NEED NEW ADMIN ~ !!!!

18 Jun

Hello Hello~ Ijen Goodbye Goodbye~~ #lha?

 

Annyeonghaseyo, readers!!! Nan ‘admin’ ibnida~ (?).

Ah, Mianhae kalo belakangan ini postingan bener2 berkurang dan malahan tidak ada sama sekali!! >< Joisonghamnida!!!! *bungguk*

Ini dikarenakan penundaan yang sangat lama dan hiatus yg cukup membuat saya emosi sendiri~ yah, anda akan tahu kenapa~

 

btw,

gw butuh admin skrng. Ya… ga susah2 amat, harus jujur, berpengalaman, dan hebat dalam mengutak-atik wordpress ^^

Tugasnya…. bikin fanfict (pasti), terus membuat ff requestan, and …. ehem…. melanjutkan ff yg belum dilanjutkan. Tapi, tidak semuanya juga sih~ hehe^^ makanya, saya bner2 butuh admin :(((

 

Readers disini semakin banyak. Kalo jujur, saya sangat senang~ *lempar suami satu2*
Tapi, sisi lain saya juga bingung dan capek kalo kerja sndirian (?)~ Ah, so do you guys undertsand my position?? ^^ kkkk~ #plak

 

Yang berminat langsung comment atau mention di twitter —> @Sica906

 

Sumpah gw sibuk banget dah! lama2 WP ini gw hapus sajalah~ #ditabok

Saya juga kurang aktif di WP, lagi gila twitter, gara2 oppadeul~(?) ~ So, please untk yg bener2 NIAT, gw pasti akan menerima kalian~~^^ Don’t be scared i don;t bite =_=”

 

 

So, see you ‘calon-calon’ admin!!! hwehwehwehwheh~~

 

 

SarangKYU yeongwonMIN!!!~ ^^

Fanfiction : “I Love you, Donghae…” [part 1]

10 Mei

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
- Lee Donghae
- Gao Xuan mi (Go Hyun Mi)
- Yesung
etc…

Genre :
Romance

Disclaimer : Gadis biasa yg awalnya menjadi bahan taruhan Donghae dan Yesung, malah membuat dua namja ini jatuh cinta padanya. Bahkan, Donghae sang playboy bisa merasakan cinta lewat gadis polos ini.

 

*****

 

[Xuanmi POV]

Yesung… Yesung… Wo Ai Ni~

Ah! Yesung! Aku lupa menegur Yesung!!! Dengan cepat, Aku langsung bangun dari tidur nyenyakku dan membuka laptop kecilku. Ku ‘search’ nama ‘@shfly3424’ dan langsung mention padanya.

@Xuan_13: @shfly3424 Koko Yi Xing~ Ni Hao Ma~??^^ Wo Ai Ni~! ^^ Jia you~

Kira2 begitulah mention singkatku pada Yesung. Kalian tahu kenapa aku memanggilnya ‘Yi Xing’ ? Ya, karena aku adalah ELF cina, tepatnya dari Shanghai. Aku terlalu bersemangat karena ini hampir waktunya. Waktu dimana Super Junior tampil di Shanghai^^ Aku ingin sekali melihat wajah Yesung secara dekat.

Oh, Ya~ perkenalkan, aku Gao Xuan Mi. ELF Shanghai berumur 20 tahun. Biasku Yesung Oppa, and off course I’m Clouds~ ^^ Teman2 twitterku kebanyakan berasal dari Korea. Yep, karena aku juga sangat fasih dalam hangugeo. Dan mereka juga memanggilku ‘Go Hyun Mi’, karena itu memang namaku dalam bahasa korea.

Aku beruntung sekali pernah mengenal 13 Oppadeul ini, terutama dengan Yesung dan manis dan imut itu. Ah~ senyumannya terlalu manis…

*****

Aku melangkahkan kakiku berjalan kekelas. Aku kuliah di kampus Chung Zhao *kampus apaan ini? Karangan gileee…* Rata2, angkatanku tahu Super Junior. Enaknya, setiap istirahat kami selalu membicarakan idola kami, dan jika malam hari, kami suka twitteran gaje bareng2. Seru kan punya teman ELF ? ^^

“Xuanmi, lihat foto apa yang aku punya~” panggil Song Zhi padaku.

Aku dan teman2 lainnya terbelalak melihat foto yang sangat jelas dari kamera hp Song Zhi sendiri.
“Kau berfoto ria dengan Sungmin ??” tnyaku heran.

“bagaimana bisa?” tnya Cheng Ahn salah satu biasnya Kyuhyun.

Song Zhi tersenyum evil dan memamerkan foto itu lagi.
“Ini aku ambil kemarin sore dibandara saat menjemput papa-ku. Awalnya aku berpapasan dengan Sungmin lalu cuek2an. Tapi, lama2 aku terpesona dan mengajaknya berfoto. Gadis2 disekitar itu juga baru nyadar kalo pria itu Sungmin Super Junior yang baru datang dari Korea. mreka pun berebutan tanda tangan dan berfoto dengan Sungmin. Yaa~ memang bnyak yg bilang Sungmin dan Siwon datang lebih awal dari member lain. Aku sangat beruntung~” jelas Song Zhi.

“Wow~ benarkah? Ah~ kau sangat beruntung. Sungmin tersenyum sangat manis disini…” kata Cheng Ahn terus2an memperhatikan foto yg bagus itu.

“ahhh~ aku rasa aku menyukai Sungmin~~~” gumam Song Zhi senyum2 sendiri.

Aku menjitak Song Zhi.
“hey, Song Zhi! Bias-mu kan Eunhyuk! Kenapa lari ke Sungmin??? Sungmin itu bias-nya Xin Hui~” tegurku emosi.

Song Zhi hanya manyun dan menatapku sinis.
“Apa salahnya jika kita ngefans dgn Member lain~?? Mereka kan patut mendapatkannya~ mereka patut diidolakan, tidak peduli siapa kita~ kita hanya fans! Kenapa kau membela Xin Hui seakan-akan Xin Hui itu istri-nya Sungmin? Xuan Mi, sadarlah~! Kita hanya ELF biasa! Hanya fans!” jelas Song Zhi emosi.

“Tapi~ bukankah kita berjanji akan tetap pada idola kita masing2 ? aku saja setia pada Yesung~” ucapku pelan.

Song Zhi tersenyum dan merangkulku.
“Hey~ no problem, dear~ Kalau kau sudah bosan dengan Yesung, kau boleh ambil Eunhyuk~” kata Song Zhi lagi dan pergi meninggalkanku dan Cheng Ahn.

“Hey! Tunggu kami~!” pekikku yg baru sadar ditinggalkan.

*****

Hari ini, tepat hari dimana Konser SS3 di Shanghai sisa akan dimulai. Tiga hari yg lalu, Aku dengar Super Junior ada dibandara. Yah~ aku ingin ikut tmen2ku mnjemput Super Junior di bandara saat itu~ sayangnya aku tidak diijinkan oleh orang tua-ku =_=” Padahal, itu kesempatan untuk melihat si ganteng Yesung dihari pertama.

Eh… ada mention masuk~

@SongBlacksmile : “@mimi_13 hey, Xuan Mi~! cepatlah datang~! Konser akan dimulai. Jika kau terlambat, akan kuberikan tiket ini pada Xin Hui~”

Ah~ mentionnya pedas sekali. Ternyata Song Zhi… dia mengganti user name-nya, dari @SongForSilver menjadi @SongBlacksmile . Uh~ dasar pengkhianat! Lihat~ betapa setianya aku pada Ye Sung ~^o^~ksmile “k~

ihanan siap ke stadiun or di bandara~ sayangnya aku tidak diijinkan oleh orang tua-ku =_=”or, mreka pun bere

@mimi_13 : “@SongBlacksmile Shi~ Song Zhi~”

Aku mnjawabnya dengan singkat dan bersiap pergi ke tmpt konser Super Junior.

*****

Sesampainya di tmpt tujuan, aku benar2 takjub. Banyaknya ELF dari luar negeri berdatangan. Seperti Thailand, Indonesia, dan banyak lagi. Aku terpesona sesaat karena dari luar, stadiun bola itu berubah menjadi pemandangan biru sapphire yg menyejukkan mata^^

Aku bertemu dengan banyak ELF asing dan berbincang banyak dengan mereka. Walaupun kami menggunakan bahasa Inggris, tapi jalinan ELF itu tetap terasa…

“XUAN MI~!” teriak suara yg tdk asing ditelingaku. Aku menoleh pelan dan itu Cheng Ahn.

“shen ma?” tnyaku langsung.

“Kau dapat tiket deretan ELFishy~” gumam Cheng Ahn ngos2an.

“MWO!!??” teriakku dan langsung keluar logat korea-nya.

“Maafkan aku, Xuan Mi~ tadi aku melamunin sungmin~” tambah Song Zhi yg baru datang.

Aku hanya frustasi dan mendesah berat di depan mereka.
“Bagaimana dong? Masa aku harus ikut barisan ELFishy ? Aku kan minta tiket untuk barisan Clouds supaya bisa mnta tanda tangan Yesung~ masa aku dapat tanda tangan Donghae? Itu tidak nyambung banget…” ujarku bertubi-tubi. Sekarang antara marah dan emosi, aku bner2 tidak mood nonton SS3. *mending ksih aku aja, Xuan Mi… #plak*

Song Zhi dan Cheng Ahn hanya bungguk2 minta maaf padaku. Yesungdahlah~ bukan salah mereka. Tunggu~ itu memang salah mereka!!! ><”
Aishh~ aku mnyesal mnta tolong pada gadis2 bodoh ini.

“Sudahlah~ kita nnton saja konsernya. Yang penting, aku masih bisa melihat Yesung saat konser~” kataku pasrah.

Song Zhi dan Cheng Ahn hanya tersenyum takut dan mengikuti langkahku memasuki ruangan biru itu.

*****

“Wah~! Banyak sekali~~” pekikku saat memasuki deretan kursi yang penuh dengan balon dan light stick berwarna biru Sapphire.

“Indah~” gumam Cheng Ahn.

“Hey~ ayo kita cari tempat duduk! Nanti kita kehabisan tempat~” tegur Song Zhi dan kami pun mencari tmpt duduk.

Tempat dudukku memang tidak dekat dengan panggung. Aku envy melihat gadis2 yang duduk sangat dekat dgn panggung. Aku hanya bisa menonton SuJu Oppa dari kejauhan dan merekam wajah mereka sebisa mungkin. Tapi… Aish~ banyak balon dan tangan2 gadis aneh didepanku. Mereka fanatic sekali, sama sepertiku, hehe~^^

“Gui Xian~ Kyuhyunnie~!!!!” teriak Cheng Ahn sangat keras.

“Cheng Min~ Sungminnie!!!!” teriak Song Zhi juga.

Aku hanya tersenyum melihat kedua temanku. Aku pun tidak mau kalah. Kulihat Yesung Oppa melambai2 pada deretan kursi kami. Aku pun berdiri diatas kursi dan mengangkat balon biru-ku.

“YI XING~!!!! YESUNGIE OPPAAAAAA~~!!!!” teriakku kencang dan lumayan lama.

Kulihat beberapa orang melihatku dan tertawa. Yesung juga melihatku dan berjalan menghampiri kursiku, dia menyanyikan bagiannya dihadapanku. Well~ saat ini Super Junior menyanyikan lagu ‘My All Is In You’, dan sekarang bagian Yesung. Omo~ dia menyanyi sambil melihatku dan tersenyum. Beberapa ELF disekitarku mulai berebutan menyalami tangannya. Ada juga yang mengangkat Polaroid-nya supaya Yesung memakainya untk Selca.

Yesung tersenyum lagi lalu membungkuk saat lagunya selesai. Dia kembali ke panggung dan menyanyikan lagu ‘Dancing Out’ bersama member lainnya. Aku rasa aku akan mati karena Yesung benar2 membuatku tergila2.

Ah, lagu ini sudah lama sekali. Aku tertawa girang melihat mereka seperti kembali ke jaman Don’t Don. Aku kembali bernyanyi bersama ELF lain dan KyuMin couple kembali membuat heboh. Mereka bermesraan di depan ELF ! Chinjja~ bner2 suka nyari perhatian =.=”

Eh… tiba2 ada salah satu member yg berjalan kearah deretan kursi kami. Dia lumayan manis dan memiliki rambut pirang yang cerah. Aku rasa itu… Lee Donghae ?

[Donghae POV]

I can’t leave without you, My All is In you~

Aku senang sekali. ELF Shanghai benar2 menerima cinta kami, atau kami yg menerima cinta mereka? Kkk~ aku selalu senang disetiap SuShow. Itu membuatku bersemangat.

Saat perform lagu ‘My All Is In You’, kenapa ada wanita kecil yg berdiri diatas kursi dan berteriak nama Yesung. Oh~ kenapa dia manis sekali ? Yesung terlihat senang dan menghampiri gadis itu. Yah! Kijil sekali !!! aku emosi. Ah~ sepertinya aku cemburu. MWO? Cemburu? Kenal saja tidak ><” dasar gila~~ ah, spertinya aku sudah stress =.=”

Yesung kembali bernyanyi bersama kami di panggung. Dia tersenyum sinis padaku.

“Mwo?” tnyaku saat part Kyuhyun bernyanyi.

“Kau lihat gadis itu? Dia manis,” kata yesung tersenyum menatap kearah kursi gadis itu.

“Yah! Aku juga menyukainya~!” pekikku keras. Untung suara Kyuhyun di mic lebih besar.

Yesung hanya tersenyum dan merangkulku.
“Ayo bertaruh~ siapa yang bisa mendapatkan hati gadis cina itu~” tawar yesung.

Aku hanya menatapnya sinis dan kembali merangkulnya. Membuat ELF didepan kami histeris. Kemudian aku tersenyum dan mencium pipi yesung.
“Siapa takut ? Ayo~ kita mulai dari sekarang,” bisikku saat bibirku selesai mencium pipi yesung.

ELF semakin histeris dan merekam/memotret kami. Yesung kembali tersenyum dan menatapku tajam.
“Dasar  ikan nakal~” kata Yesung cepat dan kembali menghampiri Ryeowook lalu bernyanyi bersamanya. Aku memang tidak mendengar jelas suaranya. ELF berisik sekali. Tapi, aku yakin mulutnya berkata seperti itu. Kau pikir aku takut? Aku kan Charming Prince di Super Junior. Gadis manapun bisa kubuat klepek2 bahkan sampai bunuh diri karena karismaku. *alay gile*

Aku memulai aksiku. Aku berjalan dengan murah senyum melewati ELF Shanghai yang banyak ajigile ini. Kuhampiri gadis manis itu dan melemparnya dengan handuk biru-ku. Dia terlihat bingung dan aku hanya tersenyum padanya. Teman disebelahnya malah mengambil handuk itu. Argh! Lagi2 gagal. Kulihat yesung tersenyum licik dari kejauhan. Ah! Aku tidak akan menyerah.

*****

Konser sudah berakhir. Sekarang waktunya member tanda tangan kepada 100 ELF yg mendafta pertama. Jika dihitung2, tiap member mendapat 100 tiket kan? Aaa~ jadinya… mm… kalo aku 100, Kyuhyun 100, Siwon 100, Leeteuk 100, Heenim 100, Yesung 100, Ryeowook 100. Eunhyukkie 100, Shindong 100, dan Sungmin 100, berarti ada 1000 ELF Shanghai yg beruntung mendapat tanda tangan dari kami. Berarti aku akan olahraga jari-jemari sekarang! Kkk~

Kami duduk di meja panjang yang berwarna biru Sapphire. Banyak ELF yg mulai masuk dan berbaris rapi di depan kami. Mereka mengeluarkan CD, DVD, Poster, Majalah, dan banyak lagi barang yg berhubungan dgn kami. Aku hanya tersenyum sambil memberikan tanda tangan kepada ELF Shanghai ini. Bahkan Kyuhyun mendapat cubitan gratis dari ELF nakal yg lumayan gendut sih~ #plak hhahaa~ ksihannya dirimu, Magnae~

“Permisi, bisa tanda tangan DVD Sorry Sorry ini ?” tnya sebuah suara yg lembut ditelingaku.

“Ah?” aku baru cengo.
“Maaf, aku tadi melamun~ eung, siapa namamu ??” tnyaku saat melihat gadis ini. Alangkah terkejutnya aku, ternyata gadis ini adalah gadis manis itu. Sekilas dia melihatku dan dia tersenyum. Aku juga tersenyum. Sepertinya ini hari keberuntunganku.

“Siapa namamu?” tnyaku lagi lebih mengeluarkan sisi gentle-ku.

“Gao Xuan Mi.” jwabnya singkat dan melihat tanganku.

“Berarti Go Hyunmi, ya?” tnyaku dengan bahasa cina seadanya. Dia tertawa dan dia benar2 manis. Aku jujur, kali ini dia benar2 membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama. *halah~ alay gile lu, oppa~ #plak*

“Kenapa tertawa?” tnyaku heran.

“Bu Shi~” jwabnya pelan. Dia menahan tawanya. Ah~ come on~ you look cute when laughing, girl [=_=]” Apa aku sangat imut saat berbicara bahasa mandarin, ya? Haha~ molla :P aku memang selalu imut setiap waktu. *narsis, bo!*

Setelah memberi tanda tangan aku kembali tersenyum padanya. Dia membungkuk dan menghilang dari hadapanku. Akan kudapatkan kau, Go Hyunmi.

*****

[Xuanmi POV]

Kenapa Donghae baik sekali ya? Atau itu Cuma perasaanku saja? Super Junior memang harus bersikap sopan pada fans.nya. Tapi, aku merasa kalau Donghae sangat baik malahan~ haha~ aku tetap senang karena Yesung memperhatikanku ^^

“Xuanmi, sudah selesai ?” tnya Song Zhi yang menungguku di kursi tmpt kami duduk tadi.

“hnnn~” jawabku pelan.

“Ayo pulang~” ajak Cheng Ahn.

Tiba2 kami didatangi seorang kru SM yang membawa boneka Sunflower yg lucu.

“Ada apa?” tnyaku pada orng itu.

“Ini bunga untuk Nona~” kata pria itu sopan dan memberiku boneka bunga matahari itu.

“Tapi, ini dari siapa? Aku tidak pergi bersama teman2 lain selain mereka…” tnyaku polos.

Pria itu mendesah pelan dan memegang pundakku.
“Bunga itu dari member Super Junior, Lee Donghae,” jawab pria itu dengan bahasa mandarin yg fasih. Tidak hanya aku, Song Zhi dan Cheng Ahn terlihat bingung dan merasa ini acara tipuan semata seperti yg pernah kutonton di Channel Indonesia, namanya ‘Upss! Salah!’. Kira2 itu judulnya =_= aku tidak akan tertipu.

“Geotjimal~” balasku dgn hangul.

“Bu Shi~!” balasnya lagi dgn mandarin.

“Sudahlah, Xuanmi~ ambil saja. Tidak ada salahnya menerima bunga itu. Lagipula, aku pernah lihat Heechul memegang bunga semacam ini,” suruh Song Zhi padaku.

