.

Aku hanya geleng2 melihat mereka. Tidak ada yang bisa kulakukan selain cuek. Mereka benar2 ribut. Aku tidak mengerti jalan pikiran mereka. Padahal, aslinya mreka juga sering terlambat, tapi si tertua tidak pernah protes -.-

“Hosh… hosh… maaf telat!” suara si tertua terdengar di telingaku. Spontan aku menoleh dan tentu saja lega melihat wajahnya. Wajah yg membuat hatiku berdetak kencang. Um~ perasaan apakah ini? #plak

“Sungminnie! Dari mana saja kau!? Kita akan latihan untuk album SJM Repackage kan? Kenapa kau telat?” tegur Ryeowook polos.

“Ah, maaf~ aku ada keperluan mendadak dengan member DBSK. Lagian, kenapa kalian ga mulai aja dluan? bagianku menyanyi kan sedikit…” gumam Sungmin heran.

“Anak itu tidak mau latihan klau kau tidak ada…” jwab Zhoumi seadanya sambil menunjukku.

Aigo~ kenapa Zhoumi hyung jujur banget~ Ketahuan deh -.-
“Aku tidak bilang begitu…” jwabku menutupi rasa maluku.

Sungmin tersenyum penuh arti dan meletakkan jaketnya.
“Kalau begitu ayo latihan~” ajak Ryeowook lagi dan berlari ke practice room SJM.

****

Aku merebahkan badanku di lantai. Sungguh lelah menyanyi dan nge-dance itu. Ototku kaku seakan2 aku terbang melayang. Tapi, wajahnya selalu membuatku tersenyum. Ya, wajah yg baby face itu. Seakan2 aku orang paling beruntung yg pernah mengenalnya.

“Kyuhyun, udh makan?” tnya Sungmin lembut ditelingaku.

Aku langsung salting dibuatnya! Astaga. Hebatnya.
“Sudah,” jawabku mulai dingin. Karena aku tidak ingin terlihat aneh didepannya. Aku ingin menyembunyikan perasaan ini sampai dihari yg tepat aku mengatakan yg sebenarnya.

“Oh, aku mau keluar dengan Siwon dan Ryeowook. Kami akan makan di restoran cina, favoritnya Henry. Kau benar tidak mau ikut?” ajak Sungmin lagi. Sebenarnya aku ingin ikut… tapi, aku tidak mau makin gila karena wajahnya yg semakin imut jika sedang makan T_T Ottoke??

“Aku akan bersama Kyuhyun dsini!” pekik Zhoumi tiba2.

Aku mendongkak heran. Zhoumi hanya tersenyum manis padaku dan… aku merasa lega ada yg menemaniku.

“Baiklah… aku duluan. Kalian jaga diri… ayo Siwon-ah!” pamit Sungmin dan bergegas keluar.

Akhirnya dia pergi. Walaupun aku kecewa, tapi ini semua salahku, karena aku sok tidak peduli padanya. Huh~ sudahlah.

“aku tau kau belum makan. Ayo kita ke warung langgananku!” ajak Zhoumi hyung tersenyum.

Aku mengangguk cepat dan tersenyum lebar. Ternyata, Ada juga yang mengertiku.

****

[backsound : Super Junior M – Love is Sweet]

“Enak banget! Makanan apaan nih??” tnyaku takjub.

“Itu ekornya kuda laut,” jwab Zhoumi santai.

“MWO!!?? Uhueeekk!!!” aku luar biasa terkejut.

“Hahaha~ kmu kenapa Kyuhyun-ah??? Kkk~” Zhoumi nepuk2 pundakku. Tak kusangka dia benar2 perhatian denganku.
“Lagian makanan seperti ini udah seperti camilan sehari2 di cina, tepatnya di Beijing. Kami juga biasanya makan kulit ular, cumi-cumi, dan banyak lagi,” sambung Zhoumi dengan wajahnya yg innoncent.

“Lebih baik kau diam atau aku akan muntah lagi!” tegurku dingin. Perutku mulai tidak enak jika diceritakan seprti itu.

“Haha! Kupikir kau orang yg suka makanan ekstrim. Ya sudahlah~ makan nasi goreng Beijing saja lhaa~” tawar Zhoumi sambil mengacak2 rambut kriwilku.

Aku hanya mengangguk meng-iya-kan. Perutku masih tidak enak.

****

Akhirnya kami sampai di apertemen kami. Tidak terasa besok lusa akan pulang ke korea. Ternyata rekaman itu tidak terasa berlalu cepat.

“Kyuhyun…” panggil sebuah suara yg membuatku dag-dig-dug. (kyuhyun, alay loe -_-)

“Sungmin hyung! Ah, belum tidur?” tnyaku sambil tersenyum kecil.

“Belum. Ah, iya~ apa kau sudah makan? Tadi aku membelikanmu nasi goreng. Habisnya, tadi kau tidak pergi makan bersama kami,” jelas Sungmin sambil memberikanku plastic putih yg berisi nasi goreng. Iya. Aku sudah makan.

“Mianhae. Aku sudah makan tadi,” jwabku seadanya sambil meletakkan makanan pemberian sungmin di atas meja.

Sungmin terlihat sedih. Aku tau itu. Mianhae~
“Oh…” responnya singkat.

“Hyung! Kumohon jangan marah~~ aku akan memakannya besok pagi. Kita berdua yang makan! Gimana?” tnyaku berbinar2. Aku tidak ingin hyung favoritku ini sedih.

“Tidak usah dipaksakan. Biar aku berikan pada Shindong saja…” ujarnya lemas.

“Hyung!” pekikku emosi.

Sungmin menatapku heran.

“Jongmal Mianhae. Aku bukan magnae yg baik,” gumamku tiba2. Aish~ kenapa juga aku mengatakan hal bodoh seperti itu -_-

“Gwaenchana. Semua orng pasti pernah melakukan kesalahan. Lebih baik kau tidur sekarang. Annyeonghi jumuseyo,” pamit Sungmin dan masuk kekamarnya.

Aku tertunduk lemas. Kenapa dia terlihat kecewa sekali? Apa aku benar2 bukan magnae yg baik?

“Dia cemburu,” tegur suara yg terdengar gentle ditelingaku.

“Hah? Zhoumi hyung??” pekikku heran.
“Apa maksudmu?” sambungku lagi.

“Dia melihat kita makan berdua di restoran cina tadi siang. Aku rasa karena itu,” kata Zhoumi pelan.

“Ah? Maksud hyung??” tnyaku lagi semakin heran.

“Dia sayang padamu, Kyuhyun-ah…” jelas Zhoumi membuatku terbelalak kaget.

Itu tidak mungkin. Mana mungkin Sungmin punya perasaan yg sama denganku.

“Ba-bagaimana bisa?” tnyaku pada diriku sendiri.

“Tentu bisa,” jwab Zhoumi cepat.
“Aku tau kau juga sayang padanya. Lebih baik kau jelaskan sekarang, atau semua perasaanmu hanya sia-sia padanya,” sambung Zhoumi yang sudah memegang bahu-ku, seakan2 memberikanku kekuatan untuk semua ini.

“Hyung…” aku bergumam pelan.
“Terimakasih! Terima kasih sudah mengertiku selama ini! Tidak akan kulupakan jasa2mu ini!” kataku berbungkuk berkali2.

Zhoumi terkekeh pelan dan mengacak2 rambutku lagi.
“Magnae Babo~ cepat susul dia! Akan kudoakan dari sini, huwehehe~” jawab Zhoumi sambil tertawa evil. Tunggu dulu~ evil itu kan style-ku? -_-

“Arasseo! Hyung, you’re the best!!! Wish me luck!” kataku sok inggris.

“Okay! Good luck, Marcus Cho!” balas Zhoumi sebelum aku memasuki kamar Sungmin.

*****

[backsound : I Knew I Love You – Kyuhyun feat. Sungmin]

KREK…

Kubuka pintu kamar Sungmin. Dia tidur menghadap jendela. Tentu aku hanya bisa melihat punggungnya. Apa dia sudah tidur?

“Sungminnie…” sapaku dan berjalan masuk kekamarnya.

“……..” Sungmin hanya diam.

“Kau sudah tidur?”

“belum.”

Ternyata dia masih hidup(?).

“Hyung… ada yang ingin kau ceritakan padaku?” tnyaku yang terdengar aneh sambil duduk disampingnya.

Sungmin mengubah posisi tidurnya menjadi kearahku. Dia berbaring manis sedangkan aku menatap mata hitamnya menunggu jawaban.
“tidak ada,” jwabnya dingin.

Kemana mata yang membuatku hangat itu? Siapa yg membuatmu begini Sungmin hyung?

“Hyung, kau kenapa? Kenapa kau menjadi dingin padaku?” tnyaku menggoyang2kan(?) bahunya.

Sungmin bangun dan duduk menghadapku. Ditatapnya aku dengan tatapan… yang sepertinya tatapan membunuh(?).

“Aku… Aku tidak suka kau dengan Zhoumi!” pekiknya lucu. Apa maksudnya?

“Ah? Maksudmu?? Kau tidak denganku dan Zhoumi hyung? Kau tidak suka kami? Memangnya kami salah apa?” tnyaku lagi semakin heran.

Sungmin menggigit bibir bawahnya, yang membuatnya terlihat sexy.
“Aku tidak suka kau bersama dengan Zhoumi! Jalan berdua atau apalah itu…” jelas Sungmin yg membuatku semakin heran.

“…aku hanya ingin kau bersamaku,” sambungnya yang membuatku terpanah. Benarkah Sungmin juga suka denganku??

“Hyung… apa itu artinya… kau suka denganku?” tnyaku tidak percaya.

“aku tidak bilang begitu…” jawabnya yang sama judesnya dengan sebelumnya.
Ah~ dasar hyung manja.

“Tapi, matamu mengatakan begitu, hyung~”

“memangnya mata bisa bicara? Babo~”

“aish~ maksudku bukan begitu…” aku mendorong sungmin sehingga ia kembali tertidur diranjangnya. Aku berada diatas Sungmin, menopang badanku dengan tangan kiriku, sedangkan tangan kananku membelai pipinya.

“Kyu-Kyuhyun… kau mau apa?” tnya Sungmin terlihat panic. Itu petanda bahwa kau menyukaiku, hyung.

“Kau benar tidak mau mengakuinya?” tnyaku menggoda kelinci imut ini.

“……” Sungmin menggeleng cepat.
“Lepaskan aku!!” Sungmin mendorongku sampai aku terhempas disebelahnya.

“Aku mau tidur. Selamat malam.” Kata Sungmin lagi dan langsung tidur membelakangiku.

“Baiklah… Selamat malam, Nae Sungmin,” jwabku cepat dan menutup mataku.

“Apa kau bilang??!?” tnya sungmin peka dengan kata2ku tadi. Tapi aku tidak menggubrisnya. Aku tetap berpura2 tidur dengan manisnya. Kurasakan tangan yang lembut membelai rambutku. Dan aku yakin itu tangan Sungmin.

“Kau tahu, Sebenarnya aku…” gumam Sungmin terputus. Aku tetap ber-akting tidur seakan menunggu kata2 keluar dari mulutnya.

“……” Sungmin tidak melanjutkan kata2nya dan malah tidur. Aku menjadi kesal dengannya yg bersikap aneh. Ya sudahlah~ kita lihat akan bertahan sampai kapan Sungmin menyembunyikan perasaannya. Khekehekehekehkehee~ (dasar evil :P)

*****

“Selamat pagi, sayangku~~” sapa Eunhyuk pada Donghae yg sedang asyik makan.

