Tag Archives: IU

Fanfiction: “Love Is Sweet” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
– Cho Kyu Hyun
– Lee Mi Sun
– Lee teuk
– Kangin
– Kwon BoA
– Cho Jinho (Jino)
– Lee Ji Eun (IU)
– Im Yoon Ah
– Lee Tae Min
– Seo Joo Hyun (Seohyun)

Genre :
Romance, PG-17.

P.S : JUJUR. Sebenarnya, akyu pngen make judul “PLAYFULL KISS”, krna kebanyakan alur cerita ini akyu make cerita Playfull kiss. Trnyata, krna menurutku ga sesuai, akyu ganti aja judulnya dgn lagu favoritku skrng^^ tapi, ceritanya bisa ditebak kok! Dan akyu janji, jika akyu dapat feedback yg memuaskan, akyu janji janji janji bakal bkin after story dari ff ini! *semangat 45* dan Pastinya Romantis! Kkk~ met baca~~~

*****

[Misun POV]

“Haruskah kau melakukannya?” Tanya Yoona tidak percaya.

Aku hanya mengangguk.
“Misun, resikonya besar…” kata Ji Eun lagi.

“Aku percaya pada pilihanku ini~!” pekikku menggenggam kuat surat pink ditanganku. “Aku akan berikan ini padanya…”
Aku tidak percaya ini. Yoona dan Ji Eun tidak mendukungku~ └ (T⌂T”) ┘
Padahal, aku benar2 berniat ingin memberikan surat ini pada salah satu murid disekolah yg kukagumi sejak kelas 1 SMA, yaitu Cho Kyuhyun.
Kami seumuran. Tapi, dia pintar sekali. Kalian tahu? Disekolah, kami mempunyai kelas khusus untk anak2 pintar yg nilainya tertinggi disekolah. Biasanya kelas itu disebut ‘International Class’. Tiap minggu daftar nama siswa pintar itu akan diganti. Dan hanya 50 orang yg berhak masuk dikelas V.I.P itu. Tentu saja aku tidak termasuk. Buktinya, aku ada dikelas yg dijuluki ‘Fool Class’ ~(⌐_⌐)~” sebodoh itukah kelasku…???

Ah, iya. Aku Lee Mi Sun ^^ Aku siswi SMA di Namsan High School. Aku memang tergila2 dengan Kyuhyun sejak menginjakkan kakiku di sekolah ini. Dia benar2 pria dengan karisma kelas tinggi.

“Misun…” tegur Ji Eun disampingku.

“Wae?” tnyaku datar.

“Aku dan Yoona akan membantumu! Demi mendapatkan pria pujaanmu itu! Tapi, resiko tanggung sendiri~ hehe,” kata Ji Eun tertawa kecil.

Mataku berbinar2 mendengar itu.
“KAMSAHAMNIDA~!” teriakku dan memeluk Ji Eun dan Yoona yg baru muncul.

“hnn~ petualangan dimulai…”

[backsound : IU – Good Day]

Aku memasuki kantin sekolah yg besar ini. Seperti biasa, aku, Yoona, dan Ji Eun selalu duduk dikursi yg sama setiap istirahat. Walaupun aku lumayan terkenal nakal disekolah. Tp, konco2ku hanya dua best friend ini~^^

“Jadi, kita mulai kapan?” tnya Yoona sambil melahap snack-nya.

“Molla. Aku takut dia menolakku,” gumamku pelan.

“Yah! Kau ini bagaimana, sih? Giliran kami berniat membantu, kenapa kau malah mengurungkan niatmu??” jengkel Ji Eun menatapku kesal.

“Haha! Tenang saja. Misi ini akan tetap kita jalankan. Aku harus bisa membuat Kyuhyun suka padaku~!” tantangku pada diriku sendiri.

Yoona dan Ji Eun hanya angguk2.

Tiba tiba…

[Backsound: Ast’1 – 1234 Back]
“KYAAA~”
“Itu Kyuhyun Oppa~!!!”

Aku pun menoleh dan benar saja. Itu Cho Kyuhyun, pria pujaanku yang tampan dan menawan. Tapi, Kulihat dia datang dengan Seohyun, siswi terpintar dan seksi disekolah. Keunde, Kyuhyun melihat kearahku. APA? Arahku??? O.o !!

“Kau…” tegur Kyuhyun menatapku datar.
“Kau yang namanya Lee Mi Sun?” sambungnya lagi. Lantas aku tersenyum dan berdiri cepat.

“Ne! ne! Misun imnida~! Ada apa?” tnyaku kesenangan sendiri.

Kyuhyun tidak merubah ekspresinya. Dia malah memberikanku surat. Warnanya pink. Eh! Ini kan surat yang aku selipkan ke loker-nya sebelum ke kantin. Aku pun tersenyum.

“Untukku?” tnyaku cepat.

Kyuhyun mengangguk. Dan masih dengan ekspresi datar =_=”

Tanpa basa-basi aku langsung membuka surat itu. Awalnya, aku mengira dia akan membalasnya dgn bilang “Maukah kau menjadi pacarku?”  ternyata apa yg kudapat~!!??

“Itu surat apa? Kau saja salah menuliskan kata dasar dan penempatan kata-kata yang tepat. Kau ini tidak bodoh atau otakmu tidak bekerja? Masa mmbuat surat saja salah…” komen Kyuhyun padaku. Astaga~ kenapa mulutnya pedas sekali :@

“Lagipula… aku tidak suka dengan gadis bodoh yang tidak tahu aturan sepertimu. Gadis sepertimu harusnya ngaca dulu kalo mau menjadi pacarku…” sambung Kyuhyun dan berjalan pergi.

“a…aku…” mulutku kaku. Rasanya mau menangis. Disini banyak orng2 yg menonton kami.

Yoona langsung menarikku dan dia maju setapak dan berteriak..
“Kau! Kenapa kau dingin sekali pada Misun?!!” teriak Yoona membuat Kyuhyun berbalik menatap kami.

“Yah~ dia itu menyukaimu! Kenapa kau judes sekali. Kau kan tidak harus memarahinya begitu. Kalau kau tidak suka, ya udah~ pergi saja sana! Katanya siswa kelas professional, tapi mulutmu seperti anak kecil,” tegur Yoona. Dia membelaku.

Kyuhyun maju dan menatap kami tajam. Matanya mengarah kearahku sepertinya. Kyuhyun-sshi, jangan menatapku begitu. Aku makin cinta padamu…

“Asal kau tahu saja. Orang seperti dia…” Kyuhyun menunjukku.
“…orang seperti dia tidak akan memiliki pacar yg tampan dan pintar. Dia pasti akan mendapatkan yg sepadan dengannya. Yaitu BODOH dan JELEK~!” tegur Kyuhyun lagi dan mmbuat Ji Eun ikutan berbicara.

“Yah, Cho Kyuhyun-sshi ~! Apa kau pikir kau pintar berbicara seperti itu? Kaulah yg tidak punya etika.! Babo~” kata Ji Eun dan mengelus2 punggungku.

Ah~ air mataku tumpah. Aku tidak pernah ditelak habis2an seperti ini sebelumnya.

“Hh~ sekarang malah menangis. Dasar cengeng~” kata Kyuhyun lagi dan pergi menjauh dari kami. Dia menatapku sekilas lalu tersenyum evil. Tuhan~ aku benci dia. Tapi… aku juga cinta padanya. Ah~ ottohke?

“dasar bodoh~” timpal Seohyun dan mengikuti Kyuhyun pergi.

Aku terdiam lagi lalu berlari kencang.
“Ah! Misun, kau mau kemana?” tnya Yoona saat aku berjalan cepat, pergi meninggalkan kerumunan orang yg melihat kami.

Aku tidak peduli. Hatiku sekarang sakit dan malu. Kenapa Kyuhyun tega padaku?

