Tag Archives: Donghae

Fanfiction: “Baboya~~” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun
Cast :
– Eunhyuk
– IU
– Donghae
Genre :
Romance (?) + Humor

******

Eunhyuk. Pria berwajah monyet itu berjalan santai kearah halte bus. Di perhatikannya tiap poster yg ada disitu. Sekilas Eunhyuk melihat poster besar bergambar idola pujaannya, IU.
“IU~ Saranghada IU…” gumam Eunhyuk sambil membentuk hati dengan tangannya yang berseragam sekolah.
Eunhyuk kembali tersenyum dan duduk memperhatikan poster itu. Tiba2 bus terlihat dari jauh.
CIITT…

Bus itu berhenti di dpn Eunhyuk. Eunhyuk masuk dgn beberapa orng lainnya.

“Annyeonghaseyo~ Donghae-sshi~!” Sapa Eunhyuk ramah pada Pak Sopir bus itu.

“Ne, Annyeong~ Hyukjae. Yah~ mau kemana hari ini?” tnya Donghae sopir yg tampan itu.

“Kesekolah~ aku ada les bahasa inggris,”

“SIP~!”
Eunhyuk trsenyum kecil dan duduk di tmpt favoritnya. Eunhyuk menatap kearah jendela dan tiba2 terlintas ide menarik di benaknya.

“Ah! Sambil nungguin nyampe kesekolah, aku nnton MV dari IU saja~!” pekik Eunhyuk bangga.
Eunhyuk pun menyetel video itu lumayan keras di bus itu. Entah karena apa Eunhyuk menyanyi tanpa malu di bus itu. Entah Karena Sopir bus itu temannya, atau dia merasa anak dewa, atau mungkin karena urat malunya sudah lepas. Eunhyuk terus menyanyi sejadi2nya mmbuat orng2 di bus itu memaklumi seorang Eunhyuk.
“… Haji marayoo~~ oouhh~~” Eunhyuk bernyanyi semakin bersemangat. Donghae yg melihatnya hanya tertawa gaje melihat langganannya menggila.

CITT…

Bus berhenti lagi.

TEP… TEP…

Seorang gadis manis dengan pelannya memasuki bus itu. Gadis manis berambut coklat keriting gantung, memakai topi musim salju dengan baju agak longgar lengan panjang berwarna biru, stocking putih, tas selempangan, dan sepatu kets berwarna biru muda.
Gadis itu menarik perhatian banyak orang didalam bus dan beberapa diantaranya menegur gadis yg duduk dibelakang Eunhyuk itu.
“IU-sshi, tolong tanda tangani buku ini~” pinta salah seorang fanboy.
“Aku juga, IU-shhi,”
“Kamsahamnida, IU~”
Semakin banyak orang berdatangan membuat gadis itu tampak senang dan semburat merah mulai menghiasi wajah cantiknya. Setelah memberi tanda tangan, gadis itu kembali fokus pada perjalanannya.
Tiba2 gadis itu melihat handphone Samsung Galaxy seorang namja didepannya. Ya, si Eunhyuk. Sang Gadis tertarik karena Eunhyuk memutarkan MV IU – Good Day.
“Hey, kau menyukai lagu Good Day?” tnya gadis itu tersenyum. Eunhyuk hanya mengangguk tapi masih bernyanyi menatap layar handphone-nya. Gadis itu ikut bernyanyi bersama Eunhyuk. Sambil joget2 gaje, mereka menikmati moment itu.
Gadis itu beralih kesebelah kanan Eunhyuk.
“Yah~ kau suka IU ??”
“Sejak kapan kau ngefans dengan IU ?”
Eunhyuk masih menatap layar handphone, terus bernyanyi tanpa menanggapi gadis yg cerewet disampingnya.
“Yah, aku rasa kau-“ belum sempat gadis itu berbicara, Eunhyuk sudah mengangkat tangannya dengan jari telunjuk diatas bibir tanda ‘diam’.
“Ssst~ diamlah~” tegur Eunhyuk lalu kembali menonton MV itu.
Gadis itu mengangguk mengerti dan duduk diam.

