Arsip | NCNP (No Children No Password) RSS feed for this section

Fanfiction : “I Love you, Donghae…” [part 1]

10 Mei

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Lee Donghae
– Gao Xuan mi (Go Hyun Mi)
– Yesung
etc…

Genre :
Romance

Disclaimer : Gadis biasa yg awalnya menjadi bahan taruhan Donghae dan Yesung, malah membuat dua namja ini jatuh cinta padanya. Bahkan, Donghae sang playboy bisa merasakan cinta lewat gadis polos ini.

 

*****

 

[Xuanmi POV]

Yesung… Yesung… Wo Ai Ni~

Ah! Yesung! Aku lupa menegur Yesung!!! Dengan cepat, Aku langsung bangun dari tidur nyenyakku dan membuka laptop kecilku. Ku ‘search’ nama ‘@shfly3424’ dan langsung mention padanya.

@Xuan_13: @shfly3424 Koko Yi Xing~ Ni Hao Ma~??^^ Wo Ai Ni~! ^^ Jia you~

Kira2 begitulah mention singkatku pada Yesung. Kalian tahu kenapa aku memanggilnya ‘Yi Xing’ ? Ya, karena aku adalah ELF cina, tepatnya dari Shanghai. Aku terlalu bersemangat karena ini hampir waktunya. Waktu dimana Super Junior tampil di Shanghai^^ Aku ingin sekali melihat wajah Yesung secara dekat.

Oh, Ya~ perkenalkan, aku Gao Xuan Mi. ELF Shanghai berumur 20 tahun. Biasku Yesung Oppa, and off course I’m Clouds~ ^^ Teman2 twitterku kebanyakan berasal dari Korea. Yep, karena aku juga sangat fasih dalam hangugeo. Dan mereka juga memanggilku ‘Go Hyun Mi’, karena itu memang namaku dalam bahasa korea.

Aku beruntung sekali pernah mengenal 13 Oppadeul ini, terutama dengan Yesung dan manis dan imut itu. Ah~ senyumannya terlalu manis…

*****

Aku melangkahkan kakiku berjalan kekelas. Aku kuliah di kampus Chung Zhao *kampus apaan ini? Karangan gileee…* Rata2, angkatanku tahu Super Junior. Enaknya, setiap istirahat kami selalu membicarakan idola kami, dan jika malam hari, kami suka twitteran gaje bareng2. Seru kan punya teman ELF ? ^^

“Xuanmi, lihat foto apa yang aku punya~” panggil Song Zhi padaku.

Aku dan teman2 lainnya terbelalak melihat foto yang sangat jelas dari kamera hp Song Zhi sendiri.
“Kau berfoto ria dengan Sungmin ??” tnyaku heran.

“bagaimana bisa?” tnya Cheng Ahn salah satu biasnya Kyuhyun.

Song Zhi tersenyum evil dan memamerkan foto itu lagi.
“Ini aku ambil kemarin sore dibandara saat menjemput papa-ku. Awalnya aku berpapasan dengan Sungmin lalu cuek2an. Tapi, lama2 aku terpesona dan mengajaknya berfoto. Gadis2 disekitar itu juga baru nyadar kalo pria itu Sungmin Super Junior yang baru datang dari Korea. mreka pun berebutan tanda tangan dan berfoto dengan Sungmin. Yaa~ memang bnyak yg bilang Sungmin dan Siwon datang lebih awal dari member lain. Aku sangat beruntung~” jelas Song Zhi.

“Wow~ benarkah? Ah~ kau sangat beruntung. Sungmin tersenyum sangat manis disini…” kata Cheng Ahn terus2an memperhatikan foto yg bagus itu.

“ahhh~ aku rasa aku menyukai Sungmin~~~” gumam Song Zhi senyum2 sendiri.

Aku menjitak Song Zhi.
“hey, Song Zhi! Bias-mu kan Eunhyuk! Kenapa lari ke Sungmin??? Sungmin itu bias-nya Xin Hui~” tegurku emosi.

Song Zhi hanya manyun dan menatapku sinis.
“Apa salahnya jika kita ngefans dgn Member lain~?? Mereka kan patut mendapatkannya~ mereka patut diidolakan, tidak peduli siapa kita~ kita hanya fans! Kenapa kau membela Xin Hui seakan-akan Xin Hui itu istri-nya Sungmin? Xuan Mi, sadarlah~! Kita hanya ELF biasa! Hanya fans!” jelas Song Zhi emosi.

“Tapi~ bukankah kita berjanji akan tetap pada idola kita masing2 ? aku saja setia pada Yesung~” ucapku pelan.

Song Zhi tersenyum dan merangkulku.
“Hey~ no problem, dear~ Kalau kau sudah bosan dengan Yesung, kau boleh ambil Eunhyuk~” kata Song Zhi lagi dan pergi meninggalkanku dan Cheng Ahn.

“Hey! Tunggu kami~!” pekikku yg baru sadar ditinggalkan.

*****

Hari ini, tepat hari dimana Konser SS3 di Shanghai sisa akan dimulai. Tiga hari yg lalu, Aku dengar Super Junior ada dibandara. Yah~ aku ingin ikut tmen2ku mnjemput Super Junior di bandara saat itu~ sayangnya aku tidak diijinkan oleh orang tua-ku =_=” Padahal, itu kesempatan untuk melihat si ganteng Yesung dihari pertama.

Eh… ada mention masuk~

@SongBlacksmile : “@mimi_13 hey, Xuan Mi~! cepatlah datang~! Konser akan dimulai. Jika kau terlambat, akan kuberikan tiket ini pada Xin Hui~”

Ah~ mentionnya pedas sekali. Ternyata Song Zhi… dia mengganti user name-nya, dari @SongForSilver menjadi @SongBlacksmile . Uh~ dasar pengkhianat! Lihat~ betapa setianya aku pada Ye Sung ~^o^~ksmile “k~

ihanan siap ke stadiun or di bandara~ sayangnya aku tidak diijinkan oleh orang tua-ku =_=”or, mreka pun bere

@mimi_13 : “@SongBlacksmile Shi~ Song Zhi~”

Aku mnjawabnya dengan singkat dan bersiap pergi ke tmpt konser Super Junior.

*****

Sesampainya di tmpt tujuan, aku benar2 takjub. Banyaknya ELF dari luar negeri berdatangan. Seperti Thailand, Indonesia, dan banyak lagi. Aku terpesona sesaat karena dari luar, stadiun bola itu berubah menjadi pemandangan biru sapphire yg menyejukkan mata^^

Aku bertemu dengan banyak ELF asing dan berbincang banyak dengan mereka. Walaupun kami menggunakan bahasa Inggris, tapi jalinan ELF itu tetap terasa…

“XUAN MI~!” teriak suara yg tdk asing ditelingaku. Aku menoleh pelan dan itu Cheng Ahn.

“shen ma?” tnyaku langsung.

“Kau dapat tiket deretan ELFishy~” gumam Cheng Ahn ngos2an.

“MWO!!??” teriakku dan langsung keluar logat korea-nya.

“Maafkan aku, Xuan Mi~ tadi aku melamunin sungmin~” tambah Song Zhi yg baru datang.

Aku hanya frustasi dan mendesah berat di depan mereka.
“Bagaimana dong? Masa aku harus ikut barisan ELFishy ? Aku kan minta tiket untuk barisan Clouds supaya bisa mnta tanda tangan Yesung~ masa aku dapat tanda tangan Donghae? Itu tidak nyambung banget…” ujarku bertubi-tubi. Sekarang antara marah dan emosi, aku bner2 tidak mood nonton SS3. *mending ksih aku aja, Xuan Mi… #plak*

Song Zhi dan Cheng Ahn hanya bungguk2 minta maaf padaku. Yesungdahlah~ bukan salah mereka. Tunggu~ itu memang salah mereka!!! ><”
Aishh~ aku mnyesal mnta tolong pada gadis2 bodoh ini.

“Sudahlah~ kita nnton saja konsernya. Yang penting, aku masih bisa melihat Yesung saat konser~” kataku pasrah.

Song Zhi dan Cheng Ahn hanya tersenyum takut dan mengikuti langkahku memasuki ruangan biru itu.

*****

“Wah~! Banyak sekali~~” pekikku saat memasuki deretan kursi yang penuh dengan balon dan light stick berwarna biru Sapphire.

“Indah~” gumam Cheng Ahn.

“Hey~ ayo kita cari tempat duduk! Nanti kita kehabisan tempat~” tegur Song Zhi dan kami pun mencari tmpt duduk.

Tempat dudukku memang tidak dekat dengan panggung. Aku envy melihat gadis2 yang duduk sangat dekat dgn panggung. Aku hanya bisa menonton SuJu Oppa dari kejauhan dan merekam wajah mereka sebisa mungkin. Tapi… Aish~ banyak balon dan tangan2 gadis aneh didepanku. Mereka fanatic sekali, sama sepertiku, hehe~^^

“Gui Xian~ Kyuhyunnie~!!!!” teriak Cheng Ahn sangat keras.

“Cheng Min~ Sungminnie!!!!” teriak Song Zhi juga.

Aku hanya tersenyum melihat kedua temanku. Aku pun tidak mau kalah. Kulihat Yesung Oppa melambai2 pada deretan kursi kami. Aku pun berdiri diatas kursi dan mengangkat balon biru-ku.

“YI XING~!!!! YESUNGIE OPPAAAAAA~~!!!!” teriakku kencang dan lumayan lama.

Kulihat beberapa orang melihatku dan tertawa. Yesung juga melihatku dan berjalan menghampiri kursiku, dia menyanyikan bagiannya dihadapanku. Well~ saat ini Super Junior menyanyikan lagu ‘My All Is In You’, dan sekarang bagian Yesung. Omo~ dia menyanyi sambil melihatku dan tersenyum. Beberapa ELF disekitarku mulai berebutan menyalami tangannya. Ada juga yang mengangkat Polaroid-nya supaya Yesung memakainya untk Selca.

Yesung tersenyum lagi lalu membungkuk saat lagunya selesai. Dia kembali ke panggung dan menyanyikan lagu ‘Dancing Out’ bersama member lainnya. Aku rasa aku akan mati karena Yesung benar2 membuatku tergila2.

Ah, lagu ini sudah lama sekali. Aku tertawa girang melihat mereka seperti kembali ke jaman Don’t Don. Aku kembali bernyanyi bersama ELF lain dan KyuMin couple kembali membuat heboh. Mereka bermesraan di depan ELF ! Chinjja~ bner2 suka nyari perhatian =.=”

Eh… tiba2 ada salah satu member yg berjalan kearah deretan kursi kami. Dia lumayan manis dan memiliki rambut pirang yang cerah. Aku rasa itu… Lee Donghae ?

[Donghae POV]

I can’t leave without you, My All is In you~

Aku senang sekali. ELF Shanghai benar2 menerima cinta kami, atau kami yg menerima cinta mereka? Kkk~ aku selalu senang disetiap SuShow. Itu membuatku bersemangat.

Saat perform lagu ‘My All Is In You’, kenapa ada wanita kecil yg berdiri diatas kursi dan berteriak nama Yesung. Oh~ kenapa dia manis sekali ? Yesung terlihat senang dan menghampiri gadis itu. Yah! Kijil sekali !!! aku emosi. Ah~ sepertinya aku cemburu. MWO? Cemburu? Kenal saja tidak ><” dasar gila~~ ah, spertinya aku sudah stress =.=”

Yesung kembali bernyanyi bersama kami di panggung. Dia tersenyum sinis padaku.

“Mwo?” tnyaku saat part Kyuhyun bernyanyi.

“Kau lihat gadis itu? Dia manis,” kata yesung tersenyum menatap kearah kursi gadis itu.

“Yah! Aku juga menyukainya~!” pekikku keras. Untung suara Kyuhyun di mic lebih besar.

Yesung hanya tersenyum dan merangkulku.
“Ayo bertaruh~ siapa yang bisa mendapatkan hati gadis cina itu~” tawar yesung.

Aku hanya menatapnya sinis dan kembali merangkulnya. Membuat ELF didepan kami histeris. Kemudian aku tersenyum dan mencium pipi yesung.
“Siapa takut ? Ayo~ kita mulai dari sekarang,” bisikku saat bibirku selesai mencium pipi yesung.

ELF semakin histeris dan merekam/memotret kami. Yesung kembali tersenyum dan menatapku tajam.
“Dasar  ikan nakal~” kata Yesung cepat dan kembali menghampiri Ryeowook lalu bernyanyi bersamanya. Aku memang tidak mendengar jelas suaranya. ELF berisik sekali. Tapi, aku yakin mulutnya berkata seperti itu. Kau pikir aku takut? Aku kan Charming Prince di Super Junior. Gadis manapun bisa kubuat klepek2 bahkan sampai bunuh diri karena karismaku. *alay gile*

Aku memulai aksiku. Aku berjalan dengan murah senyum melewati ELF Shanghai yang banyak ajigile ini. Kuhampiri gadis manis itu dan melemparnya dengan handuk biru-ku. Dia terlihat bingung dan aku hanya tersenyum padanya. Teman disebelahnya malah mengambil handuk itu. Argh! Lagi2 gagal. Kulihat yesung tersenyum licik dari kejauhan. Ah! Aku tidak akan menyerah.

*****

Konser sudah berakhir. Sekarang waktunya member tanda tangan kepada 100 ELF yg mendafta pertama. Jika dihitung2, tiap member mendapat 100 tiket kan? Aaa~ jadinya… mm… kalo aku 100, Kyuhyun 100, Siwon 100, Leeteuk 100, Heenim 100, Yesung 100, Ryeowook 100. Eunhyukkie 100, Shindong 100, dan Sungmin 100, berarti ada 1000 ELF Shanghai yg beruntung mendapat tanda tangan dari kami. Berarti aku akan olahraga jari-jemari sekarang! Kkk~

Kami duduk di meja panjang yang berwarna biru Sapphire. Banyak ELF yg mulai masuk dan berbaris rapi di depan kami. Mereka mengeluarkan CD, DVD, Poster, Majalah, dan banyak lagi barang yg berhubungan dgn kami. Aku hanya tersenyum sambil memberikan tanda tangan kepada ELF Shanghai ini. Bahkan Kyuhyun mendapat cubitan gratis dari ELF nakal yg lumayan gendut sih~ #plak hhahaa~ ksihannya dirimu, Magnae~

“Permisi, bisa tanda tangan DVD Sorry Sorry ini ?” tnya sebuah suara yg lembut ditelingaku.

“Ah?” aku baru cengo.
“Maaf, aku tadi melamun~ eung, siapa namamu ??” tnyaku saat melihat gadis ini. Alangkah terkejutnya aku, ternyata gadis ini adalah gadis manis itu. Sekilas dia melihatku dan dia tersenyum. Aku juga tersenyum. Sepertinya ini hari keberuntunganku.

“Siapa namamu?” tnyaku lagi lebih mengeluarkan sisi gentle-ku.

“Gao Xuan Mi.” jwabnya singkat dan melihat tanganku.

“Berarti Go Hyunmi, ya?” tnyaku dengan bahasa cina seadanya. Dia tertawa dan dia benar2 manis. Aku jujur, kali ini dia benar2 membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama. *halah~ alay gile lu, oppa~ #plak*

“Kenapa tertawa?” tnyaku heran.

“Bu Shi~” jwabnya pelan. Dia menahan tawanya. Ah~ come on~ you look cute when laughing, girl [=_=]” Apa aku sangat imut saat berbicara bahasa mandarin, ya? Haha~ molla 😛 aku memang selalu imut setiap waktu. *narsis, bo!*

Setelah memberi tanda tangan aku kembali tersenyum padanya. Dia membungkuk dan menghilang dari hadapanku. Akan kudapatkan kau, Go Hyunmi.

*****

[Xuanmi POV]

Kenapa Donghae baik sekali ya? Atau itu Cuma perasaanku saja? Super Junior memang harus bersikap sopan pada fans.nya. Tapi, aku merasa kalau Donghae sangat baik malahan~ haha~ aku tetap senang karena Yesung memperhatikanku ^^

“Xuanmi, sudah selesai ?” tnya Song Zhi yang menungguku di kursi tmpt kami duduk tadi.

“hnnn~” jawabku pelan.

“Ayo pulang~” ajak Cheng Ahn.

Tiba2 kami didatangi seorang kru SM yang membawa boneka Sunflower yg lucu.

“Ada apa?” tnyaku pada orng itu.

“Ini bunga untuk Nona~” kata pria itu sopan dan memberiku boneka bunga matahari itu.

“Tapi, ini dari siapa? Aku tidak pergi bersama teman2 lain selain mereka…” tnyaku polos.

Pria itu mendesah pelan dan memegang pundakku.
“Bunga itu dari member Super Junior, Lee Donghae,” jawab pria itu dengan bahasa mandarin yg fasih. Tidak hanya aku, Song Zhi dan Cheng Ahn terlihat bingung dan merasa ini acara tipuan semata seperti yg pernah kutonton di Channel Indonesia, namanya ‘Upss! Salah!’. Kira2 itu judulnya =_= aku tidak akan tertipu.