Aku mendesah berat dan mengambil bunga itu dengan senyuman kecil.

“Gomawo~” kataku singkat.

“ternyata Nona benar2 manis. Pantas saja Donghae rela member bunga ini ke Nona~” gumam pria itu dengan hangul. Tentu saja aku mengerti artinya. Dia kira aku bodoh? Haha~
Pria itu melangkah pergi dan menghilang dari hadapan kami.

“Aku buang saja ya? Aku tidak terlalu suka Lee Donghae~” kataku saat kami berjalan menuju mobil.

“Heh~! Jangan! Jarang2 ada artis tampan memberimu bunga~!” tegur Cheng Ahn mengambil boneka itu dari tanganku.

“Sudahlah~ aku capek. Besok aku mau update status di twitter dan upload beberapa foto dan video SS3 hari ini. Biasa lah… aku kan admin salah satu fanbase Super Junior Official di Shanghai~” kataku sedikit sombong.

“Huuu~! Gayamu~” tegur Cheng Ahn lagi mmbuatku tersenyum kecil.

Song Zhi pun menjalankan mobilnya dan kami diantar pun pulang.

*****

[Donghae POV]

Apa aku berhasil? Belum. Yesung terlihat tersenyum sinis padaku. Senyum apaan itu?

“Yah, Lee Donghae! Kau pulang satu mobil bersama Sungmin dan Yesung. Aku akan ikut mobil Siwon,” tegur Eunhyuk dan berjalan pulang.

“Ne,” jwabku malas. Aigo~ kenapa harus satu mobil dengan Ddangkoma Lovers itu =_=”

*****

“Ah, melelahkan~” gumam Sungmin dan duduk ditengah2 antara aku dan Yesung.

Aku hanya diam menatap jendela. Sedangkan Yesung terlihat memainkan iPhone-nya. Sungmin malah senyum2 sendiri kayak orng gila. Di mobil ini ada aku, Yesung, Sungmin, Pak Manajer Jung dan supir langganan kami (?). Aku benar2 diam membeku. Entahlah~ aku benci bertatapan wajah dengan Yesung sekarang.

“Ah~ kalian sudah makan?” tnya Sungmin pada kami.

“Anni~” jawabku dan Yesung bersamaan.

“Ah, arasseo! Ayo kita makan bersama~!” ajak Sungmin dan menghentikan kami di restoran favoritnya.

*****

Sepulangnya dari makan2 itu, aku langsung masuk kekamarku sedangkan Yesung ga tau dah kemana. Sungmin kembali bermesraan dgn Kyuhyun sambil cipok2an segala. Aku muak melihatnya. Tapi, lebih muak melihat Yesung.

“Donghaeya~ kau kenapa? Akhir2 ini marah2 mulu~?” tnya Eunhyuk menegurku.

“Annia~ aku lagi bad mood dgn Yesung~” jwabku polos.

Eunhyuk memiringkan kepalanya heran dan duduk disampingku.
“Wae??? Masalah cwek ya?”

“Kok tau ?”

“Eunhyuk gitu loh~”

Aku kembali manyun dan berbaring di ranjang putih kami.
“Aku bertaruh dengan Yesung. Siapa yg bisa mendapatkan hati seorang ELF dari Shanghai itu~”

“Ah, gadis yg kemarin? Yang dua kali kalian godai ?”

“Ne~”

“Bwahahaha! Gadis itu beruntung juga menjadi taruhan kalian~ jika berhasil mendapatkan hatinya, kau apakan gadis itu?”

“Mau ku-apakan ya~? Ku-perkosa saja dia, hahaha~!”

PLAK.

“Wadaw~! Sakit, Monyet~!”

“Kau ini~! Kasihan ELF itu, Ikan dodol~! Kalo dia jadi ANTI FANS gmna? Kita yg salah dong~”

“Tapi, siapa juga yg tidak mau diperkosa gratis olehku ? Ah~ kau ini Hyukkie~ seperti tidak tahu siapa aku~ aku kan Charming Playboy Prince di Super Junior,”

“Ah~ bahasa inggris kacau gtu aja pngen jadi playboy~ huh~” Eunhyuk meninggalkanku setelah percakapan panjang kami.

Aku kembali termenung. Jujur yah, aku menyukai gadis itu. Tapi, Yesung seperti menantangku dengan tatapan ‘akan kurebut gadis itu darimu~ hahahaha!’ lalu dia tertawa EVIL! Yah~ itu Kyuhyun yg bisa tertawa evil. Tapi, Yesung juga ngeri kalo tertawa jahat seperti itu. Aigo~ Ottoke? :(((((

*****

[Xuanmi POV]

Sesampainya dirumah, aku masih menatap boneka bunga itu heran. Apa benar seorang Lee Donghae naksir padaku yg gadis biasa ini? Well~ aku memang pernah dengar Donghae dan Leeteuk ingin menikah dgn ELF, tapi kalo Donghae sulit dipercaya. Dia seorang playboy kelas berat!

SREK.

AH~ ada kertas jatuh.

“Kertas apa ini?” gumamku heran. Spertinya terjatuh dari mahkota bunga matahari ini.

Annyeonghaseyo.
Ni hao ma! Wo Shi Li Dong Hai ^^ nice to meet you. Hey~ mandarinku tidak terlalu jelek, kan? Hehe~ ah iya. Salam kenal, ya^^
p.s: hubungi aku! Ini nomorku : 0852xxxxx (?)
*yaoloohh~ author bneran ga tau korea itu pake nmor Simpati juga gak ya? #PLAK*

Eh? Beneran ini surat dari Lee Donghae? Omonaaa~ ini pasti bercanda. Aku masih tidak percaya.

Aku memberanikan mengambil ponselku dan menelpon nmor yg tertera jelas itu.

******

[Donghae POV]

“Naneunyo… Oppaga…. Joheungeol~ Ottohke…”

“Donghae!!! Hape-mu berdering lagi~!!!” teriak Kyuhyun yg mulai bosan dgn lagu itu.

TUK!

Donghae memukul Kyuhyun dengan sendalnya. Kyuhyun menoleh dan mengusap2 kepalanya.

“Sakit~!” pekik Kyuhyun telat.

“Kau ini~! Sopan dikit sama yg lebih tua. Dasar Evil maknae~” kata Donghae ketus dan mengambil hape-nya.

“Ne, yoboseyo?” jwabku menganggkat telfon itu malas.

“Ni hao ma, Donghai ?” suara ini…

“Ah! Xuan Mi ??”

“…eung… apa kau benar, Lee Donghae Super Junior?” tnya suara itu gemetar.

“Shi. Wo shi Li Dong Hai~” jwabku tersenyum. Tapi hanya Kyuhyun yg melihatnya.

“Ah, untuk boneka ini… kamsahamnida~” kata gadis itu lagi. Aku kembali tersenyum.

“You’re Welcome. Ah, Hyunmi… hangul-mu lancar juga. Belajar dimana?” tnyaku basa-basi sambil duduk dimeja makan.

“Aku privat dengan teman Ibuku. Korea tidak terlalu sulit,” jwabnya lagi dan trdengar suara tawa kecil. Aigo~ aku ingin bertemu dengannya.

“Hyunmi-ah, bolehkah aku menjadi temanmu?” tnyaku pelan.

“Ne. Why Not? Haha~ senang berteman denganmu, Donghae Oppa,” jwabnya ramah. Rasanya rencanaku berhasil sejauh ini.

“Xie Xie.” Jwabku cepat.
“Hyunmi, nanti kutelpon lagi. Aku harus pergi. Gwaenchana?” sambungku yg hendak menutup telpon.

“Ne, gwaenchana,”

“Arasseo. Sampai jumpa! Bye!”

“Bye!”

Akhirnya, pembicaraan kami selesai. Aku tidak benar2 ingin pergi, hanya mencari alasan agar aku bisa bernapas sekarang. Grogi? Ne! aku grogi berhadapan dengan wanita ini. Walaupun aku terkenal sebagai seorang playboy, tapi utnk Hyunmi… aku menyerah. Hyunmi-ah… saranghae.

******

[XuanMi POV]

Astaga. Itu beneran Donghae? Suaranya mirip. Itu beneran mau kenalan sama aku? Huweee~ mimpi apa aku semalam.

Drrrt….. drrrrt….

“Ah! Siapa yg sms malam2 begini?” gumamku heran sambil membuka pesan dari handphone flip-ku.

From : Li Donghai
Hai, Hyunmi^^ Bisakah kita bertemu mlam ini? Aku yang jemput saja. Beritahu aku dimana rumahmu~

Sepertinya aku akan mati sekarang. Seorang Lee Donghae, penyanyi terkenal dan famous itu mengajakku keluar?  ini benar2 diluar perkiraanku. Sepertinya aku akan pindah biased ke Donghae. Tapi, Yesung juga cinta pertamaku di Super Junior.

To : Li Donghai
Baiklah Oppa. Aku akan menelponmu saat aku siap^^

————

[Author POV]

Hyunmi menunggu Donghae yg lumayan lama itu. Tiba2 mobil BMW hitam muncul didepannya. Tapi itu bukan Donghae, melainkan Yesung.

“Hai~” sapa Yesung trsenyum ramah.

Hyunmi menjadi gugup dan kaku. Yesung adalah pria idamannya dan berharap bisa berbicara dgnnya. Ternyata, mimpi itu terjadi.

“Oppa~ Yesung Oppa?” tnya Hyunmi trsenyum bahagia.

“Nde~ kau sedang menunggu Donghae ya?” tnya Yesung.

“…..” Hyunmi hanya mengangguk.

“Oh~ dia bilang, dia tidak bisa datang. Jadi, aku hanya ingin memberi tahumu itu. Bao Qian~” kata Yesung membuat Hyunmi menunduk sedih.
“Keunde, aku bisa menemanimu jalan2 di kota Shanghai ini kalau kau mau. Ya~ supaya kau bisa tersenyum lagi. Kau manis saat tersenyum,” jelas Yesung tersenyum lagi, membuat Hyunmi mati rasa didepannya.

‘aku ingin teriak, tapi sepertinya tidak mungkin. Ini seperti mimpi, aku bahkan tidak bisa menjelaskannya dengan kata2! Aku sangat bahagia!’ batin Hyunmi senang.

“Ne, aku mau~” jwab Hyunmi pelan lalu masuk di mobil BMW Yesung. Yesung hanya tersenyum licik(?) dan menjalankan mobilnya.

******
Yesung dan Hyunmi berhenti di pantai yg luas dan indah. Hyunmi mengajak yesung turun Karena Yesung tidak terlalu tahu daerah pantai di Shanghai. (Emang ada pantai di shanghai? #plak).
“Indah kan?” tnya Hyunmi.

“Nde… so beautiful like you~” jwab Yesung membuat semburat merah muncul di wajah Hyunmi. Yesung tersenyum lagi.

“Hey, Hyunmi-ah~ apa yg Donghae katakan padamu? Apa dia bilang dia mnyukaimu?” tnya Yesung lagi.

“Andwae~ dia hanya ingin berkenalan denganku~” jwab Hyunmi pelan.

“Hyunmi-ah, bolehkah aku mengatakan sesuatu?”

“……”

“wo ai ni,”

Hyunmi hanya terdiam mndengar pengakuan mendadak itu. Ditatapnya Yesung tidak percaya. Tapi, Yesung terlihat serius membuat Hyunmi hampir jantungan.

“Oppa~ Chinjja?” tnya Hyunmi memastikan.

Yesung mencubit nipple Hyunmi dan tersenyum kecil.
“ini bukan mimpi. Aku benar2 menyukaimu~! Saranghae~” jelas Yesung lagi dan menahan tawanya.
‘tentu saja aku tidak menyukaimu. Kau trlalu muda dan tidak seksi. Kau jelek, haha~ ini hanya permainan saja. Agar aku menang dari Donghae yg benar2 mencintaimu~ kkk! LOL~’ gumam Yesung yg sangat evil. [Kyu: Heh! Author daritadi yesung dijadiin peran evil mulu! #plak]

“Kyaaaa!!!!!! Oppa~!!!!!” Hyunmi menyilangkan dadanya dgn dua tangannya.

“Kenapa kau berani menyentuh dadaku???” tnya Hyunmi malu.

“Aku hanya ingin menyadarkanmu kalo ini bukan mimpi dan gue beneran cinta sama loe!” jelas Yesung. *halah, jadi orng jkarta dia -.-*

Hyunmi terlihat berpikir sebentar dan tersenyum kecil dan memeluk Yesung.
‘dasar gadis polos dan bodoh!’ batin yesung senang.

Hyunmi melepaskan pelukannya dan tersenyum kecil. Yesung yg juga sedang senang itu hanya tersenyum bahagia sambil melirik2 Hyunmi dgn tatapan yes-aku-berhasil. *eh… dasar playboy aneh yg tampan* (?)

Tiba2 saja, Yesung mendekat pada wajah Hyunmi. Yesung memegang tengkuk leher Hyunmi dan menariknya semakin dekat pada wajah Yesung sndiri. Hyunmi yg masih terpesona hanya diam dan pasrah(?).

“……….” Yesung berhasil mencium bibir gadis polos itu. Terukir senyuman khas di wajah imutnya.

“my first kiss…” gumam Hyunmi cepat saat Yesung melepaskan ciumannya.

“Chinjja?” tnya Yesung dgn snyuman aegyo-nya.
Yesung mndekat lagi, “……..” Yesung kembali mencium bibir Hyunmi yg belum pernah dicium oleh siapapun. Yesung teringat taruhannya dgn Donghae, lalu Yesung trsenyum lagi.

“Hyunmi~ ayo kita pulang. Ini semakin larut,” kata Yesung melepaskan ciumannya. Hyunmi mengelap bibirnya yg basah sedangkan yesung hanya tersenyum, sebentar lagi rencananya berhasil.
******

[Yesung POV]
Dasar gadis bodoh! Dengan mudahnya dia tertipu dgn wajah manisku ini. Aku memang terlihat cuek-cuek di depan media. Tapi, kalo soal TARUHAN, mau TARUHAN apa pun itu akan kulakukan! Hanya untuk MENANG!
Yah, Masa dia tidak sadar juga kenapa aku membawanya ke Hotel. Saking nge-fansnya, dia sampe lupa pada dirinya sndiri. Haha~ ternyata mendapatkan hatimu mudah juga, Go Hyunmi.

“Hotel?” pekiknya trdengar takut.

“Gwaenchana. Temani aku sebentar, ada barangku yg tertinggal di hotel ini. Ok?” pintaku dgn snyuman manisku lagi. Hyunmi hanya mengangguk dan tersenyum. Polosnya! dasar babo :P
Sesampainya kamar, kukunci pintu hotel itu perlahan. Hyunmi yg melihatku hanya terdiam tanpa kata. Ditatapnya aku kebingungan. Aku hanya tersenyum dan melempar kunci itu ke lantai. Lalu berjalan mendekatinya. Hyunmi masih menatapku ngeri, seprti ingin berontak tapi tidak bisa. Why? Karena aku idolanya! Dan dia pasti tidak berani melawanku~ ^o^

“waegurae? Kenapa kau kunci pintunya? Kau bilang kau mau ambil sesuatu?” tnyanya gugup.

Aku kembali trsenyum dan langsung melumat bibir tipisnya. Hyunmi masih terdiam tapi terus2an mendesah nikmat. Tidak sampai disana, aku juga meremas dadanya yg masih tertutup mantelnya yg tidak terlalu tebal.

“eung….”

“hmmmhnnhmm~”

“……..”

“ahhh…! Ahhh…!” Hyunmi bendesah kesakitan karena remasan tanganku semakin keras. Jujur, aku sudah terbiasa melakukan ini. Jadi, aku tahu sisi sensitive seorang wanita. Apalagi yang polos2 sperti Hyunmi. Itu paling enak di nikmati (?).

“Oppa~~ ahhh… hentikan…. Ahhhh~” Hyunmi memukul2 pundakku sedangkan aku masih menyedot lehernya yg putih dan wangi.

Aku melepaskan mantel tebal yg masih melekat itu dengan paksa. Ku jilati semua lehernya sehingga dia lemas dan tak berdaya.

“Jadilah milikku~” ucapku kmudian. Hyunmi masih menahan tanganku, berusaha mempertahankan tubuhnya yg hanya menggunakan bra hitam.

“Jangan Oppa~ kumohon~” pinta Hyunmi dengan wajah aegyo-nya.

“Ah, mianhae~ tapi kau benar2 merangsangku, Hyunmi~” ucapku lagi lalu menyedot payudara montok dan lumayan besar itu.

“aaahh…. Ssshhh…. Ahhhhh…. Oppppaaaaaaaaaaa~~~~ ahh ahhh ahh” dia mendesah terus. Membuat juniorku kejung dan berdiri sempurna. Tapi, ini msih awal permainan. Aku msih ingin memanjakan gadis ini.

Kuelus2 vagina Hyunmi yang masih terbalut celana jeans itu. Perlahan ku buka ikat pinggangnya. Tapi, pertama2 ku permainkan dulu anak ini agar merasakan nikmatnya bercinta dengan KIM JONG WOON! Wahahaha! #plak #ditabokIstriYesung
Kumasukan tanganku kedalam celana jeans Hyunmi sambil meremas2 payudara-nya yang masih tertutup bra. Kalian tahu? Anak ini benar2 polos. Baru awal permainan udah lelah gtu -.- Selera Donghae emang payah~ Dia seharusnya nyari pcar yg lebih agresif sperti Sulli, Suzy, Geun Young, atau Jessica~ #plakplakplak

Oppa~ ahhh… Oppa jangan~~” pinta Hyunmi dengan desahan2 kecil. Ah~ kenapa kau semakin seksi disaat polos, Hyunminnie~

Kuelus2 luar vagina Hyunmi yg masih tertutup CD berwarna ungu. Yep~ setidaknya, tanganku sudah masuk dan dia tidak berani berontak. Karena aku adalah….. ok, kalian sudah tau^^

“Ahhhhh…. Oppa~~ geli… ahhh ahh ahhh~~” Hyunmi menarik2 rambutku untk berhenti. Sebenarnya aku tidak merasa kesakitan, karena semakin kumanjakan dia, semakin lemas juga tubuhnya. Jadi gerakan jari-jemarinya juga lemas ^o^

“Ah~ kau senang skrng?” tnyaku memperlihatkan snyum manisku.

“………..” Hyunmi hanya menutup matanya. Bergairah. Sepertinya dia merasakan kenikmatan skrng. LOL! :P

Skrng aku merangkak ke depan vagina Hyunmi. Skrng Hyunmi hanya menggunakan bra hitam dgn celana jeans yg melorot ke lututnya, sdg kuusahakan membukanya! Dan CD ungu itu, masih menempel di selangkangan Hyunmi. Yahahhaa! Let’s Show Begin~!