——
“Hey, kau tahu IU suka pria seperti apa?”
“Kau itu fanatic sekali~ apa kau fanboy IU sejati?”
“Aku senang melihat fanboy sepertimu… kau unik~”
“Jangan mengangguku!!!”
“Ah iya~ mianhae”
——
Gadis itu kembali mencolek2 bahu Eunhyuk dan menegurnya lagi.
“Yah, permisi~ aku-“
Eunhyuk mengangkat tangannya lagi dan kali ini dia menegur si Gadis dgn sedikit bersabar. Walaupun telinganya panas mendengar celotehan gadis cerewet ini.
“Bisakah kau tenang sedikit? Aku sdg serius~”
Gadis itu tertunduk lesu mendengar ucapan Eunhyuk. Baru kali ini dia dimarahi fans-nya sendiri. Gadis itu pun tersenyum dan kembali mengganggu Eunhyuk.

——-
Gadis itu berjoget2 dibelakang Eunhyuk dan ikutan bernyanyi di belakang Eunhyuk. Lebih keras dan menyebalkan. Ya, gadis itu suka menganggu Eunhyuk sekarang.
“….Anungeolyo~ nunmuri naunde~”
Mendengar itu Eunhyuk kembali mendesah jengkel tanpa melihat gadis itu. Eunhyuk terlihat kesal sekarang. Sedangkan gadis itu hanya tertawa kecil dan melet dibelakang Eunhyuk.

——-
“Hey, IU lovers… kenapa kau serius sekali menonton MV itu?”
Eunhyuk cuek lagi pada gadis itu. Sang Gadis trtawa dan melet tanda kemenangan.
Lagu di MV itu mendekati nada akhir. Dan gadis itu ikutan bernyanyi mmbuat kesabaran Eunhyuk habis.
“Oppaga… Oppa! Oppa~” gadis itu nyanyi trtawa2 sambil mencolek2 pundak Eunhyuk lagi.
Eunhyuk merubah raut wajahnya menjadi ‘evil mode on’ dan kembali menggertak si gadis. Kali ini Eunhyuk menghentakkan kakinya kelantai bus. Terlihat mengerikan.
“Heissh! Kau bisa diam sebentar?!! Aku berusaha menonton MV ini~ Tidakkah kau diajarkan sopan santun? Manusia macam apa kau?? kenapa kau usil sekali, dasar yeoja babo~” tegur Eunhyuk emosi.
Gadis itu terdiam dibelakang Eunhyuk. Sekarang gadis itu terlihat tertantang dan mulai menggoda Eunhyuk lagi.
Gadis itu melihat MV yg diputar menuju nada tinggi, gadis itu pun bernyanyi dan berteriak ditelinga Eunhyuk.
“In My dreeeeeeee~~~eeeeeeee~~~eeeeaaaaaaaaam!!!!” nyanyian gadis itu semakin tinggi dan tinggi membuat kuping Eunhyuk memanas.
Gadis itu turun dari bus karena sudah sampai. Eunhyuk masih mengusap2 telinganya.
“Sepertinya gadis itu gila. Aku bisa budek karenanya~” gumam Eunhyuk kesal.
Gadis itu menatap Eunhyuk sekilas, lalu tersenyum dan membayar uangnya kepada Donghae si Sopir tampan.
“Ini uangnya, Donghae-sshi~ Gomawoyo~” kata gadis itu membungkuk lalu turun.
“Ne, hati2 IU sshi~” balas Donghae trsenyum bangga.
Orang2 di bus itu masih mmperhatikan gadis yg berjalan turun dari bus ini, dan bertepuk tangan sebentar.
“Jarang2 IU bernyanyi di bus,” gumam salah seorang cowok.
“Iya. Cowok itu beruntung sekali bisa dijahili IU~” kata seorang ahjumma dan semua orng di bus itu menatap Eunhyuk takjub. Eunhyuk memang bodoh, tapi otaknya bekerja dengan sempurna dan menangkap maksud dari pembicaraan orang2 di sampingnya.
“Itu… Gadis yg tadi itu IU~?” pekik Eunhyuk mantap dan berlari mengejar IU. Tapi, terlambat. Bus sudah berjalan dan IU berjalan dengan riang meninggalkan halte bus itu.
“IU !!!! IU~!!!”
“Hey, Donghae~!! Hentikan bus ini~! IU tadi di bus ini menegurku, bernyanyi bersamaku, dan aku memarahinya~!!! Aku bodohhh~!!!”
“IU~~~ ANDWAEEEEE~~~”
“Huweeee… IU…. IU….”
Eunhyuk pun menyesal dan meratapi kepergian gadis manis yg daritadi menegurnya. Dasar Monyet Babo =_=”