“Aisshh~ menjauh dariku, monyet aneh!” kesal donghae dan menjauhi eunhyuk.

“aish~ Chagiyaaaa~” panggil Eunhyuk manja pada Donghae dan terus mengikutinya.

“BERHENTI MENGIKUTIKU!!!” bentak Donghae mulai emosi.

aku hanya menggeleng2 memaklumi hyungdeul aneh itu. Tiba2 Sungmin datang dari kamarnya. Aku tahu, dia baru bangun. Sungmin menatapku lekat. Aku langsung tersenyum manis padanya dan kalian tahu apa? Dia langsung salting dan terlihat jelas pipi yang merona merah itu. Keke~ mau bertahan sampai kapan kau, nae Sungmin?

“Pagi, Sungmin~ sudah makan?” tnya Siwon yang asyik duduk2 di meja makan.

“uhm… belum. Ada makanan apa pagi ini?” tnya Sungmin manis dan langsung duduk disamping Siwon. Aku hanya menatap mereka dari ruang tamu.

“Hari ini Ryeowook masak mie ala Chef Wookie. Enak lho! Coba rasain dlu~” kata Siwon dan menyuapi Sungmin mie itu dengan sumpitnya. Bukan sembarangan sumpit, tapi sumpit bekas mulut Siwon!

“Hm~enak~” kata Sungmin tersenyum sangat manis. Senyuman itu… hanya aku yang boleh melihatnya! Dan sekarang, Siwon malah mengelap2 bibir Sungmin dengan lembut. Itu… hanya aku yang boleh begitu!!!

BRAK..!!

Kubanting piring yang belum habis kumakan dimeja ruang tamu. Spontan semua member melihat kearahku. Bahkan EunHae yang asyik bertengkar ria tadi. Aku tidak peduli lagi. Sungmin, kau keterlaluan! Aku berjalan masuk kekamar tanpa menghiraukan panggilan2 hyung2ku dan juga si little Henry.

*****

“Keterlaluan!!” pekikku jengkel sambil menekan2 keyboard laptopku sekuat2nya.

“Babo! Babo! Babo!!!” aku terus menekan2nya dengan paksa.

“Ini… kenapa lagi kau tidak menyala!!! Hoi~ aku msih mau main!!! ARGHHH!!!” kubanting laptop itu dengan keras hingga terbelah menjadi dua. Kulihat keyboard itu benar2 rusak. Dan itu karena aku yang terlalu dilema dengan Sungmin.

“…..” aku tertunduk lemah. Kupeluk lututku sekuat2nya. Aku benar2 merasa seperti orang bodoh. Mana mungkin Sungmin menyukaiku. Mungkin saja dia hanya kesal karena aku tidak makan bersamanya. Tidak mungkin dia cemburu. Kenapa aku ini? Kenapa aku berharap tinggi sekali jika Sungmin membalas perasaanku? Dia itu masih normal. Aku tahu itu! Ya, aku yang aneh. Aku yang tidak normal. Aku bodoh.

“hikss…. Hiksss….” Tiba2 aku menangis. Hatiku benar2 sakit. Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya. Ya Tuhan~ Perasaan apa ini?

“Sudahlah…” Zhoumi datang dan memelukku. Pelukan ini… hangat sekali.

“Hyung…. Hiksss… aku bodoh~~ naneun jongmal babo namja….” Aku menangis keras di bahu Zhoumi. Zhoumi mengusap2 kepalaku agar aku tenang. Aku memang sudah tenang seperti ini, tapi hatiku masih sakit.

“Sudahlah… Kau harus bersabar Kyuhyun-ah, jangan seperti anak kecil… Yakinlah! Suatu saat nanti, dia akan membalas perasaanmu. Jangan begini. Lihat apa yang kau lakukan pada laptopmu sendiri… apa kau ingin melakukan itu juga padanya? Tolong kontrol sikapmu. Kau tidak mau dia kecewa lagi kan?” jelas Zhoumi panjang lebar dan tersenyum padaku.

Aku mengusap air mataku dan berbalik memeluk Zhoumi.
“Hyung~ gomawo… kau benar2 memberiku semangat baru… hikss….” Kataku yang masih menangis terharu.

“Lho, kok nangis lagi? Haha~ ternyata seorang evil magnae bisa menangis. Uljima~ jangan begini terus, hehe~” Zhoumi tertawa kecil dan menepuk2 punggungku. Aku nyaman bersamamu, Zhoumi hyung. Tapi, hatiku tetap untuk sungmin. Andaikan aku pernah punya perasaan padamu, tidak akan kusia-siakan kesempatan ini. Kau benar2 hyung yang baik. Aku beruntung pernah mengenalmu.

“Aku orang paling beruntung yang pernah mengenalmu, hyung~ gomawoyo~” aku semakin mempererat pelukan kami. Sepertinya Zhoumi mengerti, ia juga memelukku semakin dalam. Ya, begini saja terus. Aku sangat nyaman.

*****

Aku memakai handukku dan keluar dari kamar mandi. Kulihat Sungmin sudah ada dikamar dan duduk2 sambil memainkan hp-nya. Kali ini akan ku kontrol  sikapku. Aku tidak akan membuat Sungmin menjauh padaku lagi. Zhoumi, doakan aku!

“Hyung, kau mau mandi?” tnyaku sok asik(?).

“Tidak.” Jwab Sungmin dingin.

Aku mengangguk mengerti dan dengan cepat memakai bajuku. Ini adalah hari terakhir kami di Taiwan. Dan aku ingin ini menjadi hari tak terlupakan untukku dan juga nae sungmin ini.

“Hyung…” panggilku manja dan duduk disampingnya.

“apa?” tnyanya cepat dan masih memainkan iPhone putih itu.

“apa kau marah padaku?” tnyaku to the point.

“Tidak.” Jwabnya cepat dan sekarang beralih membaca Novel besar dari J.K Rowling (bener gak tuh?)

aku menggaruk2 kepalaku yang tidak gatal. Ya, setidaknya dia bilang tidak. Walaupun aku tahu, sikapnya masih judes, dan itu tandanya dia masih marah -_-

“Oh, ya~ kenapa kau hancurkan laptopmu?” tnyanya pelan dan menatapku heran.

Aku terkejut! Omo~ dia mengajakku bicara. Dia juga menatapku sekarang. Apa benar dia sudah tidak marah lagi padaku? Baiklah. Sepertinya doa Zhoumi manjur. Kalau sudah begini, apa boleh buat? Harus kumanfaatkan sebaik2nya.

“Itu karena aku emosi,” jwabku tidak menatap wajah polosnya.

Sungmin duduk menghadapku dan menatapku heran.

“marah karena…?” sungmin menggantungkan kalimatnya berharap aku menjawabnya.

“karena…” aku menatapnya dalam.
“Karena kau, hyung~” jwabku seadanya.

Sungmin memiringkan kepalanya semakin heran. Dia benar2 manis, kuakui itu.

“Baiklah~ aku tidak mengerti ini. Aku salah apa padamu?” tnyanya heran.

“aku marah padamu karena kau membuatku jatuh cinta padamu,” jelasku cepat. Sungmin terlihat semakin heran dan wajahnya semakin lucu. Ah~ aku suka menggodanya seperti ini.

“Aku… suka padamu, Sungmin” sambungku langsung.

Sungmin belum merespon. Dia terlihat shock dan menutupi mulutnya dengan tangan mulusnya itu.

“Okay, aku tahu kau menganggapku aneh kan? Ya, aku memang tidak normal sekarang. Dan itu karena kau, hyung~ aku begini karena kau! Terserah kau mau benci atau apa, tapi aku ingin kau tahu bahwa aku benar2 mencintaimu… bahkan ini lebih dari apapun…” aku menatapnya lekat lekat.

“……..” Sungmin menyandarkan kepalanya di bantal yg empuk itu. Dia terlihat berpikir keras berusaha menemukan maksud dari perkataanku tadi.

“Hyung!” tegurku karena dia kelamaan mikir -_-

“ah~ ya?” Sungmin terlihat bingung. Haha~ kenapa dia imut sekali T_T omo~ apa benar dia seorang pria? Kenapa dia manis sekali?

“Apa kau ingin mengatakan sesuatu?” tnyaku pelan. Sungmin hanya tersenyum sungging dan mengangguk.

“Apa menurutmu aneh, kalau aku juga… suka denganmu, Kyuhyunnie?” kata Sungmin langsung.

“MWO?? Aku tidak salah dengar???” heranku dibuat salting oleh namja manis ini.

Sungmin hanya mengangguk manis. Dia benar2 membuatku gemas.

“Jelaskan bagaimana maksudnya? Jangan membuatku gila, hyung!” pintaku tidak sabaran. Sungmin hanya tersenyum… semakin manis dan membuatku terbuai gila(?).

“Aku…” Sungmin menunjuk dadanya.

“Suka…” membentuk hati dengan jari-jemarinya.

“padamu…” dan sekarang menunjuk dadaku.

“HYUNG!!!!!” pekikku terharu dan langsung memeluknya. Aku benar2 bahagia. Tidak kusangka mlm ini benar2 menjadi malam tak terlupakan dalam hidupku.

“Hyung~ kenapa kau sangat romantisssss mlm ini?” tnyaku mencubit2 pipinya yg putih mulus itu.

“Ah! Jangan lebay dirimu, Kyuhyunnie~ kkk~” Sungmin mengelus2 pipiku. Kami saling bertatapan. Senyuman Sungmin semakin pudar. Ya. Karena aku telah mencium bibir Sungmin dengan bibir sexy-ku. Sungmin masih diam. Aku tahu ini terlihat aneh, tapi aku tidak peduli. Aku benar2 mencintai Sungmin.

“Saranghae~” bisikku ditelinga Sungmin saat kulepaskan ciuman singkat itu.

“Nado Saranghaeyo~” balas Sungmin dan memelukku erat. Aku sangat bahagia. Terima kasih Zhoumi, kau adalah penolongku.

*****

Matahari bersinar sangat terang. Sinarnya membuatku bisa melihat wajah manis Nae Sungmin yg tertidur pulas. Ah~ aku merasa tadi malam itu hanya mimpi.

“hmm~” kupeluk Sungmin erat2 dan kutenggelamkan kepalaku didadanya. Menghirup aroma parfum khas seorang Lee Sungmin.

“……” Sungmin membuka matanya. Menatapku yang juga sedang menatapnya.
“Waeyo?” tnya Sungmin heran sambil mengelus2 punggungku.

“Hyung… apa semalam itu mimpi?” tnyaku memastikan.

Sungmin hanya tersenyum manis dan mencium keningku.
“Annia…” jwabnya langsung.

Aku semakin bahagia dan kupererat pelukan kami. Sekarang Sungmin yang berada didalam pelukanku. Ini benar2 membuatku senang.

“Kau tahu, hyung~ aku sangat sangat sangat mencintaimu…” kataku sambil mencium kening dan bibirnya.

“Ne, aku tahu itu~” balas Sungmin pelan sambil mengelus2 pipiku.

Kami saling bertatapan. Aku semakin mendekatkan wajahku dan mencium lembut bibir kelincinya. Sungmin menutup matanya dan menikmati ciuman kami. Aku semakin tergoda dengan pria manis ini, ku belai rambut hitamnya dan kuelus2 punggungnya.