“Geotjimal~” balasku dgn hangul.

“Bu Shi~!” balasnya lagi dgn mandarin.

“Sudahlah, Xuanmi~ ambil saja. Tidak ada salahnya menerima bunga itu. Lagipula, aku pernah lihat Heechul memegang bunga semacam ini,” suruh Song Zhi padaku.

Aku mendesah berat dan mengambil bunga itu dengan senyuman kecil.

“Gomawo~” kataku singkat.

“ternyata Nona benar2 manis. Pantas saja Donghae rela member bunga ini ke Nona~” gumam pria itu dengan hangul. Tentu saja aku mengerti artinya. Dia kira aku bodoh? Haha~
Pria itu melangkah pergi dan menghilang dari hadapan kami.

“Aku buang saja ya? Aku tidak terlalu suka Lee Donghae~” kataku saat kami berjalan menuju mobil.

“Heh~! Jangan! Jarang2 ada artis tampan memberimu bunga~!” tegur Cheng Ahn mengambil boneka itu dari tanganku.

“Sudahlah~ aku capek. Besok aku mau update status di twitter dan upload beberapa foto dan video SS3 hari ini. Biasa lah… aku kan admin salah satu fanbase Super Junior Official di Shanghai~” kataku sedikit sombong.

“Huuu~! Gayamu~” tegur Cheng Ahn lagi mmbuatku tersenyum kecil.

Song Zhi pun menjalankan mobilnya dan kami diantar pun pulang.

*****

[Donghae POV]

Apa aku berhasil? Belum. Yesung terlihat tersenyum sinis padaku. Senyum apaan itu?

“Yah, Lee Donghae! Kau pulang satu mobil bersama Sungmin dan Yesung. Aku akan ikut mobil Siwon,” tegur Eunhyuk dan berjalan pulang.

“Ne,” jwabku malas. Aigo~ kenapa harus satu mobil dengan Ddangkoma Lovers itu =_=”

*****

“Ah, melelahkan~” gumam Sungmin dan duduk ditengah2 antara aku dan Yesung.

Aku hanya diam menatap jendela. Sedangkan Yesung terlihat memainkan iPhone-nya. Sungmin malah senyum2 sendiri kayak orng gila. Di mobil ini ada aku, Yesung, Sungmin, Pak Manajer Jung dan supir langganan kami (?). Aku benar2 diam membeku. Entahlah~ aku benci bertatapan wajah dengan Yesung sekarang.

“Ah~ kalian sudah makan?” tnya Sungmin pada kami.

“Anni~” jawabku dan Yesung bersamaan.

“Ah, arasseo! Ayo kita makan bersama~!” ajak Sungmin dan menghentikan kami di restoran favoritnya.

*****

Sepulangnya dari makan2 itu, aku langsung masuk kekamarku sedangkan Yesung ga tau dah kemana. Sungmin kembali bermesraan dgn Kyuhyun sambil cipok2an segala. Aku muak melihatnya. Tapi, lebih muak melihat Yesung.

“Donghaeya~ kau kenapa? Akhir2 ini marah2 mulu~?” tnya Eunhyuk menegurku.

“Annia~ aku lagi bad mood dgn Yesung~” jwabku polos.

Eunhyuk memiringkan kepalanya heran dan duduk disampingku.
“Wae??? Masalah cwek ya?”

“Kok tau ?”

“Eunhyuk gitu loh~”

Aku kembali manyun dan berbaring di ranjang putih kami.
“Aku bertaruh dengan Yesung. Siapa yg bisa mendapatkan hati seorang ELF dari Shanghai itu~”

“Ah, gadis yg kemarin? Yang dua kali kalian godai ?”

“Ne~”

“Bwahahaha! Gadis itu beruntung juga menjadi taruhan kalian~ jika berhasil mendapatkan hatinya, kau apakan gadis itu?”

“Mau ku-apakan ya~? Ku-perkosa saja dia, hahaha~!”

PLAK.

“Wadaw~! Sakit, Monyet~!”

“Kau ini~! Kasihan ELF itu, Ikan dodol~! Kalo dia jadi ANTI FANS gmna? Kita yg salah dong~”

“Tapi, siapa juga yg tidak mau diperkosa gratis olehku ? Ah~ kau ini Hyukkie~ seperti tidak tahu siapa aku~ aku kan Charming Playboy Prince di Super Junior,”

“Ah~ bahasa inggris kacau gtu aja pngen jadi playboy~ huh~” Eunhyuk meninggalkanku setelah percakapan panjang kami.

Aku kembali termenung. Jujur yah, aku menyukai gadis itu. Tapi, Yesung seperti menantangku dengan tatapan ‘akan kurebut gadis itu darimu~ hahahaha!’ lalu dia tertawa EVIL! Yah~ itu Kyuhyun yg bisa tertawa evil. Tapi, Yesung juga ngeri kalo tertawa jahat seperti itu. Aigo~ Ottoke? :(((((

*****

[Xuanmi POV]

Sesampainya dirumah, aku masih menatap boneka bunga itu heran. Apa benar seorang Lee Donghae naksir padaku yg gadis biasa ini? Well~ aku memang pernah dengar Donghae dan Leeteuk ingin menikah dgn ELF, tapi kalo Donghae sulit dipercaya. Dia seorang playboy kelas berat!

SREK.

AH~ ada kertas jatuh.

“Kertas apa ini?” gumamku heran. Spertinya terjatuh dari mahkota bunga matahari ini.

Annyeonghaseyo.
Ni hao ma! Wo Shi Li Dong Hai ^^ nice to meet you. Hey~ mandarinku tidak terlalu jelek, kan? Hehe~ ah iya. Salam kenal, ya^^
p.s: hubungi aku! Ini nomorku : 0852xxxxx (?)
*yaoloohh~ author bneran ga tau korea itu pake nmor Simpati juga gak ya? #PLAK*

Eh? Beneran ini surat dari Lee Donghae? Omonaaa~ ini pasti bercanda. Aku masih tidak percaya.

Aku memberanikan mengambil ponselku dan menelpon nmor yg tertera jelas itu.

******

[Donghae POV]

“Naneunyo… Oppaga…. Joheungeol~ Ottohke…”

“Donghae!!! Hape-mu berdering lagi~!!!” teriak Kyuhyun yg mulai bosan dgn lagu itu.

TUK!

Donghae memukul Kyuhyun dengan sendalnya. Kyuhyun menoleh dan mengusap2 kepalanya.

“Sakit~!” pekik Kyuhyun telat.

“Kau ini~! Sopan dikit sama yg lebih tua. Dasar Evil maknae~” kata Donghae ketus dan mengambil hape-nya.

“Ne, yoboseyo?” jwabku menganggkat telfon itu malas.

“Ni hao ma, Donghai ?” suara ini…

“Ah! Xuan Mi ??”

“…eung… apa kau benar, Lee Donghae Super Junior?” tnya suara itu gemetar.

“Shi. Wo shi Li Dong Hai~” jwabku tersenyum. Tapi hanya Kyuhyun yg melihatnya.

“Ah, untuk boneka ini… kamsahamnida~” kata gadis itu lagi. Aku kembali tersenyum.

“You’re Welcome. Ah, Hyunmi… hangul-mu lancar juga. Belajar dimana?” tnyaku basa-basi sambil duduk dimeja makan.

“Aku privat dengan teman Ibuku. Korea tidak terlalu sulit,” jwabnya lagi dan trdengar suara tawa kecil. Aigo~ aku ingin bertemu dengannya.

“Hyunmi-ah, bolehkah aku menjadi temanmu?” tnyaku pelan.

“Ne. Why Not? Haha~ senang berteman denganmu, Donghae Oppa,” jwabnya ramah. Rasanya rencanaku berhasil sejauh ini.

“Xie Xie.” Jwabku cepat.
“Hyunmi, nanti kutelpon lagi. Aku harus pergi. Gwaenchana?” sambungku yg hendak menutup telpon.

“Ne, gwaenchana,”

“Arasseo. Sampai jumpa! Bye!”

“Bye!”

Akhirnya, pembicaraan kami selesai. Aku tidak benar2 ingin pergi, hanya mencari alasan agar aku bisa bernapas sekarang. Grogi? Ne! aku grogi berhadapan dengan wanita ini. Walaupun aku terkenal sebagai seorang playboy, tapi utnk Hyunmi… aku menyerah. Hyunmi-ah… saranghae.

******

[XuanMi POV]

Astaga. Itu beneran Donghae? Suaranya mirip. Itu beneran mau kenalan sama aku? Huweee~ mimpi apa aku semalam.

Drrrt….. drrrrt….

“Ah! Siapa yg sms malam2 begini?” gumamku heran sambil membuka pesan dari handphone flip-ku.

From : Li Donghai
Hai, Hyunmi^^ Bisakah kita bertemu mlam ini? Aku yang jemput saja. Beritahu aku dimana rumahmu~

Sepertinya aku akan mati sekarang. Seorang Lee Donghae, penyanyi terkenal dan famous itu mengajakku keluar?  ini benar2 diluar perkiraanku. Sepertinya aku akan pindah biased ke Donghae. Tapi, Yesung juga cinta pertamaku di Super Junior.

To : Li Donghai
Baiklah Oppa. Aku akan menelponmu saat aku siap^^

————

[Author POV]

Hyunmi menunggu Donghae yg lumayan lama itu. Tiba2 mobil BMW hitam muncul didepannya. Tapi itu bukan Donghae, melainkan Yesung.

“Hai~” sapa Yesung trsenyum ramah.

Hyunmi menjadi gugup dan kaku. Yesung adalah pria idamannya dan berharap bisa berbicara dgnnya. Ternyata, mimpi itu terjadi.

“Oppa~ Yesung Oppa?” tnya Hyunmi trsenyum bahagia.

“Nde~ kau sedang menunggu Donghae ya?” tnya Yesung.

“…..” Hyunmi hanya mengangguk.

“Oh~ dia bilang, dia tidak bisa datang. Jadi, aku hanya ingin memberi tahumu itu. Bao Qian~” kata Yesung membuat Hyunmi menunduk sedih.
“Keunde, aku bisa menemanimu jalan2 di kota Shanghai ini kalau kau mau. Ya~ supaya kau bisa tersenyum lagi. Kau manis saat tersenyum,” jelas Yesung tersenyum lagi, membuat Hyunmi mati rasa didepannya.

‘aku ingin teriak, tapi sepertinya tidak mungkin. Ini seperti mimpi, aku bahkan tidak bisa menjelaskannya dengan kata2! Aku sangat bahagia!’ batin Hyunmi senang.

“Ne, aku mau~” jwab Hyunmi pelan lalu masuk di mobil BMW Yesung. Yesung hanya tersenyum licik(?) dan menjalankan mobilnya.

******
Yesung dan Hyunmi berhenti di pantai yg luas dan indah. Hyunmi mengajak yesung turun Karena Yesung tidak terlalu tahu daerah pantai di Shanghai. (Emang ada pantai di shanghai? #plak).
“Indah kan?” tnya Hyunmi.

“Nde… so beautiful like you~” jwab Yesung membuat semburat merah muncul di wajah Hyunmi. Yesung tersenyum lagi.

“Hey, Hyunmi-ah~ apa yg Donghae katakan padamu? Apa dia bilang dia mnyukaimu?” tnya Yesung lagi.

“Andwae~ dia hanya ingin berkenalan denganku~” jwab Hyunmi pelan.

“Hyunmi-ah, bolehkah aku mengatakan sesuatu?”

“……”

“wo ai ni,”

Hyunmi hanya terdiam mndengar pengakuan mendadak itu. Ditatapnya Yesung tidak percaya. Tapi, Yesung terlihat serius membuat Hyunmi hampir jantungan.

“Oppa~ Chinjja?” tnya Hyunmi memastikan.

Yesung mencubit nipple Hyunmi dan tersenyum kecil.
“ini bukan mimpi. Aku benar2 menyukaimu~! Saranghae~” jelas Yesung lagi dan menahan tawanya.
‘tentu saja aku tidak menyukaimu. Kau trlalu muda dan tidak seksi. Kau jelek, haha~ ini hanya permainan saja. Agar aku menang dari Donghae yg benar2 mencintaimu~ kkk! LOL~’ gumam Yesung yg sangat evil. [Kyu: Heh! Author daritadi yesung dijadiin peran evil mulu! #plak]

“Kyaaaa!!!!!! Oppa~!!!!!” Hyunmi menyilangkan dadanya dgn dua tangannya.

“Kenapa kau berani menyentuh dadaku???” tnya Hyunmi malu.

“Aku hanya ingin menyadarkanmu kalo ini bukan mimpi dan gue beneran cinta sama loe!” jelas Yesung. *halah, jadi orng jkarta dia -.-*

Hyunmi terlihat berpikir sebentar dan tersenyum kecil dan memeluk Yesung.
‘dasar gadis polos dan bodoh!’ batin yesung senang.

Hyunmi melepaskan pelukannya dan tersenyum kecil. Yesung yg juga sedang senang itu hanya tersenyum bahagia sambil melirik2 Hyunmi dgn tatapan yes-aku-berhasil. *eh… dasar playboy aneh yg tampan* (?)

Tiba2 saja, Yesung mendekat pada wajah Hyunmi. Yesung memegang tengkuk leher Hyunmi dan menariknya semakin dekat pada wajah Yesung sndiri. Hyunmi yg masih terpesona hanya diam dan pasrah(?).

“……….” Yesung berhasil mencium bibir gadis polos itu. Terukir senyuman khas di wajah imutnya.

“my first kiss…” gumam Hyunmi cepat saat Yesung melepaskan ciumannya.

“Chinjja?” tnya Yesung dgn snyuman aegyo-nya.
Yesung mndekat lagi, “……..” Yesung kembali mencium bibir Hyunmi yg belum pernah dicium oleh siapapun. Yesung teringat taruhannya dgn Donghae, lalu Yesung trsenyum lagi.

“Hyunmi~ ayo kita pulang. Ini semakin larut,” kata Yesung melepaskan ciumannya. Hyunmi mengelap bibirnya yg basah sedangkan yesung hanya tersenyum, sebentar lagi rencananya berhasil.
******

[Yesung POV]
Dasar gadis bodoh! Dengan mudahnya dia tertipu dgn wajah manisku ini. Aku memang terlihat cuek-cuek di depan media. Tapi, kalo soal TARUHAN, mau TARUHAN apa pun itu akan kulakukan! Hanya untuk MENANG!
Yah, Masa dia tidak sadar juga kenapa aku membawanya ke Hotel. Saking nge-fansnya, dia sampe lupa pada dirinya sndiri. Haha~ ternyata mendapatkan hatimu mudah juga, Go Hyunmi.

“Hotel?” pekiknya trdengar takut.

“Gwaenchana. Temani aku sebentar, ada barangku yg tertinggal di hotel ini. Ok?” pintaku dgn snyuman manisku lagi. Hyunmi hanya mengangguk dan tersenyum. Polosnya! dasar babo 😛
Sesampainya kamar, kukunci pintu hotel itu perlahan. Hyunmi yg melihatku hanya terdiam tanpa kata. Ditatapnya aku kebingungan. Aku hanya tersenyum dan melempar kunci itu ke lantai. Lalu berjalan mendekatinya. Hyunmi masih menatapku ngeri, seprti ingin berontak tapi tidak bisa. Why? Karena aku idolanya! Dan dia pasti tidak berani melawanku~ ^o^

“waegurae? Kenapa kau kunci pintunya? Kau bilang kau mau ambil sesuatu?” tnyanya gugup.

Aku kembali trsenyum dan langsung melumat bibir tipisnya. Hyunmi masih terdiam tapi terus2an mendesah nikmat. Tidak sampai disana, aku juga meremas dadanya yg masih tertutup mantelnya yg tidak terlalu tebal.

“eung….”

“hmmmhnnhmm~”

“……..”

“ahhh…! Ahhh…!” Hyunmi bendesah kesakitan karena remasan tanganku semakin keras. Jujur, aku sudah terbiasa melakukan ini. Jadi, aku tahu sisi sensitive seorang wanita. Apalagi yang polos2 sperti Hyunmi. Itu paling enak di nikmati (?).

“Oppa~~ ahhh… hentikan…. Ahhhh~” Hyunmi memukul2 pundakku sedangkan aku masih menyedot lehernya yg putih dan wangi.

Aku melepaskan mantel tebal yg masih melekat itu dengan paksa. Ku jilati semua lehernya sehingga dia lemas dan tak berdaya.

“Jadilah milikku~” ucapku kmudian. Hyunmi masih menahan tanganku, berusaha mempertahankan tubuhnya yg hanya menggunakan bra hitam.

“Jangan Oppa~ kumohon~” pinta Hyunmi dengan wajah aegyo-nya.

“Ah, mianhae~ tapi kau benar2 merangsangku, Hyunmi~” ucapku lagi lalu menyedot payudara montok dan lumayan besar itu.