*****
END~^^
Gimana kesan kalian mmbaca FF singkat ini? Hahaa~ kalo mau lebih kocak, langsung nnton CF aslinya IU saja! Dijamin bner2 lucu deh~^^
Ah iya~ mau tahu knpa aku make Eunhyuk pairing bareng IU~? Well~ mungkin karena Eunhyuk cocok untk karakter babo seperti ini dan Eunhyuk juga memang fans-nya IU ^^ Ironis, ya? Kkkk~ 😀

Thanks for reading, yauw~ jgn lupa comment, yah~ ^^ Gomapsumnida~

Iklan

Fanfiction : “One Side Of Love” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Jung Jessica
– Lee Donghae
– Kim Taeyeon

Genre :
Romance

*****

[Jessica POV]
Pria itu… Selalu menatap kearah jendela. Dia selalu duduk di kursi yang sama. Setiap aku menjaga perpustakaan, dia selalu disana. Tatapannya ke jendela lebih banyak daripada ke buku dihadapannya. Benar-benar pria yang menarik perhatianku.
“Jessica!” pekik Taeyeon menghampiriku.
“ah, Taeyeon~ ada apa?” tnyaku sambil menuju perpustakaan.
“Oh ya! Kau jaga perpustakaan lagi… ini kan hari kamis…” ujar Taeyeon lesu.
“Ada apa?” tnyaku lagi heran.
“aku ingin mengajakmu ke toko buku… Tapi, kau bakalan pulang jam 3. Aku juga ada latihan tenis di lapangan sampai jam 2. Kau mau kutunggu?” tawar Taeyeon trsenyum.
Aku trsenyum dan meraih pundak kecilnya.
“jangan~ kau akan sangat kelelahan,”
“Kau juga lelah kan, jess?”
“Ah~ Tapi, ada orang yang membuatku bersemangat akhir2 ini…”
“Hah? Siapa??”
“hahhaa~ Lupakan. Nah~ ayo pergi ke lapangan sana! Sampai jumpa besok~!”