“hmmmh…” Sungmin mendesah kecil.

Aku semakin terbuai dengan desahan sexy-nya.

“Oh~ nae Sungmin…” desahku manja.

“Mwo?” tnya Sungmin menatapku heran.

“Sex me up!” tegasku dan langsung menghisap leher putih itu.

“Ahhh…ahhhh…. Kyuhyun-ah!!!” Sungmin mendesah keras.

Aku terus menciumi leher putihnya. Aku juga mulai mulai nakal mengelus2 juniornya. Aku tau ini aneh, tapi kalau sudah cinta mau bilang apa? Lol.

“Kyuhyunah,…. Kau dasar … ah… evil magnae…. Haahhh…” desahan sexy keluar lagi dari bibir kelinci itu.

“hmmhmm….” Aku langsung melumat bibir yang membuatku kejung itu. Dasar babo hyung~ apa dia tidak tahu bahwa dia selalu membuatku gila.

“Hyung… ahh… aku tidak tahan…” ucapku sok sexy sambil berusaha membuka celana Sungmin.

“Just do what your heart said… I’m with ya~” jawab Sungmin yg terdengar sangat OMG ditelingaku.

Karena sudah mendapatkan lampu hijau, aku langsung saja membuka celana jeans itu. Sungmin hanya menggigit2 bibir bawahnya, itu membuatku semakin terangsang(?).

“Ahhhhh! Ahhhh… Kyu…. Ahhhh~” Sungmin mendesah saat kuciumi junior yg menegang itu.

“Kyuuu…. Waaaaahhhh~ tekan itu….. eyahhhh….. oooooohhhh….” Desahan Sungmin benar2 membuat juniorku sendiri bangun.

Aku terus2an menciumi junior Sungmin. Kukocok keatas, kebawah, Sungmin semakin mendesah keras. Dia juga menjambak rambutku keras. Kadang aku kesakitan, tapi biarlah aku yang menyiksanya sekarang.

“aaaaahhhhh….. Ahhhhh….” Sungmin masih mendesah nikmat.

Sekarang Sungmin mendorong kepalaku hingga aku berhasil melumat habis juniornya. Mulutku terasa penuh. Jika sudah begini mau gimana lagi?

“Ahhhhh! AhhhhH! Kyuhyun-ah!!!!! Lebih kuat…. Oooohh yeaaahhh~~” sungmin mendesah semakin nikmat.

Kuhisap sekuat tenagaku. Tidak lupa, jemari-jemariku juga bermain di twinsball Sungmin, membuat baby face satu ini mengerang tidak jelas.

“Ahhhh Ahhhh…. Kyuhyun aku da…. Datang….. ahhhh….”

CROT.

Cairan Sungmin kutelan dengan cepat dan habis. Sungmin masih mengatur nafasnya sedangkan aku masih meremas2 juniornya yang terus kejung(?).

“Kyuhyun, kau benar2 nakal…” gumam Sungmin lalu menarik leherku dan melumat bibirku.

Kami berciuman lagi. Sungmin menghisap sisa cairannya sendiri dari mulutku. Ya, memang cairan itu masih membekas di lidahku.

“ngghhhh….” Sungmin membuka celanaku.

“Hyung…kau bernafsu ju-“ belum selesai dengan kata2ku, Sungmin sudah menciumku lagi.

Kali ini sungmin menciumku sambil melepas celanaku. Dia lebih agresif dari yang kupikirkan.

[Sungmin POV]

“Ahhhh…” Kyuhyun mendesah kecil. Ya, itu karena tanganku yg mulai aktif meremas junior besarnya yang sudah bangun daritadi.

“Hyuungg… ahhhh….” Kyuhyun mendesah lagi. Tanpa basa-basi langsung kulumat junior milik Kyuhyun. Ah~ nikmat rasanya.

“Hyung… ahhh~ yeessss…. Hisap lagi… ahhhh” pinta Kyuhyun yang masih terlihat frustasi dan meremas kain seprei. Aku semakin gila dengan kelakuan magnae kecil ini.

Kuelus2 selangkangan Kyuhyun dan menghisap kuat juniornya.
“Hwaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!” pekik Kyuhyun yang semakin gila.

Aku mengocok2 junior Kyuhyun dan menggigit kecil ujung2nya. Kulihat Kyuhyun malah menutup wajahnya dengan bantal kepalanya sendiri. Desahannya tertutup bantal -_-

“Ya! Dengarkan aku desahanmu yang sexy!” teriakku emosi karena tidak bisa mendengar satu suara pun dari Kyuhyun. Aku merangkak mendekati Kyuhyun.

“Hehhee….” Dia malah nyengir dan memelukku.

“Hey! Hey! Pekerjaanku belum selesai, babo!” tegurku lagi berusaha melepaskan pelukan hangat ini.

“Aku ingin melakukannya lagi…” kata Kyuhyun dan meremas juniorku lagi.

“hhhahh…. Aku be…. Belum selesaii….. aahhhhh…” sial. Aku mengerang nikmat, padahal junior Kyuhyun belum klimaks sama sekali.

“ahhhh ahhhh…..” Kyuhyun melumat juniorku hingga habis tertelan bibir sexy-nya.

CROT.
cairanku keluar lagi. Sial!

“Kau curang!” sambungku emosi dan memukul2 dada bidang Kyuhyun yg kurus itu.

“Ahahaa!” dia hanya tertawa gaje. Dan sekarang dia berbaring di tempat tidur dan membuka lebar kedua kakinya sambil melipat tangannya dibawah kepalanya.

“Sex me up!” gumam Kyuhyun pelan.

Mataku langsung berbinar2 dan kulumat habis junior itu. Kyuhyun kembali mendesah dan mendesah. Ahh~ aku suka suara sexy Kyuhyun yg terus2an mendesah meminta lebih.

“Terusss…. Ah…. Lebih dalam hyunggg…. Aaaahhhh….” Kyuhyun menutup matanya, mungkin saking bergairahnya diriku. Hehe~ #plak

“hyuunngg…. Aku datanggg…. Aahhhhh….”

CROT.
Aku tersenyum senang. Cairan Kyuhyun kutelan habis dimulutku. Tidak kubiarkan setetes pun jatuh di kasur putih ini.

“mmhmm….” Aku masih menjilati junior Kyuhyun.

“Ahhh… Hyung… sudahlah… sekarang aku lagi…” pinta Kyuhyun dan mulai berdiri.

Kyuhyun berdiri membelakangiku dan memegang pinggulku. Omo~ dia ingin melakukannya sekarang?

“Kau siap, Chagiya?” tnya Kyuhyun yang sudah menggesek2kan juniornya ke lubang belakangku.

“Ahhh… ahhhh…..” Aku hanya mendesah.

“hehe~ aku anggap itu artinya iya,” tanpa aba-aba dariku, Kyuhyun langsung memasukan juniornya kedalam lubangku. Sumpah! Itu sakit!

“Arrrggghhhhh!!!!!! Kyuhyun-aaaaahhhh!!!!!!!!” aku mengerang kesakitan.

Kyuhyun menciumi punggung dan telingaku berganti2an, hanya supaya aku merasa tenang. Ini benar2 sakit dari perkiraanku sebelumnya.

[Author POV]

“……..” Sungmin diam menutup wajahnya yang menahan sakit luar biasa.

Kyuhyun yang melihat itu mulai ‘ngeh’ bahwa kekasihnya merasakan sakit yg mendalam. Kyuhyun melepas juniornya perlahan dan mendekati sang pinky boy.

“Sungmin… neo gwaenchana?” tnya Kyuhyun mulai prihatin.

Sungmin tidak menjawab. Wajahnya basah. Dia menangis.

“Aigooooo….” Kyuhyun terkejut dengan reaksi Sungmin yg tidak terduga. Kyuhyun pun memeluk Sungmin dan menyelimuti tubuh polos mereka dengan selimut. Ternyata, Sungmin begitu kesakitan sehingga menangis.

“hiksss…. Itu sakit Kyuhyunnie…” Sungmin merengek kecil di dada Kyuhyun.

“Cup… Cupp… mianhae…” gumam Kyuhyun dan mengecup bibir Sungmin cepat.

Tangisan Sungmin semakin reda. Kyuhyun kembali mempererat pelukan mereka dan membelai pipi mulus Sungmin. Sehingga Sungmin tertidur dipelukan hangat Kyuhyun.

“Mianhae… kkkk~” gumam Kyuhyun dan tidur bersama Sungmin.

*****

[backsound: True Love – Super Junior M]

Esok paginya, semua member SJM bersiap2 untuk pulang ke korea. Sungmin terlihat mengangkat beban berat dan tiba-tiba Siwon lewat.

“Perlu bantuan?” tnya Siwon.

“Ah, boleh,” jwab Sungmin cepat.

Dengan sigap Siwon mengangkat koper berat itu. Kyuhyun yg melihat dari kejauhan mulai menghampiri Sungmin.
“Jika kau berani selingkuh, aku akan bersikap lebih kasar dari semalam!” ancam Kyuhyun berbisik dan meninggalkan Sungmin yang membatu.

“Dasar Evil Magnae…” gumam Sungmin tersenyum kecil.

Kyuhyun juga tersenyum dari kejauhan. Bahkan, Kyuhyun sempat tertawa2 sendiri membayangkan apa yang dia dan Sungmin lakukan semalam. Itu benar2 malam yang tak terlupakan.

“Bagaimana semalam? Sukses?” tnya Zhoumi yang terlihat sibuk ngeberin uang-uang apertemen.

“ah, iya… sukses besar!” senang Kyuhyun duduk disamping Zhoumi.

“Eh … aku dengar kalian mendesah mantap di kamar. Jangan bilang kalau kalian…” belum sempat Zhoumi berbicara panjang lebar, Kyuhyun sudah menutup mulut Zhoumi dengan buah anggur.

“Ssssstt!! Jangan keras2 !! Nanti didengar yang lain gimana? Babo!” jengkel Kyuhyun yg sudah memerah karena malu.

“hahhaa!” Zhoumi terkekeh pelan dan mengacak2 rambut coklat Kyuhyun.

“Tenang. Sampai kapanpun, aku adalah pelindung dari KyuMin Couple! Ora Iso!?” ucap Zhoumi tersenyum manis.

“Hyung… yang bner itu Arasseo, bukan Ora Iso! Itu mah, bahasa jawa atuh hyung…” gumam Kyuhyun dengan logat Indonesia seadanya.

“Puahahaaa!!!” tawa Kyuhyun dan Zhoumi barengan.

*****

Akhirnya, SJM member-deul sampai di korea dengan selamat. Entah Siwon, Eunhyuk, Donghae, Henry, Zhoumi, Ryeowook, Sungmin, atau Kyuhyun, semuanya bergegas ke dorm untuk istirahat sepuas-puasnya.

“Aaaaaahhh….. CAPEK GILA~!” gumam Eunhyuk tiduran di sofa putih di ruang tamu.

“Sama hyung…” tambah Donghae cepat dan tidur disamping Eunhyuk.

“Aku masak makanan, ya? Siapa mau???” tnya Ryeowook bergegas ke dapur.

“Aku! Aku!!!! Aku!!” teriak Eunhyuk dan Donghae lalu menyusul Ryeowook di dapur.