*****

Esok harinya, Hari minggu…

[Author POV]

Seharian Misun hanya uring2an dikamar. Dia tidak mau makan dan terus2an menangis gajelas dikamarnya.

“SIAL~! SIAL! Aku benci kau~!!! Huweeee…” pekik Misun berkali2 dikamarnya.

“Ada apa anak itu?” tnya ayah Misun pada Yoona dan Ji Eun yg baru datang berkunjung.

Yoona dan Ji Eun hanya menggeleng pura2 tidak tahu. Lalu Yoona dan Ji Eun menyusul Misun dikamarnya.

“Misun-ah…”

Misun hanya menoleh pelan dan tersenyum kecut.
“Ah, guys~ waeyo?” tnya Misun masih dgn mata yg sembab.

“Ah, tega sekali Kyuhyun membuatmu seperti ini~ kau yg sabar, ya? Kan aku sudah bilang, resikonya besar~” jelas Ji Eun memeluk Misun.

“Ne~” jwab Misun singkat.

“Oh, ya! Kata ayahmu kau mau pindah rumah ya? Dimana?” tnya Yoona cepat.

Misun mengangkat bahunya cepat. “Entahlah~”

“Kalo begitu, kita ke mall, yuk! Kita beli baju baru untk rumah barumu~!” ajak Yoona tersenyum. Misun dan Ji Eun pun setuju dan mereka berbelanja sepuasnya di mall langganan mereka (?).

*****

Malam harinya…

“Appa, kita akan pindah kemana?” tnya Misun di dalam perjalanan menuju rumah baru mereka.

“ah, sebenarnya itu bukan rumah kita. Kita hanya numpang sementara. Soalnya, rumah kita masih dibangun didaerah Incheon. Jadi, kita numpang selama rumah kita dibangun. Tenang saja, itu teman baik Appa~ Namanya Kangin,” jelas Appa Misun trsenyum.

“Guraeyo? Pasti menyenangkan bertemu teman lama~” gumam Misun lalu menatap keluar jendela mobil. Dilihatnya mereka sampai dirumah yang megah dan luas. Taman di tempat itu juga dipenuhi banyak bunga yg indah.

“sepertinya penghuni rumah ini orang2nya ramah~” gumam Misun tersenyum.

“Misun, appa masuk dulu yah~ kamu mau ikut atau…?”

“Ah, aku tunggu disini saja.”

“Ah, nanti appa nyusul ngebawain barang2 kamu yah~”

“Andwae! Aku bawa sendiri saja~”

Appa Misun tersenyum dan memasuki rumah besar itu dengan beberapa koper ditangannya. Misun trsenyum melihat appa-nya yg sudah masuk duluan. Misun pun bergegas menyiapkan barang2 yg akan dia bawa masuk kedalam rumah itu.

“Sungmin~ aku akan tinggal dirumah baru ini! Hehe~ aku harap kita bisa beradaptasi dsini~” gumam Misun pada boneka beruang kecilnya lalu mengemasi barang2nya.

“Perlu bantuan?” tnya seseorang dibelakang Misun.

“Anni…” Saat Misun ingin berbalik melihat orang dibelakangnya, betapa terkejutnya ternyata itu adalah pria yg menolaknya tadi pagi. Ya, Cho Kyuhyun.

“Kau! Kau!” pekik Misun masih ketakutan.

“Wae? Aku kenapa? Aku tampan, ya?” tnya Kyuhyun mulai narsis.

“Annia! Eh… Iya sih, tampan~ hehe” kata Misun terlarut dalam ketampanan Kyuhyun.

“Haa~ sudah kuduga…” balas Kyuhyun with his straight face.

Misun kembali tersadar dan berteriak lagi.
“sedang apa kau disini~!!?” tnya Misun dgn suara serak2.

“Aku? Ini rumahku. Sedangkan kau? Kau sedang apa disini? Bawa koper segala…” heran Kyuhyun sambil memperhatikan Misun.

Kyuhyun langsung menepuk jidatnya sendiri dan tertawa kecil.

“Oh! Kau pasti anaknya Leeteuk ahjusshi, kan? Tapi, kenapa aku ngga yakin kmu anak kandungnya Leeteuk ahjusshi… Leeteuk ahjusshi itu orng yg pintar dan sukses. Perusahaannya berjalan sangat baik di Seoul. Yang aku heran, kenapa dia punya anak seperti-”
“Diam kau!” potong Misun emosi dan mulai mengangkat kopernya.

Kyuhyun menggeleng2 melihat Misun.
“Kau tidak akan bisa mengangkat itu sendirian,” kata Kyuhyun sambil menatap Misun meremehkan.

“Eh! Aku memang lemah dalam pelajaran, tapi kalau yang seperti ini..” belum selesai Misun bicara, tangannya langsung keseleo.
“Ah! Aduh~” Misun terduduk di mobil yg pintunya masih terbuka itu.

Kyuhyun menggeleng lagi.
“bodoh~” gumam Kyuhyun dan mengangkat koper itu hanya dengan satu tangan.

Misun hanya menatap Kyuhyun heran. Tapi, tangannya masih sakit.

******

[backsound : Listen To You – Cho Kyuhyun]

Didalam rumah keluarga CHO…

“Ah, jadi ini yang namanya Lee Misun??” tnya seorang wanita seperti keibuan menghampiri Misun yg baru masuk dirumah itu.

Misun mengangguk dan duduk diruang tamu itu.

“Misun~ akhirnya aku bertemu denganmu lagi. Sudah lama tidak melihatmu… terakhir kali aku melihatmu saat kau kelas 2 SD…” gumam wanita itu merangkul Misun.

“Ah, anda BoA ahjumma??!?” pekik Misun yg baru ingat.

“Misun sayang~ kau ingat juga~!” BoA ahjumma yg juga Ny. Cho bangga dan memeluk Misun.

“Argh!” misun menjerit.

“Misun, waegurae?” tnya BoA heran.

“lenganku sakit…”

“Kenapa?”

Kyuhyun yg baru turun dari lantai atas langsung menjawab pertanyaan ibunya.
“Misun itu bodoh, eomma~” kata Kyuhyun cepat dan berjalan menuju dapur.

“Hush! Kyuhyun! Ah, padahal disini ada Leeteuk-sshi… maafkan anak kami yg tua itu, ya~ mulutnya memang…”

“Haha~ tenang saja. Aku tahu sifat Kyuhyun sejak kecil. Dia memang judes, persis ayahnya…” jawab Leeteuk, Ayah Misun sambil meninju perut Kangin, Ayah Kyuhyun pelan.

“Ahahaha~ aku ini murah hati, Leeteuk… Entahlah Kyuhyun itu ngikut sifat siapa…”

“eomma~ eomma~” pekik suara seorang anak SD datang menghampiri BoA membawa buku.

BoA yg melihat anak kedua mereka tersenyum dan memeluk anak itu.
“Ah… Jino~ kau dari mana saja? Ada tamu disini… beri salam!” suruh BoA.

Jino membungkuk dan tersenyum pada Leeteuk dan Misun.
“Annyeonghaseyo… Cho Jinho imnida. Ahjusshi bisa memanggilku Jino,” jelas Jino pada Leeteuk dgn sangat sopan.

“Ah~ dia tampan! Persis ayahnya!” kata Leeteuk trsenyum dan dibalas dgn pelukan hangat Kangin.

“Eh, Jino~ kenapa tidak beri salam pada kakak cantik ini?” suruh BoA lagi menunjuk2 Misun yg duduk di sampingnya.

Jino menatap Misun datar dan menggeleng.
“Ah! Waeyo?” tnya Misun heran.

“Kau terlihat seperti gadis bodoh!” jawab Jino dan langsung dapat jitakan dari BoA.

“Hey! Kurang ajar~!” tegur BoA jengkel.