“aaaaahhhhh….. ahhh…. Ahhh ahhh ahhh~” Hyunmi mendesah lagi. Well, krna skrng aku sudah mengocok2kan jari telunjukku di dalam vaginanya. Uh~ sempit itu enak. Aku terus2an mengocok2an jariku sampai cairan bening dan darah segar keluar dari vaginanya.

“Oppaaaaaaaaa…………”

<─o─o─o─o─>

Hhehee~ mian baru segini. Otak bneran buntu, bingung mau diapain ni ff =_=”

Ntar deh nyari2 ide dulu~ haha^^ comment, yaaa~ :D Saranghae! (?)

FF NC Yaoi : “Because Of Love” [one shoot]

6 Mei

WARNING !!!
This is YAOI fanfiction!
Don’t like? Don’t read then…

Kyumin


Author :
Nam Go Hyun

Cast :
- Cho Kyuhyun
- Lee Sungmin
- Zhoumi
- Choi Siwon
and other SJM member

Genre :
Yaoi, Yadong, NC-17, Romance^^

Ringkasan :
Cinta sejati antara Kyuhyun dan Sungmin. Juga perjuangan Kyuhyun yang diwarnai sedih dan senang.

* * *

Aku cinta padanya. Aku tau ini terdengar aneh. Tapi, perasaan ini beda….


[Kyuhyun POV]

“Kemana pria bodoh itu!” gumam Eunhyuk seperti cacing kepanasan.

“Padahal, kita mau latihan… tapi, si tertua malah lama banget datangnya,” sambung Donghae tidak kalah nyaring.

Aku hanya geleng2 melihat mereka. Tidak ada yang bisa kulakukan selain cuek. Mereka benar2 ribut. Aku tidak mengerti jalan pikiran mereka. Padahal, aslinya mreka juga sering terlambat, tapi si tertua tidak pernah protes -.-

“Hosh… hosh… maaf telat!” suara si tertua terdengar di telingaku. Spontan aku menoleh dan tentu saja lega melihat wajahnya. Wajah yg membuat hatiku berdetak kencang. Um~ perasaan apakah ini? #plak

“Sungminnie! Dari mana saja kau!? Kita akan latihan untuk album SJM Repackage kan? Kenapa kau telat?” tegur Ryeowook polos.

“Ah, maaf~ aku ada keperluan mendadak dengan member DBSK. Lagian, kenapa kalian ga mulai aja dluan? bagianku menyanyi kan sedikit…” gumam Sungmin heran.

“Anak itu tidak mau latihan klau kau tidak ada…” jwab Zhoumi seadanya sambil menunjukku.

Aigo~ kenapa Zhoumi hyung jujur banget~ Ketahuan deh -.-
“Aku tidak bilang begitu…” jwabku menutupi rasa maluku.

Sungmin tersenyum penuh arti dan meletakkan jaketnya.
“Kalau begitu ayo latihan~” ajak Ryeowook lagi dan berlari ke practice room SJM.

****

Aku merebahkan badanku di lantai. Sungguh lelah menyanyi dan nge-dance itu. Ototku kaku seakan2 aku terbang melayang. Tapi, wajahnya selalu membuatku tersenyum. Ya, wajah yg baby face itu. Seakan2 aku orang paling beruntung yg pernah mengenalnya.

“Kyuhyun, udh makan?” tnya Sungmin lembut ditelingaku.

Aku langsung salting dibuatnya! Astaga. Hebatnya.
“Sudah,” jawabku mulai dingin. Karena aku tidak ingin terlihat aneh didepannya. Aku ingin menyembunyikan perasaan ini sampai dihari yg tepat aku mengatakan yg sebenarnya.

“Oh, aku mau keluar dengan Siwon dan Ryeowook. Kami akan makan di restoran cina, favoritnya Henry. Kau benar tidak mau ikut?” ajak Sungmin lagi. Sebenarnya aku ingin ikut… tapi, aku tidak mau makin gila karena wajahnya yg semakin imut jika sedang makan T_T Ottoke??

“Aku akan bersama Kyuhyun dsini!” pekik Zhoumi tiba2.

Aku mendongkak heran. Zhoumi hanya tersenyum manis padaku dan… aku merasa lega ada yg menemaniku.

“Baiklah… aku duluan. Kalian jaga diri… ayo Siwon-ah!” pamit Sungmin dan bergegas keluar.

Akhirnya dia pergi. Walaupun aku kecewa, tapi ini semua salahku, karena aku sok tidak peduli padanya. Huh~ sudahlah.

“aku tau kau belum makan. Ayo kita ke warung langgananku!” ajak Zhoumi hyung tersenyum.

Aku mengangguk cepat dan tersenyum lebar. Ternyata, Ada juga yang mengertiku.

****

[backsound : Super Junior M - Love is Sweet]

“Enak banget! Makanan apaan nih??” tnyaku takjub.

“Itu ekornya kuda laut,” jwab Zhoumi santai.

“MWO!!?? Uhueeekk!!!” aku luar biasa terkejut.

“Hahaha~ kmu kenapa Kyuhyun-ah??? Kkk~” Zhoumi nepuk2 pundakku. Tak kusangka dia benar2 perhatian denganku.
“Lagian makanan seperti ini udah seperti camilan sehari2 di cina, tepatnya di Beijing. Kami juga biasanya makan kulit ular, cumi-cumi, dan banyak lagi,” sambung Zhoumi dengan wajahnya yg innoncent.

“Lebih baik kau diam atau aku akan muntah lagi!” tegurku dingin. Perutku mulai tidak enak jika diceritakan seprti itu.

“Haha! Kupikir kau orang yg suka makanan ekstrim. Ya sudahlah~ makan nasi goreng Beijing saja lhaa~” tawar Zhoumi sambil mengacak2 rambut kriwilku.

Aku hanya mengangguk meng-iya-kan. Perutku masih tidak enak.

****

Akhirnya kami sampai di apertemen kami. Tidak terasa besok lusa akan pulang ke korea. Ternyata rekaman itu tidak terasa berlalu cepat.

“Kyuhyun…” panggil sebuah suara yg membuatku dag-dig-dug. (kyuhyun, alay loe -_-)

“Sungmin hyung! Ah, belum tidur?” tnyaku sambil tersenyum kecil.

“Belum. Ah, iya~ apa kau sudah makan? Tadi aku membelikanmu nasi goreng. Habisnya, tadi kau tidak pergi makan bersama kami,” jelas Sungmin sambil memberikanku plastic putih yg berisi nasi goreng. Iya. Aku sudah makan.

“Mianhae. Aku sudah makan tadi,” jwabku seadanya sambil meletakkan makanan pemberian sungmin di atas meja.

Sungmin terlihat sedih. Aku tau itu. Mianhae~
“Oh…” responnya singkat.

“Hyung! Kumohon jangan marah~~ aku akan memakannya besok pagi. Kita berdua yang makan! Gimana?” tnyaku berbinar2. Aku tidak ingin hyung favoritku ini sedih.

“Tidak usah dipaksakan. Biar aku berikan pada Shindong saja…” ujarnya lemas.

“Hyung!” pekikku emosi.

Sungmin menatapku heran.

“Jongmal Mianhae. Aku bukan magnae yg baik,” gumamku tiba2. Aish~ kenapa juga aku mengatakan hal bodoh seperti itu -_-

“Gwaenchana. Semua orng pasti pernah melakukan kesalahan. Lebih baik kau tidur sekarang. Annyeonghi jumuseyo,” pamit Sungmin dan masuk kekamarnya.

Aku tertunduk lemas. Kenapa dia terlihat kecewa sekali? Apa aku benar2 bukan magnae yg baik?

“Dia cemburu,” tegur suara yg terdengar gentle ditelingaku.

“Hah? Zhoumi hyung??” pekikku heran.
“Apa maksudmu?” sambungku lagi.

“Dia melihat kita makan berdua di restoran cina tadi siang. Aku rasa karena itu,” kata Zhoumi pelan.

“Ah? Maksud hyung??” tnyaku lagi semakin heran.

“Dia sayang padamu, Kyuhyun-ah…” jelas Zhoumi membuatku terbelalak kaget.

Itu tidak mungkin. Mana mungkin Sungmin punya perasaan yg sama denganku.

“Ba-bagaimana bisa?” tnyaku pada diriku sendiri.

“Tentu bisa,” jwab Zhoumi cepat.
“Aku tau kau juga sayang padanya. Lebih baik kau jelaskan sekarang, atau semua perasaanmu hanya sia-sia padanya,” sambung Zhoumi yang sudah memegang bahu-ku, seakan2 memberikanku kekuatan untuk semua ini.

“Hyung…” aku bergumam pelan.
“Terimakasih! Terima kasih sudah mengertiku selama ini! Tidak akan kulupakan jasa2mu ini!” kataku berbungkuk berkali2.

Zhoumi terkekeh pelan dan mengacak2 rambutku lagi.
“Magnae Babo~ cepat susul dia! Akan kudoakan dari sini, huwehehe~” jawab Zhoumi sambil tertawa evil. Tunggu dulu~ evil itu kan style-ku? -_-

“Arasseo! Hyung, you’re the best!!! Wish me luck!” kataku sok inggris.

“Okay! Good luck, Marcus Cho!” balas Zhoumi sebelum aku memasuki kamar Sungmin.

*****

[backsound : I Knew I Love You – Kyuhyun feat. Sungmin]

KREK…

Kubuka pintu kamar Sungmin. Dia tidur menghadap jendela. Tentu aku hanya bisa melihat punggungnya. Apa dia sudah tidur?

“Sungminnie…” sapaku dan berjalan masuk kekamarnya.

“……..” Sungmin hanya diam.

“Kau sudah tidur?”

“belum.”

Ternyata dia masih hidup(?).

“Hyung… ada yang ingin kau ceritakan padaku?” tnyaku yang terdengar aneh sambil duduk disampingnya.

Sungmin mengubah posisi tidurnya menjadi kearahku. Dia berbaring manis sedangkan aku menatap mata hitamnya menunggu jawaban.
“tidak ada,” jwabnya dingin.

Kemana mata yang membuatku hangat itu? Siapa yg membuatmu begini Sungmin hyung?

“Hyung, kau kenapa? Kenapa kau menjadi dingin padaku?” tnyaku menggoyang2kan(?) bahunya.

Sungmin bangun dan duduk menghadapku. Ditatapnya aku dengan tatapan… yang sepertinya tatapan membunuh(?).

“Aku… Aku tidak suka kau dengan Zhoumi!” pekiknya lucu. Apa maksudnya?

“Ah? Maksudmu?? Kau tidak denganku dan Zhoumi hyung? Kau tidak suka kami? Memangnya kami salah apa?” tnyaku lagi semakin heran.

Sungmin menggigit bibir bawahnya, yang membuatnya terlihat sexy.
“Aku tidak suka kau bersama dengan Zhoumi! Jalan berdua atau apalah itu…” jelas Sungmin yg membuatku semakin heran.

“…aku hanya ingin kau bersamaku,” sambungnya yang membuatku terpanah. Benarkah Sungmin juga suka denganku??

“Hyung… apa itu artinya… kau suka denganku?” tnyaku tidak percaya.

“aku tidak bilang begitu…” jawabnya yang sama judesnya dengan sebelumnya.
Ah~ dasar hyung manja.

“Tapi, matamu mengatakan begitu, hyung~”

“memangnya mata bisa bicara? Babo~”

“aish~ maksudku bukan begitu…” aku mendorong sungmin sehingga ia kembali tertidur diranjangnya. Aku berada diatas Sungmin, menopang badanku dengan tangan kiriku, sedangkan tangan kananku membelai pipinya.

“Kyu-Kyuhyun… kau mau apa?” tnya Sungmin terlihat panic. Itu petanda bahwa kau menyukaiku, hyung.

“Kau benar tidak mau mengakuinya?” tnyaku menggoda kelinci imut ini.

“……” Sungmin menggeleng cepat.
“Lepaskan aku!!” Sungmin mendorongku sampai aku terhempas disebelahnya.

“Aku mau tidur. Selamat malam.” Kata Sungmin lagi dan langsung tidur membelakangiku.

“Baiklah… Selamat malam, Nae Sungmin,” jwabku cepat dan menutup mataku.

“Apa kau bilang??!?” tnya sungmin peka dengan kata2ku tadi. Tapi aku tidak menggubrisnya. Aku tetap berpura2 tidur dengan manisnya. Kurasakan tangan yang lembut membelai rambutku. Dan aku yakin itu tangan Sungmin.

“Kau tahu, Sebenarnya aku…” gumam Sungmin terputus. Aku tetap ber-akting tidur seakan menunggu kata2 keluar dari mulutnya.

“……” Sungmin tidak melanjutkan kata2nya dan malah tidur. Aku menjadi kesal dengannya yg bersikap aneh. Ya sudahlah~ kita lihat akan bertahan sampai kapan Sungmin menyembunyikan perasaannya. Khekehekehekehkehee~ (dasar evil :P)

*****

“Selamat pagi, sayangku~~” sapa Eunhyuk pada Donghae yg sedang asyik makan.

“Aisshh~ menjauh dariku, monyet aneh!” kesal donghae dan menjauhi eunhyuk.

“aish~ Chagiyaaaa~” panggil Eunhyuk manja pada Donghae dan terus mengikutinya.

“BERHENTI MENGIKUTIKU!!!” bentak Donghae mulai emosi.

aku hanya menggeleng2 memaklumi hyungdeul aneh itu. Tiba2 Sungmin datang dari kamarnya. Aku tahu, dia baru bangun. Sungmin menatapku lekat. Aku langsung tersenyum manis padanya dan kalian tahu apa? Dia langsung salting dan terlihat jelas pipi yang merona merah itu. Keke~ mau bertahan sampai kapan kau, nae Sungmin?

“Pagi, Sungmin~ sudah makan?” tnya Siwon yang asyik duduk2 di meja makan.

“uhm… belum. Ada makanan apa pagi ini?” tnya Sungmin manis dan langsung duduk disamping Siwon. Aku hanya menatap mereka dari ruang tamu.

“Hari ini Ryeowook masak mie ala Chef Wookie. Enak lho! Coba rasain dlu~” kata Siwon dan menyuapi Sungmin mie itu dengan sumpitnya. Bukan sembarangan sumpit, tapi sumpit bekas mulut Siwon!

“Hm~enak~” kata Sungmin tersenyum sangat manis. Senyuman itu… hanya aku yang boleh melihatnya! Dan sekarang, Siwon malah mengelap2 bibir Sungmin dengan lembut. Itu… hanya aku yang boleh begitu!!!

BRAK..!!

Kubanting piring yang belum habis kumakan dimeja ruang tamu. Spontan semua member melihat kearahku. Bahkan EunHae yang asyik bertengkar ria tadi. Aku tidak peduli lagi. Sungmin, kau keterlaluan! Aku berjalan masuk kekamar tanpa menghiraukan panggilan2 hyung2ku dan juga si little Henry.

*****

“Keterlaluan!!” pekikku jengkel sambil menekan2 keyboard laptopku sekuat2nya.

“Babo! Babo! Babo!!!” aku terus menekan2nya dengan paksa.

“Ini… kenapa lagi kau tidak menyala!!! Hoi~ aku msih mau main!!! ARGHHH!!!” kubanting laptop itu dengan keras hingga terbelah menjadi dua. Kulihat keyboard itu benar2 rusak. Dan itu karena aku yang terlalu dilema dengan Sungmin.

“…..” aku tertunduk lemah. Kupeluk lututku sekuat2nya. Aku benar2 merasa seperti orang bodoh. Mana mungkin Sungmin menyukaiku. Mungkin saja dia hanya kesal karena aku tidak makan bersamanya. Tidak mungkin dia cemburu. Kenapa aku ini? Kenapa aku berharap tinggi sekali jika Sungmin membalas perasaanku? Dia itu masih normal. Aku tahu itu! Ya, aku yang aneh. Aku yang tidak normal. Aku bodoh.

“hikss…. Hiksss….” Tiba2 aku menangis. Hatiku benar2 sakit. Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya. Ya Tuhan~ Perasaan apa ini?

“Sudahlah…” Zhoumi datang dan memelukku. Pelukan ini… hangat sekali.

“Hyung…. Hiksss… aku bodoh~~ naneun jongmal babo namja….” Aku menangis keras di bahu Zhoumi. Zhoumi mengusap2 kepalaku agar aku tenang. Aku memang sudah tenang seperti ini, tapi hatiku masih sakit.

“Sudahlah… Kau harus bersabar Kyuhyun-ah, jangan seperti anak kecil… Yakinlah! Suatu saat nanti, dia akan membalas perasaanmu. Jangan begini. Lihat apa yang kau lakukan pada laptopmu sendiri… apa kau ingin melakukan itu juga padanya? Tolong kontrol sikapmu. Kau tidak mau dia kecewa lagi kan?” jelas Zhoumi panjang lebar dan tersenyum padaku.

Aku mengusap air mataku dan berbalik memeluk Zhoumi.
“Hyung~ gomawo… kau benar2 memberiku semangat baru… hikss….” Kataku yang masih menangis terharu.

“Lho, kok nangis lagi? Haha~ ternyata seorang evil magnae bisa menangis. Uljima~ jangan begini terus, hehe~” Zhoumi tertawa kecil dan menepuk2 punggungku. Aku nyaman bersamamu, Zhoumi hyung. Tapi, hatiku tetap untuk sungmin. Andaikan aku pernah punya perasaan padamu, tidak akan kusia-siakan kesempatan ini. Kau benar2 hyung yang baik. Aku beruntung pernah mengenalmu.

“Aku orang paling beruntung yang pernah mengenalmu, hyung~ gomawoyo~” aku semakin mempererat pelukan kami. Sepertinya Zhoumi mengerti, ia juga memelukku semakin dalam. Ya, begini saja terus. Aku sangat nyaman.

*****

Aku memakai handukku dan keluar dari kamar mandi. Kulihat Sungmin sudah ada dikamar dan duduk2 sambil memainkan hp-nya. Kali ini akan ku kontrol  sikapku. Aku tidak akan membuat Sungmin menjauh padaku lagi. Zhoumi, doakan aku!

“Hyung, kau mau mandi?” tnyaku sok asik(?).

“Tidak.” Jwab Sungmin dingin.

Aku mengangguk mengerti dan dengan cepat memakai bajuku. Ini adalah hari terakhir kami di Taiwan. Dan aku ingin ini menjadi hari tak terlupakan untukku dan juga nae sungmin ini.

“Hyung…” panggilku manja dan duduk disampingnya.

“apa?” tnyanya cepat dan masih memainkan iPhone putih itu.

“apa kau marah padaku?” tnyaku to the point.

“Tidak.” Jwabnya cepat dan sekarang beralih membaca Novel besar dari J.K Rowling (bener gak tuh?)

aku menggaruk2 kepalaku yang tidak gatal. Ya, setidaknya dia bilang tidak. Walaupun aku tahu, sikapnya masih judes, dan itu tandanya dia masih marah -_-

“Oh, ya~ kenapa kau hancurkan laptopmu?” tnyanya pelan dan menatapku heran.