Sementara tiga manusia itu sibuk sendiri, Siwon terlihat tenang dengan berdoa sambil baca al-kitab untuk berterima kasih pada Tuhan karena mereka bisa pulang dengan selamat. Henry terlihat update twitter lagi dengan kaos lamanya yang baru ia pake sepulang dorm(?). Kalo Zhoumi update t.sina.cn. Lha, what about KYUMIN ???

“nhmmmm…”
“ahhhh….
“nggghhhh…..”
“oooohhhh…. Ahhhh yessss”

“Suara apaan tuh?” tnya Henry yang baru ‘ngeh’ ada suara tidak-jelas dari kamar KyuMin.

Zhoumi hanya tersenyum dan bergumam kecil, “mereka mulai lagi,”

_END_

Bagaimana readers sekalian? ^^
Do you like it? Hahaa~ namanya juga yaoi sejati, hehee~ #plak

Fanfiction: “Baboya~~” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun
Cast :
– Eunhyuk
– IU
– Donghae
Genre :
Romance (?) + Humor

******

Eunhyuk. Pria berwajah monyet itu berjalan santai kearah halte bus. Di perhatikannya tiap poster yg ada disitu. Sekilas Eunhyuk melihat poster besar bergambar idola pujaannya, IU.
“IU~ Saranghada IU…” gumam Eunhyuk sambil membentuk hati dengan tangannya yang berseragam sekolah.
Eunhyuk kembali tersenyum dan duduk memperhatikan poster itu. Tiba2 bus terlihat dari jauh.
CIITT…

Bus itu berhenti di dpn Eunhyuk. Eunhyuk masuk dgn beberapa orng lainnya.

“Annyeonghaseyo~ Donghae-sshi~!” Sapa Eunhyuk ramah pada Pak Sopir bus itu.

“Ne, Annyeong~ Hyukjae. Yah~ mau kemana hari ini?” tnya Donghae sopir yg tampan itu.

“Kesekolah~ aku ada les bahasa inggris,”

“SIP~!”
Eunhyuk trsenyum kecil dan duduk di tmpt favoritnya. Eunhyuk menatap kearah jendela dan tiba2 terlintas ide menarik di benaknya.

“Ah! Sambil nungguin nyampe kesekolah, aku nnton MV dari IU saja~!” pekik Eunhyuk bangga.
Eunhyuk pun menyetel video itu lumayan keras di bus itu. Entah karena apa Eunhyuk menyanyi tanpa malu di bus itu. Entah Karena Sopir bus itu temannya, atau dia merasa anak dewa, atau mungkin karena urat malunya sudah lepas. Eunhyuk terus menyanyi sejadi2nya mmbuat orng2 di bus itu memaklumi seorang Eunhyuk.
“… Haji marayoo~~ oouhh~~” Eunhyuk bernyanyi semakin bersemangat. Donghae yg melihatnya hanya tertawa gaje melihat langganannya menggila.

CITT…

Bus berhenti lagi.

TEP… TEP…

Seorang gadis manis dengan pelannya memasuki bus itu. Gadis manis berambut coklat keriting gantung, memakai topi musim salju dengan baju agak longgar lengan panjang berwarna biru, stocking putih, tas selempangan, dan sepatu kets berwarna biru muda.
Gadis itu menarik perhatian banyak orang didalam bus dan beberapa diantaranya menegur gadis yg duduk dibelakang Eunhyuk itu.
“IU-sshi, tolong tanda tangani buku ini~” pinta salah seorang fanboy.
“Aku juga, IU-shhi,”
“Kamsahamnida, IU~”
Semakin banyak orang berdatangan membuat gadis itu tampak senang dan semburat merah mulai menghiasi wajah cantiknya. Setelah memberi tanda tangan, gadis itu kembali fokus pada perjalanannya.
Tiba2 gadis itu melihat handphone Samsung Galaxy seorang namja didepannya. Ya, si Eunhyuk. Sang Gadis tertarik karena Eunhyuk memutarkan MV IU – Good Day.
“Hey, kau menyukai lagu Good Day?” tnya gadis itu tersenyum. Eunhyuk hanya mengangguk tapi masih bernyanyi menatap layar handphone-nya. Gadis itu ikut bernyanyi bersama Eunhyuk. Sambil joget2 gaje, mereka menikmati moment itu.
Gadis itu beralih kesebelah kanan Eunhyuk.
“Yah~ kau suka IU ??”
“Sejak kapan kau ngefans dengan IU ?”
Eunhyuk masih menatap layar handphone, terus bernyanyi tanpa menanggapi gadis yg cerewet disampingnya.
“Yah, aku rasa kau-“ belum sempat gadis itu berbicara, Eunhyuk sudah mengangkat tangannya dengan jari telunjuk diatas bibir tanda ‘diam’.
“Ssst~ diamlah~” tegur Eunhyuk lalu kembali menonton MV itu.
Gadis itu mengangguk mengerti dan duduk diam.

——
“Hey, kau tahu IU suka pria seperti apa?”
“Kau itu fanatic sekali~ apa kau fanboy IU sejati?”
“Aku senang melihat fanboy sepertimu… kau unik~”
“Jangan mengangguku!!!”
“Ah iya~ mianhae”
——
Gadis itu kembali mencolek2 bahu Eunhyuk dan menegurnya lagi.
“Yah, permisi~ aku-“
Eunhyuk mengangkat tangannya lagi dan kali ini dia menegur si Gadis dgn sedikit bersabar. Walaupun telinganya panas mendengar celotehan gadis cerewet ini.
“Bisakah kau tenang sedikit? Aku sdg serius~”
Gadis itu tertunduk lesu mendengar ucapan Eunhyuk. Baru kali ini dia dimarahi fans-nya sendiri. Gadis itu pun tersenyum dan kembali mengganggu Eunhyuk.

——-
Gadis itu berjoget2 dibelakang Eunhyuk dan ikutan bernyanyi di belakang Eunhyuk. Lebih keras dan menyebalkan. Ya, gadis itu suka menganggu Eunhyuk sekarang.
“….Anungeolyo~ nunmuri naunde~”
Mendengar itu Eunhyuk kembali mendesah jengkel tanpa melihat gadis itu. Eunhyuk terlihat kesal sekarang. Sedangkan gadis itu hanya tertawa kecil dan melet dibelakang Eunhyuk.

——-
“Hey, IU lovers… kenapa kau serius sekali menonton MV itu?”
Eunhyuk cuek lagi pada gadis itu. Sang Gadis trtawa dan melet tanda kemenangan.
Lagu di MV itu mendekati nada akhir. Dan gadis itu ikutan bernyanyi mmbuat kesabaran Eunhyuk habis.
“Oppaga… Oppa! Oppa~” gadis itu nyanyi trtawa2 sambil mencolek2 pundak Eunhyuk lagi.
Eunhyuk merubah raut wajahnya menjadi ‘evil mode on’ dan kembali menggertak si gadis. Kali ini Eunhyuk menghentakkan kakinya kelantai bus. Terlihat mengerikan.
“Heissh! Kau bisa diam sebentar?!! Aku berusaha menonton MV ini~ Tidakkah kau diajarkan sopan santun? Manusia macam apa kau?? kenapa kau usil sekali, dasar yeoja babo~” tegur Eunhyuk emosi.
Gadis itu terdiam dibelakang Eunhyuk. Sekarang gadis itu terlihat tertantang dan mulai menggoda Eunhyuk lagi.
Gadis itu melihat MV yg diputar menuju nada tinggi, gadis itu pun bernyanyi dan berteriak ditelinga Eunhyuk.
“In My dreeeeeeee~~~eeeeeeee~~~eeeeaaaaaaaaam!!!!” nyanyian gadis itu semakin tinggi dan tinggi membuat kuping Eunhyuk memanas.
Gadis itu turun dari bus karena sudah sampai. Eunhyuk masih mengusap2 telinganya.
“Sepertinya gadis itu gila. Aku bisa budek karenanya~” gumam Eunhyuk kesal.
Gadis itu menatap Eunhyuk sekilas, lalu tersenyum dan membayar uangnya kepada Donghae si Sopir tampan.
“Ini uangnya, Donghae-sshi~ Gomawoyo~” kata gadis itu membungkuk lalu turun.
“Ne, hati2 IU sshi~” balas Donghae trsenyum bangga.
Orang2 di bus itu masih mmperhatikan gadis yg berjalan turun dari bus ini, dan bertepuk tangan sebentar.
“Jarang2 IU bernyanyi di bus,” gumam salah seorang cowok.
“Iya. Cowok itu beruntung sekali bisa dijahili IU~” kata seorang ahjumma dan semua orng di bus itu menatap Eunhyuk takjub. Eunhyuk memang bodoh, tapi otaknya bekerja dengan sempurna dan menangkap maksud dari pembicaraan orang2 di sampingnya.
“Itu… Gadis yg tadi itu IU~?” pekik Eunhyuk mantap dan berlari mengejar IU. Tapi, terlambat. Bus sudah berjalan dan IU berjalan dengan riang meninggalkan halte bus itu.
“IU !!!! IU~!!!”
“Hey, Donghae~!! Hentikan bus ini~! IU tadi di bus ini menegurku, bernyanyi bersamaku, dan aku memarahinya~!!! Aku bodohhh~!!!”
“IU~~~ ANDWAEEEEE~~~”
“Huweeee… IU…. IU….”
Eunhyuk pun menyesal dan meratapi kepergian gadis manis yg daritadi menegurnya. Dasar Monyet Babo =_=”

*****
END~^^
Gimana kesan kalian mmbaca FF singkat ini? Hahaa~ kalo mau lebih kocak, langsung nnton CF aslinya IU saja! Dijamin bner2 lucu deh~^^
Ah iya~ mau tahu knpa aku make Eunhyuk pairing bareng IU~? Well~ mungkin karena Eunhyuk cocok untk karakter babo seperti ini dan Eunhyuk juga memang fans-nya IU ^^ Ironis, ya? Kkkk~ 😀

Thanks for reading, yauw~ jgn lupa comment, yah~ ^^ Gomapsumnida~

Super Junior FF : “My All is In You”

13 Sep

Annyeong ^^

ini ff pertama yg gw publish. moga kalian suka ya~ ^^

oh, ya~ dan ini khususnya untuk penggemar KyuMin ^^

~Happy Reading~

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Pagi itu bnyak anak2 yg meneriakki Sungmin dengan sebutan “banci” hnya karena Sungmin mnyukai warna pink.

Tiap hari ada aja bahan ejekan dari teman sekelasnya.

“hey, banci.. Knp ga pake tas wrna pink aja sekalian… Dsar cwok aneh..”

“kmu prempuan atau cwek??? Hahahhaa…”

itulah bberapa kritikan tmen2 Sungmin yg jahil. Sungmin hnya menahan tangisnya dgn melihat boneka pink bergambar beruang.

Tiba2 salah seorang anak mengambil boneka itu.

“hwaa!! Boneka-ku !” teriak Sungmin.

“heh… Ambil kalo bisa..” tantang seorang anak dgn mengayun2kan boneka Sungmin.

Sungmin hnya menunduk. Sungmin ingin menangis, dan akhirnya ia menangis.

“hiks.. Kumohon boneka itu.. Berikan .. P-padaku..” kata Sungmin memohon dgn suara terisak.

“enak saja! Eh, babo.. Ambil sndiri..” anak itu semakin menjadi.

Tiba2 seorang cwok tinggi, yang juga terlihat marah mendatangi anak itu.