Misun menunduk kesal. ‘ternyata… kakak dan adik, sama saja!’ batin Misun merutuki nasibnya.
“Hey, Jino~ perkiraanmu belum tentu benar. Aku termasuk siswi pintar disekolah…” kata Misun trsenyum kecut.

“Chinjja?” tnya Jino meyakinkan.

“Ne~” jwab Misun mengangguk2.

“Kalau begitu jawab. Apa artinya ini?” tnya Jino menodorkan buku kecil yg berbahasa Cina.

Misun kembali bergumam sendiri. ‘sial…’

“Noona~ apa artinya?” tnya Jino menunjuk2 bahasa mandarin yg asing dimata Misun.

“eh.. ini artinya…” Misun terdiam sendiri. Misun melihat cover buku itu dan bergumam lagi ‘ini buku anak kelas 6 SD… kenapa aku tidak bisa? Payah…’

Tiba2 Kyuhyun muncul dibelakang Misun dan membaca bahasa mandarin itu.
“Itu bacaannya fuwuyuar, artinya pelayan,” jelas Kyuhyun dan Jino mengangguk paham.

Misun hanya terdiam kaku. Pria pujaannya begitu dekat. Dan, Sepertinya akan selalu begini selama ia tinggal satu rumah bersama Kyuhyun.

“Ah! Ternyata begitu, hyung~” Jino menuliskan arti dari bahasa mandarin itu dibukunya.

Kyuhyun hanya tersenyum kecil dan mengacak2 rambut hitam Jino. Jino trsenyum pada Kyuhyun dan memandang Misun lurus.
“Neo… jeongmal babo noona!” ejek Jino melet dan berlari kekamarnya.

“aishh~ kenapa dia menyebalkan sekali…” gumam Misun kecil.

Misun menatap Kyuhyun kesal. Sedangkan Kyuhyun hanya ikutan melet.

“Sudahlah kalian ini… seperti anak kecil saja…” tegur BoA heran.
“Kyuhyun~ antar Misun kekamarnya. Ppali~” suruh BoA lagi.

Kyuhyun mengangguk pelan dengan masih memakai headset putihnya.
“Ikut aku…” kata Kyuhyun. Sedangkan Misun hanya senyum2 bisa berduaan dgn Kyuhyun (?).

[Untuk Readers: Karena kalian udah pada tau nama2 pemeran ayah Misun, dan Kyuhyun, aku pake nama asli mreka aja, ya? Soalnya ribet kalo nulis “ayah misun” “ayah Kyuhyun”, ok? Yang penting kalian udah tau peran Leeteuk, Kangin, dan BoA~ hehe~ Gomawo~^o^ ]

*****

[backsound: IU – Someday ]
Kyuhyun membuka kamar kecil itu dan Misun mengikuti dari belakang.
“Ini kamarmu,” kata Kyuhyun datar sambil menunjuk kopernya supaya Misun ingat. Kyuhyun takut Misun terlalu bodoh sampai melupakan kopernya sendiri *ah, terlalu…*

“Gomawo,” gumam Misun kecil dan tersenyum semanis mungkin.

“Jangan sok imut didepanku.” Balas Kyuhyun dgn tatapan yang setajam mungkin.

Misun tertunduk dan masih mengurut2 tangannya yang sakit. Kyuhyun mendekati Misun dan berjongkok didepan Misun, karena Misun duduk diatas kasur pink-nya.
“wae?” tnya Misun heran.

“Itu masih sakit, ya?” tnya Kyuhyun polos.
Misun hanya mengangguk dan memasang wajah sedih, berharap Kyuhyun menawarkan bantuan padanya.

Kepok.” Gumam Kyuhyun cepat lalu Kyuhyun berdiri dan meninggalkan Misun.

Misun yg baru ‘ngeh’ ditinggalin gitu aja emosi sendiri.
“Uh! Dasar cowok judes, aneh, babo, sinting, gila, mereng, lurus, bengkok, belok, kiri, kanan!! Miwohaeya~!” pekik Misun dan menutup pintu kamarnya lalu tidur.

     ~시험하지 말기~
[Misun POV]

“Tinggal satu rumah dengan Cho Kyuhyun???” pekik Yoona didepanku.

Aku langsung menambal mulut cerewetnya dengan roti milik Ji Eun.
“Shut Up! Suaramu keras sekali, babo~” kataku emosi.

“Ah, mianhae~ nyam nyam.. aku shock… nyam” jawab Yoona sambil memakan roti itu.

“Yah, trus bagaimana keadaanmu disana? Kau tidak diceramahinya kan?” tnya Ji eun.

“Annia. Dia baik didepan ayahku. Tapi, mulai ganas disaat kami hanya berduaan,” jwabku malas.

“Wah! Kalian bisa berduaan juga? Itu romantic, banget~~” komen Yoona senyum2 sok imut.

“……” aku hanya trsenyum kecil. Mereka benar. Ini bisa jadi pengalaman tak terlupakan.

Pulang Sekolah…

“kami pulang ya, Misun-ah~!” teriak Yoona dan Ji Eun barengan.

Aku hanya mengangguk malas di depan gerbang sekolah. Aku tidak pulang. Ya! Karena aku ingin pulang bersama Kyuhyun^^

“dimana dia… jam segini, kelas Kyuhyun pasti udah selesai,” gumamku.

TEP… TEP…

Mulai berdatangan anak2 dari kelas internasional. Wajah2 yg tidak kukenal. Ah! Aku menemukanmu, Cho Kyuhyun!

“Kyuhy….hyun?” aku terdiam ditempat. Dia bergandengan dengan seorang wanita. Itu Seohyun.

Kyuhyun melihatku dan jalan mendekatiku.
“Wae?” tnyanya judes.

“Sepertinya dia mau ngasih surat lagi. Haha!” ejek Seohyun.

Aku menggeleng.
“Annia~ aku hanya ingin mengajakmu pulang bersama,” jwabku pelan dan menundukkan kepala.

Kyuhyun menatapku datar dan melepaskan pegangan Seohyun.
“Aku pulang dengannya,” kata Kyuhyun singkat dan menarikku berjalan.

“Ya!! Kyuhyun Oppa!!!!” kudengar Seohyun berteriak tapi Kyuhyun terus menarikku ke mobilnya. Aigo~ mimpi apa aku semalam? Oh, ya~ semalam aku ga tidur. Hehehe~ #plak

Kyuhyun menarikku masuk dan dia duduk di tempat mengemudi. Lalu kami pulang bersama. Aku curiga, dia mulai menyukaiku^^

*****

Sepanjang perjalanan ke rumah, aku dan Kyuhyun hanya diam2an didalam mobil. Sesekali aku melirik Kyuhyun, tapi dia sama sekali tidak tersenyum atau menegurku. Wajahnya serius sekali. Aigoooo~ aku semakin cinta padamu, Cho Kyuhyun.

“turun,” kata Kyuhyun saat kami sampai di depan rumah.

Aku mengangguk dan turun dari mobil.
“Gomawo,” kataku saat Kyuhyun berada di depanku.

Kyuhyun hanya tersenyum evil dan wajahnya kembali ganas.

“Jangan mengira aku menyukaimu, Misun-sshi,” kata Kyuhyun tegas.
“Aku memanfaatkanmu karena aku bosan dengan Seohyun itu. Dia membuatku muak berjalan bergandengan dengannya. Dia pikir aku pacarnya? Menyebalkan~” gumam Kyuhyun bicara sendiri.

“Ah, mianhae~” tanggapku singkat.

“Turuti saja apa kataku jika kau masih ingin kuanggap manusia,” kata Kyuhyun dingin dan berjalan masuk kerumah.

Aku menatapnya kesal.
“Enak saja. Memanfaatkan!??” gumamku menekan kata ‘manfaatkan’.