“aaahh…. Ssshhh…. Ahhhhh…. Oppppaaaaaaaaaaa~~~~ ahh ahhh ahh” dia mendesah terus. Membuat juniorku kejung dan berdiri sempurna. Tapi, ini msih awal permainan. Aku msih ingin memanjakan gadis ini.

Kuelus2 vagina Hyunmi yang masih terbalut celana jeans itu. Perlahan ku buka ikat pinggangnya. Tapi, pertama2 ku permainkan dulu anak ini agar merasakan nikmatnya bercinta dengan KIM JONG WOON! Wahahaha! #plak #ditabokIstriYesung
Kumasukan tanganku kedalam celana jeans Hyunmi sambil meremas2 payudara-nya yang masih tertutup bra. Kalian tahu? Anak ini benar2 polos. Baru awal permainan udah lelah gtu -.- Selera Donghae emang payah~ Dia seharusnya nyari pcar yg lebih agresif sperti Sulli, Suzy, Geun Young, atau Jessica~ #plakplakplak

Oppa~ ahhh… Oppa jangan~~” pinta Hyunmi dengan desahan2 kecil. Ah~ kenapa kau semakin seksi disaat polos, Hyunminnie~

Kuelus2 luar vagina Hyunmi yg masih tertutup CD berwarna ungu. Yep~ setidaknya, tanganku sudah masuk dan dia tidak berani berontak. Karena aku adalah….. ok, kalian sudah tau^^

“Ahhhhh…. Oppa~~ geli… ahhh ahh ahhh~~” Hyunmi menarik2 rambutku untk berhenti. Sebenarnya aku tidak merasa kesakitan, karena semakin kumanjakan dia, semakin lemas juga tubuhnya. Jadi gerakan jari-jemarinya juga lemas ^o^

“Ah~ kau senang skrng?” tnyaku memperlihatkan snyum manisku.

“………..” Hyunmi hanya menutup matanya. Bergairah. Sepertinya dia merasakan kenikmatan skrng. LOL! 😛

Skrng aku merangkak ke depan vagina Hyunmi. Skrng Hyunmi hanya menggunakan bra hitam dgn celana jeans yg melorot ke lututnya, sdg kuusahakan membukanya! Dan CD ungu itu, masih menempel di selangkangan Hyunmi. Yahahhaa! Let’s Show Begin~!

“aaaaahhhhh….. ahhh…. Ahhh ahhh ahhh~” Hyunmi mendesah lagi. Well, krna skrng aku sudah mengocok2kan jari telunjukku di dalam vaginanya. Uh~ sempit itu enak. Aku terus2an mengocok2an jariku sampai cairan bening dan darah segar keluar dari vaginanya.

“Oppaaaaaaaaa…………”

<─o─o─o─o─>

Hhehee~ mian baru segini. Otak bneran buntu, bingung mau diapain ni ff =_=”

Ntar deh nyari2 ide dulu~ haha^^ comment, yaaa~ 😀 Saranghae! (?)

Iklan

FF NC Yaoi : “Because Of Love” [one shoot]

6 Mei

WARNING !!!
This is YAOI fanfiction!
Don’t like? Don’t read then…

Kyumin


Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Cho Kyuhyun
– Lee Sungmin
– Zhoumi
– Choi Siwon
and other SJM member

Genre :
Yaoi, Yadong, NC-17, Romance^^

Ringkasan :
Cinta sejati antara Kyuhyun dan Sungmin. Juga perjuangan Kyuhyun yang diwarnai sedih dan senang.

* * *

Aku cinta padanya. Aku tau ini terdengar aneh. Tapi, perasaan ini beda….


[Kyuhyun POV]

“Kemana pria bodoh itu!” gumam Eunhyuk seperti cacing kepanasan.

“Padahal, kita mau latihan… tapi, si tertua malah lama banget datangnya,” sambung Donghae tidak kalah nyaring.

Aku hanya geleng2 melihat mereka. Tidak ada yang bisa kulakukan selain cuek. Mereka benar2 ribut. Aku tidak mengerti jalan pikiran mereka. Padahal, aslinya mreka juga sering terlambat, tapi si tertua tidak pernah protes -.-

“Hosh… hosh… maaf telat!” suara si tertua terdengar di telingaku. Spontan aku menoleh dan tentu saja lega melihat wajahnya. Wajah yg membuat hatiku berdetak kencang. Um~ perasaan apakah ini? #plak

“Sungminnie! Dari mana saja kau!? Kita akan latihan untuk album SJM Repackage kan? Kenapa kau telat?” tegur Ryeowook polos.

“Ah, maaf~ aku ada keperluan mendadak dengan member DBSK. Lagian, kenapa kalian ga mulai aja dluan? bagianku menyanyi kan sedikit…” gumam Sungmin heran.

“Anak itu tidak mau latihan klau kau tidak ada…” jwab Zhoumi seadanya sambil menunjukku.

Aigo~ kenapa Zhoumi hyung jujur banget~ Ketahuan deh -.-
“Aku tidak bilang begitu…” jwabku menutupi rasa maluku.

Sungmin tersenyum penuh arti dan meletakkan jaketnya.
“Kalau begitu ayo latihan~” ajak Ryeowook lagi dan berlari ke practice room SJM.

****

Aku merebahkan badanku di lantai. Sungguh lelah menyanyi dan nge-dance itu. Ototku kaku seakan2 aku terbang melayang. Tapi, wajahnya selalu membuatku tersenyum. Ya, wajah yg baby face itu. Seakan2 aku orang paling beruntung yg pernah mengenalnya.

“Kyuhyun, udh makan?” tnya Sungmin lembut ditelingaku.

Aku langsung salting dibuatnya! Astaga. Hebatnya.
“Sudah,” jawabku mulai dingin. Karena aku tidak ingin terlihat aneh didepannya. Aku ingin menyembunyikan perasaan ini sampai dihari yg tepat aku mengatakan yg sebenarnya.

“Oh, aku mau keluar dengan Siwon dan Ryeowook. Kami akan makan di restoran cina, favoritnya Henry. Kau benar tidak mau ikut?” ajak Sungmin lagi. Sebenarnya aku ingin ikut… tapi, aku tidak mau makin gila karena wajahnya yg semakin imut jika sedang makan T_T Ottoke??

“Aku akan bersama Kyuhyun dsini!” pekik Zhoumi tiba2.

Aku mendongkak heran. Zhoumi hanya tersenyum manis padaku dan… aku merasa lega ada yg menemaniku.

“Baiklah… aku duluan. Kalian jaga diri… ayo Siwon-ah!” pamit Sungmin dan bergegas keluar.

Akhirnya dia pergi. Walaupun aku kecewa, tapi ini semua salahku, karena aku sok tidak peduli padanya. Huh~ sudahlah.

“aku tau kau belum makan. Ayo kita ke warung langgananku!” ajak Zhoumi hyung tersenyum.

Aku mengangguk cepat dan tersenyum lebar. Ternyata, Ada juga yang mengertiku.

****

[backsound : Super Junior M – Love is Sweet]

“Enak banget! Makanan apaan nih??” tnyaku takjub.

“Itu ekornya kuda laut,” jwab Zhoumi santai.

“MWO!!?? Uhueeekk!!!” aku luar biasa terkejut.

“Hahaha~ kmu kenapa Kyuhyun-ah??? Kkk~” Zhoumi nepuk2 pundakku. Tak kusangka dia benar2 perhatian denganku.
“Lagian makanan seperti ini udah seperti camilan sehari2 di cina, tepatnya di Beijing. Kami juga biasanya makan kulit ular, cumi-cumi, dan banyak lagi,” sambung Zhoumi dengan wajahnya yg innoncent.

“Lebih baik kau diam atau aku akan muntah lagi!” tegurku dingin. Perutku mulai tidak enak jika diceritakan seprti itu.

“Haha! Kupikir kau orang yg suka makanan ekstrim. Ya sudahlah~ makan nasi goreng Beijing saja lhaa~” tawar Zhoumi sambil mengacak2 rambut kriwilku.

Aku hanya mengangguk meng-iya-kan. Perutku masih tidak enak.

****

Akhirnya kami sampai di apertemen kami. Tidak terasa besok lusa akan pulang ke korea. Ternyata rekaman itu tidak terasa berlalu cepat.

“Kyuhyun…” panggil sebuah suara yg membuatku dag-dig-dug. (kyuhyun, alay loe -_-)

“Sungmin hyung! Ah, belum tidur?” tnyaku sambil tersenyum kecil.

“Belum. Ah, iya~ apa kau sudah makan? Tadi aku membelikanmu nasi goreng. Habisnya, tadi kau tidak pergi makan bersama kami,” jelas Sungmin sambil memberikanku plastic putih yg berisi nasi goreng. Iya. Aku sudah makan.

“Mianhae. Aku sudah makan tadi,” jwabku seadanya sambil meletakkan makanan pemberian sungmin di atas meja.

Sungmin terlihat sedih. Aku tau itu. Mianhae~
“Oh…” responnya singkat.

“Hyung! Kumohon jangan marah~~ aku akan memakannya besok pagi. Kita berdua yang makan! Gimana?” tnyaku berbinar2. Aku tidak ingin hyung favoritku ini sedih.

“Tidak usah dipaksakan. Biar aku berikan pada Shindong saja…” ujarnya lemas.

“Hyung!” pekikku emosi.

Sungmin menatapku heran.

“Jongmal Mianhae. Aku bukan magnae yg baik,” gumamku tiba2. Aish~ kenapa juga aku mengatakan hal bodoh seperti itu -_-

“Gwaenchana. Semua orng pasti pernah melakukan kesalahan. Lebih baik kau tidur sekarang. Annyeonghi jumuseyo,” pamit Sungmin dan masuk kekamarnya.

Aku tertunduk lemas. Kenapa dia terlihat kecewa sekali? Apa aku benar2 bukan magnae yg baik?

“Dia cemburu,” tegur suara yg terdengar gentle ditelingaku.

“Hah? Zhoumi hyung??” pekikku heran.
“Apa maksudmu?” sambungku lagi.

“Dia melihat kita makan berdua di restoran cina tadi siang. Aku rasa karena itu,” kata Zhoumi pelan.

“Ah? Maksud hyung??” tnyaku lagi semakin heran.

“Dia sayang padamu, Kyuhyun-ah…” jelas Zhoumi membuatku terbelalak kaget.

Itu tidak mungkin. Mana mungkin Sungmin punya perasaan yg sama denganku.

“Ba-bagaimana bisa?” tnyaku pada diriku sendiri.

“Tentu bisa,” jwab Zhoumi cepat.
“Aku tau kau juga sayang padanya. Lebih baik kau jelaskan sekarang, atau semua perasaanmu hanya sia-sia padanya,” sambung Zhoumi yang sudah memegang bahu-ku, seakan2 memberikanku kekuatan untuk semua ini.

“Hyung…” aku bergumam pelan.
“Terimakasih! Terima kasih sudah mengertiku selama ini! Tidak akan kulupakan jasa2mu ini!” kataku berbungkuk berkali2.

Zhoumi terkekeh pelan dan mengacak2 rambutku lagi.
“Magnae Babo~ cepat susul dia! Akan kudoakan dari sini, huwehehe~” jawab Zhoumi sambil tertawa evil. Tunggu dulu~ evil itu kan style-ku? -_-

“Arasseo! Hyung, you’re the best!!! Wish me luck!” kataku sok inggris.

“Okay! Good luck, Marcus Cho!” balas Zhoumi sebelum aku memasuki kamar Sungmin.

*****

[backsound : I Knew I Love You – Kyuhyun feat. Sungmin]

KREK…

Kubuka pintu kamar Sungmin. Dia tidur menghadap jendela. Tentu aku hanya bisa melihat punggungnya. Apa dia sudah tidur?

“Sungminnie…” sapaku dan berjalan masuk kekamarnya.

“……..” Sungmin hanya diam.

“Kau sudah tidur?”

“belum.”

Ternyata dia masih hidup(?).

“Hyung… ada yang ingin kau ceritakan padaku?” tnyaku yang terdengar aneh sambil duduk disampingnya.

Sungmin mengubah posisi tidurnya menjadi kearahku. Dia berbaring manis sedangkan aku menatap mata hitamnya menunggu jawaban.
“tidak ada,” jwabnya dingin.

Kemana mata yang membuatku hangat itu? Siapa yg membuatmu begini Sungmin hyung?

“Hyung, kau kenapa? Kenapa kau menjadi dingin padaku?” tnyaku menggoyang2kan(?) bahunya.

Sungmin bangun dan duduk menghadapku. Ditatapnya aku dengan tatapan… yang sepertinya tatapan membunuh(?).

“Aku… Aku tidak suka kau dengan Zhoumi!” pekiknya lucu. Apa maksudnya?

“Ah? Maksudmu?? Kau tidak denganku dan Zhoumi hyung? Kau tidak suka kami? Memangnya kami salah apa?” tnyaku lagi semakin heran.

Sungmin menggigit bibir bawahnya, yang membuatnya terlihat sexy.
“Aku tidak suka kau bersama dengan Zhoumi! Jalan berdua atau apalah itu…” jelas Sungmin yg membuatku semakin heran.

“…aku hanya ingin kau bersamaku,” sambungnya yang membuatku terpanah. Benarkah Sungmin juga suka denganku??

“Hyung… apa itu artinya… kau suka denganku?” tnyaku tidak percaya.

“aku tidak bilang begitu…” jawabnya yang sama judesnya dengan sebelumnya.
Ah~ dasar hyung manja.

“Tapi, matamu mengatakan begitu, hyung~”

“memangnya mata bisa bicara? Babo~”

“aish~ maksudku bukan begitu…” aku mendorong sungmin sehingga ia kembali tertidur diranjangnya. Aku berada diatas Sungmin, menopang badanku dengan tangan kiriku, sedangkan tangan kananku membelai pipinya.

“Kyu-Kyuhyun… kau mau apa?” tnya Sungmin terlihat panic. Itu petanda bahwa kau menyukaiku, hyung.

“Kau benar tidak mau mengakuinya?” tnyaku menggoda kelinci imut ini.

“……” Sungmin menggeleng cepat.
“Lepaskan aku!!” Sungmin mendorongku sampai aku terhempas disebelahnya.

“Aku mau tidur. Selamat malam.” Kata Sungmin lagi dan langsung tidur membelakangiku.

“Baiklah… Selamat malam, Nae Sungmin,” jwabku cepat dan menutup mataku.

“Apa kau bilang??!?” tnya sungmin peka dengan kata2ku tadi. Tapi aku tidak menggubrisnya. Aku tetap berpura2 tidur dengan manisnya. Kurasakan tangan yang lembut membelai rambutku. Dan aku yakin itu tangan Sungmin.

“Kau tahu, Sebenarnya aku…” gumam Sungmin terputus. Aku tetap ber-akting tidur seakan menunggu kata2 keluar dari mulutnya.

“……” Sungmin tidak melanjutkan kata2nya dan malah tidur. Aku menjadi kesal dengannya yg bersikap aneh. Ya sudahlah~ kita lihat akan bertahan sampai kapan Sungmin menyembunyikan perasaannya. Khekehekehekehkehee~ (dasar evil :P)

*****

“Selamat pagi, sayangku~~” sapa Eunhyuk pada Donghae yg sedang asyik makan.

“Aisshh~ menjauh dariku, monyet aneh!” kesal donghae dan menjauhi eunhyuk.

“aish~ Chagiyaaaa~” panggil Eunhyuk manja pada Donghae dan terus mengikutinya.

“BERHENTI MENGIKUTIKU!!!” bentak Donghae mulai emosi.

aku hanya menggeleng2 memaklumi hyungdeul aneh itu. Tiba2 Sungmin datang dari kamarnya. Aku tahu, dia baru bangun. Sungmin menatapku lekat. Aku langsung tersenyum manis padanya dan kalian tahu apa? Dia langsung salting dan terlihat jelas pipi yang merona merah itu. Keke~ mau bertahan sampai kapan kau, nae Sungmin?

“Pagi, Sungmin~ sudah makan?” tnya Siwon yang asyik duduk2 di meja makan.

“uhm… belum. Ada makanan apa pagi ini?” tnya Sungmin manis dan langsung duduk disamping Siwon. Aku hanya menatap mereka dari ruang tamu.

“Hari ini Ryeowook masak mie ala Chef Wookie. Enak lho! Coba rasain dlu~” kata Siwon dan menyuapi Sungmin mie itu dengan sumpitnya. Bukan sembarangan sumpit, tapi sumpit bekas mulut Siwon!

“Hm~enak~” kata Sungmin tersenyum sangat manis. Senyuman itu… hanya aku yang boleh melihatnya! Dan sekarang, Siwon malah mengelap2 bibir Sungmin dengan lembut. Itu… hanya aku yang boleh begitu!!!

BRAK..!!

Kubanting piring yang belum habis kumakan dimeja ruang tamu. Spontan semua member melihat kearahku. Bahkan EunHae yang asyik bertengkar ria tadi. Aku tidak peduli lagi. Sungmin, kau keterlaluan! Aku berjalan masuk kekamar tanpa menghiraukan panggilan2 hyung2ku dan juga si little Henry.