Aku terkejut! Omo~ dia mengajakku bicara. Dia juga menatapku sekarang. Apa benar dia sudah tidak marah lagi padaku? Baiklah. Sepertinya doa Zhoumi manjur. Kalau sudah begini, apa boleh buat? Harus kumanfaatkan sebaik2nya.

“Itu karena aku emosi,” jwabku tidak menatap wajah polosnya.

Sungmin duduk menghadapku dan menatapku heran.

“marah karena…?” sungmin menggantungkan kalimatnya berharap aku menjawabnya.

“karena…” aku menatapnya dalam.
“Karena kau, hyung~” jwabku seadanya.

Sungmin memiringkan kepalanya semakin heran. Dia benar2 manis, kuakui itu.

“Baiklah~ aku tidak mengerti ini. Aku salah apa padamu?” tnyanya heran.

“aku marah padamu karena kau membuatku jatuh cinta padamu,” jelasku cepat. Sungmin terlihat semakin heran dan wajahnya semakin lucu. Ah~ aku suka menggodanya seperti ini.

“Aku… suka padamu, Sungmin” sambungku langsung.

Sungmin belum merespon. Dia terlihat shock dan menutupi mulutnya dengan tangan mulusnya itu.

“Okay, aku tahu kau menganggapku aneh kan? Ya, aku memang tidak normal sekarang. Dan itu karena kau, hyung~ aku begini karena kau! Terserah kau mau benci atau apa, tapi aku ingin kau tahu bahwa aku benar2 mencintaimu… bahkan ini lebih dari apapun…” aku menatapnya lekat lekat.

“……..” Sungmin menyandarkan kepalanya di bantal yg empuk itu. Dia terlihat berpikir keras berusaha menemukan maksud dari perkataanku tadi.

“Hyung!” tegurku karena dia kelamaan mikir -_-

“ah~ ya?” Sungmin terlihat bingung. Haha~ kenapa dia imut sekali T_T omo~ apa benar dia seorang pria? Kenapa dia manis sekali?

“Apa kau ingin mengatakan sesuatu?” tnyaku pelan. Sungmin hanya tersenyum sungging dan mengangguk.

“Apa menurutmu aneh, kalau aku juga… suka denganmu, Kyuhyunnie?” kata Sungmin langsung.

“MWO?? Aku tidak salah dengar???” heranku dibuat salting oleh namja manis ini.

Sungmin hanya mengangguk manis. Dia benar2 membuatku gemas.

“Jelaskan bagaimana maksudnya? Jangan membuatku gila, hyung!” pintaku tidak sabaran. Sungmin hanya tersenyum… semakin manis dan membuatku terbuai gila(?).

“Aku…” Sungmin menunjuk dadanya.

“Suka…” membentuk hati dengan jari-jemarinya.

“padamu…” dan sekarang menunjuk dadaku.

“HYUNG!!!!!” pekikku terharu dan langsung memeluknya. Aku benar2 bahagia. Tidak kusangka mlm ini benar2 menjadi malam tak terlupakan dalam hidupku.

“Hyung~ kenapa kau sangat romantisssss mlm ini?” tnyaku mencubit2 pipinya yg putih mulus itu.

“Ah! Jangan lebay dirimu, Kyuhyunnie~ kkk~” Sungmin mengelus2 pipiku. Kami saling bertatapan. Senyuman Sungmin semakin pudar. Ya. Karena aku telah mencium bibir Sungmin dengan bibir sexy-ku. Sungmin masih diam. Aku tahu ini terlihat aneh, tapi aku tidak peduli. Aku benar2 mencintai Sungmin.

“Saranghae~” bisikku ditelinga Sungmin saat kulepaskan ciuman singkat itu.

“Nado Saranghaeyo~” balas Sungmin dan memelukku erat. Aku sangat bahagia. Terima kasih Zhoumi, kau adalah penolongku.

*****

Matahari bersinar sangat terang. Sinarnya membuatku bisa melihat wajah manis Nae Sungmin yg tertidur pulas. Ah~ aku merasa tadi malam itu hanya mimpi.

“hmm~” kupeluk Sungmin erat2 dan kutenggelamkan kepalaku didadanya. Menghirup aroma parfum khas seorang Lee Sungmin.

“……” Sungmin membuka matanya. Menatapku yang juga sedang menatapnya.
“Waeyo?” tnya Sungmin heran sambil mengelus2 punggungku.

“Hyung… apa semalam itu mimpi?” tnyaku memastikan.

Sungmin hanya tersenyum manis dan mencium keningku.
“Annia…” jwabnya langsung.

Aku semakin bahagia dan kupererat pelukan kami. Sekarang Sungmin yang berada didalam pelukanku. Ini benar2 membuatku senang.

“Kau tahu, hyung~ aku sangat sangat sangat mencintaimu…” kataku sambil mencium kening dan bibirnya.

“Ne, aku tahu itu~” balas Sungmin pelan sambil mengelus2 pipiku.

Kami saling bertatapan. Aku semakin mendekatkan wajahku dan mencium lembut bibir kelincinya. Sungmin menutup matanya dan menikmati ciuman kami. Aku semakin tergoda dengan pria manis ini, ku belai rambut hitamnya dan kuelus2 punggungnya.

“hmmmh…” Sungmin mendesah kecil.

Aku semakin terbuai dengan desahan sexy-nya.

“Oh~ nae Sungmin…” desahku manja.

“Mwo?” tnya Sungmin menatapku heran.

“Sex me up!” tegasku dan langsung menghisap leher putih itu.

“Ahhh…ahhhh…. Kyuhyun-ah!!!” Sungmin mendesah keras.

Aku terus menciumi leher putihnya. Aku juga mulai mulai nakal mengelus2 juniornya. Aku tau ini aneh, tapi kalau sudah cinta mau bilang apa? Lol.

“Kyuhyunah,…. Kau dasar … ah… evil magnae…. Haahhh…” desahan sexy keluar lagi dari bibir kelinci itu.

“hmmhmm….” Aku langsung melumat bibir yang membuatku kejung itu. Dasar babo hyung~ apa dia tidak tahu bahwa dia selalu membuatku gila.

“Hyung… ahh… aku tidak tahan…” ucapku sok sexy sambil berusaha membuka celana Sungmin.

“Just do what your heart said… I’m with ya~” jawab Sungmin yg terdengar sangat OMG ditelingaku.

Karena sudah mendapatkan lampu hijau, aku langsung saja membuka celana jeans itu. Sungmin hanya menggigit2 bibir bawahnya, itu membuatku semakin terangsang(?).

“Ahhhhh! Ahhhh… Kyu…. Ahhhh~” Sungmin mendesah saat kuciumi junior yg menegang itu.

“Kyuuu…. Waaaaahhhh~ tekan itu….. eyahhhh….. oooooohhhh….” Desahan Sungmin benar2 membuat juniorku sendiri bangun.

Aku terus2an menciumi junior Sungmin. Kukocok keatas, kebawah, Sungmin semakin mendesah keras. Dia juga menjambak rambutku keras. Kadang aku kesakitan, tapi biarlah aku yang menyiksanya sekarang.

“aaaaahhhhh….. Ahhhhh….” Sungmin masih mendesah nikmat.

Sekarang Sungmin mendorong kepalaku hingga aku berhasil melumat habis juniornya. Mulutku terasa penuh. Jika sudah begini mau gimana lagi?

“Ahhhhh! AhhhhH! Kyuhyun-ah!!!!! Lebih kuat…. Oooohh yeaaahhh~~” sungmin mendesah semakin nikmat.

Kuhisap sekuat tenagaku. Tidak lupa, jemari-jemariku juga bermain di twinsball Sungmin, membuat baby face satu ini mengerang tidak jelas.

“Ahhhh Ahhhh…. Kyuhyun aku da…. Datang….. ahhhh….”

CROT.

Cairan Sungmin kutelan dengan cepat dan habis. Sungmin masih mengatur nafasnya sedangkan aku masih meremas2 juniornya yang terus kejung(?).

“Kyuhyun, kau benar2 nakal…” gumam Sungmin lalu menarik leherku dan melumat bibirku.

Kami berciuman lagi. Sungmin menghisap sisa cairannya sendiri dari mulutku. Ya, memang cairan itu masih membekas di lidahku.

“ngghhhh….” Sungmin membuka celanaku.

“Hyung…kau bernafsu ju-“ belum selesai dengan kata2ku, Sungmin sudah menciumku lagi.

Kali ini sungmin menciumku sambil melepas celanaku. Dia lebih agresif dari yang kupikirkan.

[Sungmin POV]

“Ahhhh…” Kyuhyun mendesah kecil. Ya, itu karena tanganku yg mulai aktif meremas junior besarnya yang sudah bangun daritadi.

“Hyuungg… ahhhh….” Kyuhyun mendesah lagi. Tanpa basa-basi langsung kulumat junior milik Kyuhyun. Ah~ nikmat rasanya.

“Hyung… ahhh~ yeessss…. Hisap lagi… ahhhh” pinta Kyuhyun yang masih terlihat frustasi dan meremas kain seprei. Aku semakin gila dengan kelakuan magnae kecil ini.

Kuelus2 selangkangan Kyuhyun dan menghisap kuat juniornya.
“Hwaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!” pekik Kyuhyun yang semakin gila.

Aku mengocok2 junior Kyuhyun dan menggigit kecil ujung2nya. Kulihat Kyuhyun malah menutup wajahnya dengan bantal kepalanya sendiri. Desahannya tertutup bantal -_-

“Ya! Dengarkan aku desahanmu yang sexy!” teriakku emosi karena tidak bisa mendengar satu suara pun dari Kyuhyun. Aku merangkak mendekati Kyuhyun.

“Hehhee….” Dia malah nyengir dan memelukku.

“Hey! Hey! Pekerjaanku belum selesai, babo!” tegurku lagi berusaha melepaskan pelukan hangat ini.

“Aku ingin melakukannya lagi…” kata Kyuhyun dan meremas juniorku lagi.

“hhhahh…. Aku be…. Belum selesaii….. aahhhhh…” sial. Aku mengerang nikmat, padahal junior Kyuhyun belum klimaks sama sekali.

“ahhhh ahhhh…..” Kyuhyun melumat juniorku hingga habis tertelan bibir sexy-nya.

CROT.
cairanku keluar lagi. Sial!

“Kau curang!” sambungku emosi dan memukul2 dada bidang Kyuhyun yg kurus itu.

“Ahahaa!” dia hanya tertawa gaje. Dan sekarang dia berbaring di tempat tidur dan membuka lebar kedua kakinya sambil melipat tangannya dibawah kepalanya.

“Sex me up!” gumam Kyuhyun pelan.

Mataku langsung berbinar2 dan kulumat habis junior itu. Kyuhyun kembali mendesah dan mendesah. Ahh~ aku suka suara sexy Kyuhyun yg terus2an mendesah meminta lebih.

“Terusss…. Ah…. Lebih dalam hyunggg…. Aaaahhhh….” Kyuhyun menutup matanya, mungkin saking bergairahnya diriku. Hehe~ #plak

“hyuunngg…. Aku datanggg…. Aahhhhh….”

CROT.
Aku tersenyum senang. Cairan Kyuhyun kutelan habis dimulutku. Tidak kubiarkan setetes pun jatuh di kasur putih ini.

“mmhmm….” Aku masih menjilati junior Kyuhyun.

“Ahhh… Hyung… sudahlah… sekarang aku lagi…” pinta Kyuhyun dan mulai berdiri.

Kyuhyun berdiri membelakangiku dan memegang pinggulku. Omo~ dia ingin melakukannya sekarang?

“Kau siap, Chagiya?” tnya Kyuhyun yang sudah menggesek2kan juniornya ke lubang belakangku.

“Ahhh… ahhhh…..” Aku hanya mendesah.

“hehe~ aku anggap itu artinya iya,” tanpa aba-aba dariku, Kyuhyun langsung memasukan juniornya kedalam lubangku. Sumpah! Itu sakit!

“Arrrggghhhhh!!!!!! Kyuhyun-aaaaahhhh!!!!!!!!” aku mengerang kesakitan.

Kyuhyun menciumi punggung dan telingaku berganti2an, hanya supaya aku merasa tenang. Ini benar2 sakit dari perkiraanku sebelumnya.

[Author POV]

“……..” Sungmin diam menutup wajahnya yang menahan sakit luar biasa.

Kyuhyun yang melihat itu mulai ‘ngeh’ bahwa kekasihnya merasakan sakit yg mendalam. Kyuhyun melepas juniornya perlahan dan mendekati sang pinky boy.

“Sungmin… neo gwaenchana?” tnya Kyuhyun mulai prihatin.

Sungmin tidak menjawab. Wajahnya basah. Dia menangis.

“Aigooooo….” Kyuhyun terkejut dengan reaksi Sungmin yg tidak terduga. Kyuhyun pun memeluk Sungmin dan menyelimuti tubuh polos mereka dengan selimut. Ternyata, Sungmin begitu kesakitan sehingga menangis.

“hiksss…. Itu sakit Kyuhyunnie…” Sungmin merengek kecil di dada Kyuhyun.

“Cup… Cupp… mianhae…” gumam Kyuhyun dan mengecup bibir Sungmin cepat.

Tangisan Sungmin semakin reda. Kyuhyun kembali mempererat pelukan mereka dan membelai pipi mulus Sungmin. Sehingga Sungmin tertidur dipelukan hangat Kyuhyun.

“Mianhae… kkkk~” gumam Kyuhyun dan tidur bersama Sungmin.

*****

[backsound: True Love – Super Junior M]

Esok paginya, semua member SJM bersiap2 untuk pulang ke korea. Sungmin terlihat mengangkat beban berat dan tiba-tiba Siwon lewat.

“Perlu bantuan?” tnya Siwon.

“Ah, boleh,” jwab Sungmin cepat.

Dengan sigap Siwon mengangkat koper berat itu. Kyuhyun yg melihat dari kejauhan mulai menghampiri Sungmin.
“Jika kau berani selingkuh, aku akan bersikap lebih kasar dari semalam!” ancam Kyuhyun berbisik dan meninggalkan Sungmin yang membatu.

“Dasar Evil Magnae…” gumam Sungmin tersenyum kecil.

Kyuhyun juga tersenyum dari kejauhan. Bahkan, Kyuhyun sempat tertawa2 sendiri membayangkan apa yang dia dan Sungmin lakukan semalam. Itu benar2 malam yang tak terlupakan.

“Bagaimana semalam? Sukses?” tnya Zhoumi yang terlihat sibuk ngeberin uang-uang apertemen.

“ah, iya… sukses besar!” senang Kyuhyun duduk disamping Zhoumi.

“Eh … aku dengar kalian mendesah mantap di kamar. Jangan bilang kalau kalian…” belum sempat Zhoumi berbicara panjang lebar, Kyuhyun sudah menutup mulut Zhoumi dengan buah anggur.

“Ssssstt!! Jangan keras2 !! Nanti didengar yang lain gimana? Babo!” jengkel Kyuhyun yg sudah memerah karena malu.

“hahhaa!” Zhoumi terkekeh pelan dan mengacak2 rambut coklat Kyuhyun.

“Tenang. Sampai kapanpun, aku adalah pelindung dari KyuMin Couple! Ora Iso!?” ucap Zhoumi tersenyum manis.

“Hyung… yang bner itu Arasseo, bukan Ora Iso! Itu mah, bahasa jawa atuh hyung…” gumam Kyuhyun dengan logat Indonesia seadanya.

“Puahahaaa!!!” tawa Kyuhyun dan Zhoumi barengan.

*****

Akhirnya, SJM member-deul sampai di korea dengan selamat. Entah Siwon, Eunhyuk, Donghae, Henry, Zhoumi, Ryeowook, Sungmin, atau Kyuhyun, semuanya bergegas ke dorm untuk istirahat sepuas-puasnya.

“Aaaaaahhh….. CAPEK GILA~!” gumam Eunhyuk tiduran di sofa putih di ruang tamu.

“Sama hyung…” tambah Donghae cepat dan tidur disamping Eunhyuk.

“Aku masak makanan, ya? Siapa mau???” tnya Ryeowook bergegas ke dapur.

“Aku! Aku!!!! Aku!!” teriak Eunhyuk dan Donghae lalu menyusul Ryeowook di dapur.

Sementara tiga manusia itu sibuk sendiri, Siwon terlihat tenang dengan berdoa sambil baca al-kitab untuk berterima kasih pada Tuhan karena mereka bisa pulang dengan selamat. Henry terlihat update twitter lagi dengan kaos lamanya yang baru ia pake sepulang dorm(?). Kalo Zhoumi update t.sina.cn. Lha, what about KYUMIN ???

“nhmmmm…”
“ahhhh….
“nggghhhh…..”
“oooohhhh…. Ahhhh yessss”

“Suara apaan tuh?” tnya Henry yang baru ‘ngeh’ ada suara tidak-jelas dari kamar KyuMin.

Zhoumi hanya tersenyum dan bergumam kecil, “mereka mulai lagi,”

_END_

Bagaimana readers sekalian? ^^
Do you like it? Hahaa~ namanya juga yaoi sejati, hehee~ #plak

PERLU KALIAN TAHU…

6 Mei

Saya selaku admin dsini, ingin menyampaikan hal kecil (read: besar) pada readers tercinta sekalian(?) ^^ Listen up…

1. Begini, perlu kalian ketahui, pengunjung blog ini semakin meningkat. dan rata2nya hanya datang membaca tanpa memberi comment. Waeyo? Karena, dari 27,000-an views, saya hanya menerima sekitar 40 comment sebulan -__- jujur, saya kecewa.
Ini memang blog kecil2an, tapi comment kecil kalian bisa membuahkan rasa senang yg terbesar di hati saya. Jadi, tolong kalo bisa dicomment. Ya, setidaknya di twitter juga bisa… #promosi

2. Kulihat, readers dsini sangat menyukai ff NC, ne? ^^ nah~ kalo gtu sering comment dong! #maksa
Jangan pngennya baca mulu… T_T serius, saya kecewa lagi~ di ff NC pertama saya, ada 3.000-an views, tapi comment na ngga nyampe 100. Gimana saya ga kecewa coba? -_- jika semakin jengkel, ntar saya ksih Password aja, biar yg baca tmen2 facebook aja~ #ngancem
Ayolaah~ kalo makin bnyak comment, saya juga bnyak2in deh ff NC dsini^^ gmna? DEAL??