“Aku dengar itu, Misun-sshi,” tegur Kyuhyun yg masih didepan pintu rumah.

Aku hanya nyengir dan mengikutinya masuk.

[Misun POV = END]

*****

Malam hari…

“Misun! Kyuhyun! Jino! Ayo makan~” panggil BoA yg masih menyiapkan beberapa makan malam.

Satu-persatu mahkluk yg dipanggil itu bermunculan membuat BoA, sang Ibu tersenyum.
“Kalian sudah lapar, ya?”

“Nah, makan ini…” kata BoA pada Kyuhyun.

“Kau juga Jino… makan ini!” pinta BoA.

“Dan Misun, gadis yg manis ini…” belum sempat BoA berkata banyak, Kyuhyun sudah keselek. Membuat BoA emosi dan Jino hanya tertawa.

‘cih~ menyebalkan!’ batin Misun jengkel.

“Ahjumma, dimana Kangin Ahjusshi dan Appa?” tnya Misun yg masih melahap beberapa makanan.

“Oh~ mreka ada bisnis. Biasa, mreka itu bekerja sama dalam bisnis sejak lulus SMA. Begitu selanjutnya dan terus begitu sampai sekarang. Kau tahu pasti, ayahmu sering pulang larut kan? Kau harus mengerti ayahmu,” jelas BoA tersenyum.

Misun tersenyum kecut dan meminum air putihnya. Ditatapnya Kyuhyun yg sedang makan tapi Kyuhyun malah memberikan tatapan ‘berhenti-menatapku-atau-kau-akan-mati’, membuat Misun panic dan memakan habis dinnernya.

BoA yang melihat itu malah senyum2 licik dan merencanakan sesuatu.

“Jino! Ayo kita menyusul Leeteuk Ahjusshi dan Appa!” pekik BoA.

“Andwae~ aku bosan ke kantor itu lagi,” balas Jino.

BoA tidak kehabisan akal dan berkata lagi…
“Bagaimana kalau kita ke rumah Krystal?” tawar sang ibu tidak mau kalah.

Jino tersenyum sumrigah dan berdiri mengambil jaketnya.
“Khajja! Khajja!” ajak Jino langsung.

BoA tersenyum dan mengambil jaket juga kunci mobilnya. Ditatapnya sekilas Misun dan Kyuhyun yg bingung dengan nasib mereka.
“Kalian jaga rumah. Arasseo?” perintah BoA mantap dan mengajak Jino pergi.

Kyuhyun berbalik menatap Misun dan menatapnya datar. Misun hanya menunduk dan mengangkat piring2 bekas ke wastafel.

*****

Percakapan Misun-Yoona-Jieun di telpon…

Misun : “Omo! Ottohke? Kami hanya berdua dirumah,”

Yoona: “Itu kesempatan emas, Misun-ah!”

JiEun : “Datangi Kyuhyun dan lakukanlah yang biasa Eunhyuk lakukan padaku!”

Yoona: “hey, Ji Eun~ apa kau gila? Masa kau menyuruh Misun melakukan ‘itu’ pada Kyuhyun? =_=”

JiEun : “why Not? Aku saja bisa, kenapa Misun tidak?”

Misun : “Aishhh! Kalian berdua sama saja! Tidak ada yg memberikan ide bagus! Aku ingin Kyuhyun terpikat padaku mlam ini. Babo chingudeul~”

Yoona: “ah, iya~ ottohke?”

JiEun : “… ottohke? Ottohke?” (malah nyanyi lagu ‘marshmallow’ =_=)

Misun: “Sudahlah! Nanti aku telpon lagi kalo aku perlu. Huh~ annyeong…”

                                                     …TUT… TUT… TUT…

[Misun POV]

Kurebahkan badanku diatas kasur pink itu selesai menutup handphone flip-ku. Huh~ menyebalkan. Disaat sekarang muncul kesempatan menarik, otak Yoona dan Ji Eun sama sekali tidak bekerja. Aku kan butuh pendekatan yg tepat untk Kyuhyun sekarang. Ah~ payah.

TEUK!

Lampunya mati!
“Aigoooooooooo~!!!!!!!!!!!!!” pekikku panic.

Aku duduk diatas kasurku dan memeluk bantal guling. Aku baru dua hari di rumah ini, mana mungkin aku tau dimana senter darurat dan sebagainya. Aku kan takut gelap. Omo~ bagaimana ini? Aku takut.

“Kau akan terus tidur disitu atau menemaniku membeli lilin?” tnya sebuah suara yang tdk asing.

“Kyuhyun~ itu kau?” tnyaku bingung. Ruangan ini kenapa gelap sekali.

“Ne. Kyuhyun imnida. Kau ingin tinggal atau…” belum selesai Kyuhyun menyelesaikannya, aku sudah memegang tangannya walau bingung dimana wajahnya sekarang.

“ne! ne! aku ikut! Aku takut sekali…” jawabku nyaris tak terdengar, saking takutnya.

“Kalau begitu pegang tanganku yang erat,” Kyuhyun benar2 mempererat pegangannya.

Dia menuntunku berjalan keluar dari kamarku. Aku merasa tenang bersamanya. Aku tersenyum tanda kebahagiaan, tapi Kyuhyun tidak mungkin melihatnya. Kkk~

“Kita sudah diluar, lepaskan tanganmu!” kata Kyuhyun sinis saat kami diluar rumah.

Aku melepaskan pegangan tangan kami dan manyun sebentar. Ternyata, diluar rumah tidak terlalu gelap. Bintang-bintang dilangit terang juga.

“Kau ingin menemaniku atau hanya menonton bintang2 itu?” tnya Kyuhyun lagi.

“Ah, iya! Mianhae!” jwabku cepat dan mengikutinya berjalan keluar.

*****

“Berapa?”

“1000 won,”

“…..”

“Gomawo,”

Aku menatap Kyuhyun sepanjang perjalanan. Aku benar2 curiga dia menyukaiku ^^ haha~
Mulai dari tragedy pulang sekolah itu, dan sekarang mengajakku ke toko yg tidak terlalu jauh juga. Dia ini gengsian atau apa, ya? Hahaa~ aku jadi malu membayangkannya.

Sampai dirumah, Kyuhyun duduk diruang tamu dan menyalakan satu lilin di atas meja. Aku ikut duduk disampingnya. Aku tidak peduli dia marah atau apa. Aku benar2 takut gelap. Kulihat Kyuhyun hanya duduk2 sambil memainkan handphone-nya.

“Kyuhyunnie…” panggilku pelan.

“eung?” jwabnya tanpa beralih dari layar hp-nya.

“eng… kenapa kau baik sekali padaku hari ini? Kau sakit, atau kenapa? Sifatmu aneh sekarang. Jangan-jangan kau mulai menyukaiku, ya?” godaku sambil tertawa kecil.

Kyuhyun menatapku kesal dan mendengus kecil.
“Kenapa kau centil sekali? Aku tidak pernah punya perasaan apapun padamu. Jangan GR~” balasnya datar. Tanpa senyum dan marah.

Aku kembali duduk diam disampingnya.
“Mianhae. Siapa tau aja… kau mulai menyukaiku, tapi kau gengsi,” sambungku lagi.

“Aku tidak pernah suka padamu!” balas Kyuhyun menjitakku.

“Ya! Itu sakit!” balasku berusaha mencubitnya. Tapi Kyuhyun sangat peka dan menangkisku cepat. Karena kurang keseimbangan, aku jatuh karena dorongannya dan terjatuh di sofa itu dengan posisi tidur, sedangkan Kyuhyun berada diatasku. Menopang badannya dengan tangan kirinya, sedangkan yg kanan masih memegang handphonenya.
Aku menelan ludahku lagi. Kenapa dia sangat tampan dari dekat?

“Kau…” Kyuhyun menatapku datar.

“…..” aku hanya mengangkat alisku menunggu kata selanjutnya.