*****

“Keterlaluan!!” pekikku jengkel sambil menekan2 keyboard laptopku sekuat2nya.

“Babo! Babo! Babo!!!” aku terus menekan2nya dengan paksa.

“Ini… kenapa lagi kau tidak menyala!!! Hoi~ aku msih mau main!!! ARGHHH!!!” kubanting laptop itu dengan keras hingga terbelah menjadi dua. Kulihat keyboard itu benar2 rusak. Dan itu karena aku yang terlalu dilema dengan Sungmin.

“…..” aku tertunduk lemah. Kupeluk lututku sekuat2nya. Aku benar2 merasa seperti orang bodoh. Mana mungkin Sungmin menyukaiku. Mungkin saja dia hanya kesal karena aku tidak makan bersamanya. Tidak mungkin dia cemburu. Kenapa aku ini? Kenapa aku berharap tinggi sekali jika Sungmin membalas perasaanku? Dia itu masih normal. Aku tahu itu! Ya, aku yang aneh. Aku yang tidak normal. Aku bodoh.

“hikss…. Hiksss….” Tiba2 aku menangis. Hatiku benar2 sakit. Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya. Ya Tuhan~ Perasaan apa ini?

“Sudahlah…” Zhoumi datang dan memelukku. Pelukan ini… hangat sekali.

“Hyung…. Hiksss… aku bodoh~~ naneun jongmal babo namja….” Aku menangis keras di bahu Zhoumi. Zhoumi mengusap2 kepalaku agar aku tenang. Aku memang sudah tenang seperti ini, tapi hatiku masih sakit.

“Sudahlah… Kau harus bersabar Kyuhyun-ah, jangan seperti anak kecil… Yakinlah! Suatu saat nanti, dia akan membalas perasaanmu. Jangan begini. Lihat apa yang kau lakukan pada laptopmu sendiri… apa kau ingin melakukan itu juga padanya? Tolong kontrol sikapmu. Kau tidak mau dia kecewa lagi kan?” jelas Zhoumi panjang lebar dan tersenyum padaku.

Aku mengusap air mataku dan berbalik memeluk Zhoumi.
“Hyung~ gomawo… kau benar2 memberiku semangat baru… hikss….” Kataku yang masih menangis terharu.

“Lho, kok nangis lagi? Haha~ ternyata seorang evil magnae bisa menangis. Uljima~ jangan begini terus, hehe~” Zhoumi tertawa kecil dan menepuk2 punggungku. Aku nyaman bersamamu, Zhoumi hyung. Tapi, hatiku tetap untuk sungmin. Andaikan aku pernah punya perasaan padamu, tidak akan kusia-siakan kesempatan ini. Kau benar2 hyung yang baik. Aku beruntung pernah mengenalmu.

“Aku orang paling beruntung yang pernah mengenalmu, hyung~ gomawoyo~” aku semakin mempererat pelukan kami. Sepertinya Zhoumi mengerti, ia juga memelukku semakin dalam. Ya, begini saja terus. Aku sangat nyaman.

*****

Aku memakai handukku dan keluar dari kamar mandi. Kulihat Sungmin sudah ada dikamar dan duduk2 sambil memainkan hp-nya. Kali ini akan ku kontrol  sikapku. Aku tidak akan membuat Sungmin menjauh padaku lagi. Zhoumi, doakan aku!

“Hyung, kau mau mandi?” tnyaku sok asik(?).

“Tidak.” Jwab Sungmin dingin.

Aku mengangguk mengerti dan dengan cepat memakai bajuku. Ini adalah hari terakhir kami di Taiwan. Dan aku ingin ini menjadi hari tak terlupakan untukku dan juga nae sungmin ini.

“Hyung…” panggilku manja dan duduk disampingnya.

“apa?” tnyanya cepat dan masih memainkan iPhone putih itu.

“apa kau marah padaku?” tnyaku to the point.

“Tidak.” Jwabnya cepat dan sekarang beralih membaca Novel besar dari J.K Rowling (bener gak tuh?)

aku menggaruk2 kepalaku yang tidak gatal. Ya, setidaknya dia bilang tidak. Walaupun aku tahu, sikapnya masih judes, dan itu tandanya dia masih marah -_-

“Oh, ya~ kenapa kau hancurkan laptopmu?” tnyanya pelan dan menatapku heran.

Aku terkejut! Omo~ dia mengajakku bicara. Dia juga menatapku sekarang. Apa benar dia sudah tidak marah lagi padaku? Baiklah. Sepertinya doa Zhoumi manjur. Kalau sudah begini, apa boleh buat? Harus kumanfaatkan sebaik2nya.

“Itu karena aku emosi,” jwabku tidak menatap wajah polosnya.

Sungmin duduk menghadapku dan menatapku heran.

“marah karena…?” sungmin menggantungkan kalimatnya berharap aku menjawabnya.

“karena…” aku menatapnya dalam.
“Karena kau, hyung~” jwabku seadanya.

Sungmin memiringkan kepalanya semakin heran. Dia benar2 manis, kuakui itu.

“Baiklah~ aku tidak mengerti ini. Aku salah apa padamu?” tnyanya heran.

“aku marah padamu karena kau membuatku jatuh cinta padamu,” jelasku cepat. Sungmin terlihat semakin heran dan wajahnya semakin lucu. Ah~ aku suka menggodanya seperti ini.

“Aku… suka padamu, Sungmin” sambungku langsung.

Sungmin belum merespon. Dia terlihat shock dan menutupi mulutnya dengan tangan mulusnya itu.

“Okay, aku tahu kau menganggapku aneh kan? Ya, aku memang tidak normal sekarang. Dan itu karena kau, hyung~ aku begini karena kau! Terserah kau mau benci atau apa, tapi aku ingin kau tahu bahwa aku benar2 mencintaimu… bahkan ini lebih dari apapun…” aku menatapnya lekat lekat.

“……..” Sungmin menyandarkan kepalanya di bantal yg empuk itu. Dia terlihat berpikir keras berusaha menemukan maksud dari perkataanku tadi.

“Hyung!” tegurku karena dia kelamaan mikir -_-

“ah~ ya?” Sungmin terlihat bingung. Haha~ kenapa dia imut sekali T_T omo~ apa benar dia seorang pria? Kenapa dia manis sekali?

“Apa kau ingin mengatakan sesuatu?” tnyaku pelan. Sungmin hanya tersenyum sungging dan mengangguk.

“Apa menurutmu aneh, kalau aku juga… suka denganmu, Kyuhyunnie?” kata Sungmin langsung.

“MWO?? Aku tidak salah dengar???” heranku dibuat salting oleh namja manis ini.

Sungmin hanya mengangguk manis. Dia benar2 membuatku gemas.

“Jelaskan bagaimana maksudnya? Jangan membuatku gila, hyung!” pintaku tidak sabaran. Sungmin hanya tersenyum… semakin manis dan membuatku terbuai gila(?).

“Aku…” Sungmin menunjuk dadanya.

“Suka…” membentuk hati dengan jari-jemarinya.

“padamu…” dan sekarang menunjuk dadaku.

“HYUNG!!!!!” pekikku terharu dan langsung memeluknya. Aku benar2 bahagia. Tidak kusangka mlm ini benar2 menjadi malam tak terlupakan dalam hidupku.

“Hyung~ kenapa kau sangat romantisssss mlm ini?” tnyaku mencubit2 pipinya yg putih mulus itu.

“Ah! Jangan lebay dirimu, Kyuhyunnie~ kkk~” Sungmin mengelus2 pipiku. Kami saling bertatapan. Senyuman Sungmin semakin pudar. Ya. Karena aku telah mencium bibir Sungmin dengan bibir sexy-ku. Sungmin masih diam. Aku tahu ini terlihat aneh, tapi aku tidak peduli. Aku benar2 mencintai Sungmin.

“Saranghae~” bisikku ditelinga Sungmin saat kulepaskan ciuman singkat itu.

“Nado Saranghaeyo~” balas Sungmin dan memelukku erat. Aku sangat bahagia. Terima kasih Zhoumi, kau adalah penolongku.

*****

Matahari bersinar sangat terang. Sinarnya membuatku bisa melihat wajah manis Nae Sungmin yg tertidur pulas. Ah~ aku merasa tadi malam itu hanya mimpi.

“hmm~” kupeluk Sungmin erat2 dan kutenggelamkan kepalaku didadanya. Menghirup aroma parfum khas seorang Lee Sungmin.

“……” Sungmin membuka matanya. Menatapku yang juga sedang menatapnya.
“Waeyo?” tnya Sungmin heran sambil mengelus2 punggungku.

“Hyung… apa semalam itu mimpi?” tnyaku memastikan.

Sungmin hanya tersenyum manis dan mencium keningku.
“Annia…” jwabnya langsung.

Aku semakin bahagia dan kupererat pelukan kami. Sekarang Sungmin yang berada didalam pelukanku. Ini benar2 membuatku senang.

“Kau tahu, hyung~ aku sangat sangat sangat mencintaimu…” kataku sambil mencium kening dan bibirnya.

“Ne, aku tahu itu~” balas Sungmin pelan sambil mengelus2 pipiku.

Kami saling bertatapan. Aku semakin mendekatkan wajahku dan mencium lembut bibir kelincinya. Sungmin menutup matanya dan menikmati ciuman kami. Aku semakin tergoda dengan pria manis ini, ku belai rambut hitamnya dan kuelus2 punggungnya.

“hmmmh…” Sungmin mendesah kecil.

Aku semakin terbuai dengan desahan sexy-nya.

“Oh~ nae Sungmin…” desahku manja.

“Mwo?” tnya Sungmin menatapku heran.

“Sex me up!” tegasku dan langsung menghisap leher putih itu.

“Ahhh…ahhhh…. Kyuhyun-ah!!!” Sungmin mendesah keras.

Aku terus menciumi leher putihnya. Aku juga mulai mulai nakal mengelus2 juniornya. Aku tau ini aneh, tapi kalau sudah cinta mau bilang apa? Lol.

“Kyuhyunah,…. Kau dasar … ah… evil magnae…. Haahhh…” desahan sexy keluar lagi dari bibir kelinci itu.

“hmmhmm….” Aku langsung melumat bibir yang membuatku kejung itu. Dasar babo hyung~ apa dia tidak tahu bahwa dia selalu membuatku gila.

“Hyung… ahh… aku tidak tahan…” ucapku sok sexy sambil berusaha membuka celana Sungmin.

“Just do what your heart said… I’m with ya~” jawab Sungmin yg terdengar sangat OMG ditelingaku.

Karena sudah mendapatkan lampu hijau, aku langsung saja membuka celana jeans itu. Sungmin hanya menggigit2 bibir bawahnya, itu membuatku semakin terangsang(?).

“Ahhhhh! Ahhhh… Kyu…. Ahhhh~” Sungmin mendesah saat kuciumi junior yg menegang itu.

“Kyuuu…. Waaaaahhhh~ tekan itu….. eyahhhh….. oooooohhhh….” Desahan Sungmin benar2 membuat juniorku sendiri bangun.

Aku terus2an menciumi junior Sungmin. Kukocok keatas, kebawah, Sungmin semakin mendesah keras. Dia juga menjambak rambutku keras. Kadang aku kesakitan, tapi biarlah aku yang menyiksanya sekarang.

“aaaaahhhhh….. Ahhhhh….” Sungmin masih mendesah nikmat.

Sekarang Sungmin mendorong kepalaku hingga aku berhasil melumat habis juniornya. Mulutku terasa penuh. Jika sudah begini mau gimana lagi?

“Ahhhhh! AhhhhH! Kyuhyun-ah!!!!! Lebih kuat…. Oooohh yeaaahhh~~” sungmin mendesah semakin nikmat.

Kuhisap sekuat tenagaku. Tidak lupa, jemari-jemariku juga bermain di twinsball Sungmin, membuat baby face satu ini mengerang tidak jelas.

“Ahhhh Ahhhh…. Kyuhyun aku da…. Datang….. ahhhh….”

CROT.

Cairan Sungmin kutelan dengan cepat dan habis. Sungmin masih mengatur nafasnya sedangkan aku masih meremas2 juniornya yang terus kejung(?).

“Kyuhyun, kau benar2 nakal…” gumam Sungmin lalu menarik leherku dan melumat bibirku.

Kami berciuman lagi. Sungmin menghisap sisa cairannya sendiri dari mulutku. Ya, memang cairan itu masih membekas di lidahku.

“ngghhhh….” Sungmin membuka celanaku.

“Hyung…kau bernafsu ju-“ belum selesai dengan kata2ku, Sungmin sudah menciumku lagi.

Kali ini sungmin menciumku sambil melepas celanaku. Dia lebih agresif dari yang kupikirkan.

[Sungmin POV]

“Ahhhh…” Kyuhyun mendesah kecil. Ya, itu karena tanganku yg mulai aktif meremas junior besarnya yang sudah bangun daritadi.

“Hyuungg… ahhhh….” Kyuhyun mendesah lagi. Tanpa basa-basi langsung kulumat junior milik Kyuhyun. Ah~ nikmat rasanya.

“Hyung… ahhh~ yeessss…. Hisap lagi… ahhhh” pinta Kyuhyun yang masih terlihat frustasi dan meremas kain seprei. Aku semakin gila dengan kelakuan magnae kecil ini.

Kuelus2 selangkangan Kyuhyun dan menghisap kuat juniornya.
“Hwaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!” pekik Kyuhyun yang semakin gila.

Aku mengocok2 junior Kyuhyun dan menggigit kecil ujung2nya. Kulihat Kyuhyun malah menutup wajahnya dengan bantal kepalanya sendiri. Desahannya tertutup bantal -_-

“Ya! Dengarkan aku desahanmu yang sexy!” teriakku emosi karena tidak bisa mendengar satu suara pun dari Kyuhyun. Aku merangkak mendekati Kyuhyun.

“Hehhee….” Dia malah nyengir dan memelukku.

“Hey! Hey! Pekerjaanku belum selesai, babo!” tegurku lagi berusaha melepaskan pelukan hangat ini.

“Aku ingin melakukannya lagi…” kata Kyuhyun dan meremas juniorku lagi.

“hhhahh…. Aku be…. Belum selesaii….. aahhhhh…” sial. Aku mengerang nikmat, padahal junior Kyuhyun belum klimaks sama sekali.

“ahhhh ahhhh…..” Kyuhyun melumat juniorku hingga habis tertelan bibir sexy-nya.

CROT.
cairanku keluar lagi. Sial!

“Kau curang!” sambungku emosi dan memukul2 dada bidang Kyuhyun yg kurus itu.

“Ahahaa!” dia hanya tertawa gaje. Dan sekarang dia berbaring di tempat tidur dan membuka lebar kedua kakinya sambil melipat tangannya dibawah kepalanya.

“Sex me up!” gumam Kyuhyun pelan.

Mataku langsung berbinar2 dan kulumat habis junior itu. Kyuhyun kembali mendesah dan mendesah. Ahh~ aku suka suara sexy Kyuhyun yg terus2an mendesah meminta lebih.

“Terusss…. Ah…. Lebih dalam hyunggg…. Aaaahhhh….” Kyuhyun menutup matanya, mungkin saking bergairahnya diriku. Hehe~ #plak

“hyuunngg…. Aku datanggg…. Aahhhhh….”

CROT.
Aku tersenyum senang. Cairan Kyuhyun kutelan habis dimulutku. Tidak kubiarkan setetes pun jatuh di kasur putih ini.

“mmhmm….” Aku masih menjilati junior Kyuhyun.

“Ahhh… Hyung… sudahlah… sekarang aku lagi…” pinta Kyuhyun dan mulai berdiri.

Kyuhyun berdiri membelakangiku dan memegang pinggulku. Omo~ dia ingin melakukannya sekarang?

“Kau siap, Chagiya?” tnya Kyuhyun yang sudah menggesek2kan juniornya ke lubang belakangku.

“Ahhh… ahhhh…..” Aku hanya mendesah.

“hehe~ aku anggap itu artinya iya,” tanpa aba-aba dariku, Kyuhyun langsung memasukan juniornya kedalam lubangku. Sumpah! Itu sakit!

“Arrrggghhhhh!!!!!! Kyuhyun-aaaaahhhh!!!!!!!!” aku mengerang kesakitan.

Kyuhyun menciumi punggung dan telingaku berganti2an, hanya supaya aku merasa tenang. Ini benar2 sakit dari perkiraanku sebelumnya.

[Author POV]

“……..” Sungmin diam menutup wajahnya yang menahan sakit luar biasa.

Kyuhyun yang melihat itu mulai ‘ngeh’ bahwa kekasihnya merasakan sakit yg mendalam. Kyuhyun melepas juniornya perlahan dan mendekati sang pinky boy.

“Sungmin… neo gwaenchana?” tnya Kyuhyun mulai prihatin.

Sungmin tidak menjawab. Wajahnya basah. Dia menangis.

“Aigooooo….” Kyuhyun terkejut dengan reaksi Sungmin yg tidak terduga. Kyuhyun pun memeluk Sungmin dan menyelimuti tubuh polos mereka dengan selimut. Ternyata, Sungmin begitu kesakitan sehingga menangis.