3. Terakhir, yg perlu kalian ketahui, admin dsini adalah YAOI LOVERS ^^ Jadi, bagi kalian yang tidak suka ff bergenre yaoi, lebih baik kalian jauh2 deh. soalnya, mungkin ff yaoi dsini bisa membuat kalian gila~ Bwahahhaaa!!!! #bangga
saya akan usahakan memperbanyak ff yaoi saya, hehehe~ #plak

Mungkin itu 3 hal yang perlu kalian CAM-kan di benak anda, budak-budak~ #plak
Aku juga berencana akan membuka request fanfict mulai bulan mei ini, hehe^^ jadi, yang berminat, bisa langsung request di page “REQUEST NOW!” okeh? ^^
Supaya memperbanyak reader, hooho~ ^^

Dan, mungkin kalian harus ingat~ bulan juni nanti, (insya allah) saya akan mengganti address website ini~^^ jadi, diinget2 lagi yaaaa~
nama address baru ini msih rahasia, krna mungkin khusus yaoi~ wahahaa! #bletak

Itu aja deh untk skrng~
Salam hangat,

admin Gohyun,
Istri Kyuhyun-Sungmin! ^^

Fanfiction: “Love Is Sweet” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
- Cho Kyu Hyun
- Lee Mi Sun
- Lee teuk
- Kangin
- Kwon BoA
- Cho Jinho (Jino)
- Lee Ji Eun (IU)
- Im Yoon Ah
- Lee Tae Min
- Seo Joo Hyun (Seohyun)

Genre :
Romance, PG-17.

P.S : JUJUR. Sebenarnya, akyu pngen make judul “PLAYFULL KISS”, krna kebanyakan alur cerita ini akyu make cerita Playfull kiss. Trnyata, krna menurutku ga sesuai, akyu ganti aja judulnya dgn lagu favoritku skrng^^ tapi, ceritanya bisa ditebak kok! Dan akyu janji, jika akyu dapat feedback yg memuaskan, akyu janji janji janji bakal bkin after story dari ff ini! *semangat 45* dan Pastinya Romantis! Kkk~ met baca~~~

*****

[Misun POV]

“Haruskah kau melakukannya?” Tanya Yoona tidak percaya.

Aku hanya mengangguk.
“Misun, resikonya besar…” kata Ji Eun lagi.

“Aku percaya pada pilihanku ini~!” pekikku menggenggam kuat surat pink ditanganku. “Aku akan berikan ini padanya…”
Aku tidak percaya ini. Yoona dan Ji Eun tidak mendukungku~ └ (T⌂T”) ┘
Padahal, aku benar2 berniat ingin memberikan surat ini pada salah satu murid disekolah yg kukagumi sejak kelas 1 SMA, yaitu Cho Kyuhyun.
Kami seumuran. Tapi, dia pintar sekali. Kalian tahu? Disekolah, kami mempunyai kelas khusus untk anak2 pintar yg nilainya tertinggi disekolah. Biasanya kelas itu disebut ‘International Class’. Tiap minggu daftar nama siswa pintar itu akan diganti. Dan hanya 50 orang yg berhak masuk dikelas V.I.P itu. Tentu saja aku tidak termasuk. Buktinya, aku ada dikelas yg dijuluki ‘Fool Class’ ~(⌐_⌐)~” sebodoh itukah kelasku…???

Ah, iya. Aku Lee Mi Sun ^^ Aku siswi SMA di Namsan High School. Aku memang tergila2 dengan Kyuhyun sejak menginjakkan kakiku di sekolah ini. Dia benar2 pria dengan karisma kelas tinggi.

“Misun…” tegur Ji Eun disampingku.

“Wae?” tnyaku datar.

“Aku dan Yoona akan membantumu! Demi mendapatkan pria pujaanmu itu! Tapi, resiko tanggung sendiri~ hehe,” kata Ji Eun tertawa kecil.

Mataku berbinar2 mendengar itu.
“KAMSAHAMNIDA~!” teriakku dan memeluk Ji Eun dan Yoona yg baru muncul.

“hnn~ petualangan dimulai…”

[backsound : IU – Good Day]

Aku memasuki kantin sekolah yg besar ini. Seperti biasa, aku, Yoona, dan Ji Eun selalu duduk dikursi yg sama setiap istirahat. Walaupun aku lumayan terkenal nakal disekolah. Tp, konco2ku hanya dua best friend ini~^^

“Jadi, kita mulai kapan?” tnya Yoona sambil melahap snack-nya.

“Molla. Aku takut dia menolakku,” gumamku pelan.

“Yah! Kau ini bagaimana, sih? Giliran kami berniat membantu, kenapa kau malah mengurungkan niatmu??” jengkel Ji Eun menatapku kesal.

“Haha! Tenang saja. Misi ini akan tetap kita jalankan. Aku harus bisa membuat Kyuhyun suka padaku~!” tantangku pada diriku sendiri.

Yoona dan Ji Eun hanya angguk2.

Tiba tiba…

[Backsound: Ast’1 - 1234 Back]
“KYAAA~”
“Itu Kyuhyun Oppa~!!!”

Aku pun menoleh dan benar saja. Itu Cho Kyuhyun, pria pujaanku yang tampan dan menawan. Tapi, Kulihat dia datang dengan Seohyun, siswi terpintar dan seksi disekolah. Keunde, Kyuhyun melihat kearahku. APA? Arahku??? O.o !!

“Kau…” tegur Kyuhyun menatapku datar.
“Kau yang namanya Lee Mi Sun?” sambungnya lagi. Lantas aku tersenyum dan berdiri cepat.

“Ne! ne! Misun imnida~! Ada apa?” tnyaku kesenangan sendiri.

Kyuhyun tidak merubah ekspresinya. Dia malah memberikanku surat. Warnanya pink. Eh! Ini kan surat yang aku selipkan ke loker-nya sebelum ke kantin. Aku pun tersenyum.

“Untukku?” tnyaku cepat.

Kyuhyun mengangguk. Dan masih dengan ekspresi datar =_=”

Tanpa basa-basi aku langsung membuka surat itu. Awalnya, aku mengira dia akan membalasnya dgn bilang “Maukah kau menjadi pacarku?”  ternyata apa yg kudapat~!!??

“Itu surat apa? Kau saja salah menuliskan kata dasar dan penempatan kata-kata yang tepat. Kau ini tidak bodoh atau otakmu tidak bekerja? Masa mmbuat surat saja salah…” komen Kyuhyun padaku. Astaga~ kenapa mulutnya pedas sekali :@

“Lagipula… aku tidak suka dengan gadis bodoh yang tidak tahu aturan sepertimu. Gadis sepertimu harusnya ngaca dulu kalo mau menjadi pacarku…” sambung Kyuhyun dan berjalan pergi.

“a…aku…” mulutku kaku. Rasanya mau menangis. Disini banyak orng2 yg menonton kami.

Yoona langsung menarikku dan dia maju setapak dan berteriak..
“Kau! Kenapa kau dingin sekali pada Misun?!!” teriak Yoona membuat Kyuhyun berbalik menatap kami.

“Yah~ dia itu menyukaimu! Kenapa kau judes sekali. Kau kan tidak harus memarahinya begitu. Kalau kau tidak suka, ya udah~ pergi saja sana! Katanya siswa kelas professional, tapi mulutmu seperti anak kecil,” tegur Yoona. Dia membelaku.

Kyuhyun maju dan menatap kami tajam. Matanya mengarah kearahku sepertinya. Kyuhyun-sshi, jangan menatapku begitu. Aku makin cinta padamu…

“Asal kau tahu saja. Orang seperti dia…” Kyuhyun menunjukku.
“…orang seperti dia tidak akan memiliki pacar yg tampan dan pintar. Dia pasti akan mendapatkan yg sepadan dengannya. Yaitu BODOH dan JELEK~!” tegur Kyuhyun lagi dan mmbuat Ji Eun ikutan berbicara.

“Yah, Cho Kyuhyun-sshi ~! Apa kau pikir kau pintar berbicara seperti itu? Kaulah yg tidak punya etika.! Babo~” kata Ji Eun dan mengelus2 punggungku.

Ah~ air mataku tumpah. Aku tidak pernah ditelak habis2an seperti ini sebelumnya.

“Hh~ sekarang malah menangis. Dasar cengeng~” kata Kyuhyun lagi dan pergi menjauh dari kami. Dia menatapku sekilas lalu tersenyum evil. Tuhan~ aku benci dia. Tapi… aku juga cinta padanya. Ah~ ottohke?

“dasar bodoh~” timpal Seohyun dan mengikuti Kyuhyun pergi.

Aku terdiam lagi lalu berlari kencang.
“Ah! Misun, kau mau kemana?” tnya Yoona saat aku berjalan cepat, pergi meninggalkan kerumunan orang yg melihat kami.

Aku tidak peduli. Hatiku sekarang sakit dan malu. Kenapa Kyuhyun tega padaku?

*****

Esok harinya, Hari minggu…

[Author POV]

Seharian Misun hanya uring2an dikamar. Dia tidak mau makan dan terus2an menangis gajelas dikamarnya.

“SIAL~! SIAL! Aku benci kau~!!! Huweeee…” pekik Misun berkali2 dikamarnya.

“Ada apa anak itu?” tnya ayah Misun pada Yoona dan Ji Eun yg baru datang berkunjung.

Yoona dan Ji Eun hanya menggeleng pura2 tidak tahu. Lalu Yoona dan Ji Eun menyusul Misun dikamarnya.

“Misun-ah…”

Misun hanya menoleh pelan dan tersenyum kecut.
“Ah, guys~ waeyo?” tnya Misun masih dgn mata yg sembab.

“Ah, tega sekali Kyuhyun membuatmu seperti ini~ kau yg sabar, ya? Kan aku sudah bilang, resikonya besar~” jelas Ji Eun memeluk Misun.

“Ne~” jwab Misun singkat.

“Oh, ya! Kata ayahmu kau mau pindah rumah ya? Dimana?” tnya Yoona cepat.

Misun mengangkat bahunya cepat. “Entahlah~”

“Kalo begitu, kita ke mall, yuk! Kita beli baju baru untk rumah barumu~!” ajak Yoona tersenyum. Misun dan Ji Eun pun setuju dan mereka berbelanja sepuasnya di mall langganan mereka (?).

*****

Malam harinya…

“Appa, kita akan pindah kemana?” tnya Misun di dalam perjalanan menuju rumah baru mereka.

“ah, sebenarnya itu bukan rumah kita. Kita hanya numpang sementara. Soalnya, rumah kita masih dibangun didaerah Incheon. Jadi, kita numpang selama rumah kita dibangun. Tenang saja, itu teman baik Appa~ Namanya Kangin,” jelas Appa Misun trsenyum.

“Guraeyo? Pasti menyenangkan bertemu teman lama~” gumam Misun lalu menatap keluar jendela mobil. Dilihatnya mereka sampai dirumah yang megah dan luas. Taman di tempat itu juga dipenuhi banyak bunga yg indah.

“sepertinya penghuni rumah ini orang2nya ramah~” gumam Misun tersenyum.

“Misun, appa masuk dulu yah~ kamu mau ikut atau…?”

“Ah, aku tunggu disini saja.”

“Ah, nanti appa nyusul ngebawain barang2 kamu yah~”

“Andwae! Aku bawa sendiri saja~”

Appa Misun tersenyum dan memasuki rumah besar itu dengan beberapa koper ditangannya. Misun trsenyum melihat appa-nya yg sudah masuk duluan. Misun pun bergegas menyiapkan barang2 yg akan dia bawa masuk kedalam rumah itu.

“Sungmin~ aku akan tinggal dirumah baru ini! Hehe~ aku harap kita bisa beradaptasi dsini~” gumam Misun pada boneka beruang kecilnya lalu mengemasi barang2nya.

“Perlu bantuan?” tnya seseorang dibelakang Misun.

“Anni…” Saat Misun ingin berbalik melihat orang dibelakangnya, betapa terkejutnya ternyata itu adalah pria yg menolaknya tadi pagi. Ya, Cho Kyuhyun.

“Kau! Kau!” pekik Misun masih ketakutan.

“Wae? Aku kenapa? Aku tampan, ya?” tnya Kyuhyun mulai narsis.

“Annia! Eh… Iya sih, tampan~ hehe” kata Misun terlarut dalam ketampanan Kyuhyun.

“Haa~ sudah kuduga…” balas Kyuhyun with his straight face.

Misun kembali tersadar dan berteriak lagi.
“sedang apa kau disini~!!?” tnya Misun dgn suara serak2.

“Aku? Ini rumahku. Sedangkan kau? Kau sedang apa disini? Bawa koper segala…” heran Kyuhyun sambil memperhatikan Misun.

Kyuhyun langsung menepuk jidatnya sendiri dan tertawa kecil.

“Oh! Kau pasti anaknya Leeteuk ahjusshi, kan? Tapi, kenapa aku ngga yakin kmu anak kandungnya Leeteuk ahjusshi… Leeteuk ahjusshi itu orng yg pintar dan sukses. Perusahaannya berjalan sangat baik di Seoul. Yang aku heran, kenapa dia punya anak seperti-”
“Diam kau!” potong Misun emosi dan mulai mengangkat kopernya.

Kyuhyun menggeleng2 melihat Misun.
“Kau tidak akan bisa mengangkat itu sendirian,” kata Kyuhyun sambil menatap Misun meremehkan.

“Eh! Aku memang lemah dalam pelajaran, tapi kalau yang seperti ini..” belum selesai Misun bicara, tangannya langsung keseleo.
“Ah! Aduh~” Misun terduduk di mobil yg pintunya masih terbuka itu.

Kyuhyun menggeleng lagi.
“bodoh~” gumam Kyuhyun dan mengangkat koper itu hanya dengan satu tangan.

Misun hanya menatap Kyuhyun heran. Tapi, tangannya masih sakit.

******

[backsound : Listen To You – Cho Kyuhyun]

Didalam rumah keluarga CHO…

“Ah, jadi ini yang namanya Lee Misun??” tnya seorang wanita seperti keibuan menghampiri Misun yg baru masuk dirumah itu.

Misun mengangguk dan duduk diruang tamu itu.

“Misun~ akhirnya aku bertemu denganmu lagi. Sudah lama tidak melihatmu… terakhir kali aku melihatmu saat kau kelas 2 SD…” gumam wanita itu merangkul Misun.

“Ah, anda BoA ahjumma??!?” pekik Misun yg baru ingat.

“Misun sayang~ kau ingat juga~!” BoA ahjumma yg juga Ny. Cho bangga dan memeluk Misun.

“Argh!” misun menjerit.

“Misun, waegurae?” tnya BoA heran.

“lenganku sakit…”

“Kenapa?”

Kyuhyun yg baru turun dari lantai atas langsung menjawab pertanyaan ibunya.
“Misun itu bodoh, eomma~” kata Kyuhyun cepat dan berjalan menuju dapur.

“Hush! Kyuhyun! Ah, padahal disini ada Leeteuk-sshi… maafkan anak kami yg tua itu, ya~ mulutnya memang…”

“Haha~ tenang saja. Aku tahu sifat Kyuhyun sejak kecil. Dia memang judes, persis ayahnya…” jawab Leeteuk, Ayah Misun sambil meninju perut Kangin, Ayah Kyuhyun pelan.

“Ahahaha~ aku ini murah hati, Leeteuk… Entahlah Kyuhyun itu ngikut sifat siapa…”

“eomma~ eomma~” pekik suara seorang anak SD datang menghampiri BoA membawa buku.

BoA yg melihat anak kedua mereka tersenyum dan memeluk anak itu.
“Ah… Jino~ kau dari mana saja? Ada tamu disini… beri salam!” suruh BoA.

Jino membungkuk dan tersenyum pada Leeteuk dan Misun.
“Annyeonghaseyo… Cho Jinho imnida. Ahjusshi bisa memanggilku Jino,” jelas Jino pada Leeteuk dgn sangat sopan.

“Ah~ dia tampan! Persis ayahnya!” kata Leeteuk trsenyum dan dibalas dgn pelukan hangat Kangin.

“Eh, Jino~ kenapa tidak beri salam pada kakak cantik ini?” suruh BoA lagi menunjuk2 Misun yg duduk di sampingnya.

Jino menatap Misun datar dan menggeleng.
“Ah! Waeyo?” tnya Misun heran.

“Kau terlihat seperti gadis bodoh!” jawab Jino dan langsung dapat jitakan dari BoA.

“Hey! Kurang ajar~!” tegur BoA jengkel.

Misun menunduk kesal. ‘ternyata… kakak dan adik, sama saja!’ batin Misun merutuki nasibnya.
“Hey, Jino~ perkiraanmu belum tentu benar. Aku termasuk siswi pintar disekolah…” kata Misun trsenyum kecut.

“Chinjja?” tnya Jino meyakinkan.

“Ne~” jwab Misun mengangguk2.

“Kalau begitu jawab. Apa artinya ini?” tnya Jino menodorkan buku kecil yg berbahasa Cina.

Misun kembali bergumam sendiri. ‘sial…’

“Noona~ apa artinya?” tnya Jino menunjuk2 bahasa mandarin yg asing dimata Misun.

“eh.. ini artinya…” Misun terdiam sendiri. Misun melihat cover buku itu dan bergumam lagi ‘ini buku anak kelas 6 SD… kenapa aku tidak bisa? Payah…’

Tiba2 Kyuhyun muncul dibelakang Misun dan membaca bahasa mandarin itu.
“Itu bacaannya fuwuyuar, artinya pelayan,” jelas Kyuhyun dan Jino mengangguk paham.

Misun hanya terdiam kaku. Pria pujaannya begitu dekat. Dan, Sepertinya akan selalu begini selama ia tinggal satu rumah bersama Kyuhyun.

“Ah! Ternyata begitu, hyung~” Jino menuliskan arti dari bahasa mandarin itu dibukunya.

Kyuhyun hanya tersenyum kecil dan mengacak2 rambut hitam Jino. Jino trsenyum pada Kyuhyun dan memandang Misun lurus.
“Neo… jeongmal babo noona!” ejek Jino melet dan berlari kekamarnya.

“aishh~ kenapa dia menyebalkan sekali…” gumam Misun kecil.

Misun menatap Kyuhyun kesal. Sedangkan Kyuhyun hanya ikutan melet.

“Sudahlah kalian ini… seperti anak kecil saja…” tegur BoA heran.
“Kyuhyun~ antar Misun kekamarnya. Ppali~” suruh BoA lagi.

Kyuhyun mengangguk pelan dengan masih memakai headset putihnya.
“Ikut aku…” kata Kyuhyun. Sedangkan Misun hanya senyum2 bisa berduaan dgn Kyuhyun (?).

[Untuk Readers: Karena kalian udah pada tau nama2 pemeran ayah Misun, dan Kyuhyun, aku pake nama asli mreka aja, ya? Soalnya ribet kalo nulis “ayah misun” “ayah Kyuhyun”, ok? Yang penting kalian udah tau peran Leeteuk, Kangin, dan BoA~ hehe~ Gomawo~^o^ ]

*****

[backsound: IU – Someday ]
Kyuhyun membuka kamar kecil itu dan Misun mengikuti dari belakang.
“Ini kamarmu,” kata Kyuhyun datar sambil menunjuk kopernya supaya Misun ingat. Kyuhyun takut Misun terlalu bodoh sampai melupakan kopernya sendiri *ah, terlalu…*

“Gomawo,” gumam Misun kecil dan tersenyum semanis mungkin.

“Jangan sok imut didepanku.” Balas Kyuhyun dgn tatapan yang setajam mungkin.