“… membuatku emosi…” sambung Kyuhyun menyipitkan matanya. Oh~ so sexy ><”

“Lalu? Kenapa?” tnyaku berusaha tegas. Walaupun tangan itu sudah lemas karena tatapannya.

“biasanya, kalau aku emosi~ orang itu tidak akan selamat!” kata Kyuhyun lagi sedikit berteriak.

Omo~ kenapa aku tidak merasa takut sama sekali. Siapa kau, Cho Kyuhyun!!!??
TEUK!

Lampu menyala lagi. Kyuhyun menatap sekitar dan kembali berdiri lalu mematikan lilin kecil itu.
“Tidurlah. Kau pasti capek karena sudah menemaniku jalan tadi.” Kata Kyuhyun saat berjalan memasuki kamarnya.

Aku membungkuk kecil dan menatapnya miris. Kupikir dia akan menciumku atau memperkosaku(?). ternyata hanya segitu?

“mengecewakan…” gumamku berjalan menuju kamar.

“Mwo?” tnya Kyuhyun yg masih belum masuk dikamarnya. Aish~ kenapa setiap aku mengatakan hal jelek tentangnya dia selalu dengar ><” dia telepati kali, ya?

“Annia~ hehe~” jwabku berusaha tersenyum.

Kyuhyun mendekatiku dan menahan tanganku yg hendak membuka pintu kamarku.
“kau mengharapkan sesuatu terjadi mlm ini, iya kan?” tnya Kyuhyun seakan2 paranormal kelas kakap.

“A…Andwaeya! Enak saja~!” jwabku asal.

Kyuhyun tersenyum evil dan mengacak2 rambutku menjadi berantakan.
“Aku bukan laki-laki brengsek yg tega mengotori seorang gadis yg bukan istriku. Jadi, kau tenang saja. Aku tidak akan melakukan ‘itu’ padamu,” kata Kyuhyun bijak.

Aku menepis tangannya dan mataku serasa sembab. Kenapa lagi aku ini ?

“Hey, kenapa kau malah menangis?” tnya Kyuhyun heran. Tidak hanya kau, Aku juga heran -.-

“….. Aku tidak berharap kau melakukan itu. Tapi, aku berharap kau bisa menghargaiku sebagai yeoja yg mencintaimu. Jadi~ aku hanya ingin kau melihatku ada,” jwabku menahan air mataku.

“…….” Kyuhyun tersenyum dan mendekat padaku. Dia menundukkan kepalanya dan mencium dahiku pelan. Aku rasa aku akan mati sekarang~ XD

“Terima Kasih sudah menyukaiku, misun-sshi. Selamat Malam,” kata Kyuhyun datar, tersenyum kecil dan berjalan menuju kamarnya. Aku menyentuh pipiku yg sepertinya memerah sekarang. Senyuman kecil menghiasi wajahku. Aku tidak sabar menjalani hari esok denganmu, Cho Kyuhyun.

       ~좋은 날~


In The Morning…

[Kyuhyun POV]
Aku membuka mataku walau badan ini masih lemas sekali. Kugapai handphone Samsung lollipopku yg berada tepat didepan wajahku. Ternyata ada satu sms masuk.

From : Beloved Mother
Kyuhyunnie, maaf Ibu dan Jino meninggalkanmu dan Misun dirumah. Untuk 3 hari kedepan, Ibu dan Jino ada keperluan di Incheon bersama Leeteuk ahjusshi dan Ayahmu. Kau tenang saja, biaya sehari2 untk 3 hari kedepan, sudah Ibu transfer di rekeningmu^^ Mianhae. Jaga dirimu dan jaga Misun~

Aigoooo~ apa2an ini? Eomma juga tidak akan pulang selama 3 hari. Bersama appa dan Leeteuk ahjusshi  juga~? Haruskah aku berduaan lagi dengan gadis bodoh itu? Again?

[backsound : 2PM – Again Again]

Tunggu~ Hari ini hari apa…? Ah, Chinjja~ kepalaku pusing…
Semalam aku tidak bisa tidur nyenyak memikirkan kejadian semalam. Apa aku salah menolak Misun? Aku memang tidak punya perasaan apapun padanya. Dan itu tidak bisa dipaksakan. Aku tidak peduli dengannya.

TOK! TOK!

“Aish~ Nuga?” tnyaku keras.

“….. Kyuhyun-sshi~” trnyata suara itu lagi -,-

“Waeyo?” tnyaku berjalan menuju pintu. Kulihat dia berdiri di depan pintu dan memakai handuk biru yg menutupi bagian dada, perut, hingga paha. Apa2an dia?
“Kau kenapa?” tnyaku panic. Jangan-jangan dia mau macam2 O_o!?

“Kyuhyun-ah, aku boleh mandi dikamar mandimu? Kamar mandi dikamarku kehabisan air, dan kamar mandi umum juga begitu…” pintanya sambil sesekali menutup bagian atas dadanya yg terbuka. Jujur, sebagai pria aku juga terpesona dengan badannya. Ah, fokus pada pendirian! Aku membenci gadis ini!

“Masuklah~” kataku malas.

“Gomawooooo~” jwabnya panjang sambil berlari2 kecil meninggalkanku di depan pintu. Aku hanya terkekeh, ternyata dia polos juga. Padahal, semalam sempat menggodaku (?).

Aku melirik sebentar, dia memasuki kamar mandiku dan menutup pintunya rapat. Lalu terdengar suara air, pikiranku mulai kotor. Aish~ andwaeya! Dia itu gadis yg paling kubenci, aku tidak boleh berpikiran macam2 (−__−)”

Kuputuskan merebahkan badanku dikasur putih ini. Kupejamkan mataku dan berusaha menghilangkan semua pikiran kotorku. Aku berusaha mengingat pelajaran agama-ku berulang2. Tapi, kenapa batinku berkata aku harus melakukannya? Andwae! Aku bukan laki2 seperti itu.

“Kyuhyun-sshi…” dia menegur lagi.

“Wae?” tnyaku yg masih menutup mata dgn kepala menghadap langit2 kamar.

“Bisakah kau mengambil bra dan underwear-ku?” pertnyaan macam apa itu? Kesabaranku habis. Ku datangi dia yg msih mematung di depan kamar mandiku. Kutatap dia dengan tatapan kematian. Dia terlihat takut dan masih menutupi badannya dgn handuk biru itu.

“Yah! Kau boleh menyukaiku, tapi jika kau berusaha menggodaku hingga sejauh ini, kau salah besar! Aku benar2 tidak suka cewek kijil dan centil sepertimu! Kau murahan, Misun-ah~!” teriakku keras.

Mata Misun terlihat penuh air mata. Aku bisa lihat itu. Walaupun wajahnya masih basah dia berusaha tegar lalu menutup pintu kamar mandi itu.
“Nde! Aku akan keluar,” sedetik saja, dia sudah berjalan keluar dari kamar mandiku. Aku menatapnya kesal.
“Aisshhh!” desahku emosi. Kenapa dia selalu membuatku merasa bersalah?

******

[Misun POV]
Lagi-lagi aku menangis. Entah ini sudah keberapa kali aku menangis karena perkataan kasarnya. Dan Entah kenapa juga, aku tetap tegar dan masih mencintainya. Apa ini benar2 cinta atau terjangkit virus tampannya?

“hiksss… hiksss…” aku menangis senggukan didalam kamar. Aku tidak peduli kasurku basah karena badanku yg memang belum kering. Aku ingin terus2an menangis. Aku tidak menyangka dia sangat jahat dan menyinggungku murahan seperti itu. Aku benar2 butuh bantuannya tadi. Aku tidak bermaksud menjadi kekijilan atau apa. Omooooo~ aku benar2 benci diriku sendiri!