“hiksss…. Itu sakit Kyuhyunnie…” Sungmin merengek kecil di dada Kyuhyun.

“Cup… Cupp… mianhae…” gumam Kyuhyun dan mengecup bibir Sungmin cepat.

Tangisan Sungmin semakin reda. Kyuhyun kembali mempererat pelukan mereka dan membelai pipi mulus Sungmin. Sehingga Sungmin tertidur dipelukan hangat Kyuhyun.

“Mianhae… kkkk~” gumam Kyuhyun dan tidur bersama Sungmin.

*****

[backsound: True Love – Super Junior M]

Esok paginya, semua member SJM bersiap2 untuk pulang ke korea. Sungmin terlihat mengangkat beban berat dan tiba-tiba Siwon lewat.

“Perlu bantuan?” tnya Siwon.

“Ah, boleh,” jwab Sungmin cepat.

Dengan sigap Siwon mengangkat koper berat itu. Kyuhyun yg melihat dari kejauhan mulai menghampiri Sungmin.
“Jika kau berani selingkuh, aku akan bersikap lebih kasar dari semalam!” ancam Kyuhyun berbisik dan meninggalkan Sungmin yang membatu.

“Dasar Evil Magnae…” gumam Sungmin tersenyum kecil.

Kyuhyun juga tersenyum dari kejauhan. Bahkan, Kyuhyun sempat tertawa2 sendiri membayangkan apa yang dia dan Sungmin lakukan semalam. Itu benar2 malam yang tak terlupakan.

“Bagaimana semalam? Sukses?” tnya Zhoumi yang terlihat sibuk ngeberin uang-uang apertemen.

“ah, iya… sukses besar!” senang Kyuhyun duduk disamping Zhoumi.

“Eh … aku dengar kalian mendesah mantap di kamar. Jangan bilang kalau kalian…” belum sempat Zhoumi berbicara panjang lebar, Kyuhyun sudah menutup mulut Zhoumi dengan buah anggur.

“Ssssstt!! Jangan keras2 !! Nanti didengar yang lain gimana? Babo!” jengkel Kyuhyun yg sudah memerah karena malu.

“hahhaa!” Zhoumi terkekeh pelan dan mengacak2 rambut coklat Kyuhyun.

“Tenang. Sampai kapanpun, aku adalah pelindung dari KyuMin Couple! Ora Iso!?” ucap Zhoumi tersenyum manis.

“Hyung… yang bner itu Arasseo, bukan Ora Iso! Itu mah, bahasa jawa atuh hyung…” gumam Kyuhyun dengan logat Indonesia seadanya.

“Puahahaaa!!!” tawa Kyuhyun dan Zhoumi barengan.

*****

Akhirnya, SJM member-deul sampai di korea dengan selamat. Entah Siwon, Eunhyuk, Donghae, Henry, Zhoumi, Ryeowook, Sungmin, atau Kyuhyun, semuanya bergegas ke dorm untuk istirahat sepuas-puasnya.

“Aaaaaahhh….. CAPEK GILA~!” gumam Eunhyuk tiduran di sofa putih di ruang tamu.

“Sama hyung…” tambah Donghae cepat dan tidur disamping Eunhyuk.

“Aku masak makanan, ya? Siapa mau???” tnya Ryeowook bergegas ke dapur.

“Aku! Aku!!!! Aku!!” teriak Eunhyuk dan Donghae lalu menyusul Ryeowook di dapur.

Sementara tiga manusia itu sibuk sendiri, Siwon terlihat tenang dengan berdoa sambil baca al-kitab untuk berterima kasih pada Tuhan karena mereka bisa pulang dengan selamat. Henry terlihat update twitter lagi dengan kaos lamanya yang baru ia pake sepulang dorm(?). Kalo Zhoumi update t.sina.cn. Lha, what about KYUMIN ???

“nhmmmm…”
“ahhhh….
“nggghhhh…..”
“oooohhhh…. Ahhhh yessss”

“Suara apaan tuh?” tnya Henry yang baru ‘ngeh’ ada suara tidak-jelas dari kamar KyuMin.

Zhoumi hanya tersenyum dan bergumam kecil, “mereka mulai lagi,”

_END_

Bagaimana readers sekalian? ^^
Do you like it? Hahaa~ namanya juga yaoi sejati, hehee~ #plak

Super Junior FF-NC : 내가 젊은 남자와 결혼 [chapter 2]

23 Mar

*****

“Park jinhee eonni!??” Jiyeon lngsung menutupi badannya dgn jaketnya.
“Chagiya~~” tegur youngmin dgn wjah tak berslah.

“kalian!!!????” Jinhee mnjatuhkan tasnya dilantai dan menutupi mulutnya.

“eonni… bisa kujelaskan!!” kata Jiyeon mndekati Jinhee.

****

>>>> [Flash Back] <<<<

[Youngmin POV]
“ahhh… ahhh…. Oppaaa….” Dia msih mndesah. Aku harus melakukan lebih.
Aku mulai mengangkat roknya yg besar itu, aku malas membukanya lagi. Akupun langsung tertuju pada CD-nya yg berwarna biru sapphire. Hey? Sapphire? Itu mengingatkanku pada suju… dan …. Ah! Lupakan. Skrng jiyeon adlah milikku.
“oppa…. Ahhh…. Kau mau apaahh..?” tnyanya dgn suarax yg aegyo krna desahan olehku.
“kau diam saja! Syapa suruh menggoda namja yg lbih tua…” tegurku sinis.
Dia msih terus mndesah. Spertinya jiyeon blum prnah dilayani sperti ini.
ah, aku langsung melepas CD jiyeon. Jiyeon terlihat kaget tapi aku langsung menjilat lehernya dan mmberikan kiss mark spaya dia tdk tegang. “ahhhhhhhh…. Ahhhh….” Desahan-desahan dan desahan, dia memang masih pemula.
Aku memasukkan jariku langsung di vagina-nya yg tdk tertutup CD lagi.
“akkkhhhh!!!!!! Oppaaaaa……. Huaahhhhhhhh…” desahanx lucu untk orng pemula yg merasakan ksakitan krna jariku.
Aku pun mulai menggerakkan jariku dgn cepat did lam vaginanya. Kulakukan ini dari belakang, jadi posisiku ini sperti memeluk jiyeon. Haha~ lumayan.
“oppaa…. Hentikann…. Ahhhh….” Dia msih mndesah. Tp aku ingin merasakan payudaranya. Daritadi aku hnya mnyentuhnya saja.
Aku pun menyandarkannya di sofa, dan aku skrng berada tepat di depannya. Dan langsung kulumat payudara yg montok dan seksi itu. “ahhhh … ahhhhh” teruslah mndesah jiyeon. Kau milikku!! ^0^
tiba2 cairan vagina jiyeon keluar. Sudah kuduga, untk pemula, mungkin tdk bisa menahan cairan itu keluar. Berarti aku orng prtama yg merebut keperawanan jiyeon. “ahhhh…. Cairan ini… ahhhhhh…..” dia spertinya mngerti tntang cairan ini, dan aku langsung memasukan jariku yg penuh cairan jiyeon kedalam mulutku. Jiyeon terlihat jijik dan ingin muntah. Tp, aku lngsung mencium bibirnya dan memasukkan lidahku yg sdh basah krna cairannya. Dia terlihat shock tapi dia mndesah juga disela-sela ciuman kami.
Skrng aku membuka celanaku. Dan jiyeon bisa melihat juniorku yg menegang sejak aku membuka tali bra-nya tadi. “oppa… kau??” dia terlihat bingung dan aku kembali menjilati payudaranya sambil memasukkan jariku kedalam vaginanya.
“ahhhhhh…. Oppaaaaa,, sakitttt~~” aku tdk mndengarkan keluhannya. Yg ada hnya N-A-F-S-U.

=FLASH-BACK E.N.D=

Jinhee terdiam mendengar penjelasan JiYeon. Ternyata, Youngmin memang lelaki buaya darat.

PLAK!!

Jinhee menampar Youngmin.
“KAU TEGA YOUNGMIN OPPA!!! Kenapa kau tidak blng klu aku terlalu tua untkmu, bagimu aku ini hnya perawan tua yg bisa dipermainkan, iya kan!??” Jinhee meneteskan air matanya.

“Jinhee, mianhamnida…” Youngmin mencoba minta maaf, dan kembali mendapat tamparan dari Jinhee.

“Ternyata, kau juga yg ingin melakukan ini semua, kan!??? Saking kegatelan.nya, kau tergoda dengan JiYeon!!???!? TUNANGAN MACAM APA KAU!!!??!?” Jinhee mengusap air matanya.
sedangkan Jiyeon msih terdiam sambil memakai bajunya kembali.

“Dan kau Jiyeon, tidak usah berlagak sok lugu depan semua orang, kau itu sudah tdk perawan, kau sudah KOTOR!!!” teriak Jinhee kasar.
“eonni… hikss… hikssss…” Jiyeon menangis dan keluar dari apertemen itu.
“ini…” Jinhee kembali menatap Youngmin sinis dan melemparkan cincin pertunangan mreka.
“aku tidak sudi menikah dgn bajingan spertimu, Kim Youngmin~ selamat tinggal…” jinhee keluar dari apertemen itu dgn hati yg hancur.

****

Jinhee duduk di sebuah Taman sambil mengingat kejadian Youngmin dan Jiyeon di apertemen tadi. Sekilas saja Jinhee teringat saat dia melakukan itu dengan Kyuhyun. Tentu saja dia sama bersalahnya dgn Youngmin.

Jinhee langsung menelpon Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah…”

*****

Di Malam yg dingin dan semakin larut itu, Kyuhyun pun dtg ke taman yg dulu dia jalan2 dgn Jinhee saat subuh tempo hari. Sesuai permintaan Jinhee saat menelpon Kyuhyun, Kyuhyun dtg juga ke tmpt itu. Tmpt yg sangat sepi dan trdengar suara tangisan dari seorang yeoja di tngah taman.
“Jinhee..?? Jinhee Noona!!” Kyuhyun langsung berlari mndekati yeoja yg menangis itu.
kyuhyun spontan memeluk Jinhee dan memberikan Jinhee kecupan kecil di dahi Jinhee.
“Jinhee knapa kau menangis? Siapa yg menyakitimu?? Beritahu aku!” Kyuhyun stengah emosi.
“kyuhyun-ah, aku sudah menyakiti diriku sendiri…” jwab Jinhee didlam dekapan Kyuhyun.
“wae…” Kyuhyun heran.
“aku mau bertunangan dengan orng yg tidak mencintaiku spenuh hatinya… menyiksa diriku sendiri karena tidak mengatakan perasaanku padamu sejak pertama kali menyukaimu,” jwab Jinhee tersedu-sedu. “Mianhae…” sambung Jinhee lagi.
“Omona… Noona, kau ini kenapa? Aku akan selalu mencintaimu apapun yg terjadi. Pegang saja kata2ku…” kata kyu sambil memegang tngan Jinhee erat.
Jinhee tersenyum manis.
“kau ini… hehe~ ini sifat yg kusukai darimu…” Jinhee menatap Kyuhyun dalam.
“aku semakin mencintaimu hari ini Kyuhyun-ah…” tegas Jinhee.
Kyuhyun menghapus air mata jinhee.
“heh, kau ini bner2 mirip ahjumma, ya? Masa kau tidak tau, syapa sih yg tidak bisa mencintaiku sehari saja?” kata Kyuhyun dan kemudian tertawa brsama dgn Jinhee.

“percaya diri sekali kau, Kyuhyun. Uhmm… btw, ada yg ingin kubicarakan denganmu..” ujar Jinhee.
“aku tdk jadi tunangan dengan youngmin, krna ada ksalhan besar yg kami perbuat..” sambung Jinhee lagi.
“Mwo..?? wae…??? Apa karena aku?? Aku minta ma-“
“annia, bukan salahmu, Kyuhyun-ah. Ini krna ksalahan kami, itu saja,”
“jadi… bgaimana dengan rencana pernikahanmu yg sdh kau damba2kan?”
“gmna klo aku menikah dgn orng yg sudah merebut keperawananku saja? Itu lebih dipatuhi hukum, tau!” kata Jinhee menyinggung Kyuhyun, kemudian berlari kecil ke bangku di dpn mreka.
“eh!!?? Awas kau Jinhee!!” Kyuhyun mengejar Jinhee.
“hahaa… Kyuhyun, berjanjilah kau akan menjagaku dan mencintaiku setulus hatimu… Promise?” pinta Jinhee memeluk Kyuhyun.
“I’m promise…” kata Kyuhyun mngeluarkan snyum evil.nya dan menarik Jinhee dalam dekapannya yg lebih dalam lalu mencium lembut bibir Jinhee.
Aksi Kyuhyun semakin ganas dan langsung memainkan rambut Jinhee untk merangsang Jinhee. Jinhee terlihat melemah karena kyuhyun yg udh bernafsu duluan. Jinhee memutuskan untk pasrah dan menikmati pelayanan Kyuhyun.
Kyuhyun yg merasa menguasai permainan, mulai memasukan lidahnya kedalam bibir Jinhee.
“mhmm…” Jinhee mendesah kecil, Kyuhyun terus2an menautkan lidahnya diatas lidah jinhee.
Kyuhyun kembali merangsang Jinhee dengan menjilati leher Jinhee yang mulus,
“ahhh… ahh… kyuuuu…” desahan jinhee membuat kyu bersemangat.
Kyuhyun memberikan bnyak kissmark untk Jinhee. Kyuhyun sampai berkeringat melakukan hal itu. Malam yg dingin tetap tdk berpengaruh untk suasana Kyu-Jin skrng.
Kyuhyun mulai memasukan tngannya di dalam kemeja Jinhee yg tipis, berusaha mencari2 dua buah gundukan yg montok menggantung di dada Jinhee. “kyuu… ahh…ahhhhhh….” Jinhee terus mndesah saat Kyuhyun meremas payudaranya dgn kasar. Kyuhyun terus2an melumat bibir Jinhee sambil meremas2 payudaranya.
“Jinhee… hah… tolong bukakan… sshhh… ” pinta Kyuhyun dgn mndesah pada Jinhee sambil menggigit kancing baju Jinhee.
“MWO!!!?? Annia.. ini di tmpt umum, Kyuhyun-ah! Ini di taman kota…” teriak Jinhee lagi.
“Tapi, ini sepi…. Ayolah… jebal… ahh… ahhh…” Kyuhyun terus2an meremas payudara Jinhee memohon agar jinhee mau membukakan kancing bajunya supaya Kyu bisa menikmati payudaranya lebih.
“ahhhhh….ahhhh…. nde! Arasseo…” Jinhee langsung membukakan kancing bajunya satu-persatu membuat mata Kyuhyun membulat dan tertuju pada satu tujuan.
“asshhhhh….aaaaahhhhhh…..” Jinhee mulai mndesah krna Kyuhyun sudah menjilati payudara jinhee yg tepat berada di dpn mata Kyuhyun.
Kyuhyun terus2an mnjilati payudara Jinhee, menyapukan air liurnya di setiap inci payudara Jinhee. *author udh dag-dig-dug*

“Hentikan!!!” teriak Jinhee lagi dan menjauh dari Kyuhyun yang sudah termakan nafsu.
“Kita seharunya tidak melakukan ini di tmpt umum,” kata Jinhee sambil kembali mengancingi kemeja tipisnya.
Kyuhyun terduduk lemah dan mengeluarkan baby face-nya.
“Mianhae… bukan bgtu maksudku. Aku hnya trlalu bernafsu karena kau begitu cantik dan menawan, dan aku juga-”
“Stop!” Jinhee menghentikan Ucapan Kyuhyun dengan jari telunjuknya.

——–

Segitu saja yah~? wakakakak~
hayooo… yg Silent Readers cpetan comment spya mngetahui perkembangan Kyuhyun dan Jinhee (?) ~ #plak
comment yauw~ ^^

Super Junior FF-NC : 내가 젊은 남자와 결혼 [chapter 1]

16 Des

 

Annyeong haseeeyyyyyooooooooooooooo >o<

saiia admin gaje di website ini mau ngasih fanfict NC buat para pembaca yg berjumlah sekitar 7.000 jiwa alias 7 orng ^^
terutama bwt tmen gua si “JUNG JI HWA” yg demen bgt ama NC-an, (karena saiia yg ngajarin sesat, hahaha!), jadi gw posting NC gw yg belum-juga-selesai ^o^
So, berhubung udh mau natal, bonusnya adaaaalaaaaahhhhhhhh……..
GAG PAKE PASSWORD! YEyy~~~~ ^^
(penggila NC lompat2) admin lagi baik nih,, kalo yg comment dikit, admin langsung CIAT-CIATT!! ngasih PW ke setiap NC… gmana!!?? mumpung gua ge males make PW… #maksa!#
heheee…. jadii, met baca aje, ELF ^^

Cast :
– Park Jin Hee
– Cho Kyuhyun + Super Junior member

 

Cameo :
-Lee Soo Man
-Kim Young Min
-Park Ji Yeon

Kategori : Chapter, NC-21, Romance, Comedy

 

 

*****

“ASISTEN SUPER JUNIOR …?!?!??” teriakku di depan Sooman ahjusshi.