*****
Aku kembali duduk di meja penjaga perpus. Tugasku sebagai kesiswaan di OSIS memang sangat padat. Setiap pulang sekolah hari senin-jumat, aku pasti akan menjaga perpustakaan. Aku memang suka membaca dan nyaman dengan hal yang tenang, makanya aku menyukai pekerjaan ini. Lagipula, memang ada yang menarik perhatianku akhir2 ini. Ya, pria yang duduk di samping jendela itu. Siapa dia?
Matanya coklat, hidungnya sempurna, dia terlihat seperti orang yang tidak suka menghabiskan waktu di perpustakaan. Terkadang kuperhatikan buku di mejanya terus berganti tiap hari. Apa mungkin dia bisa membacanya dengan cepat hanya dalam waktu 2 jam? Bukankah buku2 yang dia baca itu Novel dengan halaman berlipat2 ?
SIING~
Pria itu menundukkan kepalanya. Sepertinya cahaya matahari sangat menyilaukan. Ah, lebih baik kututup sebagian jendela.
Omo! Dia menatapku tajam! Apa dia marah???
“eh~ tenang saja! Jendela itu tidak kututup semua!” kataku gugup. Dia benar2 menatapku.
“Tapi, apa cahaya matahari tidak terlalu silau?” tnyaku memastikan. Habisnya, ia serius sekali.
“Iya. Silau. Tapi, aku bisa melihatnya dengan jelas dari sini,” kata pria itu lagi lalu merapikan rambutnya yang acak2an.
Aku menatap satu arah dengan arah pandangannya. Dia menatap luar jendela. Kearah lapangan tenis.
“Kau menyukai seseorang di klub tenis sekolah kita ya?” tnyaku cepat.
Pria itu menoleh cepat. Dia menatapku seperti tatapan tidak percaya. Mampus! Aku salah bicara ya?
“Maaf! Bukan itu maksudku!! Maaf! Habisnya, kau seperti sedang memerhatikan orang yang penting,” kataku cepat-cepat dan membungkuk berkali2.
Pria itu semakin blushing dan menutupi wajahnya dengan jaket coklatnya. Dia benar2 lucu saat blushing^^
“aneh ya?” tnya pria itu menatap jendela lagi.
“…….”
“Apa aneh kalau hanya menatapnya dari sini?”
“Ah! Tidak kok! Jarang2 ada yang diperhatikan seperti itu. Menurutku kau benar2 menganggapnya istimewa. Andaikan ada pria yang menatapku seperti itu. Aku iri dengan orang yang kau sukai,” jelasku asal. OMO! Kenapa aku jujur banget T___T Babo!
Pria itu menatapku dan tersenyum lebar. Dia manis sekali. Tiba2 ia mengulurkan tangannya dan berdiri.
“Aku Donghae. Lee Donghae,” katanya dengan tersenyum lagi.
Aku tersenyum ramah dan menjabat tangannya. Kulitnya mulus…
“Aku Jessica Jung. Salam kenal,”
*****

Hari-hari di perpustakaan tidak kulalui sendirian. Sekarang ada Donghae yang selalu bersamaku. Kami tertawa, bercanda, dan membaca buku bersama. Dia orang yang perhatian. Kuakui itu.
“Aduh!” pekikku kesakitan. Buku yang ingin kurapikan malah jatuh menimpa kepalaku karena tmpt itu terlalu tinggi.
“Jessica! Kau tidak apa2 ?” tnya Donghae cepat dan menghampiriku. Aku spontan menatapnya dan dia semakin dekat. Dia tampan.
“duh~ kalo begini kasihan kamu juga, kan? Sini aku bantu,” kata Donghae dan sigap mengambil buku yang ada ditanganku.
“Eh, tapi…”
“Kalau begini lebih cepat kan?”
“….. gomawo,”
Donghae membantuku dengan cepat. Aku lega buku2 itu sudah berada di tempat asalnya. Dasar anak kelas 1! Mereka minjem buku tapi tdk dikembalikan di tempatnya. Ya~ setidaknya, aku bisa berduaan lagi dengan Donghae^^
“Donghaeya, cewek yang kamu suka itu… seperti apa sih?” tnyaku. Waduh! Aku keceplosan! Baboya! ><
“……….” Donghae hanya diam menatapku heran.
“Sorry! Itu memang bukan urusanku, lupakan saja, hehe…”
“Dia anak kelas 3-C,”
Ah, Donghae menjawab pertanyaanku dengan santai. Tunggu dulu, kelas 3-C ? itu kan kelasku? Dan satu2nya wanita yang ikut klub tenis, itu kan hanya Taeyeon? Ah, ternyata Donghae suka dengan Taeyeon. Aku akan membantu kalian^^

****

“Aku benar2 lelah…” jelas Taeyeon saat duduk di kantin bersamaku.
“Wah~ minggu depan pertandingan antar-sekolah?” tnyaku sambil memakan kue ditanganku.
“Ne. benar2 melelahkan… Tapi, usai pertandingan Kyuhyun janji akan mengajakku jalan-jalan!” jelas Taeyeon senang. Apa? Kyuhyun? Siapa dia?
“Kyuhyun… siapa dia?” tnyaku heran.
“Oh! Dia itu pacarku dari Incheon. Kami memang jarang bertemu, makanya aku juga jarang menceritakannya padamu. Hehe… sudah lama kami tidak jalan bersama,” jelas Taeyeon dan tersenyum sumrigah.