“Misun-ah,” tegur Kyuhyun diluar kamarku. Aku bisa mendengar itu. Sangat jelas.

“Wae…Waeyo?” tnyaku berusaha kuat.

“Boleh aku masuk?” tnyanya pelan.

“Nde, sebentar~” sekejap saja aku sudah memakai kaos putihku yg agak longgar juga celana pendek yg mudah kudapat.

Kubuka pintu dan benar saja. Kyuhyun menunggu diluar. Dan wajah itu? Wajah penyesalan? Kau tidak salah Oppa… sepertinya aku mulai membelanya lagi -.- aku aneh.

“Mianhae. Aku tidak bermaksud membuatmu…” Kyuhyun menunggu kata yg pas keluar dari mulutnya.

“Annia~ aku tahu. Ini salahku. Bukan salahmu. Joesonghamnida,” jwabku pelan dan berusaha tersenyum.

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya sendiri, berusaha menahan sesuatu yg ia pendam, lalu ia berjalan cepat langsung memelukku erat. Eh? Kenapa dia? Kyuhyun-ah, neo waegurae?
“Mianhae! Jongmal Mianhae! You’re good girl! Kau gadis yg baik. Aku tahu itu. Kau pantas mendapatkan namja yg baik dan ceria, yg sama sepertimu. Tolong jangan putus asa seperti itu karenaku~ Mianhae~” Kyuhyun terus2an meminta maaf padaku. Apa skrng dia tahu rasa ‘bersalah’ itu seperti apa? Aku pikir dia tidak punya perasaan.

“Gwaenchana.” Kataku dgn suara serak. Jangan2 aku menangis lagi. Babo ><

Kyuhyun melepas pelukannya dan menatapku penuh harapan. Dia tersenyum kecil dan memegang erat kedua bahuku.
“Fighting!” gumamnya tersenyum semakin lebar. Aku ingin tersenyum sekarang.

“Semoga kau mendapatkan namja yg benar2 peduli padamu. Sekali lagi, Mianhae~” Kyuhyun membungkuk dan mulai hari itu dia lumayan baik padaku. Walau kadang, sifatnya berubah menjadi judes. Tapi itulah Kyuhyun yg kusuka ^^ Kyuhyun yang dingin dan peduli padaku.

******

“Omo? 3 hari?” pekikku heran saat tahu kalo BoA ahjumma, Kangin Ahjusshi, Appa, dan Jino tidak ada dirumah selama 3 hari.

“Mereka sepertinya ingin membunuh kita,” kata Kyuhyun judes.

Aku terkekeh kecil.
“Kyuhyun-ah, ayo kita ke toko buku! Aku ingin mencari beberapa buku untuk ujian semester. Supaya aku bisa lulus dan masuk di Universitas yg sama denganmu!” jelasku dgn riang.

“Jangan mimpi trlalu tinggi. Kau itu Babo, mana mungkin masuk di universitas yg sama denganku,” balas Kyuhyun dan melet.

“menyebalkan,” jengkelku manyun.

Kyuhyun tiba2 pamit sebentar karena dia ada kerja kelompok. Huh~ dasar orang pintar. Tiada hari tanpa belajar. So proud of you, Oppa~

Daripada aku dirumah sendiri, aku ke mall aja bareng Yoona dan Ji Eun!
*****

[backsound : Super Junior – Love U More]

Kami pergi ke mall menggunakan mobil Yoona. Ternyata, untuk anak SMA, dia lincah juga mengendarai mobil ini.

“Jadi, bagaimana pendekatan antara kau dan Kyuhyun?” tnya Yoona mengawali pembicaraan.

“Aku dan dia semakin akrab. Walaupun dia belum mengatakan perasaannya padaku. Hasshh~ Aku bingung dengannya~” jelasku masih memainkan hp-ku.

“Kau harus lebih menunjukkan rasa perhatianmu, Misunnie~” kata Ji Eun menatapku pasrah.

“Sudah! Sudah kulakukan -.- hasilnya nihil. Dia berpikiran aku gadis kijil dan murahan,” jwabku mulai tertunduk dan melepaskan headset ditelingaku.

“Ya sudah~ kalo dia memang berpikiran begitu~ kita ubah penampilanmu! Kita buat Kyuhyun terpesona hingga tergila2 padamu~ Ottohke?” tnya Yoona semangat.
“Yoona bener, tuh~ ayo kita beli baju yg bnyak, trus kita dandani wajahmu yg polos ini~” tambah Ji Eun tdk mau klah.

Aku tidak yakin ide ini pasti berhasil. Aku pun tersenyum dan memeluk mereka berdua.
“Kamsahamnida! Aku tidak akan melupakan jasa2 kalian~!”

*****
Kyuhyun belum pulang.

“Haaa~” aku mndesah berat dan menyandarkan badanku di sofa.

Kutatap jam dinding dirumah. Aku sendirian. Kyuhyun pulanglah…

KREK~
Kudengar suara pintu dibuka…
“Kyuhyunnie~!” pekikku senang. Dia hanya menatapku datar lalu masuk tanpa mengucapkan salam =3=’

“Kau sudah makan?”

“Ne…”

“Kau ingin ku pijit? Bukankah kau lelah???”

“Tidak perlu…”

“Wae?”

“……”

Ayolah Kyuhyun. Aku sudah berusaha baik padamu. Kau masih saja judes -.-

SET.

Kyuhyun berbalik melihatku. Dia mendekatiku. Semakin dekat… aigo~! Kau sudah tau apa yg kuinginkan Kyuhyunnie~!!!! ^^

“ini buku untuk ujian semester. Pelajari dan pahami!” jelas Kyuhyun sambil memberikanku plastic putih berisi buku2 persiapan UAN. Aigooo~ ternyata dia perhatian. aku yakin dia memang suka padaku! #narsis #plak

“ah, Kyuhyun…” belum sempat aku berterima kasih, dia sudah masuk ke kamarnya.

Aku memeluk buku itu dan tersenyum2 sendiri. Memandang pintu kamar Kyuhyun dan bergumam gajelas, “…go…ma…wo…” ^^

*****

[Author POV]

Esok Hari Di Sekolah…

[Backsound : Super Junior – My All Is In You]

“wah!!! serius belajar nih”pekik Yoona menepuk2 pundak Misun yg tengah belajar di taman sekolah.

“ah, ne~” jwab Misun tersenyum dan menutup bukunya.

“Yah~ tumben kau belajar. Biasanya kau menemani Taemin maen basket di lapangan,” tnya Ji Eun heran.

“Annia~ aku sdg serius bljr. Supaya bisa satu kampus ama Kyuhooyoon~” jelas Misun tersenyum2 sndiri.

“Yeeee~ saking cintanya sampe salah mengeja nama Kyuhyun Sunbae~” ejek Yoona.

Misun kembali senyum2 sndiri.
“Misunnie, kau sudah melakukan apa yg kami suruh?” tnya Ji Eun mendekati Misun.

Misun menggeleng. Kembali melihat2 buku yg didepan matanya.
“Dia tidak akan melakukan itu dengan sembarangan wanita. Ya~ kalau kami menikah mungkin bisa. Pokoknya dia tidak mau dengan wanita yg tidak Ia cintai… huh~” desah Misun.

“KALAU BEGITU, NIKAHIN AJA !” pekik Yoona dan Ji eun barengan, membuat Misun menatap mreka dgn tatapan ‘kalian-gila-atau-kemasukan-apa-sih?’.

“Andwaeee! Itu ga mungkin banget~!” balas Misun menggeleng2kan kepalanya.

“Yah~ kenapa tidak? Ibu Kyuhyun sangat suka padamu, dan sepertinya benar2 menginginkanmu menjadi menantunya~ kalau dicoba pasti bisa~” seru Ji eun tersenyum licik. Dia ingin apa, heh? =_=

“…aku bingung. Sebenarnya aku ingin sekali menikah dengan Cho Kyuhyun. Yah~ bagaimana jadinya ntar kalo dah nikah ma Kyuhyun? Apa dia akan tetap dingin atau…. O_o”


…….