“Haduuhh~~ jangan teriak2, JinHee !!” Sooman ahjusshi kmbali teriak padaku.

Aku menunduk. Habis, siapa juga yang tdk kaget mndengar kalau aku yg bisa dibilang sudah ahjuma ini harus mnjadi asisten SUPER JUNIOR..?? Boyband yg mnurutku, memberx bocah2 gaje semua ==”

“ayolah~ Jinhee~~ kau kan lbih tua dri mreka, mungkin kau bisa mnjadi Noona yg baik.??” Tawar Sooman lagi padaku.

“Ne~~” jawabku lagi agak malas.

“Bagus!! Sore ini kau harus ke dorm mreka! Selamat bekerja, Park Jin Hee^^” kata Sooman lagi dan pergi meninggalkanku di kantor SM Ent.

Hauh~~ bakal jadi minggu yang menyibukkan! Oh, ya~ sampai lupa..

Prkenalkan! Aku Park Jin Hee, umurku 32 tahun, baru2 dua bulan ini mnjadi entertainer di SM Ent. Bagi yg blum tau siapa aku, bisa langsung search di google^^ atau sebagai intinya, aku sempat terkenal di drama trbaru 2010, “Still Marry Me”! Yup! Aku adalah pmeran utama wanita, Lee Shin Young~^^ Sudah tau kn siapa aku??? Kekeke 😛

Ah~ iya! Sore ini aku harus ke dorm Suju. Fyuh~~ aku mulai membereskan berkas-berkasku di kantor. Tiba-Tiba saja kecupan hangat mendarat di keningku.

“aishh~ YoungMin!” teriakku di dpn YoungMin. Ne, tepatnya Kim YoungMin, calon tunanganku. Pengganti Lee Sooman sbgai manajer SM. Krna, Sooman-ahjusshi akan pensiun dan berangkat ke Singapura. Oh, ya~ youngmin adlah orang yang kucintai selama bekerja di SM Ent. Dia sgt baik dan perhatian padaku. Aku beruntung, Tuhan telah mempertemukan kami.

“Mau kemana, chagiya~?” tanyanya padaku. Aihh~~ orng ini perhatian skali ><

“ke dorm Suju~ aku akan jadi asisten mreka slama 2 minggu~” jawabku pelan.

“Aigooo~ dua minggu..?? lama sekali~ kau menginap disana.??” Tnya YoungMin lagi.

“Begitulah~” jwabku pasrah. “eh, apa kau sudah makan?” tnyaku pada Youngmin.

Tp, kulihat Youngmin malah melirik pada seorang yeoja yg sdg dduk di lobi.

“Youngmin-oppa?” panggilku lagi.

“ah? Oh, iya~ ayo kita makan…” kata Youngmin agak gagap. Siapa wanita itu? Knapa Youngmin terlihat menyukainya?

SETS!

Youngmin memelukku.

“kerja yg bagus ya, jgn ngelirik namja lain~” kata Youngmin padaku.

Aku tersenyum. Tentu saja aku tidak akan selingkuh. Namja di Suju kan dongsaeng ingusan semua. *Jinhee~~!!! Belum prnah ditabok ELF, ya!!!!* ><

****

Akhirnya, sore pun tiba. Aku baru sampai di dorm suju stelah diantar Youngmin tentunya. Dari luar, dorm Suju terlihat bersih. Spertinya, suasana di dalam juga.

Aku pun melangkahkan kakiku masuk ke dorm mreka. Dan apa yg kutemukan….!!????

WUSSSHHHHH~~~~!!!!!!!

PRANG …~>~>>!?!?!?

Sebuah piring melayang di depan ruang tamu. Aku melihat Eunhyuk dan satu orng yang tidak kuingat, mreka bermain2 di ruang tamu sambil melempar2 piring dapur. Mwo ?!?

“STOP !!” teriakku pada mreka.

Mreka berhenti. Ah~ aku berhasil^^

“Siapa kau.?” Tnya orng yg kulupa ini.

“Aku… aku PARK JIN HEE~~!! Asisten kalian mulai hari ini sampai 2minggu kedepan!” teriakku keras.

“hh~ orang aneh~” kudengar suara kecil itu menyindirku, dan itu adalah si UNHYUK! Bad dongsaeng!

PLETAK!

Aku mlemparnya dengan piring dan dia terlihat kesakitan. Temannya yang aku-lupa-siapa-dia juga membantu eunhyuk ke kamar. Huh~ ruangan ini berantakan. Langsung kubersihkan saja daripada nanggung.

2 jam kemudian…

“ahh~~ selesai juga~~” kataku lagi sambil bersandar di sofa.

Daritadi, aku hanya ditemani oleh Sungmin yg baik hati. Dia membantuku membersihkan dorm. Sedangkan Ryeowook memberiku dan Sungmin minum dan snack kecil.

“Jadi, Noona akan menjadi asisten kami? Wah~~ akhirnya, kami punya eomma baru~~!!” teriak Ryeowook lalu dijitak Sungmin. Haha~ mreka dongsaeng yang lucu. Kepolosan Ryeowook juga membuatku semakin gemas melihatnya.

“Noona, kau boleh tidur dikamarku. Aku akan tidur dikamar Leeteuk hyung~ kau kan tamu istimewa, kami harus sopan pdamu,” kata Sungmin pdaku.

“Chinjja?? Boleh~? Gomawo, Sungmin-ah~” kataku lalu membungkuk kecil padanya. Ah~ ternyata, Sungmin orng yang bijaksana.

DRAP .. DRAP .. DRAP ..

Kudengar suara kaki melangkah dari tangga.

“NOONAAAAAAAA~~~~~~~~~~~~” teriak suara yg tidak asing bagiku.

“Ahahhaa~” aku tertawa, ternyata dia dongsaeng temanku yg paling narsis.
“Heechul-ah~ apa kabar? Wah~ kmu makin keliatan cowok, ya.??” Tegurku dan langsung ia balas dengan pelukan hangat.

“Noona~ aku kangen~~” Heechul msih manja sperti dulu.

Satu-persatu kulihat member Suju mulai berdatangan ke ruang tamu. Mulai dari sang leader, Teuki, sampai si magnae, Kyuhyun. Kyuhyun terlihat tampan, ya? *heii~~ beranix kau ngelirik suami para SparKYU, Jinhee!! Kau sdh pnya YoungMin~*

“Selamat datang, JinHee noona~” kata Leeteuk padaku. Aisshh~ aku merasa tua sekali. Leeteuk yg leader saja memanggilku Noona ==”

“Noona~? Ah~ bisa perkenalkan dirimu.??” pinta Siwon padaku.

“ah, iya~ Annyeong modeun, chonun Park JinHee imnida. SM Entertainer,” kataku singkat.

“Noona? Berapa umurmu? Apa lebih tua dari Leeteuk? Mengapa leeteuk hyung memanggilmu Noona?” tnya Yesung.

“apa umurmu 29 ?” tnya Shindong.

“atau kau ditahun yg sama, tapi beda bulan dengan Leeteuk…??” tnya si Yesung lagi.

“UMURKU 32 tahun!!” teriakku sambil menutup mataku. Dan saat kubuka mataku lagi, member suju udh nganga. Haduuhh~~ apa aku sngat tua..?? ><”

“tiga puluh berapa..??” Yesung tnya lagi. Bner2 mnyebalkan!

Heechul lngsung duduk disampingku dan merangkulku, “sudahlah semuanya~~” Heechul menatap member lain satu-persatu, “Dia ini, Park JinHee, teman dari Noona-ku, Kim Heejin, mreka sahabatan dari kecil, tapi~~ JinHee msih kliatan cantik, kn??” Heechul membuatku meleleh, dia sngat hot dengan kata2 itu.

Member lain masih melongo. Dan ada beberapa sudah kembali ke fase normal.

“Ah~ kalo tadi tdk diberitahu, mungkin aku mngira JinHee noona berumur 24, dia msih terlihat muda dan cantik,” ucap Sungmin pelan dan pipinya memerah.

“Sungmin ~” aku tersnyum kecil pada Sungmin dan Sungmin hnya memeluk Kyuhyun. Ah~ spertinya dia gengsi atau grogi padaku. Huh, dsar KyuMin couple. Tp, aku sdikit cmburu melihatnya. Ah! Apa yg kupikirkan? Kyuhyun itu hnya magnae, bahkan, Leeteuk tidak mungkin kupacarin. Aihh~~ jujur, sbenarx Suju itu BB fave aku. Tp, krna mreka msih sngat muda, aku tidak berani mengatakan kalau aku…

“Noona! Ayo kita beli perlengkapan masak!” teriak Ryeowook dan langsung menarikku keluar dorm. Sungguh wookie yg polos \(^o^)/

*****

Akhirnya, kami pulang dan waktu menunjukkan pukul 20.00 malam. Ah~ ternyata, lama juga perjalanan dari dorm ke pasar ==”

“Noona~ mau masak apa?” tnya Kyuhyun padaku.

“mmhm~ aku bingung. Maunya apa?” tnyaku kembali.

“aku maunya ini~~” Kyu lngsung mencium bibirku. Aku langsung mundur dan menepis tangannya yg hampir memegang payudaraku.

“APA-APAAN KAU, CHO KYUHYUN…!!!!??!?!??” tnyaku kasar.

“Kyuhyun-ah, kau knpa.??” Tnya Ryeowook pada Kyuhyun, Wookie terlihat mmbelaku.

Kyuhyun mengabaikan Ryeowook dan langsung memelukku dan melumat bibirku. Aku melihat Ryeowook berusaha memanggil member lain, tapi aku malu jika mereka melihatku dicium paksa oleh Kyuhyun.

“kau suka ??” tnya Kyuhyun dan langsung meremas payudaraku.

“aaahhh…ahhhh~~~”desahku dan menahan rasa sakit nikmat oleh kyu.

kyu mengusap2 bokongku. Apa-apaan dia?? Dsar, magnae Aneh! Eh~ tiba2 kyu membuka kancing bajuku.

“kyuu~ ahhh… kau… ahhh ngapain, hah..??” tnyaku dengan desahan kecil.

“ingin melakukan ini denganku??” tnya kyu lagi, dan membuka bajuku ke sembarang tempat.

Payudaraku tepat dihadapan matanya dan kyu langsung melumatnya.

“Ahhhhhhh~~HH” aku berteriak keras.

“Shhh!!! Bisa diam, gak..???” kata Siwon yang kulihat jelas didepan mataku.

Ah~ Siwon di kamarku? Dan Siwon terlihat memegang es batu yg di bungkus oleh kain, lalu meletakkannya di kepalaku. Aku sakit? Tapi.. sejak kapan ??

“Noona~ mianhae~” kata Ryeowook yg muncul dibelakang Siwon.

“Mian? Untuk apa, Wookie~?” spertinya, hnya aku yg tdk tau apa2 dsini ==”

Kulihat Leeteuk dtg dan membawakan teh hangat.

“Jinhee-sshi, tadi saat berjalan keluar dorm, kata ryeowook kau terpeleset dan jatuh lalu pingsan. Dia langsung teriak mnta bantuan krna tdk bisa mengangkatmu. Jd, Siwon yg menggendongmu kesini,” jelas Leeteuk dan membuat wjahku memerah.

Ah! Memalukan!! Dihari pertama bekerja, aku malah pingsan.? Memalukan! Tapi, Tunggu dlu! Berarti, kejadian Kyuhyun yang menciumku itu hanya mimpi…?? Syukurlah~ ^^

“Terima kasih, Siwon-ah~” ucapku pelan krna kepalaku masih sakit.

“Sama-sama noona~ jgn bnyak pikiran, dan diminum tehnya,. Aku tinggal dlu ya,” pamit Siwon dan keluar dari kamarku. Dia sngat perhatian.

Ryeowook msih mematung di dpn pintu.

“Ada apa, Wookie~?” tnyaku pelan.

“mianhae, noona~ jeongmal mianhae~” kata Ryeowook dan kali ini mendekatiku. Aku tersnyum kecil.

“Gwaenchanayo, Wookie-ah~” saat aku ingin tidur, wookie langsung mencium dahiku. Dan dia langsung lari keluar secepat2nya. Aku hnya tertawa kecil melihat tingkahnya.

‘anak polos yang aneh’ batinku dan melanjutkan tidurku.

*****

Mm…

Jam berapa ini ?? ah~ sudah jam 9 malam rupanya. Aku ingin mengubah posisi tidurku. Tapi~~??

Kenapa ada seseorang yg tidur di sampingku ?? diaa…

“KYUHY~~” jeritku, tapi aku langsung menutup mulutku sendiri.

Yang benar saja !! sedang apa dia dsini ??? Eh, dia membuka matanya. Serius~ dia sangat… aegyooo~~~ ><

Kyuhyun mengucek matanya dan melihatku. Gayanya itu lho, KYUHYUN BANGET! Eh, Dia memperhatikanku baik-baik. Lalu dia bangun lagi dan mengambil jaketnya. Merasa diabaikan, aku melempar bantal ke arahnya. Langsung tepat mengenai kepalanya.

“akh!!?? Apa2an kau noona??” katanya agak kasar. Mungkin aku yg terlalu keras melemparnya.

“mian~ la-lagi-pula.. kau s-sedang a-a-apa dsini..??” tnyaku agak terbata2. Entah ini gugup karena panic atau gugup karena orng yg ku idam2kan ada di depan mataku.

Kyuhyun memandangku tajam. Aku kembali menatapnya. Kemudian Kyuhyun terlihat duduk di depan kasur untuk memakai sandal pink. mungkin milik Sungmin. Ah~ Tapi, aku berdiri dan berniat berjalan keluar.

Entah knapa, kakiku menabrak sesuatu dan aku langsung terjatuh di kasur! Yah! Tepatnya langsung jatuh di paha Kyuhyun. OMO~~ >< dia menatapku. Sepertinya dia kaget ? ah~ tp, kenapa tatapannya begitu menggoda.

“M-M-mianhae~~” ucapku lagi dan brdiri di depan Kyuhyun lalu membungkuk.

“heh~ kau suka padaku?” tnya Kyu lngsung.

“Ah!??” aku jadi salting. Sial.

“Annio~ aku hnya terjatuh tadi~” kataku mencari alasan. Huh~ lagipula, knapa aku harus gugup? Aku kan lbih kakak darinya. Dan aku juga bner2 terjatuh tadi!! Aneh2 saja.

SETS!

Tiba-tiba saja Kyuhyun menarikku dan mendorongku ke dinding. Dia memegang tanganku dan menempelkan kedua tanganku di dinding. Apa yang~~?

“Noona~ neomu yeppeo~~” kata Kyu.

“itu.. lagu SHINee, kan?” jwabku untk tidak mengurangi grogi.

Tapi, Kyuhyun tidak berkutik. Dia malah mendekati wajahku dan menutup matanya. Perlahan aku bisa merasakan nafasnya di keningku. Apa dia akan menciumku? Namun, aku langsung reflex dan menutup mataku.

Dan …

BUKHH….!!!

“aww~” aku meringis kesakitan. Ternyata Kyuhyun kembali melemparku dengan bantal saat aku menutup mataku. Lalu ia lari ke luar kamar tanpa ijin, dan tertawa terbahak2 !!!? WTH ~~!!??

*****

Pagi harinya, aku bangun hnya dengan hot pants dan kemeja putih yang agak besar. Pakaianku hari ini memang sgt casual. Rambutku yang coklat ku ikat sebelah kiri saja. Aku juga menyisakan sedikit rambutku untuk tergerai. Aku merasa sperti 5 thun lbih muda. Entah kenapa aku ingin berpakaian sperti ini. Apa karena aku ingin menarik perhatian Kyuhyun? Annio~ aku sdh memiliki YoungMin Oppa^^

“Park Jin-Hee! WOW~~ kau sgt cantik hari ini!~” puji Siwon yg sdg memakan sarapannya.

“Gomawo~” jwabku singkat. Jujur, sbenarx aku malu berpakaian seksi sperti ini. Tp, krna aku lbih tua dari mreka, aku sih cuek-bebek aja.

Kulihat member lain pada berdatangan ke ruang makan. Tapi, kenapa saat Kyuhyun yg datang, aku gemetar begini..?

“Jinhee noona! Wahh~~ kau ingin menggoda kami semua,?” tnya Heechul yg membuat pipiku memerah.

“hahahh~ Noona, kau slah tmpt!” kata seseorang-yg-tidak-kuingat itu.

“hey~ sbenarx siapa namamu? Kau siapa?” tnyaku penasaran padanya, si orang-yg-tidak-kukenal.

“Omo~ noona kau tidak tau Donghae~??” tnya Leeteuk padaku.

Aku menggeleng se-imut-mungkin.

“noona~ aku Lee Donghae. Member terimut di SuJu~” kata seseorang-yg-tdk-kuingat dan langsung kuingat saat itu.