“kau.. Cepat kembalikan boneka itu. Jangan hnya berani pada orng yg lemah… Aku tau nilai matematika dia lebih bagus darimu. Jadi, kau tdk perlu mengerjai dia hnya krna iri,” kata cwok yg tinggi itu.

Anak yg mengambil boneka sungmin, langsung mengembalikan boneka itu pada sungmin.

“mianhae..” kata anak itu dan mengembalikan boneka beruang itu.

Sungmin yang stengah tak percaya itu, menatap cwok tnggi itu dengan mata berlinang.

`ya tuhan.. Apa dia pangeran pnyelamatku??` gumam sungmin dalam hati.

“udah.. Jgn nangis lagi..” kata cwok tinggi itu, dan tersenyum kecil.

Sungmin terus memandang cwok itu sampai ke kelasnya. Sungmin bner2 tertarik pada cwok itu.

******

Sore hari, Sungmin berjalan2 ke pantai yang lumayan sepi. Sungmin mengambil boneka beruang di dalam tas-nya, lalu memandang boneka itu dengan tersenyum.

“hey, kamu??” kata seorang cwok di belakang Sungmin.

Dan, saat sungmin menoleh…

Itu adalah cwok tadi pagi yg membela’nya.

“k-k-kamu..?” sungmin terbelalak tak percaya.

“tak disangka kita ketemu lagi..” kata cwok itu dan kangsung dduk disamping Sungmin.

“..aku Cho KyuHyun.. Kamu?” kata cwok itu, yg trnyata bernama Kyuhyun.

“um.. Sungmin… Lee sungmin..” jwab Sungmin dgn malu.

“ah, Sungmin ya..? Humm.. Kmu anak baru?” tnya Kyu.

“iya, hyung.. ” jwab Sungmin.

“ah! Hyung, terimakasih buat tadi pagi. Aku benar2 sperti banci, ya?” tnya Sungmin lantas.

“ahahaa.. Annio.. Wjah kmu itu manis, koq.. Mreka aja yg ga prnah liat cwok manis yg mnyukai wrna pink,” jwab kyuhyun.

“wah! Berarti, hyung suka warna pink juga..???” tnya Sungmin smangat.

“tidak..”

“jadi?” tnya sungmin semakin bingung.

“aku mnyukai orng yg menggemari wrna pink. Tapi, aku tak mnyukai warna itu..” jwab kyu dengan bijak.

Sungmin semakin terpanah dengan kebijakkan Kyuhyun.

`Kyu adalah cwo yg keren, tapi gayanya biasa aja. Kalau Kyu membela orng, psti dengan adil. Dan, dia pasti bisa menjawab prtnyaan dengan santai. Benar2 mengagumkan,` gumam sungmin dlam hati.

“hyung, knp kau menolongku?” tnya Sungmin pnasaran.

“karena… Aku ingin mmpunyai namdongsaeng. Sperti mu.. Entah knp, saat mreka mengejekmu, aku mulai geram dan ingin melindungimu, Sungmin..” jwab Kyuhyun dengan tatapannya yg tajam.

Sungmin hnya menganga bingung dan heran. Sungmin bner2 terharu dan ingin menangis bhagia. Kyuhyun bner2 terlihat sperti shabat yg baik untuknya disekolah ini. Mungkin, kyuhyun tdk akan membuatnya ksepian lagi.

“ne.. Mulai skarang, anggap aku dongsaeng mu..” kta Sungmin dgn trsnyum.

“oh.. Ngomong2, boneka ini… Namanya siapa?” tnya Kyuhyun.

“ga ada.. Aku blum mmberinya nama.. Tp, skrang akan kuberi nama KYUMIN. Yaitu, Kyuhyun dan Sungmin…” jwab Sungmin sambil memeluk boneka itu.

Kyuhyun terlihat senang dgn Sungmin. Kyuhyun juga merasa Sungmin adalah anak yg baik.

******

esok hari, Sungmin ingin sekali brtemu Kyuhyun dan mngucapkan “hai”. Tapi, Sungmin malah menemukan Kyuhyun sdg brduaan dgn seorang cwok yg terlihat sgt akrab dgn Kyuhyun. Itu mmbuat Sungmin emosi, dan membuat Sungmin untuk memilih masuk kedalam.

“yah! kyuhyun!” teriak Sungmin dari luar ruangan OSIS.

“wae… Sungmin-ah?” tnya Kyuhyun dan langsung menghampiri Sungmin.

Sungmin menatap cowok yg tadi di samping Kyuhyun baik-baik.

“nuguseyo?” tnya Sungmin lantas.

“ah, Kim Kibum ibnida..” kata cwok manis yg bernama Kibum itu.

“cih~” Sungmin hnya berkta satu kata itu lalu pergi menuju kantin sekolah.

“SUNGMIN! aisshh~~ kenapa dia?” tnya Kyuhyun melongo heran.

“entahlah.. Kyuhyun aku ke kelas dulu, ya.. tugas OSIS jgn lupa di kumpulkan… bye,” pamit Kibum buru-buru.

kyuhyun tetap saja mengingat kejadian Sungmin yg aneh tadi.

******

Di Kantin, Sungmin hanya menatap sedotan dari Coca Cola yg di belinya. Di ingatnya lagi kejadian Kyuhyun yang membuatnya muak.

“aiisshhh~~ kenapa aku jadi marah begini? padahal, Kyuhyun bukan siapa2 bagiku, huh~” gerutu Sungmin sambil memainkan dasi-nya.

“Sungmin-ah,” tegur Kyuhyun yang tepat berada di samping Sungmin.

“ah, Kyuhyun… ada apa?” Sungmin tidak menatap wajah Kyuhyun.

“Sungmin.. waeyo? kenapa kau marah padaku?” tnya Kyuhyun sedikit pabo.

“entahlah, lupakan kejadian tadi.. aku sedang stress,” jwab Sungmin malah menidurkan kepalanya di atas meja kantin.

“hah? knpa? apa yang bisa kulakukan agar membuat mu senang ?” tnya Kyuhyun dengan percaya diri dan menatap Sungmin dalam.

Sungmin menatap Kyuhyun juga. malahan kali ini Sungmin hanya tersenyum dan menundukkan kepalanya ringan.

“kyuhyun-ah.. temani aku ke perputakaan! ayo!” kata Sungmin lantas langsung ke perpus.

*******

di perpus, Kyuhyun sibuk mencari-cari buku carian Sungmin. Sungmin hanya senyum2 gaje melihat Kyuhyun yang kebingungan mencari buku pilihan Sungmin.

“apa yang ini… emm…?” tanya Kyuhyun sambil menunjukkan buku bersampul jingga pada Sungmin.

“anniya… bukan itu. teruslah mencari, hehe…” kata Sungmin sedikit tertawa.

“pastinya yang ini! haha!” jawab Kyuhyun lagi sambil mengangkat buku tebal bersampul biru pada sungmin.

Sungmin menggeleng tanda kemenangan. Kyuhyun memonyongkan bibirnya pada Sungmin.

“jadi,… yang mana?” tnya Kyuhyun mulai capek mencari.

Sungmin menunjuk pada buku tipis berwarna pink muda dengan gambar hati di depannya.

“Lol! buku apa ini..??” kata Kyuhyun tak percaya, sambil mengambilnya untuk Sungmin.

“itu buku yg kucari.. buku, dimana isinya cara untuk menunjukkan perasaan kita pada orng yg kita sukai, begitu..” jelas Sungmin sambil mengambil buku itu dari tangan Kyuhyun dan duduk di kursi sampingnya.

Kyuhyun hanya menggeleng heran. Lalu, ikutan duduk di samping Sungmin.

“yah, Sungmin… kau sedang jatuh cinta?” tnya Kyuhyun penasaran.

“ne.. waeyo?” jwab Sungmin masih membalik-balik kertas buku itu.

“ah! dengan siapa?” tnya Kyuhyun lagi.

“aisshhh! ada apa? dia itu hanya orng biasa. ga’ penting amat… hanya saja, mungkin dengan bantuan buku ini aku bisa lebih dekat dengannya… hi hi…” kata sungmin mulai ktawa gaje.

“oh… arasseo…” sahut Kyuhyun merasa di abaikan.

*******

ini sudah tahun-nya pembagian rapor. tak terasa, Sungmin sudah memasuki sekolah ini selama 1 tahun lebih. Dengan bangga, di hari terakhir ia disekolah itu, Sungmin datang menggunakan kemeja putih, dan jas sekolah yang menjadi seragam andalan Sungmin. Dilihatnya, Kyuhyun yang juga memakai seragam yang sama.

“Kyuhyun-ah!” teriak Sungmin gaje.

“Sungmin-ah… akhirnya, kita akan lulus, hehe… setelah ini kau akan kerja?” tanya Kyuhyun pada Sungmin yang masih memandangi wajahnya.

“mwo? ah, tidak… mungkin aku akan berkarir. karena, aku suka bernaynyi,” ujar Sungmin malu.

“chinjja? sama denganku, hehe… semoga kita bertemu lagi. ne, aku harus pergi… nomormu sudah kusimpan, tenang saja… sampai jumpa, Sungmin-ah,” pamit Kyuhyun setelah menerima rapor-nya.

[Sungmin POV]

Dia berlari jauh dariku. hanya ada perasaan kesal dan kecewa yang menyelimuti hatiku. kenapa kalau Kyuhyun mengatakan hal itu, hatiku sakit mendengarnya. aku tidak ingin dia pergi hanya untuk 1 hari. Apalagi dengan waktu yang tidak tentu begini.

Dirumah, seperti biasa. seperti saat aku lulus SMP, semua orng di rumahku satu2 memelukku dan mencium keningku. aisshh~ padahal aku sudah lulus SMA. ergghhh~~

“Sungmin! ada telpon untukmu…” teriak Sungjin saudaraku.

“Ne,…” jawabku langsung menyusul Sungjin.

“Annyeonghaseyo,” sapaku agak malas.

“Sungmin? Sungmin-ah?” suara yang terdengar akrab ditelingaku, memanggil namaku mantap.

“ne? nuguseyo?” tanyaku penarasan.

“Ah, Kyuhyun ibnida. kau melupakanku, ya? kau bahkan tak mengirimku sms atau menelponku..” rengek Kyuhyun kemudian.

“wah! Kyuhyun-ah!” aku melompat sebentar.

“em… mianhae, aku baru sampai di rumah. bagaimana keadaanmu disana?” tnyaku yang mulai senang sendiri.

“aku baik-baik saja. Yah, Sungmin-ah .. aku akan ke rumahmu besok. boleh ?” tnya Kyuhyun.

“ah, tentu saja! boleh… boleh… kapan?”

“sekitar jam 5 sore.. aku mau bermain-main ke rumahmu, hehe..”

“Ok,” aku sgt senang mendengar ia akan datang.

Setelah 2 jam kami ngobrol, akhirnya aku mengakhirinya dengan alasan capek. padahal, aku mau menonton film favoritku, “Star King”. stelah nnton acara gaje itu, aku masuk ke kamar dan mengutak-atik hp-ku bermaksud mengirim Kyuhyun pesan.

To : “Game Kyu”

“Kyuhyun-ah.. kau disana? aku sangat merindukanmu. andai sore hari esok cepat datang, aku ingin segera memelukmu, he he… jaga dirimu, Kyuhyun-ah…^^”

>>> sending message <<<

Sungmin kembali senyum2 sendiri. dia membayangkan bagaimana wajah Kyuhyun membaca pesan darinya.