Misun tertunduk dan masih mengurut2 tangannya yang sakit. Kyuhyun mendekati Misun dan berjongkok didepan Misun, karena Misun duduk diatas kasur pink-nya.
“wae?” tnya Misun heran.

“Itu masih sakit, ya?” tnya Kyuhyun polos.
Misun hanya mengangguk dan memasang wajah sedih, berharap Kyuhyun menawarkan bantuan padanya.

Kepok.” Gumam Kyuhyun cepat lalu Kyuhyun berdiri dan meninggalkan Misun.

Misun yg baru ‘ngeh’ ditinggalin gitu aja emosi sendiri.
“Uh! Dasar cowok judes, aneh, babo, sinting, gila, mereng, lurus, bengkok, belok, kiri, kanan!! Miwohaeya~!” pekik Misun dan menutup pintu kamarnya lalu tidur.

     ~시험하지 말기~
[Misun POV]

“Tinggal satu rumah dengan Cho Kyuhyun???” pekik Yoona didepanku.

Aku langsung menambal mulut cerewetnya dengan roti milik Ji Eun.
“Shut Up! Suaramu keras sekali, babo~” kataku emosi.

“Ah, mianhae~ nyam nyam.. aku shock… nyam” jawab Yoona sambil memakan roti itu.

“Yah, trus bagaimana keadaanmu disana? Kau tidak diceramahinya kan?” tnya Ji eun.

“Annia. Dia baik didepan ayahku. Tapi, mulai ganas disaat kami hanya berduaan,” jwabku malas.

“Wah! Kalian bisa berduaan juga? Itu romantic, banget~~” komen Yoona senyum2 sok imut.

“……” aku hanya trsenyum kecil. Mereka benar. Ini bisa jadi pengalaman tak terlupakan.

Pulang Sekolah…

“kami pulang ya, Misun-ah~!” teriak Yoona dan Ji Eun barengan.

Aku hanya mengangguk malas di depan gerbang sekolah. Aku tidak pulang. Ya! Karena aku ingin pulang bersama Kyuhyun^^

“dimana dia… jam segini, kelas Kyuhyun pasti udah selesai,” gumamku.

TEP… TEP…

Mulai berdatangan anak2 dari kelas internasional. Wajah2 yg tidak kukenal. Ah! Aku menemukanmu, Cho Kyuhyun!

“Kyuhy….hyun?” aku terdiam ditempat. Dia bergandengan dengan seorang wanita. Itu Seohyun.

Kyuhyun melihatku dan jalan mendekatiku.
“Wae?” tnyanya judes.

“Sepertinya dia mau ngasih surat lagi. Haha!” ejek Seohyun.

Aku menggeleng.
“Annia~ aku hanya ingin mengajakmu pulang bersama,” jwabku pelan dan menundukkan kepala.

Kyuhyun menatapku datar dan melepaskan pegangan Seohyun.
“Aku pulang dengannya,” kata Kyuhyun singkat dan menarikku berjalan.

“Ya!! Kyuhyun Oppa!!!!” kudengar Seohyun berteriak tapi Kyuhyun terus menarikku ke mobilnya. Aigo~ mimpi apa aku semalam? Oh, ya~ semalam aku ga tidur. Hehehe~ #plak

Kyuhyun menarikku masuk dan dia duduk di tempat mengemudi. Lalu kami pulang bersama. Aku curiga, dia mulai menyukaiku^^

*****

Sepanjang perjalanan ke rumah, aku dan Kyuhyun hanya diam2an didalam mobil. Sesekali aku melirik Kyuhyun, tapi dia sama sekali tidak tersenyum atau menegurku. Wajahnya serius sekali. Aigoooo~ aku semakin cinta padamu, Cho Kyuhyun.

“turun,” kata Kyuhyun saat kami sampai di depan rumah.

Aku mengangguk dan turun dari mobil.
“Gomawo,” kataku saat Kyuhyun berada di depanku.

Kyuhyun hanya tersenyum evil dan wajahnya kembali ganas.

“Jangan mengira aku menyukaimu, Misun-sshi,” kata Kyuhyun tegas.
“Aku memanfaatkanmu karena aku bosan dengan Seohyun itu. Dia membuatku muak berjalan bergandengan dengannya. Dia pikir aku pacarnya? Menyebalkan~” gumam Kyuhyun bicara sendiri.

“Ah, mianhae~” tanggapku singkat.

“Turuti saja apa kataku jika kau masih ingin kuanggap manusia,” kata Kyuhyun dingin dan berjalan masuk kerumah.

Aku menatapnya kesal.
“Enak saja. Memanfaatkan!??” gumamku menekan kata ‘manfaatkan’.

“Aku dengar itu, Misun-sshi,” tegur Kyuhyun yg masih didepan pintu rumah.

Aku hanya nyengir dan mengikutinya masuk.

[Misun POV = END]

*****

Malam hari…

“Misun! Kyuhyun! Jino! Ayo makan~” panggil BoA yg masih menyiapkan beberapa makan malam.

Satu-persatu mahkluk yg dipanggil itu bermunculan membuat BoA, sang Ibu tersenyum.
“Kalian sudah lapar, ya?”

“Nah, makan ini…” kata BoA pada Kyuhyun.

“Kau juga Jino… makan ini!” pinta BoA.

“Dan Misun, gadis yg manis ini…” belum sempat BoA berkata banyak, Kyuhyun sudah keselek. Membuat BoA emosi dan Jino hanya tertawa.

‘cih~ menyebalkan!’ batin Misun jengkel.

“Ahjumma, dimana Kangin Ahjusshi dan Appa?” tnya Misun yg masih melahap beberapa makanan.

“Oh~ mreka ada bisnis. Biasa, mreka itu bekerja sama dalam bisnis sejak lulus SMA. Begitu selanjutnya dan terus begitu sampai sekarang. Kau tahu pasti, ayahmu sering pulang larut kan? Kau harus mengerti ayahmu,” jelas BoA tersenyum.

Misun tersenyum kecut dan meminum air putihnya. Ditatapnya Kyuhyun yg sedang makan tapi Kyuhyun malah memberikan tatapan ‘berhenti-menatapku-atau-kau-akan-mati’, membuat Misun panic dan memakan habis dinnernya.

BoA yang melihat itu malah senyum2 licik dan merencanakan sesuatu.

“Jino! Ayo kita menyusul Leeteuk Ahjusshi dan Appa!” pekik BoA.

“Andwae~ aku bosan ke kantor itu lagi,” balas Jino.

BoA tidak kehabisan akal dan berkata lagi…
“Bagaimana kalau kita ke rumah Krystal?” tawar sang ibu tidak mau kalah.

Jino tersenyum sumrigah dan berdiri mengambil jaketnya.
“Khajja! Khajja!” ajak Jino langsung.

BoA tersenyum dan mengambil jaket juga kunci mobilnya. Ditatapnya sekilas Misun dan Kyuhyun yg bingung dengan nasib mereka.
“Kalian jaga rumah. Arasseo?” perintah BoA mantap dan mengajak Jino pergi.

Kyuhyun berbalik menatap Misun dan menatapnya datar. Misun hanya menunduk dan mengangkat piring2 bekas ke wastafel.

*****

Percakapan Misun-Yoona-Jieun di telpon…

Misun : “Omo! Ottohke? Kami hanya berdua dirumah,”

Yoona: “Itu kesempatan emas, Misun-ah!”

JiEun : “Datangi Kyuhyun dan lakukanlah yang biasa Eunhyuk lakukan padaku!”

Yoona: “hey, Ji Eun~ apa kau gila? Masa kau menyuruh Misun melakukan ‘itu’ pada Kyuhyun? =_=”

JiEun : “why Not? Aku saja bisa, kenapa Misun tidak?”

Misun : “Aishhh! Kalian berdua sama saja! Tidak ada yg memberikan ide bagus! Aku ingin Kyuhyun terpikat padaku mlam ini. Babo chingudeul~”

Yoona: “ah, iya~ ottohke?”

JiEun : “… ottohke? Ottohke?” (malah nyanyi lagu ‘marshmallow’ =_=)

Misun: “Sudahlah! Nanti aku telpon lagi kalo aku perlu. Huh~ annyeong…”

                                                     …TUT… TUT… TUT…

[Misun POV]

Kurebahkan badanku diatas kasur pink itu selesai menutup handphone flip-ku. Huh~ menyebalkan. Disaat sekarang muncul kesempatan menarik, otak Yoona dan Ji Eun sama sekali tidak bekerja. Aku kan butuh pendekatan yg tepat untk Kyuhyun sekarang. Ah~ payah.

TEUK!

Lampunya mati!
“Aigoooooooooo~!!!!!!!!!!!!!” pekikku panic.

Aku duduk diatas kasurku dan memeluk bantal guling. Aku baru dua hari di rumah ini, mana mungkin aku tau dimana senter darurat dan sebagainya. Aku kan takut gelap. Omo~ bagaimana ini? Aku takut.

“Kau akan terus tidur disitu atau menemaniku membeli lilin?” tnya sebuah suara yang tdk asing.

“Kyuhyun~ itu kau?” tnyaku bingung. Ruangan ini kenapa gelap sekali.

“Ne. Kyuhyun imnida. Kau ingin tinggal atau…” belum selesai Kyuhyun menyelesaikannya, aku sudah memegang tangannya walau bingung dimana wajahnya sekarang.

“ne! ne! aku ikut! Aku takut sekali…” jawabku nyaris tak terdengar, saking takutnya.

“Kalau begitu pegang tanganku yang erat,” Kyuhyun benar2 mempererat pegangannya.

Dia menuntunku berjalan keluar dari kamarku. Aku merasa tenang bersamanya. Aku tersenyum tanda kebahagiaan, tapi Kyuhyun tidak mungkin melihatnya. Kkk~

“Kita sudah diluar, lepaskan tanganmu!” kata Kyuhyun sinis saat kami diluar rumah.

Aku melepaskan pegangan tangan kami dan manyun sebentar. Ternyata, diluar rumah tidak terlalu gelap. Bintang-bintang dilangit terang juga.

“Kau ingin menemaniku atau hanya menonton bintang2 itu?” tnya Kyuhyun lagi.

“Ah, iya! Mianhae!” jwabku cepat dan mengikutinya berjalan keluar.

*****

“Berapa?”

“1000 won,”

“…..”

“Gomawo,”

Aku menatap Kyuhyun sepanjang perjalanan. Aku benar2 curiga dia menyukaiku ^^ haha~
Mulai dari tragedy pulang sekolah itu, dan sekarang mengajakku ke toko yg tidak terlalu jauh juga. Dia ini gengsian atau apa, ya? Hahaa~ aku jadi malu membayangkannya.

Sampai dirumah, Kyuhyun duduk diruang tamu dan menyalakan satu lilin di atas meja. Aku ikut duduk disampingnya. Aku tidak peduli dia marah atau apa. Aku benar2 takut gelap. Kulihat Kyuhyun hanya duduk2 sambil memainkan handphone-nya.

“Kyuhyunnie…” panggilku pelan.

“eung?” jwabnya tanpa beralih dari layar hp-nya.

“eng… kenapa kau baik sekali padaku hari ini? Kau sakit, atau kenapa? Sifatmu aneh sekarang. Jangan-jangan kau mulai menyukaiku, ya?” godaku sambil tertawa kecil.

Kyuhyun menatapku kesal dan mendengus kecil.
“Kenapa kau centil sekali? Aku tidak pernah punya perasaan apapun padamu. Jangan GR~” balasnya datar. Tanpa senyum dan marah.

Aku kembali duduk diam disampingnya.
“Mianhae. Siapa tau aja… kau mulai menyukaiku, tapi kau gengsi,” sambungku lagi.

“Aku tidak pernah suka padamu!” balas Kyuhyun menjitakku.

“Ya! Itu sakit!” balasku berusaha mencubitnya. Tapi Kyuhyun sangat peka dan menangkisku cepat. Karena kurang keseimbangan, aku jatuh karena dorongannya dan terjatuh di sofa itu dengan posisi tidur, sedangkan Kyuhyun berada diatasku. Menopang badannya dengan tangan kirinya, sedangkan yg kanan masih memegang handphonenya.
Aku menelan ludahku lagi. Kenapa dia sangat tampan dari dekat?

“Kau…” Kyuhyun menatapku datar.

“…..” aku hanya mengangkat alisku menunggu kata selanjutnya.

“… membuatku emosi…” sambung Kyuhyun menyipitkan matanya. Oh~ so sexy ><”

“Lalu? Kenapa?” tnyaku berusaha tegas. Walaupun tangan itu sudah lemas karena tatapannya.

“biasanya, kalau aku emosi~ orang itu tidak akan selamat!” kata Kyuhyun lagi sedikit berteriak.

Omo~ kenapa aku tidak merasa takut sama sekali. Siapa kau, Cho Kyuhyun!!!??
TEUK!

Lampu menyala lagi. Kyuhyun menatap sekitar dan kembali berdiri lalu mematikan lilin kecil itu.
“Tidurlah. Kau pasti capek karena sudah menemaniku jalan tadi.” Kata Kyuhyun saat berjalan memasuki kamarnya.

Aku membungkuk kecil dan menatapnya miris. Kupikir dia akan menciumku atau memperkosaku(?). ternyata hanya segitu?

“mengecewakan…” gumamku berjalan menuju kamar.

“Mwo?” tnya Kyuhyun yg masih belum masuk dikamarnya. Aish~ kenapa setiap aku mengatakan hal jelek tentangnya dia selalu dengar ><” dia telepati kali, ya?

“Annia~ hehe~” jwabku berusaha tersenyum.

Kyuhyun mendekatiku dan menahan tanganku yg hendak membuka pintu kamarku.
“kau mengharapkan sesuatu terjadi mlm ini, iya kan?” tnya Kyuhyun seakan2 paranormal kelas kakap.

“A…Andwaeya! Enak saja~!” jwabku asal.

Kyuhyun tersenyum evil dan mengacak2 rambutku menjadi berantakan.
“Aku bukan laki-laki brengsek yg tega mengotori seorang gadis yg bukan istriku. Jadi, kau tenang saja. Aku tidak akan melakukan ‘itu’ padamu,” kata Kyuhyun bijak.

Aku menepis tangannya dan mataku serasa sembab. Kenapa lagi aku ini ?

“Hey, kenapa kau malah menangis?” tnya Kyuhyun heran. Tidak hanya kau, Aku juga heran -.-

“….. Aku tidak berharap kau melakukan itu. Tapi, aku berharap kau bisa menghargaiku sebagai yeoja yg mencintaimu. Jadi~ aku hanya ingin kau melihatku ada,” jwabku menahan air mataku.

“…….” Kyuhyun tersenyum dan mendekat padaku. Dia menundukkan kepalanya dan mencium dahiku pelan. Aku rasa aku akan mati sekarang~ XD

“Terima Kasih sudah menyukaiku, misun-sshi. Selamat Malam,” kata Kyuhyun datar, tersenyum kecil dan berjalan menuju kamarnya. Aku menyentuh pipiku yg sepertinya memerah sekarang. Senyuman kecil menghiasi wajahku. Aku tidak sabar menjalani hari esok denganmu, Cho Kyuhyun.

       ~좋은 날~


In The Morning…

[Kyuhyun POV]
Aku membuka mataku walau badan ini masih lemas sekali. Kugapai handphone Samsung lollipopku yg berada tepat didepan wajahku. Ternyata ada satu sms masuk.

From : Beloved Mother
Kyuhyunnie, maaf Ibu dan Jino meninggalkanmu dan Misun dirumah. Untuk 3 hari kedepan, Ibu dan Jino ada keperluan di Incheon bersama Leeteuk ahjusshi dan Ayahmu. Kau tenang saja, biaya sehari2 untk 3 hari kedepan, sudah Ibu transfer di rekeningmu^^ Mianhae. Jaga dirimu dan jaga Misun~

Aigoooo~ apa2an ini? Eomma juga tidak akan pulang selama 3 hari. Bersama appa dan Leeteuk ahjusshi  juga~? Haruskah aku berduaan lagi dengan gadis bodoh itu? Again?

[backsound : 2PM - Again Again]

Tunggu~ Hari ini hari apa…? Ah, Chinjja~ kepalaku pusing…
Semalam aku tidak bisa tidur nyenyak memikirkan kejadian semalam. Apa aku salah menolak Misun? Aku memang tidak punya perasaan apapun padanya. Dan itu tidak bisa dipaksakan. Aku tidak peduli dengannya.

TOK! TOK!

“Aish~ Nuga?” tnyaku keras.

“….. Kyuhyun-sshi~” trnyata suara itu lagi -,-

“Waeyo?” tnyaku berjalan menuju pintu. Kulihat dia berdiri di depan pintu dan memakai handuk biru yg menutupi bagian dada, perut, hingga paha. Apa2an dia?
“Kau kenapa?” tnyaku panic. Jangan-jangan dia mau macam2 O_o!?

“Kyuhyun-ah, aku boleh mandi dikamar mandimu? Kamar mandi dikamarku kehabisan air, dan kamar mandi umum juga begitu…” pintanya sambil sesekali menutup bagian atas dadanya yg terbuka. Jujur, sebagai pria aku juga terpesona dengan badannya. Ah, fokus pada pendirian! Aku membenci gadis ini!

“Masuklah~” kataku malas.

“Gomawooooo~” jwabnya panjang sambil berlari2 kecil meninggalkanku di depan pintu. Aku hanya terkekeh, ternyata dia polos juga. Padahal, semalam sempat menggodaku (?).

Aku melirik sebentar, dia memasuki kamar mandiku dan menutup pintunya rapat. Lalu terdengar suara air, pikiranku mulai kotor. Aish~ andwaeya! Dia itu gadis yg paling kubenci, aku tidak boleh berpikiran macam2 (−__−)”

Kuputuskan merebahkan badanku dikasur putih ini. Kupejamkan mataku dan berusaha menghilangkan semua pikiran kotorku. Aku berusaha mengingat pelajaran agama-ku berulang2. Tapi, kenapa batinku berkata aku harus melakukannya? Andwae! Aku bukan laki2 seperti itu.

“Kyuhyun-sshi…” dia menegur lagi.

“Wae?” tnyaku yg masih menutup mata dgn kepala menghadap langit2 kamar.

“Bisakah kau mengambil bra dan underwear-ku?” pertnyaan macam apa itu? Kesabaranku habis. Ku datangi dia yg msih mematung di depan kamar mandiku. Kutatap dia dengan tatapan kematian. Dia terlihat takut dan masih menutupi badannya dgn handuk biru itu.

“Yah! Kau boleh menyukaiku, tapi jika kau berusaha menggodaku hingga sejauh ini, kau salah besar! Aku benar2 tidak suka cewek kijil dan centil sepertimu! Kau murahan, Misun-ah~!” teriakku keras.

Mata Misun terlihat penuh air mata. Aku bisa lihat itu. Walaupun wajahnya masih basah dia berusaha tegar lalu menutup pintu kamar mandi itu.
“Nde! Aku akan keluar,” sedetik saja, dia sudah berjalan keluar dari kamar mandiku. Aku menatapnya kesal.
“Aisshhh!” desahku emosi. Kenapa dia selalu membuatku merasa bersalah?