“Chagiyaaaaaa~~~” pekik Misun memeluk Kyuhyun.

“Waegurae, Chagiyaaaaaaa~~~” blas Kyuhyun manja, memonyongkan mulutnya.

“Yadong yuk~” ajak Misun mencium2 leher Kyuhyun.

“Aku juga mau, chagiii~~ sampai pagi, yuk~” balas Kyuhyun trsenyum sumrigah sambil membuka boxernya, membuat Misun terpesona dan bernafsu(?).

“Ayok! Ayok!” ajak Misun menarik2 Kyuhyun dan mreka pun ke kamar. Tak lama setelah itu, desahan2 aneh muncul -.-

******

“Andwae!!!! Najis banget kalo Kyuhyun kayak gitu~~ Aigoooo~ Andwaeeee~~~” gumam Misun stelah membayangkan sikap Kyuhyun jika berubah drastic.

“Wae? Misun-ah, kau berpikiran negative lagi???” tnya Yoona geleng2.

Misun hanya mengangguk dan sedikit jijik dgn khayalannya barusan.

“Kami berharap kalian itu jodoh~ bneran deh. Kami dukung 100% !” kata Yoona lagi menepuk2 Misun.

“Hwaiting, Lee Misun!” pekik mreka bertiga lalu kembali kekelas.

*****

[backsound : Super Junior M – Love Is Sweet]

Kyuhyun duduk dikursi biasa ia duduk. Dan seperti biasa, semua wanita2 kelas 1,2, maupun 3 senantiasa memandangi Kyuhyun yg sedang makan dikantin. Kyuhyun yg bersikap cuek dan dingin kembali membuat gadis2 di tmpt itu mati (baca: terpesona).

“Hai~ Kyuhyun Oppa~” sapa seorang gadis popular di SMA itu dgn manisnya, yaitu Seo Hyun.

“……” Kyuhyun hanya mendongkak menatap Seohyun yg asyik memainkan dasi Kyuhyun.

“Oppa….” Desah Seohyun manja, membuat pria2 mata keranjang asyik melihat pemandangan indah milik Seohyun. *soalnya, rok-nya seohyun terangkat saat seohyun mendekati kyuhyun* #authorYadong #plak

“Wae?” tnya Kyuhyun cuek dan kembali memakan roti isinya.

“Oppa… Kita berdua kan dijodohkan oleh Appa dan Umma~ kenapa kita tidak bkin pndekatan aja mulai sekarang???” kata seohyun manja.

Kyuhyun hanya mengangkat satu alisnya tanda tidak mengerti.
“…Apa maksudmu?”

Seohyun mendekatkan bibirnya ke bibir Kyuhyun. Kyuhyun masih menatap seohyun heran. Anak2 di tmpt itu, baik cewek maupun cowok, shock melihat pemandangan itu. Sedangkan Misun yang baru datang langsung terkejut dengan adegan tak terduga itu.

“Kyuhyun?” Misun membelalakkan matanya tidak percaya.

“Aigo! Kok bisa?” heran Yoona mengelus2 pundak Misun.

“Misun~ yang sabar ya…” hibur Ji eun merangkul Misun.

Mata Misun mulai mengeluarkan air mata. Misun menghentakkan kakinya lalu pergi dari kerumunan orang itu. Kyuhyun yg melirik sosok Misun itu mendorong seohyun dan mengejar Misun.

“Misun!!! Misun!!!!” teriak Kyuhyun mengejar Misun.

*****

Misun terhenti saat sebuah mobil hampir menabraknya.

“Hey! Jalan hati-hati dong!” teriak pengemudi mobil marah2.

“Maaf! Maaf!” balas Misun membungkuk2 minta maaf.

Kyuhyun yg melihat Misun berlari menyebrang ikut mengejar Misun. Sampai akhirnya, Kyuhyun mendapatkannya dan menahannya.

“lepaskan!” teriak Misun menunduk dan meronta2 ingin pergi.

“Misun! Dengarkan aku!” Kyuhyun menatap Misun dalam. Misun mendongkak dan membiarkan air mata mengalir di pipi mulusnya.

“…aku tidak ada apa2 dengan Seohyun!” sambung Kyuhyun.

“Lalu… ke-kenapa? Kita hanya teman, kan? A…Apa hubungannya denganku? Kau bahkan tidak menganggapku apa-apa… Iya kan?” telak Misun dengan suara bergetar.

Kyuhyun menunduk sebentar, menelan ludah, lalu kembali menatap Misun yg bermata sembab.
“Hhh… Mianhae~” ujar Kyuhyun pelan.

“Apa?” Tanya Misun heran.

“Mianhae~ maafkan aku. Seharusnya aku sadar… kau ada disitu. Aku seharusnya menjauh dari seohyun…” kata Kyuhyun mencoba menjelaskan.

“…Aku memang tidak pernah suka denganmu… tapi, aku tidak bisa melupakan wajahmu yang bodoh…” sambung Kyuhyun mengusap2 kepala Misun dan tersenyum evil.

Misun hanya bengong ngeliatin Kyuhyun yg tiba2 peduli padanya. Seperti bukan Kyuhyun.
“Oppa… Aku menyukaimu… aku sangat menyu-“

“ssst!” Kyuhyun meletakkan jari telunjuknya di bibir Misun yg belum sempat berkata2.

“tidak perlu kau katakan lagi. Karena mulai sekarang, aku yang akan mengatakannya …” Kyuhyun mendekat dan mencium bibir Misun dengan lembut.

“…saranghae…” sambung Kyuhyun dan tersenyum.

Misun terdiam seribu juta bahasa. Dia tidak menyangka kisah cintanya yang awalnya suram berakhir indah.

“Kyuhyun kalau aku ngomong itu lagi…”

“apa hm?”

“Aku sangat mencintamu!”

“kalau kau ngomong lagi, kucium kau lebih kasar!”

“hehehe~”

-=-=-=-=-=-=-=-

Hai, readers! ^^

Gimana ff yang satu ini? Kalian suka? Hhaa~ aku harap iya.
Well~ aku berharap feedback kali ini memuaskan, sama seperti fanfict2 aku yang sebelumnya. Thanks for read! ^^ God Bless U ~!

Fanfiction: “Baboya~~” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun
Cast :
– Eunhyuk
– IU
– Donghae
Genre :
Romance (?) + Humor

******

Eunhyuk. Pria berwajah monyet itu berjalan santai kearah halte bus. Di perhatikannya tiap poster yg ada disitu. Sekilas Eunhyuk melihat poster besar bergambar idola pujaannya, IU.
“IU~ Saranghada IU…” gumam Eunhyuk sambil membentuk hati dengan tangannya yang berseragam sekolah.
Eunhyuk kembali tersenyum dan duduk memperhatikan poster itu. Tiba2 bus terlihat dari jauh.
CIITT…

Bus itu berhenti di dpn Eunhyuk. Eunhyuk masuk dgn beberapa orng lainnya.

“Annyeonghaseyo~ Donghae-sshi~!” Sapa Eunhyuk ramah pada Pak Sopir bus itu.

“Ne, Annyeong~ Hyukjae. Yah~ mau kemana hari ini?” tnya Donghae sopir yg tampan itu.

“Kesekolah~ aku ada les bahasa inggris,”

“SIP~!”
Eunhyuk trsenyum kecil dan duduk di tmpt favoritnya. Eunhyuk menatap kearah jendela dan tiba2 terlintas ide menarik di benaknya.