Sungmin menatap handphone-nya lagi.

‘belum ada pesan msuk? hum…’ gumam Sungmin sambil memeluk boneka Kyumin-nya.

” Sorry sorry sorry sorry

naege naege naege monjeo

nege nege nege ppajyo

ppajyo ppajyo boryeo, baby ~ “

mendengar hp yg berbunyi itu, Sungmin langsung melempar boneka kecilnya, dan meraih hp-nya.

Kyuhyun 조규현

From : “Game Kyu”

“Yah, Sungmin.. bersabarlah. aku selalu menepati janjiku. don’t worry, OK?”

Sungmin tersenyum lagi. Kyuhyun benar2 membuat hidupnya berwarna. Di raihnya lagi boneka yg tadi ia lempar lalu menatap boneka itu.

“Kyuhyun-ah~~ i really miss you…” kemudian sungmin memeluk boneka yg tak berdosa itu.

********

esok hari, Kyuhyun benar2 dtg ke rumah Sungmin. Kyuhyun mengenakan baju putih dan kacamata hitam. benar2 menggoda iman! *lho?*

“KYU~~~~~~~~~~~~~” teriak Sungmin dari dalam rumahx, dan berlari cepat ke arah Kyuhyun di luar halaman.

“eh~ Sungmin, ada apa? segitu kangen ya sama aku, sampe meluk2 segala..” ujar Kyu yg langsung mengusap2 rambut sungmin.

“Kyu, aku bner2 kangen padamu… berjanjilah, kita akan selalu bertemu… ok?” senyum Sungmin langsung menghiasi wajah bersihnya.

“Yah, aku sih tentu selalu di sampingmu… jgn khwatir…” balas Kyuhyun dan memeluk Sungmin.

“Kyu~ kita jalan2 yuk! dirumahku, lagi ga’ ada orng.. sepi~” pinta Sungmin manja.

“Chinjja? baiklah~ mau jalan kmna, Minnie?” tnya Kyu sambil memakai helm-nya yg berwarna hitam.

“ke atas balkon sekolah! tempat kita biasa nongkrong.. gmna?” tawar Sungmin gaje.

“OK…” Kyuhyun mengangguk setuju. Mereka pun akhirx pergi ke sekolah lama mreka.

********

sampai di sekolah, Sungmin memandang sekolahnya penuh bangga.

“aku beruntung masuk di sekolah ini…” sahut Sungmin kemudian.

“waeyo?” tnya Kyu yg berdiri di samping Sungmin.

“karena… aku bisa brtemu denganmu, Kyu~ kau itu, sperti penolong dan pangeran bagiku~~” aku sungmin dan langsung menundukkan wajahnya.

Kyuhyun tersenyum dan pipinya memerah. Kmudian Kyuhyun merangkul Sungmin dan memonyongkan bibirnya.

“hey, Minnie~ jangan lebai gtu, deh~ hehe~” kata Kyu sambil memandang Sungmin.

Sungmin yang terlarut dalam tatapan Kyu hnya bisa diam dan tdk berkedip sama sekali. *ada apa ini??*

Kyu langsung menarik Sungmin menuju atas balkon sekolah.

“tempat ini~~” sungmin bergumam kecil.

Kyuhyun mengganguk kecil, lalu merebahkan tubuhnya.

“tempat ini… memiliki kenangan lama yg indah~ huahhh~~~ capek juga ~~” kata Kyuhyun lagi lalu memandang langit yang biru.

Sungmin ikutan tidur di samping Kyu. sesekali, Sungmin menatap ke arah Kyu, dan tertawa kecil. Ditatapnya mulai dari mata, hidung, dan bibir (!?!?!???)

Sketika itu, Sungmin langsung menampar pipi kirinya. “PLAK!”

Kyu yg melihat itu, spontan melihat ke arah Sungmin.

“Sungmin!! kenapa!? knp kau mnampar pipimu sndiri..??!?” tnya Kyu dgn perhatian lebih.

“mianhae, Kyu-ah~ aku hnya sedang … ah~ lupakan~~ hehe~” kata Sungmin sambil memegang pipinya kesakitan.

“huh~ babo… pipimu yg mulus itu jadi merah sperti kepiting rebus tau~” ejek Kyu menatap Sungmin tajam.

Sungmin hnya mengangguk malu dan berusaha melupakan kejadian tadi.

*********

Tak terasa, jam menunjukkan pukul 18.50 sore .. *Sahur!!! Lho?*

Sungmin langsung membangunkan Kyuhyun di sampingnya.

“Kyuhyun, bangun~ kita ketiduran~~” kata Sungmin sambil menggoyahkan tubuh Kyuhyun.

Kyuhyun tidak merespon. Kyuhyun malah melanjutkan tidurnya.

Sungmin yg merasa gemas pada Kyuhyun, langsung mendekati Kyuhyun. Sungmin memandang Kyuhyun baik-baik.

“Kyuhyun~~ apa kau tau, perasaan yg aku pendam ini? aku juga tidak tau~ tapi, aku rasa ini cinta~ hehe…” Sungmin tertawa sendiri melihat wajah Kyuhyun yg masih tertidur pulas.

“Kyuhyun-ah~” Sungmin mendekati wajah Kyuhyun, sampai 5 centi…. 3 centi….

“Huahhhhh~~~~~~” Kyuhyun menguap besar, membuat Sungmin mundur dan memegang dada-nya kaget.

“Sungmin, ini jam brp? ayo pulang~” ajak Kyuhyun yg langsung berdiri, dan menarik tgn Sungmin.

Sungmin hnya melongo panik tapi sedikit lega krna Kyuhyun tdk tahu apa2.

********

“aku pulang~” sahut Sungmin dan langsung merebahkan tubuhnya ke sofa di samping Donghae.

Donghae 이동해

“wae~ wajah apa itu?” tnya Donghae dan langsung mencubit pipi sungmin.

“aiisshh~~ sakit..!!” Sungmin mengusap2 pipinya (lagi?).

“Minnie-hyung, kau knp ? sakit ??” tnya Donghae sambil mengganti2 channel TV.

“aniya~ hnya kecapekan saja~” jawab Sungmin sambil ikutan menatap TV.

Eunhyuk 이혁재

“Yo~ Man~~~~” suara yg persis monyet langsung memecah keheningan itu.

“kau lagi… mau apa kau?” tegur donghae pada Eunhyuk *ooo~ ternyata hyukkie yg monyet*

“aku bete, Hae~ temani aku buat video klip di kamar ~~~” ajak Eunhyuk memelas.

“untuk apa??” tnya Donghae yg berhenti mengganti2 channel TV, dan menatap Eunhyuk kesal.

“kita nyanyi lagu suwe ora jamu, terus upload di youtube.com ~ supaya terkenal sperti itu.,.. emmm~~ siapa sih, namanya~~” eunhyuk berusaha mengingat nama seseorang.

Sungmin langsung bersuara, “Sinta dan Jojo?”

“Iya!! mereka berdua..!” tawa Eunhyuk langsung trsenyum gaje.

“HAH ???!?!?” Donghae menepuk kepalanya dan langsung meninggalkan Sungmin, karena di tarik2 sama Eunhyuk ke kamar.

Sungmin hnya tertawa kecil melihat kelakuan dua dongsaeng-nya.