Jadi, Taeyeon sudah punya pacar? Bagaimana dengan Donghae? Kalau Donghae tahu nanti, dia pasti bakalan sedih. Donghae harus tahu secepatnya!

****

Aku datang ke Perpustakaan secepat mungkin. Dan… ternyata Donghae tidak ada. Dimana dia? Biasanya dia duduk di kursi itu. Hmm… Aku lelah… aku merasa ngantuk…

……

“Sudah bangun?” tnya sebuah suara yang tidak asing.
“Donghae??” tnyaku bingung. Sejak kapan dia didepanku?
“maaf aku telat. Tadi ada ulangan mendadak dikelasku,” jelasnya sedikit terlihat menyesal.
Aku tertawa kecil.
“Telat? Haha~ memangnya kau kesini suatu kewajiban?” tnyaku menyindir kata2nya barusan.
“Tentu saja.” Jwab Donghae santai dan kembali membaca buku dihadapannya.
Aku mengangguk tidak mengerti. Jawaban macam apa itu?

****

“Sudah kuduga dia akan mengira begitu… Habisnya, dia jarang menelponku…” kata taeyeon di telpon.
“Lho? Kalian putus?” tnyaku tidak percaya.
“Ne… Kyuhyun tidak mengakui hubungan kami lagi. Karena aku jarang menelpon atau sms dia. Yah~ memang aku yang salah sih… hehe”
Taeyeon putus dengan Kyuhyun? Kenapa hatiku seperti tidak bahagia. Tapi, bukan karena Kyuhyun… Perasaan ini lain. Aku seperti merasa, aku ingin memberikan Taeyeon dan Donghae kesempatan untuk bertemu. Tapi, itulah letak kesakitan dihatiku. Aku kenapa?
“Yah! Jessica! Kau dengar tidak?”
“Ah, iya iya~ aku dengar.”
“Ya sudahlah. Aku tunggu kau di tempat biasa besok. Sampai jumpa, Ice Princess,”
“Ne. Sampai jumpa, Hot Princess,”