“Ah! Sambil nungguin nyampe kesekolah, aku nnton MV dari IU saja~!” pekik Eunhyuk bangga.
Eunhyuk pun menyetel video itu lumayan keras di bus itu. Entah karena apa Eunhyuk menyanyi tanpa malu di bus itu. Entah Karena Sopir bus itu temannya, atau dia merasa anak dewa, atau mungkin karena urat malunya sudah lepas. Eunhyuk terus menyanyi sejadi2nya mmbuat orng2 di bus itu memaklumi seorang Eunhyuk.
“… Haji marayoo~~ oouhh~~” Eunhyuk bernyanyi semakin bersemangat. Donghae yg melihatnya hanya tertawa gaje melihat langganannya menggila.

CITT…

Bus berhenti lagi.

TEP… TEP…

Seorang gadis manis dengan pelannya memasuki bus itu. Gadis manis berambut coklat keriting gantung, memakai topi musim salju dengan baju agak longgar lengan panjang berwarna biru, stocking putih, tas selempangan, dan sepatu kets berwarna biru muda.
Gadis itu menarik perhatian banyak orang didalam bus dan beberapa diantaranya menegur gadis yg duduk dibelakang Eunhyuk itu.
“IU-sshi, tolong tanda tangani buku ini~” pinta salah seorang fanboy.
“Aku juga, IU-shhi,”
“Kamsahamnida, IU~”
Semakin banyak orang berdatangan membuat gadis itu tampak senang dan semburat merah mulai menghiasi wajah cantiknya. Setelah memberi tanda tangan, gadis itu kembali fokus pada perjalanannya.
Tiba2 gadis itu melihat handphone Samsung Galaxy seorang namja didepannya. Ya, si Eunhyuk. Sang Gadis tertarik karena Eunhyuk memutarkan MV IU – Good Day.
“Hey, kau menyukai lagu Good Day?” tnya gadis itu tersenyum. Eunhyuk hanya mengangguk tapi masih bernyanyi menatap layar handphone-nya. Gadis itu ikut bernyanyi bersama Eunhyuk. Sambil joget2 gaje, mereka menikmati moment itu.
Gadis itu beralih kesebelah kanan Eunhyuk.
“Yah~ kau suka IU ??”
“Sejak kapan kau ngefans dengan IU ?”
Eunhyuk masih menatap layar handphone, terus bernyanyi tanpa menanggapi gadis yg cerewet disampingnya.
“Yah, aku rasa kau-“ belum sempat gadis itu berbicara, Eunhyuk sudah mengangkat tangannya dengan jari telunjuk diatas bibir tanda ‘diam’.
“Ssst~ diamlah~” tegur Eunhyuk lalu kembali menonton MV itu.
Gadis itu mengangguk mengerti dan duduk diam.

——
“Hey, kau tahu IU suka pria seperti apa?”
“Kau itu fanatic sekali~ apa kau fanboy IU sejati?”
“Aku senang melihat fanboy sepertimu… kau unik~”
“Jangan mengangguku!!!”
“Ah iya~ mianhae”
——
Gadis itu kembali mencolek2 bahu Eunhyuk dan menegurnya lagi.
“Yah, permisi~ aku-“
Eunhyuk mengangkat tangannya lagi dan kali ini dia menegur si Gadis dgn sedikit bersabar. Walaupun telinganya panas mendengar celotehan gadis cerewet ini.
“Bisakah kau tenang sedikit? Aku sdg serius~”
Gadis itu tertunduk lesu mendengar ucapan Eunhyuk. Baru kali ini dia dimarahi fans-nya sendiri. Gadis itu pun tersenyum dan kembali mengganggu Eunhyuk.

——-
Gadis itu berjoget2 dibelakang Eunhyuk dan ikutan bernyanyi di belakang Eunhyuk. Lebih keras dan menyebalkan. Ya, gadis itu suka menganggu Eunhyuk sekarang.
“….Anungeolyo~ nunmuri naunde~”
Mendengar itu Eunhyuk kembali mendesah jengkel tanpa melihat gadis itu. Eunhyuk terlihat kesal sekarang. Sedangkan gadis itu hanya tertawa kecil dan melet dibelakang Eunhyuk.

——-
“Hey, IU lovers… kenapa kau serius sekali menonton MV itu?”
Eunhyuk cuek lagi pada gadis itu. Sang Gadis trtawa dan melet tanda kemenangan.
Lagu di MV itu mendekati nada akhir. Dan gadis itu ikutan bernyanyi mmbuat kesabaran Eunhyuk habis.
“Oppaga… Oppa! Oppa~” gadis itu nyanyi trtawa2 sambil mencolek2 pundak Eunhyuk lagi.
Eunhyuk merubah raut wajahnya menjadi ‘evil mode on’ dan kembali menggertak si gadis. Kali ini Eunhyuk menghentakkan kakinya kelantai bus. Terlihat mengerikan.
“Heissh! Kau bisa diam sebentar?!! Aku berusaha menonton MV ini~ Tidakkah kau diajarkan sopan santun? Manusia macam apa kau?? kenapa kau usil sekali, dasar yeoja babo~” tegur Eunhyuk emosi.
Gadis itu terdiam dibelakang Eunhyuk. Sekarang gadis itu terlihat tertantang dan mulai menggoda Eunhyuk lagi.
Gadis itu melihat MV yg diputar menuju nada tinggi, gadis itu pun bernyanyi dan berteriak ditelinga Eunhyuk.
“In My dreeeeeeee~~~eeeeeeee~~~eeeeaaaaaaaaam!!!!” nyanyian gadis itu semakin tinggi dan tinggi membuat kuping Eunhyuk memanas.
Gadis itu turun dari bus karena sudah sampai. Eunhyuk masih mengusap2 telinganya.
“Sepertinya gadis itu gila. Aku bisa budek karenanya~” gumam Eunhyuk kesal.
Gadis itu menatap Eunhyuk sekilas, lalu tersenyum dan membayar uangnya kepada Donghae si Sopir tampan.
“Ini uangnya, Donghae-sshi~ Gomawoyo~” kata gadis itu membungkuk lalu turun.
“Ne, hati2 IU sshi~” balas Donghae trsenyum bangga.
Orang2 di bus itu masih mmperhatikan gadis yg berjalan turun dari bus ini, dan bertepuk tangan sebentar.
“Jarang2 IU bernyanyi di bus,” gumam salah seorang cowok.
“Iya. Cowok itu beruntung sekali bisa dijahili IU~” kata seorang ahjumma dan semua orng di bus itu menatap Eunhyuk takjub. Eunhyuk memang bodoh, tapi otaknya bekerja dengan sempurna dan menangkap maksud dari pembicaraan orang2 di sampingnya.
“Itu… Gadis yg tadi itu IU~?” pekik Eunhyuk mantap dan berlari mengejar IU. Tapi, terlambat. Bus sudah berjalan dan IU berjalan dengan riang meninggalkan halte bus itu.
“IU !!!! IU~!!!”
“Hey, Donghae~!! Hentikan bus ini~! IU tadi di bus ini menegurku, bernyanyi bersamaku, dan aku memarahinya~!!! Aku bodohhh~!!!”
“IU~~~ ANDWAEEEEE~~~”
“Huweeee… IU…. IU….”
Eunhyuk pun menyesal dan meratapi kepergian gadis manis yg daritadi menegurnya. Dasar Monyet Babo =_=”

*****
END~^^
Gimana kesan kalian mmbaca FF singkat ini? Hahaa~ kalo mau lebih kocak, langsung nnton CF aslinya IU saja! Dijamin bner2 lucu deh~^^
Ah iya~ mau tahu knpa aku make Eunhyuk pairing bareng IU~? Well~ mungkin karena Eunhyuk cocok untk karakter babo seperti ini dan Eunhyuk juga memang fans-nya IU ^^ Ironis, ya? Kkkk~ :D

Thanks for reading, yauw~ jgn lupa comment, yah~ ^^ Gomapsumnida~

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.