Sungmin langsung menuju kamarnya, dan berbaring di ranjang sambil menutup mata.

~~~ K Y U H Y U N ~~~

Nama itu melintas lagi di kepala Sungmin. Sungmin langsung berdiri dan menepuk2 pipi-nya 2x.

“OMONA! ada apa denganku!!!!!!” teriak Sungmin ke luar jendela.

Sungmin kembali memandang bintang dan tersenyum memegang dada-nya.

“Kyuhyun~ saranghae~”

*******

Pagi hari, Sungmin menyiapkan ijazah untuk mendaftar di kampus favoritnya. sperti biasa, Sungmin pasti menemukan EunHae sdg rebutan makanan untuk diberikan pada Sungmin. dan sekali lagi, sungmin tertawa melihat kelakuan mereka brdua.

“Sungmin! Sungmin~~ ini roti spesial untukmu~” tawar Eunhyuk menodongkan roti kecil bergambar hati.

“annio~ Sungmin-hyung, roti dariku lebih enak~ rasa strawberry~” kata Donghae ikutan menawarkan kue kecil berwarna pink muda kesukaannya.

Sungmin menggeleng, dan menunjukkan senyum yg SUPER AEGYO itu.. XDDD

“untuk hari ini tidak.. aku sudah dewasa, dan aku ingin menyiapkan makananku sndiri.. terima kasih buat twarannya, dongsaeng…” jelas Sungmin dan langsung memeluk kedua dongsaeng-nya. Lalu, sungmin pergi keluar untuk mendaftar kuliah.

“dia kenapa?” tnya eunhyuk heran.

“entahlah…” Donghae cemberut karena kcewa kue-nya di tolak. pdhal, stroberi yg dia pakai, adlah stroberi yg ia curi dari rumah Heechul, tetangga mreka. *hehe*

*******

Sungmin 이성민

Dengan fashion yg sdg nge-trend, Sungmin dgn pede-nya memasuki kampus idamannya. Dengan baju putih, kemeja mreha, jaket coklat, celana jeans, dan tas ransel, Sungmin berjalan sangat pelan untuk mencari tmpt pendaftaran.

Tiba2 bertabrakan dengan seseorang …

“BRUKHH ~~~ ”

“Ah~” Sungmin mendesah.

Buku yg di bawa anak itu, terlempar di kepala Sungmin.

“Mianhae~ Mianhae~~” cwok itu mengambil buku2 nya dan membungkuk mnyesal.

Sungmin mengangkat kepalanya dan menatap cwok itu, lalu menunjuk cwom itu dgn jari telunjuknya.

“Kau ~~ ????”

Ternyata, cwok itu adlah Kibum. cwok yg pernah Sungmin temui di ruang OSIS bersama Kyuhyun saat dia SMA.

“senang bertemu dgnmu lagi~” gumam cwok itu tersenyum manis.

Sungmin tdk tersenyum sdikit pun. pandangan Sungmin yaitu kesal dan jengkel. Melihat ekspresi itu, Kibum pun merubah ekspresinya.

“waeyo? kau marah? aku minta maaf..” kata Kibum lagi dan membungkuk 2x.

“Kau… cwok kijil itu kan???” tebak Sungmin dengan tatapan membunuh *halah*

“mwo?? ah~ kau pasti marah dgn kejadian 1 thun lalu, di SMA ? ahhaa~ kau pikir aku dan Kyuhyun gay ?” cwok itu sesekali tertawa kecil.

Sungmin menggaruk kepalanya yg tdk gatal.

“klau begitu apa ?? ” tnya Sungmin masih sadis.

“kami hnya tetangga. dia itu, suka dengan adikku, Kim SaeHee… makanya dia wktu itu curhat denganku~” jelas Kibum.

“mwo? dengan adikmu???” Sungmin mulai kumat.

Kibum 김기범

Kibum memandang Sungmin heran.

“kenapa? kau cemburu?? atau… kau juga suka dengan SaeHee ??” tebak Kibum asal2an.

Sungmin menggeleng kecil, “anniya~”

melihat ekspresi aneh itu, Kibum malah mengajak Sungmin ke kantin sekolah.

********

Di kantin, Kibum dan Sungmin bersantai di tmpt duduk yg dekat dengan halaman sekolah. tempat itu rindang dan indah.

“sejuknya~~~~~~~~~~ ” kata Sungmin dan mulai tersenyum.

“hahaa… sudah ku duga, kau akan tersenyum…” kata Kibum memandang Sungmin.

Sungmin langsung menutup mulutnya, lalu tertawa lagi.

“hahhaa~ udhlah… sbenarx, ada yg ingin kuceritakan padamu…” sambung Kibum lagi sambil menundukkan kepalanya.

“mwo? ada apa,” tnya Sungmin heran.

“ini tentang Kyuhyun…” kata Kibum lagi, namun dengan volume yg kecil.

Sungmin masih mematung di dpn Kibum. menunggu kata-kata baik terdengar di kupingnya.

“sbenarnya… Kyuhyun di tolak dgn SaeHee..” kata Kibum lagi.

dengan senyuman kecil, Sungmin menatap wjah Kibum.

“hmmph~ waeyo? apa Saehee terlalu cantik untuk Kyuhyun?? atau Kyuhyun terlalu tampan untk saeHee ?” tnya Sungmin.

“bukan…” Kibum sedikit gelisah, membuat Sungmin ikutan panik.

“lebih baik kau cari tau sendiri~ jika kuberitahu, kau akan shock dan emosi..” Kibum mengakhiri perjumpaan itu dan meninggalkan sungmin dengan wajah pucat.

‘Kenapa dia? aneh sekali~ sebenarnya, apa yg ingin dia ceritakan padaku ??’ gumam sungmin dlm hati.

********

Dirumah, Sungmin hnya menghabiskan waktunya di ayunan, samping rumahnya. matanya menatap langit dan selalu memperhatikan awan yg semakin mendung.

“aku curiga… wajah Kibum terlihat..~~ aneh…” kata Sungmin lagi dgn ekspresi panik.

“HYUNG ~~~~~~~~~~~~~~ ” EunHae berteriak.

“ne?”

“kami mau jalan ke rumah Ryeowook. hyung, kami tinggal di rumah, tdk papa?” tnya Eunhyuk dengan wajah manisnya.

“tentu.. bersenang2lah~” Sungmin dan membalas snyuman manis eunhyuk.

akhirnya, dua biang kerok itu pergi ke rumah Ryeonggo, shabat mreka. sedangkan Sungmin, masih memikirkan kata2 Kibum tadi siang.

Drrt…. drrrt….. drrt….

handphone Sungmin bergetar. Sungmin langsung membuka, ada pesan masuk.

From: “Game Kyu”

“Sungmin-ah, mianhae.. aku baru membalas pesanmu. aku sekarang ada di rumah, disini sepi. kau mau berkunjung?”

Dengan scepat kilat, Sungmin langsung melompat tinggi dan tertawa gaje. Sungmin pun langsung menyusul Kyuhyun di rumahnya.

*******

Dirumah Kyuhyun…

“KYUHYUN-AH ~~~~~” Sungmin langsung memasuki rumah Kyuhyun. *dsar ga tau malu* =.=

“Sungmin, kau dtg juga…” Kyu tersenyum manis menyambut kdatangan Sungmin.

“akhirnya, aku ke rumahmu juga.. hehe~ disini sangat tenang, ya? beda dgn rumahku, ada dua jangkrik yg ga’ bisa diam…” gerutu sungmin sambil melihat2 isi rumah Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum manis, tapi Kyuhyun berdiri di belakang Sungmin. Kyuhyun memperhatikan setiap gerak-gerik Sungmin, terlihat sperti Kyuhyun tdk ingin Sungmin mendapatkan apa yg ia sembunyikan.

“adikmu itu kocak~ andai aku juga punya adik…. spertimu~” Kyuhyun memecah keheningan itu.

Sungmin menghadap belakang, dan memperhatikan Kyuhyun.

“Kyuhyun, aku kan sudah janji akan menjadi dongsaeng-mu… jadi, kau tak perlu cemberut bgini… itu hnya membuat wjah tampanmu ternoda…” kata Sungmin dgn gaya “macho”-nya.

Kyuhyun tertwa kecil. berusaha menutup sesuatu yang tak ingin Sungmin ketahui.

“ah~aku ambil minum dulu, ya~” Kyuhyun langsung mlangkah cepat menuju dapur.

Dengan mengangguk kecil, Sungmin kembali menlihat2 ruang tamu Kyuhyun. Sungmin melihat map hitam yang terselip di bawah kolong(?) lemari, di ruang tamu itu.

“eh~ ini map apa, ya? koq, ada foto Kyuhyun ??” sungmin masih dengan tatapan heran melihat map hitam itu.

“Sungmin…” terdengar suara Kyuhyun memanggil Sungmin dari dapur.

Sungmin mendengar hentakan kaki Kyuhyun, dan spontan menyembunyikan map itu dgn cara langsung menduduki map hitam itu. *dduk manis di sofa.. hehe*

“ini minumnya~” Kyuhyun memberikan jus stroberi pada Sungmin.

“gomawo..”

“oh~ aku sampai lupa mengambil kue Good Time… sbentar, aku ke dapur dulu…” Kyuhyun pun kembali ke dapur mengambil kue.

Tanpa berpikir cepat, Sungmin langsung menaruh map hitam itu kedalam tasnya, dan kembali ber-akting se’akan2 tdk terjadi apa2.

*******

Hari semakin sore. Jam 3, Sungmin harus les akting bersama gurunya, Choi Siwon. Karena takut dengan sifat Siwon yg galak, sungmin pun langsung pamit pulang.

“koq scepat itu??” Kyhyun terlihat kecewa.

“mianhae~ hari ini bner2 ga bisa di tunda… aku pulang dlu, Kyuhyun~” pamit Sungmin lagi dan bersalaman dengan Kyuhyun. *ramadhan version, hehe*

Sungmin meninggalkan rumah Kyuhyun dgn terpaksa dan murung. sungmin msih pnasaran dengan map hitam yg ia temukan.

********

Pukul 15.30 , Sungmin sdh berada di tmpt latihan aktingnya. sambil menunggu giliran, Sungmin teringat dgn map hitam milik Kyuhyun.

Sungmin langsung mengambil map hitam yg hanya berisi secarik kertas….

Sekejap saja, Sungmin sudah tdk bisa merasakan kakinya menginjak bumi. Sungmin merasa hancur saat membaca kertas itu.

“sungmin…” tiba2 Siwon mengagetkan sungmin.

“ah~ songsaengnim…” Sungmin langsung berdiri tegap, dan membungkuk di dpn Siwon.

“Yah~ kau menangis ? ada apa? padahal aku menyuruhmu akting bernyanyi dengan Yesung disana, bukan akting nangis gini,,” siwon dgn wajah polos memarahi sungmin.

Tangisan Sungmin semakin deras saat Sungmin melihat map hitam itu lagi. Sungmin langsung menutup wajahnya dan berlari menuju belakang studio.. *lebai version*

Sungmin kembali menatap map itu. Masih dengan air mata yg berlinang, Sungmin mengusap2nya tapi, ttep saja keluar. membuat sungmin frustasi dan memilih pulang, dgn alasan sakit perut. *hhehe

Saat di rumah, mata Sungmin bengkak. Ia menangis dalam perjalanan pulang, dan berhenti saat Donghae mengirimkan dia pulsa 50.000.

Tapi, Sungmin msih shock dengan apa yg ia baca di kertas itu.

********

esok hari, dengan emosi yang tinggi, Sungmin pergi ke kampus tanpa pamit dengan EunHae. Sungmin membawa map itu di tasnya.

Di kampus, saat istirahat, Sungmin langsung menghampiri Kibum.

“KIBUM!” teriak Sungmin dari kejauhan.

“ah~ Sungmin… ada apa?” tnya Kibum dgn manis *lagi*

“ikut aku~” Sungmin menarik tangan Kibum menuju samping kantin tmpt mreka bersantai kemarin.

“waeyo??” tnya kibum saat sampai di tmpt yg tenang itu.

“sekarang aku tahu semuanya…” Sungmin langsung mengawali pembicaraan.

“aku tau kenapa Saehee menolak Kyuhyun~” sambung Sungmin lagi.

Kibum hnya terdiam melihat tingkah Sungmin.

“karena ini kan??!?” sungmin menunjukkan kertas kecil yg ia temukan dirumah Kyu pada Kibum.

Kibum mengangguk kecil.

“dan… aku rasa adikmu Saehee itu tidak tau malu!!” teriak Sungmin di dpn Kibum.

“mwo!?” Kibum merasa di hina *eh?*

“bayangkan saja, menolak Kyuhyun karena msalah ini…?? Dia sungguh tdk punya perasaan!” sambung Sungmin lagi dgn emosi tinggi.

Kibum menunduk malu mendengar kata2 Sungmin.

“sudahlah~ masalah ini… anggap saja tdk pernah terjadi~ aku hnya kecewa pada Kyuhyun sekarang…” kata Sungmin dan duduk di kursi.

“wae? knapa kcewa dgnya?” tnya Kibum. *sok akrab, ehhehe*

“kenapa dia tdk menceritakan masalah ini… padahal, kami sudah berteman cukup lama…” air mata sungmin mulai jatuh.