“AH! LEE DONGHAE-SSHI~~” aku memeluknya. “Mianhaeyo~ aku tdk tau~~ aku lupa~” Donghae mempererat pelukan kami.

“Gwaenchana, noona~” aku hnya trsenyum gaje karena (akhirnya) bisa mengenali mreka smua.

******

Hari semakin sore. Skrng member suju sdg berada di Sukira Radio. Yang sdg menyiar adalah Eunhyuk, Leeteuk, Heechul, Yesung, Sungmin, Ryeowook, Siwon, dan Donghae. Dan yang di rumah adalah aku, Shindong, dan Kyuhyun. Ternyata ada Kyu lagi ==” hebatnya dunia ini~ (=3=)~

“Noona~ apa kau lapar.??” Tnya Shindong padaku.

“mmhm… iya~ ada apa DongHee ??” tnyaku pelan.

“aku~ aku mau beli mkanan kau mau titip …??” tnya Shindong lagi.

Aku mengangguk. Karena aku memang lapar.

“Belikan aku ayam goreng ya, gak pake bakso,” kataku sedikit melawak.

“hahah~ baiklah noona… Kau kyuhyun? Mau makan apa??” tnya Shindong pada Kyu. Kyu terlihat focus pada PSP-nya.

“aku mengerti~ pasti kau mau minuman wine aja~ klo bgtu aku pergi yah~ annyeong~” kata Shindong lalu pergi keluar rumah.

Wah~ ternyata, semua member tau kebiasaan si magnae on the top ini. Keren^^ baiklah~ aku juga akan berusaha memahami dia! Fighting!

TUNG !

“Eh~?” aku menoleh ke arah Kyuhyun saat kudengar suata botol jatuh.

Ah, minuman wine kyu rupanya. Entah kenapa, aku lngsung reflek membantunya mengelap lantai yg basah karena air wine itu.

“Biar Kubantu,” kataku cepat sambil mengambil kain mengelap air bekas minuman wine kyu.

“nggak usah~” kata kyu. Tp, aku tdk melihat wajahnya.

Dan, saat aku melihat kyu, mata kyu tertuju pada payudaraku yang dapat ia liat dgn puas krna aku memakai kemeja yg longgar dan besar.

Aku pun langsung mundur dan ngesot ke ujung sofa.

“APA YANG KAU LIHAT ??!?!” teriakku kasar.

“apa? Kau pikir aku akan memegang benjolan besar bulat, lunak, dan menggantung itu??” kata Kyu cepat.

“OMO~ ngomong apa kau!?!? Dsar bocah tdk tau aturan!!!!” kataku, lalu kulempar dia dengan gelas disekitarku.

“Akh!!” Kyu meringis lagi. Kedua kalinya kulempar dia untk hari ini. Karena dia sdh dua kali membuatku gugup, grogi, dan merasa t-e-r-l-e-c-e-h-k-a-n ><

Tapi, kali ini Kyuhyun tdk berkutik. Dia memejamkan matanya dan memegang kepalanya. Sepertinya dia kesakitan.

“Kyu~ gwaenchana?” tnyaku mulai panik. Spertinya, kali ini seriyus.

“eugh~~ kpalaku~~~” Kyu msih meringis. Haduh!! Park Jin Hee! Betapa bbabo-nya dirimu! ><

“umm… aku tadi hny-“ kata2ku terputus. Kali ini kyu menciumku.

HAH!? Tnggu dlu, M-E-N-C-I-U-M-K-U ??!?!??!!!!! OMONAAAA ~~~~ \[>///<]/

“Ugh!!” aku mendorong Kyu dengan cepat.

“Bocah gila! Knapa menciumku! Kau ingat berapa perbedaan umur kita ??!?” tnyaku berusaha jual mahal. Sbenarnya aku suka.

“Bocah? Apa aku terlihat sperti bocah di matamu??” tnya Kyu judes. Dia mengelap bibirnya, sama spertiku.

Aku merasa jijik mengingat kejadian tadi. Tapi, kenapa aku ingin meminta lebih?? Ah, tidak! Aku sdh mmpunyai YoungMin. Aisshh!! JinHee lupakan si MagnaeKyu itu ==”

Aku berjalan ke kmar mandi. Aku lngsung mencuci mulutku. Tp, terdengar langkah sesorang. Hentakannya semakin dekat dan orng itu masuk ke kamar mandi yg sm denganku.

“K-K-KYU…KYUH-KYUHYUN….!!???” Mtaku terbelalak melihat Kyuhyun dibelakangku.

Dia mengunci pintunya. Apa-apaan ini ???!?? ><

“Kyu~ ada apa denganmu??” tnyaku berusaha ttep dlam kesadaranku.

“aku~ hnya berusaha menyukaimu, noona~” kata kyu.

“uhmm!!?? Jwaban mcam apa itu!?” tnyaku emosi.

“Noona~ aku tau, kau sbenarnya mnyukaiku. Tdk usah bohong~” jwab kyu.

“Tapi~ aku…” blum slesai bicara, Kyuhyun membungkam bibirku lagi.

Sial! Pdhal, aku blum slesai brbicara.

“Kyu~ hentikan~” aku berusaha menjaga akal sehatku.

“hmm~~hmmhmhh…” kyuhyun menjilat sekitar leherku. Ah~ youngmin belum prnah menyentuhku sperti ini.

“kyu~ hentikan~~~ uahhhh… ah.. ahhh….” Aku terus mndesah. Kenikmatan yg dashyat.

“mhmm…. Ahhh ahhh~ noona, neomu yeppeo~~” kata Kyu berbisik ditelingaku.

“mwo?? Aaahhh~~ Apa… ahh~ mksudmu, hah~??” tnyaku msih heran.

Kyuhyun tersenyum dan menciumku lagi. Ciuman penuh napsu untuk anak seumuran dia.

[Kyuhyun POV]

Jinhee noona mngatakan aku bocah? Jujur, hatiku sakit mndengarnya. Apa dia tidak tau klo dia adlah aktris fave aku dri SMA ??? atau lbih tepatnya, WANITA fave aku!?? Dsar noona tua! Tp, dia msih mnis sperti wktu pertama aku mlihatnya di SMA HyunDae. Aku ingat sekali, dlu JinHee adlah guru fisika kami. Dia adlah guru yg paling suka kujahili. Tentang cicak di tasnya, permen karet dirambutnya, dan bnyak lagi kesalahan yg sengaja kubuat agar bisa selalu bersamanya. Dan, skrng saat kami bertemu lagi, dia belum mnyadari perasaanku?? Noona, Geudae Saranghaeyo~~ L !

Namun, kali ini aku sengaja menciumnya tiba-tiba dan memberinya rangsangan tepat di lehernya!

Jujur, aku belum pernah melakukan ini, aku mengikuti naluriku saat semalam aku menonton bokep dari laptop Eunhyuk. Aku menonton video bokep dari Indonesia mungkin, jdulnya, “Bokep Alun” atau Ariel dan Luna. Mreka juga artis fave gw, sih^^ Video Ariel_Luna itu membuatku berniat melakukannya dengan JinHee Noona. Tp, aku bukanlah cwok brengsek yg tega mengotori keperawanan wanita yg kusukai. Btw, pikiran gw dewasa juga skrng^^ hehe~

Back to topic, srkng aku sedang menjilati leher jinhee. Dia sangat wangi dan menarik perhatianku smpe skrng.

“ahhh~ kyuhyun~~ ahhh…ahhh… brhentii, aahhhh~” dia mendesah saat ku elus punggungnya.

PLAK !!!

Pipiku sakit. Ternyata oh, ternyata, Jinhee menamparku. Sakittt~~~ L

“Kyuhyun!! Kalau kau tdk bisa mnjaga sikapmu, aku akan berhenti mnjadi asisten SuJu! Aku tdk suka diperlakukan sperti ini! Aku benci kau, bocah gila!!!” teriak Jinhee depan wjahku, lalu ia pergi meninggalkanku di kmar mandi. Aku memang slah. Mianhae, saranghaenun noona~

[JinHee POV]

Aku menamparnya? Tentu saja. Mana ada noona yg rela dicium paksa oleh bocah yg lebih muda darinya. Klaupun ada, itu mah noona kijil yg lanji dan murahan. Sedangkan saat Kim sangBum ingin menciumku, aku meminta peran pengganti, yaitu wanita yg mrip denganku dan lbih muda dri Kim SangBum itu. Bner2 pngalaman buruk casting ciuman sperti itu. Tp, skrng? Aku bner2 brciuman, asli, dengan Kyuhyun? Inikah my first kiss ??? -_-“ Btw, Apakah pipinya sakit ?? Kyuhyun, Mianhae~ L

“Aku pulang~~” terdengar suara Heechul, lalu diselingi suara member lain. Ah~ yang dari stasiun radio udh pulang.

“Annyeong~” sapaku pada mreka.

“ah~ Noona, kau dsini,,” kata Siwon yg terlihat membawa kardus besar dengan Sungmin.

“itu apa?” tnyaku inconecct.

“ini mkanan untk mlam. Noona sdh mkan??” tnya Ryeowook.
“uhm… sbenarnya, Shindong tadi membeli mkanan tapi dia blum pulang juga,” jwabku pelan.

“aku dsini noona!” trdengar suara Shindong dari mobil.

“Shin dong-hee..??” aku melongo heran.
“Tadi kami menemukannya di warung. Ternyata, dia membeli mkanan di tmpt kami ingin membeli mkanan untk mkan malam. Jd, akhirnya kami brtemu  dan pulang bersama,” jelas Heechul trsnyum. Aku ikut angguk-angguk meng-iya-kan saja.

“Ayo~ semua ke ruang tamu, kita makan sekarang,” ajak Leeteuk.

Aku ikut masuk bersama mreka. Sbenarnya aku takut menghadapi Kyuhyun, aku takut dia kumat lagi sperti tadi.

“Ayo, selamat makaaaannnn~~~~” teriak ShinDong dan otomatis membuat smua member tertawa.

Kami makan dengan sngat akur. Stiap Sungmin ingin nambah, Heechul psti memarahinya. Akhirnya, Eunhyuk yg rakus itu membagikan sebagian mkanannya pada Sungmin. Ryeowook juga ikut2an menyuapi Yesung makan. Siwon dan Leeteuk rebutan buah apel yg sisa satu, dan akhirnya, aku yg memakannya, haha^^

Hari semakin larut. Skrng sudah jam 10.25 malam. Semua member sudah tidur. Besok mereka akan menghadiri MBC Good Morning. Sbenarnya, aku diajak ikut, tapi spertinya aku akan sibuk mencuci piring besok. Jadi, malam yg dingin ini, aku duduk diteras dorm sndirian, menatap bulan purnama yg luar-biasa sgt gede!

SYUT~ tiba-tiba jaket wrna pink mendarat di punggungku. Aku menoleh.

“Kau??” aku menunjuk Kyuhyun dengan telunjukku. Sedikit shock tapi Kyuhyun memberi isyarat untk diam.

“Noona~ aku mau mnta maaf, aku bner2 kehilangan kendali tadi sore,” ucapnya yg langsung duduk disampingku.

“aku juga mnta maaf krna menamparmu, Kyuhyun-ah,” aku ikutan mnta maaf di dpnnya. Rasanya lega juga.

“Noona, knapa tidak tdur~?” tnya Kyu pdaku dengan lmbut.

“mmhm… aku tdk mngantuk. Knapa?” tnyaku kembali.

Kyuhyun langsung menarik tnganku. “ayo kita ke taman disekitar sini,” katanya dengan riang. Wah~ skrng dia bukan sosok kyuhyun judes, dia mnjadi kyuhyun yg cocok dgn genre-nya, yaitu “young” alias “muda” ^^ #apaSih..GajeBgtdeh ==”

*****

-di taman-

“Wah~ tman ini sepi juga,” kataku mengawali pembicaraan saat smpai di taman.

Kyuhyun memegang tnganku erat, tngannya dingin. Aku bisa merasakannya. Kami berdua tidak mengenakan sarung tangan. Benar2 malam yg romantis.

“Noona, dorong aku!” teriak Kyu dan dia langsung duduk di ayunan anak2.

“iya~~” jwabku malas dan mendrongnya bebrapa kali.

“umm.. Noona, apa kau merasa senang hari ini ?” tnya Kyu padaku.

“lumayan.. hari ini aku makan jjinbang lagi, ehhe~” aku trtawa kecil.

“haha~ jjinbang… itu mkanan favorite Heechul dan kkaknya, Heejin, kan?? Kalian memang trio jjinbang sejati,” kata Kyu lagi dengan tawa kecil. Aku trsenyum simpul. Dia sangat cepat mengerti diriku.

Kami berjalan2 mengelilingi kompleks itu, dan akhirnya kami berhenti dan duduk.

“Noona, sdh jam 11 mlam. Kau mau pulang?” tnyanya polos. Wjahnya inconnect ><” unyuuuu~~

“ahahahaha~~ tidak, khekhekhekheee~~” aku trtawa saat mlihatnya.

“ada apa noona?” tnyanya lagi. Sngat aegyoooooo >///<  #JinheeCerewet :-{
“Kyu~ brhenti memanggilku Noona! Aku memang tua, tapi kita sdh sperti teman. Panggil sja aku JinHee,” kataku lagi dengan snyuman andalanku.

“ah~ mianhaeyo, Jinhee,” jwabnya pelan. “jinhee, apa kau sdh pnya pcar?” tnya Kyuhyun pelan.
“annio~” aku menunduk. “Tapi, aku punya tunangan,! Namanya Kim YoungMin. Kau tau kan? Manajer baru di SM Ent.? YoungMin oppa itu tunanganku,” jwabku sdikit trsnyum, krna aku tdk tega melihat wjah kyu. Aku sperti trtawa diatas penderitaan orng lain.

“oh~” jwabnya pendek. Lalu dia berjalan pergi meninggalkanku. Lho?
“Kyuhyun~~!! Kau mau kmana???” panggilku lalu mengejarnya.
“kau knapa kyu~?” tnyaku kasar saat aku gagal mngejarnya, dia terus cuek padaku.

“Jinhee~” dia berbalik. Eh? Matanya merah. Dia menangis? Kyu… kenapa?

“Jinhee, Park JinHee noona, aku … aku menyukai mu! Neomu saranghae!!” teriaknya depanku membuat mataku terbelalak, lebih shock dripada saat dia menciumku tadi.

“mwo??” tnyaku lagi.

“Jinhee~ tidakkah kau tau bahwa aku mnyukaimu?? Yah, aku tau YoungMin-hyung akan tunangan… tapi, kenapa harus denganmu, Jinhee???” Kyuhyun mengusap air matanya.
“jinhee.. ingatkah kau, aku tercatat sbgai siswa pembuat mslh di SMA HyunDae?? suka mengganggumu, membuatmu resah, dan membuatmu jengkel padaku? Ingatkah noona saat aku tabrakan motor sepulang sekolah, di dpn matamu, dan kau membawaku ke Rumah Sakit? Dan kau ingat saat aku menciummu secara paksa!?!?!!! Itu karena… aku mnyukaimu! Aku mncintaimu, Jinhee-sshi~~ aku melakukan itu, agar kau mnyukaiku juga… tolong balas perasaanku ini…” jelas Kyuhyun. Dia menunduk, spertinya menangis. Mungkin dia kecewa krna aku akan bertunangan.

“Kyuhyun…” aku ingin menegurnya..

“Jinhee, hatiku sakit saat mndengarmu punya tunangan. Kenapa bukan aku??!!! Memangnya aku terlalu dongsaeng bagimu?? Terlalu bocah???? Kenapa kau tidak pernah memperhatikanku, hah~!?!?? Waeya!!??” tnya Kyu lagi, dan sekarang dia menangis didepanku. Air matanya menetes. Sungguh kyuhyun yg cengeng.

“Kyu~” aku menyeka air matanya. Dia menangis terisak-isak. Aku tidak sanggup melihatnya begini.
“Kyuhyun, aku juga mnyayangimu…” skrng aku yg memeluknya. Dia terlihat kaget.

“Jinhee~ chinjja?” Kyuhyun kmbali menangis.

“hey~ knapa kau nangis lagi?” tnyaku sekilas.

“Kyu~ jujur, aku sgt mengagumimu sejak musimnya SuJu debut. Aku melihat aura mu menghipnotisku. Aku bner2 mnyukaimu, kyuhyun-ah.. aku berharap, aku 10tahun lbih muda, pasti aku akan mngejarmu layaknya fans2 yg lain… Don’t get me wrong, kyuhyun~” jelasku sejujur2nya dan menunduk. Akhirnya, perasaan yg sdh lama kupendam, kukeluarkan juga.

“hehheee…” kyu trtawa.
“wae?” tnyaku.
“Don’t get me wrong, hehe… itu kn kata2 di Super Junior Full House, hehehee,” tawanya makin keras.
“ahahaaa…” aku ikut2an ktawa, dia msih ingat episode itu.

“Noona~” Kyuhyun tersenyum. Dia mengecup keningku.