******

[Misun POV]
Lagi-lagi aku menangis. Entah ini sudah keberapa kali aku menangis karena perkataan kasarnya. Dan Entah kenapa juga, aku tetap tegar dan masih mencintainya. Apa ini benar2 cinta atau terjangkit virus tampannya?

“hiksss… hiksss…” aku menangis senggukan didalam kamar. Aku tidak peduli kasurku basah karena badanku yg memang belum kering. Aku ingin terus2an menangis. Aku tidak menyangka dia sangat jahat dan menyinggungku murahan seperti itu. Aku benar2 butuh bantuannya tadi. Aku tidak bermaksud menjadi kekijilan atau apa. Omooooo~ aku benar2 benci diriku sendiri!

“Misun-ah,” tegur Kyuhyun diluar kamarku. Aku bisa mendengar itu. Sangat jelas.

“Wae…Waeyo?” tnyaku berusaha kuat.

“Boleh aku masuk?” tnyanya pelan.

“Nde, sebentar~” sekejap saja aku sudah memakai kaos putihku yg agak longgar juga celana pendek yg mudah kudapat.

Kubuka pintu dan benar saja. Kyuhyun menunggu diluar. Dan wajah itu? Wajah penyesalan? Kau tidak salah Oppa… sepertinya aku mulai membelanya lagi -.- aku aneh.

“Mianhae. Aku tidak bermaksud membuatmu…” Kyuhyun menunggu kata yg pas keluar dari mulutnya.

“Annia~ aku tahu. Ini salahku. Bukan salahmu. Joesonghamnida,” jwabku pelan dan berusaha tersenyum.

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya sendiri, berusaha menahan sesuatu yg ia pendam, lalu ia berjalan cepat langsung memelukku erat. Eh? Kenapa dia? Kyuhyun-ah, neo waegurae?
“Mianhae! Jongmal Mianhae! You’re good girl! Kau gadis yg baik. Aku tahu itu. Kau pantas mendapatkan namja yg baik dan ceria, yg sama sepertimu. Tolong jangan putus asa seperti itu karenaku~ Mianhae~” Kyuhyun terus2an meminta maaf padaku. Apa skrng dia tahu rasa ‘bersalah’ itu seperti apa? Aku pikir dia tidak punya perasaan.

“Gwaenchana.” Kataku dgn suara serak. Jangan2 aku menangis lagi. Babo ><

Kyuhyun melepas pelukannya dan menatapku penuh harapan. Dia tersenyum kecil dan memegang erat kedua bahuku.
“Fighting!” gumamnya tersenyum semakin lebar. Aku ingin tersenyum sekarang.

“Semoga kau mendapatkan namja yg benar2 peduli padamu. Sekali lagi, Mianhae~” Kyuhyun membungkuk dan mulai hari itu dia lumayan baik padaku. Walau kadang, sifatnya berubah menjadi judes. Tapi itulah Kyuhyun yg kusuka ^^ Kyuhyun yang dingin dan peduli padaku.

******

“Omo? 3 hari?” pekikku heran saat tahu kalo BoA ahjumma, Kangin Ahjusshi, Appa, dan Jino tidak ada dirumah selama 3 hari.

“Mereka sepertinya ingin membunuh kita,” kata Kyuhyun judes.

Aku terkekeh kecil.
“Kyuhyun-ah, ayo kita ke toko buku! Aku ingin mencari beberapa buku untuk ujian semester. Supaya aku bisa lulus dan masuk di Universitas yg sama denganmu!” jelasku dgn riang.

“Jangan mimpi trlalu tinggi. Kau itu Babo, mana mungkin masuk di universitas yg sama denganku,” balas Kyuhyun dan melet.

“menyebalkan,” jengkelku manyun.

Kyuhyun tiba2 pamit sebentar karena dia ada kerja kelompok. Huh~ dasar orang pintar. Tiada hari tanpa belajar. So proud of you, Oppa~

Daripada aku dirumah sendiri, aku ke mall aja bareng Yoona dan Ji Eun!
*****

[backsound : Super Junior – Love U More]

Kami pergi ke mall menggunakan mobil Yoona. Ternyata, untuk anak SMA, dia lincah juga mengendarai mobil ini.

“Jadi, bagaimana pendekatan antara kau dan Kyuhyun?” tnya Yoona mengawali pembicaraan.

“Aku dan dia semakin akrab. Walaupun dia belum mengatakan perasaannya padaku. Hasshh~ Aku bingung dengannya~” jelasku masih memainkan hp-ku.

“Kau harus lebih menunjukkan rasa perhatianmu, Misunnie~” kata Ji Eun menatapku pasrah.

“Sudah! Sudah kulakukan -.- hasilnya nihil. Dia berpikiran aku gadis kijil dan murahan,” jwabku mulai tertunduk dan melepaskan headset ditelingaku.

“Ya sudah~ kalo dia memang berpikiran begitu~ kita ubah penampilanmu! Kita buat Kyuhyun terpesona hingga tergila2 padamu~ Ottohke?” tnya Yoona semangat.
“Yoona bener, tuh~ ayo kita beli baju yg bnyak, trus kita dandani wajahmu yg polos ini~” tambah Ji Eun tdk mau klah.

Aku tidak yakin ide ini pasti berhasil. Aku pun tersenyum dan memeluk mereka berdua.
“Kamsahamnida! Aku tidak akan melupakan jasa2 kalian~!”

*****
Kyuhyun belum pulang.

“Haaa~” aku mndesah berat dan menyandarkan badanku di sofa.

Kutatap jam dinding dirumah. Aku sendirian. Kyuhyun pulanglah…

KREK~
Kudengar suara pintu dibuka…
“Kyuhyunnie~!” pekikku senang. Dia hanya menatapku datar lalu masuk tanpa mengucapkan salam =3=’

“Kau sudah makan?”

“Ne…”

“Kau ingin ku pijit? Bukankah kau lelah???”

“Tidak perlu…”

“Wae?”

“……”

Ayolah Kyuhyun. Aku sudah berusaha baik padamu. Kau masih saja judes -.-

SET.

Kyuhyun berbalik melihatku. Dia mendekatiku. Semakin dekat… aigo~! Kau sudah tau apa yg kuinginkan Kyuhyunnie~!!!! ^^

“ini buku untuk ujian semester. Pelajari dan pahami!” jelas Kyuhyun sambil memberikanku plastic putih berisi buku2 persiapan UAN. Aigooo~ ternyata dia perhatian. aku yakin dia memang suka padaku! #narsis #plak

“ah, Kyuhyun…” belum sempat aku berterima kasih, dia sudah masuk ke kamarnya.

Aku memeluk buku itu dan tersenyum2 sendiri. Memandang pintu kamar Kyuhyun dan bergumam gajelas, “…go…ma…wo…” ^^

*****

[Author POV]

Esok Hari Di Sekolah…

[Backsound : Super Junior – My All Is In You]

“wah!!! serius belajar nih”pekik Yoona menepuk2 pundak Misun yg tengah belajar di taman sekolah.

“ah, ne~” jwab Misun tersenyum dan menutup bukunya.

“Yah~ tumben kau belajar. Biasanya kau menemani Taemin maen basket di lapangan,” tnya Ji Eun heran.

“Annia~ aku sdg serius bljr. Supaya bisa satu kampus ama Kyuhooyoon~” jelas Misun tersenyum2 sndiri.

“Yeeee~ saking cintanya sampe salah mengeja nama Kyuhyun Sunbae~” ejek Yoona.

Misun kembali senyum2 sndiri.
“Misunnie, kau sudah melakukan apa yg kami suruh?” tnya Ji Eun mendekati Misun.

Misun menggeleng. Kembali melihat2 buku yg didepan matanya.
“Dia tidak akan melakukan itu dengan sembarangan wanita. Ya~ kalau kami menikah mungkin bisa. Pokoknya dia tidak mau dengan wanita yg tidak Ia cintai… huh~” desah Misun.

“KALAU BEGITU, NIKAHIN AJA !” pekik Yoona dan Ji eun barengan, membuat Misun menatap mreka dgn tatapan ‘kalian-gila-atau-kemasukan-apa-sih?’.

“Andwaeee! Itu ga mungkin banget~!” balas Misun menggeleng2kan kepalanya.

“Yah~ kenapa tidak? Ibu Kyuhyun sangat suka padamu, dan sepertinya benar2 menginginkanmu menjadi menantunya~ kalau dicoba pasti bisa~” seru Ji eun tersenyum licik. Dia ingin apa, heh? =_=

“…aku bingung. Sebenarnya aku ingin sekali menikah dengan Cho Kyuhyun. Yah~ bagaimana jadinya ntar kalo dah nikah ma Kyuhyun? Apa dia akan tetap dingin atau…. O_o”


…….

“Chagiyaaaaaa~~~” pekik Misun memeluk Kyuhyun.

“Waegurae, Chagiyaaaaaaa~~~” blas Kyuhyun manja, memonyongkan mulutnya.

“Yadong yuk~” ajak Misun mencium2 leher Kyuhyun.

“Aku juga mau, chagiii~~ sampai pagi, yuk~” balas Kyuhyun trsenyum sumrigah sambil membuka boxernya, membuat Misun terpesona dan bernafsu(?).

“Ayok! Ayok!” ajak Misun menarik2 Kyuhyun dan mreka pun ke kamar. Tak lama setelah itu, desahan2 aneh muncul -.-

******

“Andwae!!!! Najis banget kalo Kyuhyun kayak gitu~~ Aigoooo~ Andwaeeee~~~” gumam Misun stelah membayangkan sikap Kyuhyun jika berubah drastic.

“Wae? Misun-ah, kau berpikiran negative lagi???” tnya Yoona geleng2.

Misun hanya mengangguk dan sedikit jijik dgn khayalannya barusan.

“Kami berharap kalian itu jodoh~ bneran deh. Kami dukung 100% !” kata Yoona lagi menepuk2 Misun.

“Hwaiting, Lee Misun!” pekik mreka bertiga lalu kembali kekelas.

*****

[backsound : Super Junior M - Love Is Sweet]

Kyuhyun duduk dikursi biasa ia duduk. Dan seperti biasa, semua wanita2 kelas 1,2, maupun 3 senantiasa memandangi Kyuhyun yg sedang makan dikantin. Kyuhyun yg bersikap cuek dan dingin kembali membuat gadis2 di tmpt itu mati (baca: terpesona).

“Hai~ Kyuhyun Oppa~” sapa seorang gadis popular di SMA itu dgn manisnya, yaitu Seo Hyun.

“……” Kyuhyun hanya mendongkak menatap Seohyun yg asyik memainkan dasi Kyuhyun.

“Oppa….” Desah Seohyun manja, membuat pria2 mata keranjang asyik melihat pemandangan indah milik Seohyun. *soalnya, rok-nya seohyun terangkat saat seohyun mendekati kyuhyun* #authorYadong #plak

“Wae?” tnya Kyuhyun cuek dan kembali memakan roti isinya.

“Oppa… Kita berdua kan dijodohkan oleh Appa dan Umma~ kenapa kita tidak bkin pndekatan aja mulai sekarang???” kata seohyun manja.

Kyuhyun hanya mengangkat satu alisnya tanda tidak mengerti.
“…Apa maksudmu?”

Seohyun mendekatkan bibirnya ke bibir Kyuhyun. Kyuhyun masih menatap seohyun heran. Anak2 di tmpt itu, baik cewek maupun cowok, shock melihat pemandangan itu. Sedangkan Misun yang baru datang langsung terkejut dengan adegan tak terduga itu.

“Kyuhyun?” Misun membelalakkan matanya tidak percaya.

“Aigo! Kok bisa?” heran Yoona mengelus2 pundak Misun.

“Misun~ yang sabar ya…” hibur Ji eun merangkul Misun.

Mata Misun mulai mengeluarkan air mata. Misun menghentakkan kakinya lalu pergi dari kerumunan orang itu. Kyuhyun yg melirik sosok Misun itu mendorong seohyun dan mengejar Misun.

“Misun!!! Misun!!!!” teriak Kyuhyun mengejar Misun.

*****

Misun terhenti saat sebuah mobil hampir menabraknya.

“Hey! Jalan hati-hati dong!” teriak pengemudi mobil marah2.

“Maaf! Maaf!” balas Misun membungkuk2 minta maaf.

Kyuhyun yg melihat Misun berlari menyebrang ikut mengejar Misun. Sampai akhirnya, Kyuhyun mendapatkannya dan menahannya.

“lepaskan!” teriak Misun menunduk dan meronta2 ingin pergi.

“Misun! Dengarkan aku!” Kyuhyun menatap Misun dalam. Misun mendongkak dan membiarkan air mata mengalir di pipi mulusnya.

“…aku tidak ada apa2 dengan Seohyun!” sambung Kyuhyun.

“Lalu… ke-kenapa? Kita hanya teman, kan? A…Apa hubungannya denganku? Kau bahkan tidak menganggapku apa-apa… Iya kan?” telak Misun dengan suara bergetar.

Kyuhyun menunduk sebentar, menelan ludah, lalu kembali menatap Misun yg bermata sembab.
“Hhh… Mianhae~” ujar Kyuhyun pelan.

“Apa?” Tanya Misun heran.

“Mianhae~ maafkan aku. Seharusnya aku sadar… kau ada disitu. Aku seharusnya menjauh dari seohyun…” kata Kyuhyun mencoba menjelaskan.

“…Aku memang tidak pernah suka denganmu… tapi, aku tidak bisa melupakan wajahmu yang bodoh…” sambung Kyuhyun mengusap2 kepala Misun dan tersenyum evil.

Misun hanya bengong ngeliatin Kyuhyun yg tiba2 peduli padanya. Seperti bukan Kyuhyun.
“Oppa… Aku menyukaimu… aku sangat menyu-“

“ssst!” Kyuhyun meletakkan jari telunjuknya di bibir Misun yg belum sempat berkata2.

“tidak perlu kau katakan lagi. Karena mulai sekarang, aku yang akan mengatakannya …” Kyuhyun mendekat dan mencium bibir Misun dengan lembut.

“…saranghae…” sambung Kyuhyun dan tersenyum.

Misun terdiam seribu juta bahasa. Dia tidak menyangka kisah cintanya yang awalnya suram berakhir indah.

“Kyuhyun kalau aku ngomong itu lagi…”

“apa hm?”

“Aku sangat mencintamu!”

“kalau kau ngomong lagi, kucium kau lebih kasar!”

“hehehe~”

-=-=-=-=-=-=-=-

Hai, readers! ^^

Gimana ff yang satu ini? Kalian suka? Hhaa~ aku harap iya.
Well~ aku berharap feedback kali ini memuaskan, sama seperti fanfict2 aku yang sebelumnya. Thanks for read! ^^ God Bless U ~!

Fanfiction: “Baboya~~” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun
Cast :
- Eunhyuk
- IU
- Donghae
Genre :
Romance (?) + Humor

******

Eunhyuk. Pria berwajah monyet itu berjalan santai kearah halte bus. Di perhatikannya tiap poster yg ada disitu. Sekilas Eunhyuk melihat poster besar bergambar idola pujaannya, IU.
“IU~ Saranghada IU…” gumam Eunhyuk sambil membentuk hati dengan tangannya yang berseragam sekolah.
Eunhyuk kembali tersenyum dan duduk memperhatikan poster itu. Tiba2 bus terlihat dari jauh.
CIITT…

Bus itu berhenti di dpn Eunhyuk. Eunhyuk masuk dgn beberapa orng lainnya.

“Annyeonghaseyo~ Donghae-sshi~!” Sapa Eunhyuk ramah pada Pak Sopir bus itu.

“Ne, Annyeong~ Hyukjae. Yah~ mau kemana hari ini?” tnya Donghae sopir yg tampan itu.

“Kesekolah~ aku ada les bahasa inggris,”

“SIP~!”
Eunhyuk trsenyum kecil dan duduk di tmpt favoritnya. Eunhyuk menatap kearah jendela dan tiba2 terlintas ide menarik di benaknya.

“Ah! Sambil nungguin nyampe kesekolah, aku nnton MV dari IU saja~!” pekik Eunhyuk bangga.
Eunhyuk pun menyetel video itu lumayan keras di bus itu. Entah karena apa Eunhyuk menyanyi tanpa malu di bus itu. Entah Karena Sopir bus itu temannya, atau dia merasa anak dewa, atau mungkin karena urat malunya sudah lepas. Eunhyuk terus menyanyi sejadi2nya mmbuat orng2 di bus itu memaklumi seorang Eunhyuk.
“… Haji marayoo~~ oouhh~~” Eunhyuk bernyanyi semakin bersemangat. Donghae yg melihatnya hanya tertawa gaje melihat langganannya menggila.

CITT…

Bus berhenti lagi.

TEP… TEP…

Seorang gadis manis dengan pelannya memasuki bus itu. Gadis manis berambut coklat keriting gantung, memakai topi musim salju dengan baju agak longgar lengan panjang berwarna biru, stocking putih, tas selempangan, dan sepatu kets berwarna biru muda.
Gadis itu menarik perhatian banyak orang didalam bus dan beberapa diantaranya menegur gadis yg duduk dibelakang Eunhyuk itu.
“IU-sshi, tolong tanda tangani buku ini~” pinta salah seorang fanboy.
“Aku juga, IU-shhi,”
“Kamsahamnida, IU~”
Semakin banyak orang berdatangan membuat gadis itu tampak senang dan semburat merah mulai menghiasi wajah cantiknya. Setelah memberi tanda tangan, gadis itu kembali fokus pada perjalanannya.
Tiba2 gadis itu melihat handphone Samsung Galaxy seorang namja didepannya. Ya, si Eunhyuk. Sang Gadis tertarik karena Eunhyuk memutarkan MV IU – Good Day.
“Hey, kau menyukai lagu Good Day?” tnya gadis itu tersenyum. Eunhyuk hanya mengangguk tapi masih bernyanyi menatap layar handphone-nya. Gadis itu ikut bernyanyi bersama Eunhyuk. Sambil joget2 gaje, mereka menikmati moment itu.
Gadis itu beralih kesebelah kanan Eunhyuk.
“Yah~ kau suka IU ??”
“Sejak kapan kau ngefans dengan IU ?”
Eunhyuk masih menatap layar handphone, terus bernyanyi tanpa menanggapi gadis yg cerewet disampingnya.
“Yah, aku rasa kau-“ belum sempat gadis itu berbicara, Eunhyuk sudah mengangkat tangannya dengan jari telunjuk diatas bibir tanda ‘diam’.
“Ssst~ diamlah~” tegur Eunhyuk lalu kembali menonton MV itu.
Gadis itu mengangguk mengerti dan duduk diam.