“aku tidak ingin hal bruk terjadi pada kami berdua… dia berjanji akan selalu bersamaku~~” kata Sungmin lagi.

“Sungmin, mungkin itu memang takdir… mungkin, bertemu denganmu adalah hal terindah bagi Kyuhyun? Buktinya, dia msih setia padamu. dan, dia tdk menceritakan masalah ini, krna tidak ingin membuatmu khawatir..” kata Kibum lagi.

“oh~ bgtu…” Sungmin mengusap air matanya.

“yang penting, kau pernah mengenalnya dalam hidupmu. dia itu sangat berarti bagimu, kan? jadi, terimalah semuanya dengan tenang… ok, Sungmin??”

Sungmin hnya cemberut dan menatap Kibum lagi.

“yah, kalo gtu… bersabar, ya Sungmin~ jangan sedih lagi, ok?” kata Kibum sambil memeluk Sungmin.

Sungmin juga berusaha tersenyum dan melupakan semuanya. namun, spertix tdk bisa.

*******

Malam hari, Sungmin duduk2 di teras rumah. kertas putih itu masih dengannya dantak prnah ia lepaskan kemana2. hanya wajah murung yg menghiasi wajah Sungmin jika ia melihat kertas itu.

“Sungmin~” panggil Kyuhyun dari gerbang rumah Sungmin.

“ah~ Kyuhyun?” sungmin langsung menyimpan kertas itu di sakunya dan membukakan Kyuhyun gerbangx.

“kau cepat sekali… hehe~” tawa sungmin saat menemui Kyuhyun di dpn rumahx.

“tentu… gimna? jadi jalan, ga’ ?” tnya Kyuhyun mencibirkan bibirnya pada Sungmin.

‘huh~ gaya itu… benar2 membuatku gemas… ya Tuhan… apa aku masih bisa melihat Kyuhyun sperti ini di waktu yg akan datang ??’ kata Sungmin dlam hati.

“hey!! koq melamun?? jadi jalan gk nih~ ??” tnya Kyuhyun lagi, sambil memukul kepala Sungmin.

“ah~ iya, iya… jadi…. ” Sungmin menjawab terbata2.

********

Akhirnya, mreka sampai… di tepi pantai yg indah. angin malam itu sangat sejuk membuat pikiran Sungmin sedikit tenang.

“Yah~ Sungmin… apa kau senang akhir2 ini ??” tnya Kyuhyun.

“sangat~ bahkan… aku sangat senang di sampingmu Kyuhyun~” kata Sungmin sambil memeluk Kyuhyun erat.

“wow~ tumben meluk se’erat ini, Minnie? hehe” Kyuhyun sedikit meledek Sungmin.

Sungmin tak mempedulikan itu. Dia terus memeluk Kyuhyun. dan sampai akhirnya, Kyuhyun bersuara.

“Sungmin… aku akan pindah~”

Dengan tatapan tak percaya, Sungmin melepas pelukannya dan menatap Kyuhyun dalam.

“Kyuhyun~ kau mau kemana??”

“ke Amerika, melanjutkan kuliahku, dengan kakak-ku, Ahra,” jawab Kyuhyun lagi.

“KAU BOHONG !!” Sungmin berteriak depan Kyuhyun.

“aku tau… bukan itu alasanmu pindah~” sambung Sungmin lagi.

Dengan pikiran Kyuhyun yang “smart”, dgn waktu cepat Kyuhyun langsung menangkap maksud dari kata2 Sungmin.

Kyuhyun langsung memandang Sungmin, dan memegang kedua bahu sungmin.

“kau….. kau.. kau yang menemukan map hitam itu?!?!??” tnya Kyuhyun geram.

Sungmin tak mengangguk dan malah memeluk Kyuhyun.

“Kenapa kau ngga bilang kalau kau mengidap pnyakit Kanker, KYU~~???” Sungmin berteriak dan hampir menangis.

Kyuhyun terdiam. Kakinya ikutan diam dan semua organ tubuhnya serasa mati. hal yg ingin disembunyikannya malah ktahuan dgn cpat oleh Sungmin.

“mianhae~”Kyuhyun tak bisa berkata apa-apa. Kyuhyun menahan air mata yg ingin di keluarkannya.

“kau tau kan, pnyakit kanker itu bagaimana? aku tidak mau kehilanganmu, KYUHYUN-ah!!” teriak Sungmin lagi.

“aku beruntung bisa bertemu denganmu Sungmin… aku berharap, masih bisa melihatmu sampai kau mempunyai keluarga… dan nnton bola bersamaku saat kita sudah menjadi ayah… tapi, aku rasa itu…” belum sempat Kyuhyun menjelaskan, Sungmin menyentuh bibir Kyuhyun dgn jari telunjuknya yg lentik.

“Kyuhyun~ jangan bicara lagi, kau butuh istirahat…” kata Sungmin semakin perhatian dgn Kyuhyun.

“aku tidak apa2, sungmin~ aku akan sembuh, koq… tenang saja,” Kyuhyun mengeluarkan evil smile-nya pada Sungmin, membuat sungmin tersenyum.

Lalu, mreka pulang bersama-sama. ke rumah Kyuhyun.

******

Sungmin memutuskan nginap di rumah Kyuhyun. Mungkin karena masih shock dan takut.

Kyuhyun hanya meng-“IYA”-kan saja, agar Sungmin senang sbelum akhirnya ia pergi… *pergi ke WC, hehe*

“Sungmin, dmna kue good time-ku?” tnya Kyuhyun yg masih bermain PSP di ruang tamu.

“iya…. sbentar…” Sungmin membawakan kue itu pada Kyuhyun dgn tersenyum. sejauh ini, sungmin sudah mulai melupakan kejadian tadi.

smentara memakan kue.. tiba-tiba, Kyuhyun batuk2 gaje.

“UHUEKKK …. UHUEEEKKKKKkkk~~~~~~~~~~~” (mian buat para Kyuhyunnie lovers, keke)

“Kyhyun! Kyuhyun!!!” Sungmin semakin panik di buat Kyuhyun.

“minum air… minum… minum dulu…” kata Sungmin lagi dan membrikan air minum pada Kyuhyun.

“ngg~~ aku sudah tdk apa~” Kyuhyun kembali duduk di sofa.

Sungmin masih menatap Kyuhyun takut. Takut jikalau pangerannya pergi secepat ini.

*******

Jam 22.50 malam, Kyuhyun memutuskan pergi tidur dluan. Sungmin tetap saja menemani Kyuhyun di kamarnya.

mulai larut, Sungmin masih menonton Mubank di TV. di lihatnya Kyuhyun tertidur pulas dan dadanya masih terlihat bernapas. sungmin pun dengan mantap menyusul Kyuhyun di ranjangnya.

“Kyu-ah~~~~~~~” panggil Sungmin membangunkan Kyuhyun.

“iya…. mwoya??” Kyuhyun terbangun dan mengusap2 matanya masih mngantuk.

“bangunlah~ jangan tidur lagi..”

“aku ngantuk…”

Sungmin memeluk Kyuhyun. Sungmin merasakan detakan jantung Kyuhyun yg mulai tak beraturan. wjah Kyuhyun pucat, sesekali Kyuhyun bernapas menggunakan mulut. Sungmin semakin frustasi dan ingin menangis sekeras2nya di dipn Kyuhyun. Tapi, dia tak ingin membuat Kyuhyun sedih.

“Sungmin~ kalau aku tidur, kau janji akan m-membangunkanku… i-iya kan?” kata Kyuhyun dengan intonasi ga jelas.

“Tentu saja! sebagai dongsaengmu, aku akan selalu berada di sampingmu!” Sungmin terus berusaha mendengar detakan jantung Kyuhyun.

“baguslah~ berarti aku bisa tidur nyenyak malam ini~ kau juga harus tidur, sungmin~ supaya besok bisa bangun pagi, dan membuatkanku sarapan…” canda Kyu lagi sambil memegang tangan Sungmin.

*** SUNGMIN POV ***

Tangan Kyu dingin… aku bisa merasakan itu, dan bibirnya terlihat kering dan wajahnya pucat…

ya tuhan~~ bilang padaku kalau ini hnya demam biasa.. aku takut…

*** AUTHOR POV ***

Sungmin melihat Kyuhyun sudah tidur, dan masih memegang tangan sungmin. Sungmin masih bisa tersenyum, krna Sungmin masih mendengar detakan jantung Kyuhyun dan terus ia dengar tiap saat.

Namun, saat jam 23.43 hampir tengah malam…

(back sound: COAGULATION)

Kyuhyun terbangun dari tidurnya. Dadanya sesak, ia sulit bernapas. Kyu meremas kain seprai dengan kuat, karena rasa sakit yg timbul di dada-nya. sungmin yang mulai tdk tenang tidur karena goyangan dari ranjang itu, langsung terbangun. Menemukan Kyuhyun yang sudah menggeliat itu, Sungmin langsung panik.

“Kyuhyun!! KYUHYUN !!! ada apa??!!?” Sungmin memegang pipi Kyuhyun dgn panik.

“a-a-aku… dadaku… s-sa-sa…sakit…” Kyuhyun memegang dadanya. wajahnya terlihat menahan rasa sakit yang luar biasa.

karena panik, sungmin memberikan obat untuk menghilangkan rasa sakit Kyuhyun itu.

Setelah bberapa detik, Kyuhyun mulai bernapas dengan normal. sungmin sudah nangis duluan, dan langsung memeluk Kyuhyun yang msih ksakitan itu.

“KYUHYUN! BERJANJILAH KAU TIDAK AKAN PERGI~~~ KAU SEGALANYA UNTUKKU~~” sungmin mengeluarkan air matanya, lebih deras dari air terjun amazon. *eh?*

“sungmin, kau adalah nafasku… aku tidak akan mati secepat itu~ lagi pula, starcraft yang kumainkan belum selesai…” Kyu sedikit bercanda dan tertawa kecil.

“kau masih bisa tertwa disaat sperti ini?? Kyuhyun, aku sngat menyayangimu… jangan pergi~~” kata Sungmin lagi dan mencium kening Kyuhyun.

Kyuhyun hnya terdiam melihat Sungmin. Lalu, mengeluarkan evil smile-nya lagi.

“aku juga menyayangimu…”

Pagi hari, Sungmin melihat matahari menyinari kamar Kyuhyun. kamarnya sangat indah. warna hijau muda, dan langsung bersinar ketika terkena sinar matahari. membuat Sungmin yang melihatnya tersenyum.

Sungmin melirik ke arah Kyuhyun.

“kyu,… kau mau sarapan apa ??” tnya Sungmin pada Kyu.

namun, Kyu masih tidur, wlaupun pandangannya ke arah Sungmin.

“Kyu~~ bangun….” kata Sungmin lagi lalu memeluk Kyuhyun.

Sekejap saja. Sungmin langsung shock. Dada Kyuhyun benar2 tenang. tidak ada suara detakan jantung di dadanya. Sungmin mulai menangis  dan menatap Kyuhyun lagi. Dilepaskannya pelukannya dan memegang pipi Kyu.

“KYU! KYU! KYUHYUN!!! BANGUN~~~!!!!!!!!!! Kyuhyun!!!!!!!!!!” Sungmin menampar pipi Kyu 2x. Dilihatnya Kyuhyun yg terlihat tidur tapi, sbenarnya sudah meninggalkan dia sendirian di kamar itu.

“KYUHYUN!!! Kau janji akan terus bersamaku, kan??? aku dongsaengmu, kan???!?!? KYUHYUN!!!!!!!!!!!!!!!!” Sungmin terus memukul dada Kyuhyun, sampai akhirnya putus asa dan terbaring di samping Kyu.

Sungmin memegang tangan Kyuhyun yg dingin. Sungmin menangis dan terus menangis. Pangeran yg sangat ia btuhkan telah pergi untk selamanya. Sungmin sempat berbisik kecil pada telinga Kyuhyun: “jeongmal saranghaeyo~”

Lalu sungmin memeluk Kyuhyun lagi untuk terakhir kalinya.

*********

10 Tahun berlalu…

Sungmin terlihat bhagia bermain dengan anak laki2nya yg sangat ia sayangi.

“Lee Kyu, kau sudah makan?” tnya Sungmin pada anak laki2nya itu.

“Appa, aku kenyang… besok kita makan di warung Kim Kibum Ahjusshi, ya..” tawar anaknya.

“Tenang saja… aku akan melaksanakan semuanya!! hehe~” Sungmin tersenyum lebar kpada anak laki2 yg ia beri nama Lee Kyuhyun itu.

“sekarang.. pergi temui ibumu, kita akan pergi ke rumah Kibum Ahjusshi,” kata Sungmin lagi pada anaknya.

Lee Kyu berlari menghampiri ibunya. Sungmin hnya tersenyum melihat anaknya yang sangat ia sayangi ama sperti saat dia menyayangi Kyuhyun.

Sungmin menatap ke langit, dan memperhatikan tiap awan yg bergerak.

“Kyuhyun~ kau sudah liat keluargaku kan? aku akan membahagiakan mereka sperti permintaanmu dulu… Hwaiting!!” Sungmin kembali tersenyum dan pergi menysul pada istri dan anak laki2nya.

Yang terpenting, Sungmin bisa tertawa lagi dan bhagia sperti saat dia bersama Cho Kyuhyun.

=== END ===

p.s: tolong tinggalkan comment klu klian slesai membacanya ^^
itu akan sangat berarti bagi gw sang author ~ ^^
kamsahamnida~ GBU ^^