*****
Aku melirik ke arah jendela perpustakaan. Ini hari sabtu. Sepertinya, dia tidak akan datang.
“Kau tidak bertugas hari ini?” tnya sebuah suara dibelakangku.
“Dong…Donghae?” aku terlalu panic menghadapinya. Ya, Tuhan~ aku ini kenapa?
“Jessica, aku berpikir… sepertinya aku tidak akan kesini lagi. Aku akan berangkat ke Singapur untuk pertukaran pelajar 2011. Untuk itu, aku akan segera menyatakan perasaanku pada orang yang kusukai,” jelas Donghae menundukkan kepalanya.
Aku menggigit bibir bawahku dan menatap donghae lekat-lekat.
“Kau pikir perasaanmu akan terbalas? Kau kan hanya memandangnya dari jauh! Apa kau pikir dia akan luluh dan menerimamu???” teriakku spontan membuat Donghae terbelalak kaget.
Astaga! Apa yang kukatakan!? Aku malah menghalangi pintu hati Donghae untuk Taeyeon! Kenapa aku ini???
“Oh, begitu…” Donghae tersenyum simpul dan membungkuk kecil.
“Maaf mengganggu. Aku pulang dulu,” Donghae berjalan pergi.
Apa-apaan aku ini? Alasan bodoh apa yang aku buat sampai Donghae mengurungkan niatnya. Walau dia hanya melihat dari jauh, aku juga sama kan? Aku hanya melihat Donghae dari jauh. Aku egois! Aku tidak menerima kenyataan bahwa Donghae mencintai Taeyeon! Kenapa? Aku ini bodoh! Aku jahat! Aku tidak seharusnya begitu! Donghae begitu tulus, Taeyeon juga tidak tahu apa-apa. Ini tidak benar!
TAP… TAP…
Kukejar Donghae secepat yang kubisa. Akhirnya! Kutemukan sosok Donghae yang baru saja menuruni tangga.
“DONGHAE! TUNGGU SEBENTAR!” teriakku membuatnya menoleh heran.
“Maafkan aku… hosh…” pintaku dengan sedikit kecapekan.
“Aku bohong! Gadis itu pasti akan menerimamu! Dia pasti akan membalas perasaanmu! Aku tahu itu! Donghae kau pasti akan mendapatkan hatinya!”
SET! Donghae berlari dan memelukku. Aigo~ kenapa dia?
“Gadis yang kusukai itu… Adalah kau JESSICA!” jelas Donghae ditengah pelukan mesra ini.
Aku terbelalak heran. Apa maksud semua ini? Donghae bercanda atau apa?
“Aku tidak mengerti… kenapa bisa?” tnyaku heran.
“Aku tahu semua aktivitasmu, Jessica. Dan, Karena aku tahu kau menjaga perpustakaan tiap pulang sekolah, kuputuskan selalu datang di perpustakaan. Ya, hanya untuk melihatmu,” jelas Donghae melepaskan pelukan kami.
“Tapi, aku benci diriku sendiri. Aku tidak berani ngobrol atau menyapamu. Yang kubisa hanya memandangimu… Itu benar aku selalu memperhatikanmu. Dan, Aku senang saat kau bilang kau iri pada gadis yang selalu kuperhatikan. Itu menandakan bahwa kau tidak meremehkan sikapku yang hanya bisa memantau dari kejauhan,” sambung Donghae lagi dan tersenyum.
Kugeleng2kan kepalaku.
“Aku tidak mengerti! Tapi, bukankah yang kau sukai itu Taeyeon?”
“Taeyeon? Siapa dia?”
“Anak klub tenis… yang selalu kau perhatikan dari jendela…”
“Klub tenis? Aku benci tenis! Siapa juga Taeyeon? Gak kenal tuh…”
“Lalu, yang selama ini kau pandangi?”
“Hmm… jelas saja kau salah paham…” donghae menarikku dengan cepat ke perpustakaan.

****

Donghae menarikku ke bangku yang biasa ia duduki di samping jendela.
“Duduk disini….” Pinta Donghae.
Lalu Donghae pergi menjauh dan duduk di bangku yang biasa kududuki.
“Katakan padaku, apa yang kau lihat dari jendela itu…” suruh Donghae cepat dan mataku langsung tertuju pada jendela dihadapanku.
Tiba2, Aku tersenyum. Aku tidak menyangka… Jadi, ini dia yang selama ini Donghae perhatikan. Ini yang membuat Donghae lebih nyaman menatap jendela daripada buku dihadapannya? Sekarang aku mengerti. Kita sama Donghae^^ Aku juga hanya bisa menatap dari kejauhan. Ternyata cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan. Dan aku bahagia saat menyadari pada kenyataan bahwa aku mencintaimu.

-=-=-=-=-=-=-=-
Okay! Readers!
Terimakasih mau membaca fanfict singkat dan klasik ini. Well, ini kisah cinta anak SMA banget. Dan jujur, kalau mau disuruh milih antara Horor, No Children, atau Romance… aku lebih milih ROMANCE!
Aku memang suka genre itu^^ alurnya juga anak remaja gimanaaaaaa gtu. Jadinya, kalo kita bca gag bosen, malahan ikut2an ngebayangin kalau itu akan terjadi pada kita. Hahaha! MIMPI KALEEE~~
Oh, ya…
Gomawo untk yg udah baca^^ ane tunggu comment anda sekalian… terutama istri2 bang ikan! Kkk~
GBU^^ Saranghae~~ (?)