——
“Hey, kau tahu IU suka pria seperti apa?”
“Kau itu fanatic sekali~ apa kau fanboy IU sejati?”
“Aku senang melihat fanboy sepertimu… kau unik~”
“Jangan mengangguku!!!”
“Ah iya~ mianhae”
——
Gadis itu kembali mencolek2 bahu Eunhyuk dan menegurnya lagi.
“Yah, permisi~ aku-“
Eunhyuk mengangkat tangannya lagi dan kali ini dia menegur si Gadis dgn sedikit bersabar. Walaupun telinganya panas mendengar celotehan gadis cerewet ini.
“Bisakah kau tenang sedikit? Aku sdg serius~”
Gadis itu tertunduk lesu mendengar ucapan Eunhyuk. Baru kali ini dia dimarahi fans-nya sendiri. Gadis itu pun tersenyum dan kembali mengganggu Eunhyuk.

——-
Gadis itu berjoget2 dibelakang Eunhyuk dan ikutan bernyanyi di belakang Eunhyuk. Lebih keras dan menyebalkan. Ya, gadis itu suka menganggu Eunhyuk sekarang.
“….Anungeolyo~ nunmuri naunde~”
Mendengar itu Eunhyuk kembali mendesah jengkel tanpa melihat gadis itu. Eunhyuk terlihat kesal sekarang. Sedangkan gadis itu hanya tertawa kecil dan melet dibelakang Eunhyuk.

——-
“Hey, IU lovers… kenapa kau serius sekali menonton MV itu?”
Eunhyuk cuek lagi pada gadis itu. Sang Gadis trtawa dan melet tanda kemenangan.
Lagu di MV itu mendekati nada akhir. Dan gadis itu ikutan bernyanyi mmbuat kesabaran Eunhyuk habis.
“Oppaga… Oppa! Oppa~” gadis itu nyanyi trtawa2 sambil mencolek2 pundak Eunhyuk lagi.
Eunhyuk merubah raut wajahnya menjadi ‘evil mode on’ dan kembali menggertak si gadis. Kali ini Eunhyuk menghentakkan kakinya kelantai bus. Terlihat mengerikan.
“Heissh! Kau bisa diam sebentar?!! Aku berusaha menonton MV ini~ Tidakkah kau diajarkan sopan santun? Manusia macam apa kau?? kenapa kau usil sekali, dasar yeoja babo~” tegur Eunhyuk emosi.
Gadis itu terdiam dibelakang Eunhyuk. Sekarang gadis itu terlihat tertantang dan mulai menggoda Eunhyuk lagi.
Gadis itu melihat MV yg diputar menuju nada tinggi, gadis itu pun bernyanyi dan berteriak ditelinga Eunhyuk.
“In My dreeeeeeee~~~eeeeeeee~~~eeeeaaaaaaaaam!!!!” nyanyian gadis itu semakin tinggi dan tinggi membuat kuping Eunhyuk memanas.
Gadis itu turun dari bus karena sudah sampai. Eunhyuk masih mengusap2 telinganya.
“Sepertinya gadis itu gila. Aku bisa budek karenanya~” gumam Eunhyuk kesal.
Gadis itu menatap Eunhyuk sekilas, lalu tersenyum dan membayar uangnya kepada Donghae si Sopir tampan.
“Ini uangnya, Donghae-sshi~ Gomawoyo~” kata gadis itu membungkuk lalu turun.
“Ne, hati2 IU sshi~” balas Donghae trsenyum bangga.
Orang2 di bus itu masih mmperhatikan gadis yg berjalan turun dari bus ini, dan bertepuk tangan sebentar.
“Jarang2 IU bernyanyi di bus,” gumam salah seorang cowok.
“Iya. Cowok itu beruntung sekali bisa dijahili IU~” kata seorang ahjumma dan semua orng di bus itu menatap Eunhyuk takjub. Eunhyuk memang bodoh, tapi otaknya bekerja dengan sempurna dan menangkap maksud dari pembicaraan orang2 di sampingnya.
“Itu… Gadis yg tadi itu IU~?” pekik Eunhyuk mantap dan berlari mengejar IU. Tapi, terlambat. Bus sudah berjalan dan IU berjalan dengan riang meninggalkan halte bus itu.
“IU !!!! IU~!!!”
“Hey, Donghae~!! Hentikan bus ini~! IU tadi di bus ini menegurku, bernyanyi bersamaku, dan aku memarahinya~!!! Aku bodohhh~!!!”
“IU~~~ ANDWAEEEEE~~~”
“Huweeee… IU…. IU….”
Eunhyuk pun menyesal dan meratapi kepergian gadis manis yg daritadi menegurnya. Dasar Monyet Babo =_=”

*****
END~^^
Gimana kesan kalian mmbaca FF singkat ini? Hahaa~ kalo mau lebih kocak, langsung nnton CF aslinya IU saja! Dijamin bner2 lucu deh~^^
Ah iya~ mau tahu knpa aku make Eunhyuk pairing bareng IU~? Well~ mungkin karena Eunhyuk cocok untk karakter babo seperti ini dan Eunhyuk juga memang fans-nya IU ^^ Ironis, ya? Kkkk~ :D

Thanks for reading, yauw~ jgn lupa comment, yah~ ^^ Gomapsumnida~

Fanfiction : “One Side Of Love” [one shoot]

24 Apr

Author :
Nam Go Hyun

Cast :
- Jung Jessica
- Lee Donghae
- Kim Taeyeon

Genre :
Romance

*****

[Jessica POV]
Pria itu… Selalu menatap kearah jendela. Dia selalu duduk di kursi yang sama. Setiap aku menjaga perpustakaan, dia selalu disana. Tatapannya ke jendela lebih banyak daripada ke buku dihadapannya. Benar-benar pria yang menarik perhatianku.
“Jessica!” pekik Taeyeon menghampiriku.
“ah, Taeyeon~ ada apa?” tnyaku sambil menuju perpustakaan.
“Oh ya! Kau jaga perpustakaan lagi… ini kan hari kamis…” ujar Taeyeon lesu.
“Ada apa?” tnyaku lagi heran.
“aku ingin mengajakmu ke toko buku… Tapi, kau bakalan pulang jam 3. Aku juga ada latihan tenis di lapangan sampai jam 2. Kau mau kutunggu?” tawar Taeyeon trsenyum.
Aku trsenyum dan meraih pundak kecilnya.
“jangan~ kau akan sangat kelelahan,”
“Kau juga lelah kan, jess?”
“Ah~ Tapi, ada orang yang membuatku bersemangat akhir2 ini…”
“Hah? Siapa??”
“hahhaa~ Lupakan. Nah~ ayo pergi ke lapangan sana! Sampai jumpa besok~!”

*****
Aku kembali duduk di meja penjaga perpus. Tugasku sebagai kesiswaan di OSIS memang sangat padat. Setiap pulang sekolah hari senin-jumat, aku pasti akan menjaga perpustakaan. Aku memang suka membaca dan nyaman dengan hal yang tenang, makanya aku menyukai pekerjaan ini. Lagipula, memang ada yang menarik perhatianku akhir2 ini. Ya, pria yang duduk di samping jendela itu. Siapa dia?
Matanya coklat, hidungnya sempurna, dia terlihat seperti orang yang tidak suka menghabiskan waktu di perpustakaan. Terkadang kuperhatikan buku di mejanya terus berganti tiap hari. Apa mungkin dia bisa membacanya dengan cepat hanya dalam waktu 2 jam? Bukankah buku2 yang dia baca itu Novel dengan halaman berlipat2 ?
SIING~
Pria itu menundukkan kepalanya. Sepertinya cahaya matahari sangat menyilaukan. Ah, lebih baik kututup sebagian jendela.
Omo! Dia menatapku tajam! Apa dia marah???
“eh~ tenang saja! Jendela itu tidak kututup semua!” kataku gugup. Dia benar2 menatapku.
“Tapi, apa cahaya matahari tidak terlalu silau?” tnyaku memastikan. Habisnya, ia serius sekali.
“Iya. Silau. Tapi, aku bisa melihatnya dengan jelas dari sini,” kata pria itu lagi lalu merapikan rambutnya yang acak2an.
Aku menatap satu arah dengan arah pandangannya. Dia menatap luar jendela. Kearah lapangan tenis.
“Kau menyukai seseorang di klub tenis sekolah kita ya?” tnyaku cepat.
Pria itu menoleh cepat. Dia menatapku seperti tatapan tidak percaya. Mampus! Aku salah bicara ya?
“Maaf! Bukan itu maksudku!! Maaf! Habisnya, kau seperti sedang memerhatikan orang yang penting,” kataku cepat-cepat dan membungkuk berkali2.
Pria itu semakin blushing dan menutupi wajahnya dengan jaket coklatnya. Dia benar2 lucu saat blushing^^
“aneh ya?” tnya pria itu menatap jendela lagi.
“…….”
“Apa aneh kalau hanya menatapnya dari sini?”
“Ah! Tidak kok! Jarang2 ada yang diperhatikan seperti itu. Menurutku kau benar2 menganggapnya istimewa. Andaikan ada pria yang menatapku seperti itu. Aku iri dengan orang yang kau sukai,” jelasku asal. OMO! Kenapa aku jujur banget T___T Babo!
Pria itu menatapku dan tersenyum lebar. Dia manis sekali. Tiba2 ia mengulurkan tangannya dan berdiri.
“Aku Donghae. Lee Donghae,” katanya dengan tersenyum lagi.
Aku tersenyum ramah dan menjabat tangannya. Kulitnya mulus…
“Aku Jessica Jung. Salam kenal,”
*****

Hari-hari di perpustakaan tidak kulalui sendirian. Sekarang ada Donghae yang selalu bersamaku. Kami tertawa, bercanda, dan membaca buku bersama. Dia orang yang perhatian. Kuakui itu.
“Aduh!” pekikku kesakitan. Buku yang ingin kurapikan malah jatuh menimpa kepalaku karena tmpt itu terlalu tinggi.
“Jessica! Kau tidak apa2 ?” tnya Donghae cepat dan menghampiriku. Aku spontan menatapnya dan dia semakin dekat. Dia tampan.
“duh~ kalo begini kasihan kamu juga, kan? Sini aku bantu,” kata Donghae dan sigap mengambil buku yang ada ditanganku.
“Eh, tapi…”
“Kalau begini lebih cepat kan?”
“….. gomawo,”
Donghae membantuku dengan cepat. Aku lega buku2 itu sudah berada di tempat asalnya. Dasar anak kelas 1! Mereka minjem buku tapi tdk dikembalikan di tempatnya. Ya~ setidaknya, aku bisa berduaan lagi dengan Donghae^^
“Donghaeya, cewek yang kamu suka itu… seperti apa sih?” tnyaku. Waduh! Aku keceplosan! Baboya! ><
“……….” Donghae hanya diam menatapku heran.
“Sorry! Itu memang bukan urusanku, lupakan saja, hehe…”
“Dia anak kelas 3-C,”
Ah, Donghae menjawab pertanyaanku dengan santai. Tunggu dulu, kelas 3-C ? itu kan kelasku? Dan satu2nya wanita yang ikut klub tenis, itu kan hanya Taeyeon? Ah, ternyata Donghae suka dengan Taeyeon. Aku akan membantu kalian^^

****

“Aku benar2 lelah…” jelas Taeyeon saat duduk di kantin bersamaku.
“Wah~ minggu depan pertandingan antar-sekolah?” tnyaku sambil memakan kue ditanganku.
“Ne. benar2 melelahkan… Tapi, usai pertandingan Kyuhyun janji akan mengajakku jalan-jalan!” jelas Taeyeon senang. Apa? Kyuhyun? Siapa dia?
“Kyuhyun… siapa dia?” tnyaku heran.
“Oh! Dia itu pacarku dari Incheon. Kami memang jarang bertemu, makanya aku juga jarang menceritakannya padamu. Hehe… sudah lama kami tidak jalan bersama,” jelas Taeyeon dan tersenyum sumrigah.

Jadi, Taeyeon sudah punya pacar? Bagaimana dengan Donghae? Kalau Donghae tahu nanti, dia pasti bakalan sedih. Donghae harus tahu secepatnya!

****

Aku datang ke Perpustakaan secepat mungkin. Dan… ternyata Donghae tidak ada. Dimana dia? Biasanya dia duduk di kursi itu. Hmm… Aku lelah… aku merasa ngantuk…

……

“Sudah bangun?” tnya sebuah suara yang tidak asing.
“Donghae??” tnyaku bingung. Sejak kapan dia didepanku?
“maaf aku telat. Tadi ada ulangan mendadak dikelasku,” jelasnya sedikit terlihat menyesal.
Aku tertawa kecil.
“Telat? Haha~ memangnya kau kesini suatu kewajiban?” tnyaku menyindir kata2nya barusan.
“Tentu saja.” Jwab Donghae santai dan kembali membaca buku dihadapannya.
Aku mengangguk tidak mengerti. Jawaban macam apa itu?

****

“Sudah kuduga dia akan mengira begitu… Habisnya, dia jarang menelponku…” kata taeyeon di telpon.
“Lho? Kalian putus?” tnyaku tidak percaya.
“Ne… Kyuhyun tidak mengakui hubungan kami lagi. Karena aku jarang menelpon atau sms dia. Yah~ memang aku yang salah sih… hehe”
Taeyeon putus dengan Kyuhyun? Kenapa hatiku seperti tidak bahagia. Tapi, bukan karena Kyuhyun… Perasaan ini lain. Aku seperti merasa, aku ingin memberikan Taeyeon dan Donghae kesempatan untuk bertemu. Tapi, itulah letak kesakitan dihatiku. Aku kenapa?
“Yah! Jessica! Kau dengar tidak?”
“Ah, iya iya~ aku dengar.”
“Ya sudahlah. Aku tunggu kau di tempat biasa besok. Sampai jumpa, Ice Princess,”
“Ne. Sampai jumpa, Hot Princess,”

*****
Aku melirik ke arah jendela perpustakaan. Ini hari sabtu. Sepertinya, dia tidak akan datang.
“Kau tidak bertugas hari ini?” tnya sebuah suara dibelakangku.
“Dong…Donghae?” aku terlalu panic menghadapinya. Ya, Tuhan~ aku ini kenapa?
“Jessica, aku berpikir… sepertinya aku tidak akan kesini lagi. Aku akan berangkat ke Singapur untuk pertukaran pelajar 2011. Untuk itu, aku akan segera menyatakan perasaanku pada orang yang kusukai,” jelas Donghae menundukkan kepalanya.
Aku menggigit bibir bawahku dan menatap donghae lekat-lekat.
“Kau pikir perasaanmu akan terbalas? Kau kan hanya memandangnya dari jauh! Apa kau pikir dia akan luluh dan menerimamu???” teriakku spontan membuat Donghae terbelalak kaget.
Astaga! Apa yang kukatakan!? Aku malah menghalangi pintu hati Donghae untuk Taeyeon! Kenapa aku ini???
“Oh, begitu…” Donghae tersenyum simpul dan membungkuk kecil.
“Maaf mengganggu. Aku pulang dulu,” Donghae berjalan pergi.
Apa-apaan aku ini? Alasan bodoh apa yang aku buat sampai Donghae mengurungkan niatnya. Walau dia hanya melihat dari jauh, aku juga sama kan? Aku hanya melihat Donghae dari jauh. Aku egois! Aku tidak menerima kenyataan bahwa Donghae mencintai Taeyeon! Kenapa? Aku ini bodoh! Aku jahat! Aku tidak seharusnya begitu! Donghae begitu tulus, Taeyeon juga tidak tahu apa-apa. Ini tidak benar!
TAP… TAP…
Kukejar Donghae secepat yang kubisa. Akhirnya! Kutemukan sosok Donghae yang baru saja menuruni tangga.
“DONGHAE! TUNGGU SEBENTAR!” teriakku membuatnya menoleh heran.
“Maafkan aku… hosh…” pintaku dengan sedikit kecapekan.
“Aku bohong! Gadis itu pasti akan menerimamu! Dia pasti akan membalas perasaanmu! Aku tahu itu! Donghae kau pasti akan mendapatkan hatinya!”
SET! Donghae berlari dan memelukku. Aigo~ kenapa dia?
“Gadis yang kusukai itu… Adalah kau JESSICA!” jelas Donghae ditengah pelukan mesra ini.
Aku terbelalak heran. Apa maksud semua ini? Donghae bercanda atau apa?
“Aku tidak mengerti… kenapa bisa?” tnyaku heran.
“Aku tahu semua aktivitasmu, Jessica. Dan, Karena aku tahu kau menjaga perpustakaan tiap pulang sekolah, kuputuskan selalu datang di perpustakaan. Ya, hanya untuk melihatmu,” jelas Donghae melepaskan pelukan kami.
“Tapi, aku benci diriku sendiri. Aku tidak berani ngobrol atau menyapamu. Yang kubisa hanya memandangimu… Itu benar aku selalu memperhatikanmu. Dan, Aku senang saat kau bilang kau iri pada gadis yang selalu kuperhatikan. Itu menandakan bahwa kau tidak meremehkan sikapku yang hanya bisa memantau dari kejauhan,” sambung Donghae lagi dan tersenyum.
Kugeleng2kan kepalaku.
“Aku tidak mengerti! Tapi, bukankah yang kau sukai itu Taeyeon?”
“Taeyeon? Siapa dia?”
“Anak klub tenis… yang selalu kau perhatikan dari jendela…”
“Klub tenis? Aku benci tenis! Siapa juga Taeyeon? Gak kenal tuh…”
“Lalu, yang selama ini kau pandangi?”
“Hmm… jelas saja kau salah paham…” donghae menarikku dengan cepat ke perpustakaan.

****

Donghae menarikku ke bangku yang biasa ia duduki di samping jendela.
“Duduk disini….” Pinta Donghae.
Lalu Donghae pergi menjauh dan duduk di bangku yang biasa kududuki.
“Katakan padaku, apa yang kau lihat dari jendela itu…” suruh Donghae cepat dan mataku langsung tertuju pada jendela dihadapanku.
Tiba2, Aku tersenyum. Aku tidak menyangka… Jadi, ini dia yang selama ini Donghae perhatikan. Ini yang membuat Donghae lebih nyaman menatap jendela daripada buku dihadapannya? Sekarang aku mengerti. Kita sama Donghae^^ Aku juga hanya bisa menatap dari kejauhan. Ternyata cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan. Dan aku bahagia saat menyadari pada kenyataan bahwa aku mencintaimu.

-=-=-=-=-=-=-=-
Okay! Readers!
Terimakasih mau membaca fanfict singkat dan klasik ini. Well, ini kisah cinta anak SMA banget. Dan jujur, kalau mau disuruh milih antara Horor, No Children, atau Romance… aku lebih milih ROMANCE!
Aku memang suka genre itu^^ alurnya juga anak remaja gimanaaaaaa gtu. Jadinya, kalo kita bca gag bosen, malahan ikut2an ngebayangin kalau itu akan terjadi pada kita. Hahaha! MIMPI KALEEE~~
Oh, ya…
Gomawo untk yg udah baca^^ ane tunggu comment anda sekalian… terutama istri2 bang ikan! Kkk~
GBU^^ Saranghae~~ (?)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 56 pengikut lainnya.