“Saranghaeyo~~” katanya lembut. Aku tersnyum, “Nado, Kyuhyun-ah,” aku memeluknya erat. Dia pun begitu. Dan kami pun pulang ke dorm brsama.

*****

Aku membuka mataku. Ah~ sudah pagi. Kulihat kyuhyun tertidur di sofa, dia merangkulku. Aku tersenyum mlihat wjah inconnect-nya. Aku lngsung bangun dan membuatkan sarapan untuk member laen.

“Noona~~” panggil Wookie yg msih stengah sadar di dapur.

“Ne~ waeyo?” tnyaku pelan.

“aku mnta masak mie goreng, yah~” pintanya pelan.

“ne~ wookie-ah… kmu tnggu aja. Klo msih ngantuk, tdur aja lagi~” kataku lagi lalu mengusap2 rambut ryeowook. Ryeowook pun kmbali tidur dikmarnya.

“Noona~~” kali ini kyuhyun yg memanggilku sambil memeluk pinggangku.

“apa-apan kau, bocah tengik!.. akkhh!!!” aku berteriak saat dia menekan vagina-ku.

“hehheee~” tawanya keluar.

“dasar bocah aneh~~” gerutuku lalu kmbali memasak untk Wookie.

Kyuhyun mencium leherku. “aishhh~~ apa lagi seka-“ kyu membekap mulutku. Ciuman pnuh hasrat, ciuman yg aku inginkan. Tapi tidak sekarang!

“kyuuu~~” aku terus menolak keinginannya.

[Kyuhyun POV]

Kenapa Jinhee terus menolak, Bukankah dia menyukaiku juga? Apa dia maunya di kamar saja biar seru?

“Noona, ambilkan aku bantal di kamar dong, aku ngantuk,” ucapku sdikit lembut agar dia mnurutiku.

“ne~” dia meninggalkan masakannya. Aku lngsung mematikan kompornya, krna aku tau, Jinhee akan bersamaku dikamar untk wktu yg lama.

*****

-dikmar-

Jinhee terlihat mengambilkanku bantal. Aku pun langsung masuk dikamarku.

“Nah~ kau sdh dsini. Kau tdur dsini aja, Kyu~” katanya. Spertinya dia mau pergi.

Aku lnsgung memeluknya dan menciuminya. Jinhee terlihat meronta dan kaget. Spertinya jika dipaksa lebih enak.

Kulanjutkan dengan mengelus bkongnya. Dia terlihat merem-melek saat kulakukan itu. Lalu, tanganku naik ke atas bajunya, mengusap2 punggungnya. Dia bner2 merem-melek karena diriku, hahay! Nikmatilah, noona~ ❤

“ahh~~ ahh…. Kyuhyun-ahhhh~~” Jinhee memanggil namaku dengan cara yg seksi. I like it!

Kulanjutkan terus menciuminya sampai liur kami membasahi bibir kami berdua. Jinhee melepas ciuman kami. Apa aku terlalu kasar ?

Jinhee membelakangiku. Spertinya dia mengelap bibirnya.

“Kyu~ kau terlalu bernapsu~~” kata Jinhee padaku.

Karena tidak tahan dengan caranya melihatku membuatku bergairah, aku langsung menciuminya dari belakang. Kucium bagian lehernya secara paksa. “ahhh….aahhh…..” jinhee terus mendesah. Kupeluk dia dri belakang dan otomatis kuremas payudaranya. Ah~ ternyata, untk ukuran 32th, payudaranya msih kencang.

“kyu~~ ahhh…. Aaahhhh….. aku tdk tahan… ahhhh~” desahannya terdengar jelas padaku.

Aku terus meremas payudaranya, sekalian kubuka kancing bajunya. Dia terlihat takut.
“Apakah melakukan hal ini dgn wanita yg lbih tua itu tdk aneh?” tnya Jinhee tiba-tiba.
“mm… cuphmmumm… annio… cuphhmmm…” aku terus menciumi lehernya sambil membuka kancing bajunya.

Dan saat terlepas… WoW..!! ini adalah pemandangan terbaik dalam hidupku. Kudorong Jinhee ke tempat tidur. Langsung kuremas dan kuciumi payudaranya, “kyuhyun~ hahh,…ahhh….ahhh….. aahhhhh~~~” desahannya makin terdengar seksi. Saranghaeyo, jinhee~~~ ><”

Srkng aku melepas celanaku didpn matanya. Jinhee terlihat menutupi matanya dengan tangannya.
“waeyo? kau pikir punyaku tdk besar???” tnyaku langsung, aku mrasa dikucilkan.
“annio, kyu-ah~ aku malu, aku blum prnah melakukan ini sbelumnya. Dan aku takut melihat junior pria…” jwabnya polos. Aishh~ sungguh sifat yg kusukai darinya.

Aku melumat bibir seksi noona satu ini lagi. Dan kali ini aku melepaskan pakaianku.

“Hmmph!!” Jinhee terkejut.
“what?” tnyaku mulai heran.
“trnyata, bekas luka kecelakaan tahun 2007 itu, masih…” belum slesai Jinhee berbicara, aku sdh membekap bibirnya dengan bibirku. Kugigit bibir bagian atas dan bawahnya bergantian. Jinhee jadi merem-melek olehku. Kyuhyun, kau sungguh hebat! Aku bangga pada diriku ^o^

Tapi, aku yakin Jinhee pasti melihat bekas jahitan di daerah dadaku. Memang aku jarang membuka baju didepan publik, itu karena bekas luka saat kecelakaan tahun 2007 itu msih ada. Sungguh luka yg sangat membekas didadaku. Tpi, sekarang Jinhee bisa mengobatinya hnya dengan melayaniku malam ini. Hehe~ btw, pikiranku memang udh dewasa, bukan? ^^

[Jinhee POV]

Apa yang tadi kulihat ? bekas luka itu…?? Aku pikir Kyuhyun telah melakukan oplas untk menutupinya? Sungguh Kyu yg malang. Klu bgtu, aku akan memberikan malam terbaik untuknya. Park Jinhee Fighting!!! >////<

“Jinhee, bolehkah aku~” Kyuhyun menanyakan sswatu sambil menunjuk2 vagina-ku!? Omo~ apa ini tdk trlalu cepat..?

“mm… tapi, aku dnger rasanya sakit…” jwabku asal2an.

“aku denger juga gtu~ tp, kata mreka stelahnya itu nikmat,” jwab Kyu mantap.

Tanpa menunggu aba2 dariku, Kyu lngsung melepaskan celanaku yg tipis itu. Lalu kyu mengusap2 daerah vagina-ku dgn lembut. “ahh….ahhhhh….” aku mndesah lagi. Kyu trsenyum. Dia langsung memasukan jarinya vaginaku, membuatku mendesah hebat.

“ahhh~ hhhh…. Sshhhh~~~” aku terus mendesah.

“cmhpmcphmcp….” Kyuhyun menjilati vaginaku. Dia magnae yg hebat!

Tiba2 kyuhyun berdiri dengan posisi yang biasa cwok lkukan untk memasukan junior. Untuk ukuran magnae, junior Kyu besar juga.

“Noona~ aku masukan, ya??” kyuhyun memamerkan snyum evilnya.

aku hnya tersenyum dengan snyuman biasa yg kuberikan pada Kim SangBum. Hey! Kenapa aku mengingat sangbum lagi ?? ==”

“AKKHHH~~~!!!! Hoshh… hoshh…. Kyuhyunnn!!!! Ahhhh~~~” aku mndesah hebat. Kyuhyun terus2an memasuk-keluarkan juniornya dgn lancar di vaginaku. Kyuhyun juga mremas payudaraku, mungkin krna menganggur di dpn mtanya.

“leibh… aisshh… lbih cepat~~ ppali!! Ahhh~ ahh~~” aku terus2an mndesah. Mungkin memalukan, tapi aku tdk peduli, skrng yg ada dipikiranku hnya nafsu.

“hhah… ahhh… Noona~ kau sngat bernafsu! I like it~~ untk ukuran yeoja tua, vaginamu sempit juga… ahhh… ahhh… haaahhhh….” Kyuhyun ikutan mndesah dan memujiku. Desahan seksi Kyuhyun membuatku semakin terangsang.
Kami pun melakukan hal itu sampai larut malam. Kyuhyun yg ada syuting drama musical harus tdur dluan. dan, Aku pun ikut tdur bersamanya.. disampingnya.

*****

-pagi hari-

[Kyuhyun POV]

Hangat ………… ada tangan yg melingkari pinggangku……. JinHee…… ah, dia sangat manis walau sedang tertidur. Oh! Aku lupa, aku ada jadwal syuting hari ini. Lebih baik aku segera bangun. Tapi, kasihan Jinhee.. dia msih telanjang bulat. Pasti akan kedinginan jika pagi hari bgini hnya memakai selimut. Apa sebaiknya aku memakaikannya pakaian? ok.

aku pun mengambil kemeja sungmin-hyung yg ada dilemari. Mumpung JinHee msih nyenyak, aku akan memakaikan pakaian ini, walau hanya kemeja dan celana saja.
Tapi, saat aku ingin memakaikannya kemeja, payudara milik JinHee mengalihkan perhatianku. Aisshh~ masa aku hrus menjilatinya lagi untk memenuhi hasratku?? Oh, God! Ya sudahlah, lagipula kami saling mencintai. Apa slahnya?

aku langsung meremas kedua payudara Jinhee. Lalu kujilati nipplenya bergantian. Kulihat Jinhee menggeliat, tapi dia msih tertidur dgn snyuman yg manis. Aku pun mulai memasukkan jariku di vagina Jinhee. Kukocok jariku di vaginanya, Jinhee mulai terbangun.

[Author POV]

Jinhee mulai terbangun dari tdurnya yg nyenyak.
“aishh~ sudah pagi ya? Kyuhyun… Kyuhyun… eh, kenapa vaginaku sakit sekali? Apakah ini pengaruh semalam??” Jinhee terus bertnya2 dlam mimpinya, sampai akhirnya ia membuka matanya.

“Kyu~~~” Jinhee terbelalak melihat Kyuhyun yg sdg dlam aksi menjilati nippelsnya sambil mengaduk2an jari-jemarinya didlm vaginanya.
“AHH…. Hahhh…. Kyu….ahhh…….” jinhee malah terlarut dalam nafsunya.

****

Sementara itu member Suju yg lain mndengar desahan dahsyat Jinhee.

“itu~ suara….” Donghae mendelik.

“Jinhee noona?” heechul ikut2an pnasaran.

“dia mendesah, seakan2 mrasakan kenikmatan akan sesuatu…” tambah Sungmin.

“asalnya dari kamar Kyumin. Ayo kesana!” printah Siwon dan langsung diikuti member lain.

****

smentara di kamar Kyu…..

“Ahhhh~~ ahhhh….. ahhhhhh…… lbih cepat …..ahhhh….” jinhee berteriak asyik krna kyu yg mulai memaju-mundurkan junior di dlm vagina.
“hhhahh… hahhh… iya, chagi~~ aaahhh….” jwab Kyu sambil meremas payudara Jinhee.

BRAK !!!

Pintu kamar terbuka. Dan…

“OMO!” teriak member suju (kecuali kyu^^)

“ah! Hyungdeul!” kyu lngsung shock krna member suju lain mlihatnya dlam posisi meremas payudara jinhee dan berada tepat diatas menindih jinhee. Sedangkan jinhee dlam posisi tepat dibawah kyu, dan sdg menjilat cairan dari junior kyuhyun.

“o…ooppadeul….” Jinhee mengelap bibirnya yang basah.

Kyuhyun langsung melepas juniornya dan diiringi teriakan jinhee. Tp, kyu langsung menutupi badan jinhee dengan selimutnya.

“hyung~ aku bisa jelaskan…” kata kyu tp langsung dipotong oleh leeteuk.
“KYUHYUN!!! KAU MAU MATI, hah!!??!!! Kau itu masih 23, beraninya kau melakukan … mela… melakukan hal sperti ini!!?? Bahkan, Siwon dan Heechul saja belum prnah melakukan ini!!! Dan, Jinhee itu sudah punya tunangan! Kau sadar gak sihh!!???…” Leeteuk semakin berapi2.

“Kyuhyun~ kau…” Sungmin ikutan bersuara.

“baiklah! Aku akan bertanggung jawab padanya! Tapi, tolong jangan bawa2 Jinhee dalam msalah ini. Aku yang memaksanya melakukan ini.. itu krna kami saling mencintai, suka sama suka!” teriak Kyu yg hmpir menangis.

“kyuhyun, sudahlah~” Jinhee memeluk Kyu dlm dekapannya.

Leeteuk geleng2 pasrah pada Kyu-Jin couple.
“ya sudah~ mslah ini, anggap sja tdk prnah terjadi… kyu, aku harap kau bisa menyelesaikan mslah ini, sbelum orng lain tau. Terutama elf dan youngmin-hyung, arasseo?” Leeteuk trsenyum kcil pada Kyu, lalu mninggalkan kyu-jin duluan.

Member lain msih di dlm kmar. Mreka mmperhatikan tubuh jinhee ( >0< annio!).

“wah~ badan jinhee…” celetuk Eunhyuk.
“mulus ya?” sambung Donghae.
“Kulitnya bersih… muluss….” Kata Chullie smbil membandingkannya dengan kulitnya.
“Payudaranya juga kencang…” kata Siwon.

“Wae!!?? Jangan liat2 !!” kyu melemparkan member lain dengan sandal, bantal, sapu, dll. Sehingga member lain kabur dgn ketawa kecil.

“kyu~” panggil jinhee saat kyuhyun akan menutup pintu kamarnya.

“waeyo?” tnya kyu.

“apa kau serius akan tanggung jawab? Apa tidak lebih baik, kau meneruskan kuliahmu dan tetap berkarir menjadi penyanyi ?” tnya Jinhee meyakinkan.

“aku serius sgt serius… saat aku memutuskan suatu plihan, maka pilihan itu akan mnjadi tanggung jawabku. Biarpun akan ada tantangan lebih parah dripada ini, itu sudah jadi tanggung jwabku, krna aku yg memilih jlan ini…” jwab Kyu lancar.

DEP !

Kyu menarik Jinhee dlam plukannya dan berbisik kecil, “Saranghae..”
Jinhee pun trsenyum dan mnjwab, “nado” lalu mencium bibir kyuhyun dgn lembut.

*****

10 hari berlalu, hari ini hari dimana Jinhee bisa pulang. Jinhee pulang lebih cepat dari jadwal yg diterapkan. Dan, Tidak ada lagi yg mengingat tragedy dikamar saat kyu-jin melakukan seks malam itu. Terkadang heechul dan eunhyuk yg suka menggoda jinhee dgn menirukan posisi kyu-jin saat malam itu, dan langsung mendapar lemparan piring dari kyuhyun. Tapi, hbungan mreka tetap baik smpai sekarang.

“Aku rasa inilah waktunya,” kata Jinhee saat Akan pamitan dengan member super junior.

“Noona~ jaga drimu…” kta Heechul trsenyum.

“Noona ~ aku Akan mrindukan saat2 dmna aku menggendongmu tempo hari yg lalu,” kata Siwon dan langsung ditatap evil dgn kyu. Mmbuat smua mmber trtawa.

“Jinhee~” skrng Kyu yg berbicara.
“Jaga dirimu. Jangan terlalu capek. Jika kau rindu pada kami, atau aku… kau bisa kesini kpan saja,” lalu kyu mendekat dan mencium pipi jinhee.
“Saranghaeyo…” dan kyu trsenyum lagi.

Jinhee memegang pipinya dan trsenyum malu.

“Ehem…ehemmmm…!’ “Ciyeehhhh…. Heheee” ejek member suju lain.

“Ahaha~ baiklah, aku pulang dulu. Terimakasih untk semuanya. Gomawo~~ Annyeonghi kaseyo…” pamit Jinhee dan melangkahkan kakinya keluar dorm.

Member suju pun melambaikan tangan, sdngkan kyu bersiap2 kehilangan jinhee (?)

*****

Jinhee pulang saat hari semakin sore. Jinhee menuju apertemen biasa ia tinggal dgn Youngmin. Dan saat jinhee mendekat ke kamarnya… Jinhee mndengar sbuah desahan di dlm kmarnya.

“ahhhhh….ahhhhhh~~~ youngmin-sshi, hentikan….!!! Ahh~~” Jinhee semakin pnasaran dan melihat lewat cermin di dpn pintunya. Dan itu adlah youngmin sdg menjilati tubuh wanita. Wanita yg terlihat msih sgt muda. Wanita itu stengah telanjang, mungkin krna dibuka paksa oleh youngmin. Wanita kecil itu adalah PARK JI YEON!

BRAKK!!!

Jinhee mendobrak pintu rumah dgn mata memerah krna kecewa. Tunangannya ternyata…

 

 

 

******

 

sampe sini dulu…

ntar kalo lanjut, kagak ada yg comment, gw yg rugi dah~ ^^

Gomawo kalo dah baca and mau comment ^^
*bungguk2*